Untitled Document
Sabtu, 6 Rajab 1436 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 25 April 2015 15:37
Relawan MM Siap Menangkan Pasangan Mardjan Ustha-Muslim di Pilkada Kuansing

Sabtu, 25 April 2015 15:33
Warga Redang, Inhu Sampaikan Aspirasinya ke Anggota DPRD Riau Ade Agus Hartanto

Sabtu, 25 April 2015 15:27
Mantan Wabup Sukiman Ambil Formulir Penjaringan Wabup di KPPD DPD PAN Rohul

Sabtu, 25 April 2015 15:23
Bupati Bengkalis Buka Kejurda Motocross Grasstrack di Duri

Sabtu, 25 April 2015 15:18
Masih Ada Penderita Gizi Buruk di Pekanbaru

Sabtu, 25 April 2015 10:53
Pawai TK Marpoyan Picu Macet Horor di Dua Jalan Protokol Pekanbaru

Sabtu, 25 April 2015 06:43
Panja Pilkada DPR Sepakat Golkar dan PPP Bisa Ikut Pilkada



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Bupati Bengkalis Buka Kejurda Motocross Grasstrack di Duri
- Sekko Dumai Pimpin Ekpso Persiapan Kejurnas Off Road 2015
- Janji Majukan Olahraga, Timo Kipda Ikut Pemilihan Ketua KONI Dumai
- Riau Juara Dua se-Sumatera,
3 Atlet Rohul Sabet Emas di Open Karate se-Sumatera di Semen Padang

- Suka Maju FC Juarai Pemuda Cup 3 di Lubuk Bendahara Rohul
- Hari ke Dua Kejurnas Terbuka di Bandung,
Tim Softball Serindit Riau Berjaya di Bandung

- Raih 54 Medali, Inhil Juara Umum Kerjuda V Lemkari Provinsi Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.197.94.30
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com