Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 11 Desember 2016 17:45
Hadirkan Pangdam I BB, Besok Menwa UR Tuan Rumah YUdha Manunggal Chakti

Ahad, 11 Desember 2016 16:27
Disoraki Usai Pelantikan Pj Bupati, Jefry Noer Hardik Anggot DPRD Kampar Kampungan

Ahad, 11 Desember 2016 16:19
Pencemaran Nama Baik di Facebook,
Agung Minta Polisi Selidiki Penyuruh Rendy


Ahad, 11 Desember 2016 15:07
Dilantik Gubri, Syahrial Abdi Resmi jadi Pj Bupati Kampar

Ahad, 11 Desember 2016 14:05
16 DPC PAN di Rohul Ditargetkan Sudah Terbentuk Hingga Akhir 2016

Ahad, 11 Desember 2016 09:49
Festival Benteng Tuanku Tambusai di Rohul Digelar Dua Malam

Ahad, 11 Desember 2016 09:47
HAKI Ditutup, Gubri Minta Semua Pihak Konsistem Melawan Korupsi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Pelalawan Juara Kejurprov Basket 2016 di Tengah Keterbatasan
- Pengurus Kabupaten PBVSI Bengkalis Dikukuhkan
- ‎11 Kabupaten/Kota se-Riau Akan Ikuti Kejurda Bola Voli 2016 di Bengkalis
- Dinilai Banyak Kejanggalan,
Warga Tengganau Pinggir, Bengkalis Pertanyakan Proyek ADD dan Inbup

- Jaring Bibit Atlet Sepak Bola,
KONI Rohul Gelar Turnamen CUP I U-19 di Dua Zona

- Plt Walikota Pekanbaru‎ Buka Turnamen Futsal ASN
- KONI Rohul Kirim 44 Atlet dari Tiga Cabor Ikuti Kejurprov Riau 2016


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.158.119.60
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com