Untitled Document
Sabtu, 10 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 31 Januari 2015 15:10
Ini Nama Oknum Diduga Pemodal dan Perambah HPT di Kuansing

Sabtu, 31 Januari 2015 14:43
Nasib Anggota DPRD Riau,
Gunakan Mokas, Harus Rela Rogoh Kocek Pribadi


Sabtu, 31 Januari 2015 11:57
Suparman Sebut Dirinya Berpeluang Besar jadi Calon Wagubri

Sabtu, 31 Januari 2015 11:54
Februari ini, Dishut Kuansing Babat Kebun Kelapa Sawit di HPT dan Hutan Lindung

Sabtu, 31 Januari 2015 07:53
Peringati Bulan K3,
RAPP Gelar Lomba Pemadam Kebakaran


Jum’at, 30 Januari 2015 21:07
Warga Pasir Penyu Idamkan Sosok Mukhtarudin sebagai Pembaharu Inhu

Jum’at, 30 Januari 2015 21:04




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Bupati Bengkalis Buka Turnamen SMPN 1 Mandau Cup VII
- Polresta Pekanbaru Waspadai Gerak-gerik Asykar Theking
- KONI Riau Serahkan SK Tuan Rumah Porprov XI Tahun 2017 pada Kampar
- Eva Yuliana Pimpin Pengda Shoto-Kai Riau
- Rokan Perdana Juarai Simpang Tangun Futsal Cup III Tahun 2015
- Atlet Angkat Besi Bengkalis Tuntut Uang Bonus ke KONI
- Tokoh Adat Luhak Tambusai Tuntut PT Torganda Kembalikan Lahan 2.480 Ha


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.185.244
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com