Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 30 Agustus 2015 21:58
Wide School Fasilitasi Perguruan Tinggi Riau Diskusi Bersama KUIM Malaysia

Ahad, 30 Agustus 2015 21:25
Ledakan Tabung Gas Elpji 12 Kg Makan Dua Korban di Dumai

Ahad, 30 Agustus 2015 21:21
Besok Plt Gubri Lantik Pejabat Eselon III dan IV

Ahad, 30 Agustus 2015 21:19
Disaksikan Ratusan Bikers, Honda CDN Gelar Nonton Bareng MotoGP

Ahad, 30 Agustus 2015 19:43
Kapolres Meranti Remikan Objek Pariwisata Pantai Beting Beras

Ahad, 30 Agustus 2015 19:36


Ahad, 30 Agustus 2015 19:33
Kabut Asap,
Kualitas Udara di Rohul Belum Ganggu Kesehatan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Wartawan Polresta Pekanbaru Sabet Juara Liga Futsal PWI 2015
- Muskab PBSI Kampar Ke-IV, Firman Wahyudi Dipercaya Lanjutkan Kepemimpinan
- Jalur Singa Kuantan Patah di Tengah Perjalanan
- Kejurda Karate-Do Tako Riau,
Atlit Karate Asal Pelalawan Raih Juara Terbaik

- Delegasi Khusus Presiden untuk Pengendalian Perubahan Iklim Kunjungi PT RAPP
- PRSC Chevron Lakukan Dua Laga Ujicoba di Malaysia
- Piala Menpora Zona Riau,
Tim Sepakbola Kampar Yunior Kalahkan Mandiri Siak 3-0



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.221.45.195
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com