Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Oktober 2014 21:52
Penuhi Panggilan KPK,
Zulkifli Yusuf: Siapa Bilang Saya Mangkir


Kamis, 23 Oktober 2014 21:47
Wisuda Perdana,
Universitas Islam Kuansing Tamatkan 422 Sarjana


Kamis, 23 Oktober 2014 21:40
Program Tak Terlaksana,
Dewan Minta Kepala BPM Bangdes Mundur


Kamis, 23 Oktober 2014 21:32
Pimpinan Defenitif DPRD Meranti Resmi Dilantik

Kamis, 23 Oktober 2014 21:26
Pembangunan Gedung Baru Diskes Riau Semakin Tak Jelas

Kamis, 23 Oktober 2014 21:19
Diskes Bengkalis Sosialisasi TBC di Duri

Kamis, 23 Oktober 2014 21:09
Korupsi Proyek Jalan Desa di Bengkalis,
Turun di PT Riau, Kasasi Wan Yulimizani Melambung di MA




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Porprov VIII Riau,
Cabor Jalan Cepat dan Catur Rohul Kembali Rebut Dua Medali Emas

- Gagal Melaju ke Semi Final Porprov Riau,
Wasit Dituding Jadi Biang Kekalahan Tim Futsal Pelalawan

- Gagal Melaju ke Semi Final Porprov Riau,
Wasit Dituding Jadi Biang Kekalahan Tim Futsal Pelalawan

- Porprov Riau Inhu,
Atlet Lompat Jangkit Bengkalis Pecahkan Rekor

- Porprov VIII Riau,
Taekwondo Sumbangkan Emas Terbanyak untuk Pekanbaru

- Porprov VIII Riau,
Tim Dayung Kuansing Jawara

- Porprov VIII Riau,
Sepak Takraw dan Atletik Sumbang Dua Emas untuk Rohul



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.239.26
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com