Untitled Document
Kamis, 14 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 5 Maret 2015 13:28
Pekanbaru Job Expo Sepi Peminat, Disnaker Cari Terobosan Baru

Kamis, 5 Maret 2015 11:30
Warga Banglas, Meranti Tewas Gantung Diri di Pohon Mangga

Kamis, 5 Maret 2015 11:15
Catatan Sidang TPPU Penyimpangan BBM,
Niwen, PNS Pemilik 11 Rekening Ratusan Miliaran Rupiah


Kamis, 5 Maret 2015 11:07
Bupati Bengkalis Hadiri Pelantikan 3 Pj Kades Serta 36 BPD di Duri

Kamis, 5 Maret 2015 10:14
Gedung Terbakar, SMPN 1 Tembilahan Kota Liburkan Murid

Kamis, 5 Maret 2015 10:12
Dugaan 700 Hektar Kebun Sawit di Ukui Ilegal,
Disbun Pelalawan Siap Turun Mengecek Informasi Aspaksindo


Kamis, 5 Maret 2015 06:47
Kisah Kasih Salma ke Ibunya Bikin Bupati Sukarmis Menangis



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Dua Atlet Karate PT RAPP Sabet Medali Emas Piala KAPOLRI VI
- Husni Tamrin Pimpin Perpani Riau 2015-2019
- Pengurus Pengprov POBSI Riau Resmi Dilantik
- SSB Kampar Selection dan Gunung Sari Dilepas Ikuti Final Danone Cup U-12 Regional Riau Kepri
- Pengprov TI Riau Targetkan Dua Emas di KTBOI Bali
- 4 Tahun Terakhir Pembinaan Atlet Sepaktakraw Bengkalis Terus Menurun
- ‎SSB Chevron Junior U12 Melaju ke Zona Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.17.167.146
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com