Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Senin, 23 Januari 2017 23:54
Diduga Langgar Zona Kampanye,
Acara Silaturrahmi Cawako Firdaus Dibubarkan Panwas


Senin, 23 Januari 2017 21:48
Pelaku Penipuan Bermotif Tipu Daya Ditangkap di Rohil

Senin, 23 Januari 2017 21:41
Hendak Transaksi Narkoba, Warga Rohil Ditangkap

Senin, 23 Januari 2017 20:21
Minggu Ketiga Januari, DBD di Pekanbaru Terjadi 29 Kasus

Senin, 23 Januari 2017 20:17
Cabuli Anak di Bawah Umur, Pedofil di Rohil Ditangkap

Senin, 23 Januari 2017 19:59
Presiksi BMKG, Riau Akan Masuki Musim Kemarau Lebih Cepat

Senin, 23 Januari 2017 19:58
DPO Pencuri Sarang Walet Panipahan Laut Rohil Ditangkap Saat Ngopi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Lubend FC Juarai Turnamen U-19 KONI Rohul Cup I
- Hadapi Porprov di Kampar, KONI Bengkalis Mulai Susun Strategi
- Rusunawa dan 21 Venue Eks PON Riau Dikelola UPT
- Geliat Olahraga Sunnah Memanah di Pelalawan
- Bupati Inhil Hadiri Penutupan Turnamen Bola Volly Pemuda Keritang Cup I
- Tim Sepakbola U-12 Inhu Ikuti Final Danone 2017
- Meriahkan Tahun Baru 2017,
Crosser Wanita Siap Ramaikan Kejurda Motorcross BK-Group Pangkalan Kerinci



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.73.12.144
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com