Untitled Document
Jumat, 6 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 26 Maret 2015 21:41
Daya Tampung Rutan Kulim, Pekanbaru Over Kapasitas

Kamis, 26 Maret 2015 20:12
FPPIU Gelar Sosialiasi Pemekaran ke Lima Kecamatan

Kamis, 26 Maret 2015 19:49
Kirjauhari Bantah Terima Uang Suap Pengesahan APBD Riau 2015

Kamis, 26 Maret 2015 19:45
PP Gambut Berpotensi Muncul 360 Ribu Pengangguran

Kamis, 26 Maret 2015 19:41
Meski Hujan, Jefry Bersama KNPI Kampar Panen Bawang di P4S

Kamis, 26 Maret 2015 19:35
Datangi Mapolsek Tampan,
MUI Minta Kasus Penganiayaan Ustad Rizal Diusut Tuntas


Kamis, 26 Maret 2015 19:29
Atasi Menurunnya Produktifitas Perkebunan Kelapa,
Pemkab Inhil Prioritaskan Peremajaan dan Rehabilitasi Infrastruktur




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Ditutup Bupati Harris,
PS Persiker Juarai Open Turnamen Terbangiang Cup I 2015

- FORKI Rohul Kirim Tiga Atlet di Kejurnas Mendagri di Banten
- ‎Klub Otomotif The Garage Inhu Gelar Touring
- Fitra Budiman Pimpin Persatuan Ski Air dan Wakeboard di Bengkalis
- Lagi, Sembilan Anak Punk Diangkut Satpol PP Pekanbaru
- Ganti Nama Camp Bukit Jin, LAMR Dumai Kritik Chevron
- Jelang Dilantik, Ketua KONI Bengkalis Syaukani Akui Amanah Cukup Berat


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.215.139
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com