Untitled Document
Kamis, 24 Syawwal 1435 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 20 Agustus 2014 21:08
Dugaan Pencabulan HAM,
Komnas PP Beri Pendampingi WW dan Janji Menuntaskan Laporannya


Rabu, 20 Agustus 2014 21:06
Mantan Bendahara KPU Rohul Kembali jadi Terdakwa Perkara Korupsi

Rabu, 20 Agustus 2014 20:49
Jurusan Selatpanjang-Pekanbaru,
Bupati Meranti Resmikan Armada Baru Porty Garuda Ekspress


Rabu, 20 Agustus 2014 20:45
Pansus Kecewa, Pengesahan Perda RPJMD Sekedar Dihadiri Sekda

Rabu, 20 Agustus 2014 20:37
Dugaan Korupsi Bansos, Polda Riau Periksa Dua Anggota DPRD Bengkalis

Rabu, 20 Agustus 2014 20:19
Kemendagri: Awal 2015, Setiap Desa Dapat Dana ADD Rp550 Juta

Rabu, 20 Agustus 2014 20:14
Halal Bihalal, Bupati Meranti Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Tim Wartawan-Disparpora Meranti Ramaikan Pacu Sampan di Alai
- Polda Selidiki Unsur Pidana HAM dan Erianda
- Turnamen Sepakbola Pemuda Muara Uwai,
16 Tim dari Riau dan Sumbar Siap Bersaing

- Bupati Bengkalis Pimpin Rakor KONI Persiapan Porprov VIII Inhu
- Dr Basrana Huni Ruang Khusus Tahanan Tipikor di Rutan Cabang Teluk Kuantan
- RAPP Gelar Turnamen Sepakbola Desa-desa Binaan di Kampar
- KONI Kampar Matangkan Persiapan Porprov Riau ke-VIII


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.221.8.117
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com