Untitled Document
Jumat, 27 Ramadhan 1435 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 25 Juli 2014 07:58
Asap Mulai Menyengat di Nafas Warga Pekanbaru

Jum’at, 25 Juli 2014 07:42
Tradisi 'Pitulikuran di Bengkalis nan Digemerlapkan Lampu Colok

Jum’at, 25 Juli 2014 07:40
Himpunan Mahasiswa Dumai Gelar Buka Bersama

Jum’at, 25 Juli 2014 07:37
Bupati Inhil Hadiri Buka Bersama dan Khatam Al Qur'an

Jum’at, 25 Juli 2014 07:35
Tiga Hari Operasi Ketupat di Riau, Tiga Nyawa Melayang di Jalan Raya

Jum’at, 25 Juli 2014 07:33
Ribuan Warga Bengkalis Nikmati Sembako Gratis

Kamis, 24 Juli 2014 23:05
Jelang Lebaran,
Bupati Bengkalis Blusukan ke Tujuh Titik Pusat Layanan Publik




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Anggaran Tertahan, Dumai Terancam Tak Ikut Porpov di Inhu
- PT SSR Inhu Diduga Tutupi Fakta Kematian Karyawan Saat Bekerja
- Asisten I Setdakab Inhil Buka Kejurkab Pencak Silat Tingkat Dewasa
- Pengkab Cabor di Bengkalis Keluhkan Minim Dana Hadapi Porprov Inhu
- Warga Pungkat Resah,
Tim Kuasa Hukum Minta Polisi Dalami Penyebab Awal Aksi Pembakaran

- Rohil Mulai Diselilmuti Kabut Asap
- Cuaca Buruk, KSOP Dumai Imbau Perusahaan Pelayaran Waspada


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.237.153.141
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com