Untitled Document
Sabtu, 6 Safar 1436 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 29 Nopember 2014 13:39
RAPP Bantu Korban Banjir di Empat Kecamatan di Kuansing

Sabtu, 29 Nopember 2014 10:05
Tinggal di Pelosok, Seorang Anggota DPRD Rohil Rutin Menembus Lumpur

Sabtu, 29 Nopember 2014 09:54
Kenalkan Tiga Produk Andalan,
Mitsubishi Gelar ICV Ghatering 2014 di Bagansiapiapi, Rohil


Sabtu, 29 Nopember 2014 09:48
Gelar Jalan Santai,
Pemkab Rohil Peringati HUT Korpri, PGRI dan Dharma Wanita Bersamaan


Sabtu, 29 Nopember 2014 09:41
Seorang Nenek di Selatpanjang, Meranti Hagus Terbakar dalam Rumah

Sabtu, 29 Nopember 2014 04:35
Kapolres Inhu Pimpin Sertijab Sejumlah Perwira

Sabtu, 29 Nopember 2014 05:23




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Mei 2011 17:40
Kejari Rengat Terima Berkas Tersangka Korupsi Mes Pemda Inhu

Kasus pemeliharan mes Pemda Inhu di Pekanbaru mendekati ke persidangan. Polres Inhu telah menyerahkan berkas tersangka pada Kejari Rengat.

Riauterkini – RENGAT – Kejaksaan Negeri Rengat, menerima berkas surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dalam perkara korupsi dari polisi resort (Polres) Indragiri Hulu, Senin (9/5/11).

SPDP atas nama tersangka Raja Herman dalam perkara korupsi pemeliharaan dan perawatan Mess Inhu yang beralamat di jalan Sultan Agung no.12 Kelurahan Sukamulya kecamatan Sail Pekan Baru. Sebagaimana di sampaikan Kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan negeri Rengat, Arkan Alfaisal kepada Riauterkini Senin (9/5/11) di pematang Reba.

“Dalam SPDP yang kita terima, tersangka Raja Herman melakukan tindak pidana korupsi sebesar 175 juta rupiah. Dengan cara mengajukan proposal untuk pemeliharaan dan perawatan mess Inhu. Setelah dana cair pada tahun anggaran 2010 pekerjaan tidak di kerjakan atau fiktif” ujar Arkan.

Selain perawatan dan pemeliharaan mess Inhu, tersangka Raja Herman juga melakukan tindak pidana korupsi untuk anjungan Inhu di lokasi purna MTQ Pekan Baru sebesar 125 juta rupiah. Dana nya berasal dari APBD Inhu tahun 2010 juga melalui bantuan social (Bansos). Kegiatanya tidak sesuai dengan pengajuan proposal. “ Untuk tersangka Raja Herman ini, kita menerima dua berkas SPDP yang sudah P.16” tambahnya.

Berkas yang sudah P.16 ini untuk jaksanya sudah di tunjuk, apabila dalam satu bulan pihak kejaksaan tidak menerima tindak lanjut dari kasus tersebut maka pihak kejaksaan akan mengajukan P.17. “Kita akan tunggu dalam satu bulan ini, apa bila tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Inhu terkait kasus tersebut. Kita akan langsung ajukan P.17” tegas Kasi Pidsus Kajari Rengat Arkan.

Dengan di terimanya berkas perkara korupsi tersangka Raja Herman dari Polres Inhu ini, bertambah panjang daftar korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam waktu dekat pihak kejaksaan Negeri Rengat juga akan melimpahkan berkas perkara korupsi pihak ketiga atau rekanan yang terlibat dalam korupsi APBD Inhu 116 Milyar. Yang saat ini masih dalam tahap pemberkasan.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- BK Group Taja Futsal Championship I 2014 se-Pelalawan
- Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Kembali Terjadi di Kuansing
- Pecahkan Dua Kaca Mobil, Maling Bawa Kabur Dua Unit Laptop
- Tuan Rumah Porprov Riau 2017, Tim Nilai Rohul Penuhi Syarat
- Piala Gubernur 2014,
Tim Sepakbola Kampar Tumbangkan Juara Porprov 2014

- Kejurnas di Yogyakarta,
Kenshi Bengkalis Hanya Ikuti 16 Nomor Pertandingan

- SMAN 1 Hulu Kuantan Jawara Sepak Bola Tingkat SLTA se Kuansing


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.158.245
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com