Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Senin, 30 Mei 2016 09:13
Bupati dan Wakil Bupati Rohil Dilantik 8 Juni 2016

Senin, 30 Mei 2016 09:08
Ahmad Hijazi, Masperi dan Sukri Harto Calon Sekdaprov Riau

Senin, 30 Mei 2016 09:06
Sebuah Rumah di Ujungbatu Terbakar, Korban Cuma Bisa Selamatkan Motor

Senin, 30 Mei 2016 07:12
Gauli Gadis 13 Tahun, Warga Pangkalan Kerinci Dipolisikan

Senin, 30 Mei 2016 07:09
Lantik Pengurus Desa KNPI dan Dubalang Mudo, Bupati Kampar Serukan Persatuan Lintas Generasi

Senin, 30 Mei 2016 07:05
Pelayanan Listrik BUMD Tuah Sekata Pelalawan, Kian Memburuk

Ahad, 29 Mei 2016 20:18
Sambut Ramadhan,
Masyarakat Tapung Pekanbaru Gelar Silaturahmi Akbar dan Pelantikan IKTS




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- 101 Pelajar dan Ofisial Pelalawan Dikirim ke Popda Riau
- ‎180 Atlet Bengkalis Diterjunkan Ikuti Popda Riau di Pekanbaru
- Zukri Misran Nahkodai Wadokai KARATE-DO Indonesia Provinsi Riau
- Atlet Karate Rohul Raih 2 Emas dan 1 Perunggu di O2SN Tingkat Riau
- Ajang Mencari Bibit Pemain Muda Berbakat‎,
Liga Sepakbola Pelajar U-14 2016 Siap Bergulir ‎

- Dua Perampok Bersenpi yang Ditembak Mati Polisi Ternyata Komplotan Palembang
- Super Grasstrack Dundangan Cup 1 2016,
Pembalap se-Riau Adu Kuat di Sirkuit Permanen Lubuk Kelubi, Pelalawan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.101.208
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com