Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 1 Juli 2016 21:41
KBRI Sukses Yakinkan Malaysia Bebaskan 19 Nelayan Asal Rohil

Jum’at, 1 Juli 2016 20:35
Peringati Hari Bhayangkara ke-70,
Polres Rohul Gelar Tasyakuran dan Buka Puasa Bersama


Jum’at, 1 Juli 2016 16:43
Letuskan Tembakan, Rampok Rampas Rp450 Juta Uang ADD di Bengkalis

Jum’at, 1 Juli 2016 16:30
Perusahaan di Rohul Sudah Bayarkan THR

Jum’at, 1 Juli 2016 16:11
Pemkab dan AKN Sepakati Kerjasama Bangun Bengkalis

Jum’at, 1 Juli 2016 15:31
7 Anggota Polres Bengkalis Terima Penghargaan

Jum’at, 1 Juli 2016 14:58
Gunakan Mobil Dinas untuk Lebaran,
Kasatpol PP Riau: Difoto dan Langsung Dilaporkan ke Gubri




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Atlet Rohul dari Tiga Cabor Jadi Andalan KONI Riau di PON 2017 Jabar
- Sempat Vakum, KONI Rohul Akhirnya Gelar Muskalub 2016
- Putra Muara Uwai, Kampar Diutus Ikuti Seleksi Wasit Silat Nasional
- Atlet Panjat Tebing Kampar Juara IV Kejuaraan Internasional di Singapore
- 8 Rumah Petak dan 1 Rumah Bulatan di Duri Ludes Dilalap Api
- KONI Kampar Gelar RAT 2016
- Berhasil Jadi Juara Umum Kejurda Riau,
Atlet Panjat Tebing Kampar Silaturahmi dengan Pengurus KONI



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.224.76.32
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com