Untitled Document
Senin, 29 Safar 1436 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 21 Desember 2014 20:18
2015, Kemenag Rohul Terima Anggaran Rp45,3 Miliar dari Pusat

Ahad, 21 Desember 2014 20:10
Outbond Wartawan-CPI,
100 Wartawan dari 3 kabupaten Ikuti Semarak Pers Dumai


Ahad, 21 Desember 2014 20:06
Ribuan Rumah di Rohul Kembali Terendam Banjir

Ahad, 21 Desember 2014 19:51
Sharetea Pekanbaru Launching Menu Baru Taro Cocoa Rock Salt and Cheese

Ahad, 21 Desember 2014 19:34
Diduga Korban Lakalantas,
Warga Desa Bumbung, Bengkalis Temukan Mayat Tanpa Identitas


Ahad, 21 Desember 2014 19:31
Dituduh Memanipulasi Dana Transportasi,
Seluruh Wartawan Duri Kembalikan Bingkisan Pemberian Chevron


Ahad, 21 Desember 2014 19:21
Persiapan Pengoperasian PDAM Unit Rupat, Bengkalis Terus Digesa



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Sisihkan Meranti dan Rohul,
Sah, Kampar Tuan Rumah Porprov 2017

- Kampar dan Rohul Berebut Jadi Tuan Rumah Porprov IX
- Tersangka Curanmor 50 TKP Diringkus di Pekanbaru
- Lebih 800 Peserta Ikuti Lomba Lari 10 K Sempena HUT Meranti
- Suap Alih Fungsi Hutan di Riau,
KPK Hadirkan 2 Saksi untuk Tersangka Annas Maamun

- KPK Sebut Sektor Kehutanan Sangat Rentan Dengan Korupsi
- Bupati Siak Serahkan Bonus Atlet Berprestasi pada Porprov XIII 2014


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.19.172.0
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com