Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 30 September 2016 21:13
Pembangunan Jembatan Siak IV,
Tekhnis dan Waktu Lelang Umum Perlu Dihitung


Jum’at, 30 September 2016 20:57
Ciptakan Kader Tangguh dan Berkarakter,
DPW Perindo Riau Gelar TOT dan LKM


Jum’at, 30 September 2016 20:46
Catatan KPAI Terkait Prostitusi Anak di Riau (2),
Puluhan Anak di Riau Korban Eksploitasi Bisnis Pelacuran


Jum’at, 30 September 2016 20:19
Harimau Sumatera di TNBT Inhu Terancam Perburuan

Jum’at, 30 September 2016 18:12
Binaan CSR PT CPI,
Pondok Oleh-oleh Duri Ikuti Pameran Kuliner di Mal SKA Pekanbaru


Jum’at, 30 September 2016 17:35
Polda Riau Enggan Serahkan Surat SP3 15 Perusahaan Karlahut

Jum’at, 30 September 2016 17:33
Sambut Kontingen Riau, Gubri Bangga dengan Capaian Atlet Riau di PON Jabar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Sambut Kontingen Riau, Gubri Bangga dengan Capaian Atlet Riau di PON Jabar
- KONI Riau Ajukan Rp34 Miliar,
Komisi E DPRD Riau: Selagi Jelas, Tak Masalah

- Turnamen Pangkalan Lesung 2016,
PS Bintang Muda Sorek I, Pelalawan Berhasil Menjadi Champion

- Bupati Bengkalis Kunjungi Atlet PON di Bandung
- PON XIX Jabar,
Atlet Terbang Layang Asal Rohul Sumbang Perunggu untuk Riau

- Tuan Rumah Juarai Open Turnamen Volly Airpanas Cup di Rohul
- PON XIX Jabar, Atlet Bengkalis Kembali Sumbang Emas untuk Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.153.46
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com