Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 28 Agustus 2016 12:05
Ace Hardware Kampanyekan "Hemat Plastik Ramah Lingkungan"

Ahad, 28 Agustus 2016 09:51
DPP Golkar Tetapkan Ramli-Irvan Jago di Pilkada Pekanbaru

Ahad, 28 Agustus 2016 09:47
Pengedar 452 Butir Ekstasi di Rumbai Pekanbaru Digerebek Polisi

Ahad, 28 Agustus 2016 06:50
Terancam Kebakaran Lahan, 300-an Warga Bonai, Rohul Diungsikan

Ahad, 28 Agustus 2016 06:46
Bupati Inhil Terkesan Kemeriahan Pesta Rakyat di Bekawan

Sabtu, 27 Agustus 2016 20:41
Asap Kebakaran Hutan di Riau Sampai ke Malaysia

Sabtu, 27 Agustus 2016 20:33
Asep Iskandar Dicopot, Polres Kepulauan Meranti Dipimpin Berliansyah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Pengurus Cabang Inkai Dumai 2016-2019 Resmi Dikukuhkan
- Ditutup Bupati Siak, Jateng Juara Umum Porseni PGRI Tingkat Nasional
- Ikuti Piala Suratin, PS Meranti Siap Merebut Tiket Final
- Fans Juventus, Kholik Aprianto Nakhodai Indo Juve Pekanbaru 2016-2018
- SMPN 1 Bangkinang Juara Liga Sepakbola Pelajar U-14 Piala Mempora Wilayah Riau
- Pertandingkan 10 Cabor, PORKAB ke-2 Pelalawan Digelar 6-9 September
- Kandaskan PS Kepulauan Meranti,
PS Pelalawan Keluar Sebagai Juara Piala Gubri 2016



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.87.74
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com