Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 11 Desember 2017 10:41
Polres Pelalawan Terus Buru Perampok Dua Pedagang Emas Asal Pekanbaru

Senin, 11 Desember 2017 10:35
Perayaan Natal Oikumene Wartawan Riau Diagendakan 26 Desember

Senin, 11 Desember 2017 06:51
Buka MTQ ke-36 Riau di Dumai, Gubri Motivasi Peserta dengan Hadiah Haji

Ahad, 10 Desember 2017 21:05
Soal Industri Kertas & Pulp, SPSI Riau Tuding Jikalahari Mengada-ada

Ahad, 10 Desember 2017 20:57
Gubri Lepas Pawai Taaruf dan Pembukaan Bazar MTQ XXXVI Riau

Ahad, 10 Desember 2017 20:23
Gubri Lepas Peserta Pawai Taaruf MTQ XXXVI Riau di Dumai

Ahad, 10 Desember 2017 20:19
Masyarakat Soroti Baliho MTQ Riau Milik Kesra Bengkalis di Dumai

Ahad, 10 Desember 2017 18:56
Bupati Kampar Hadiri Pelepasan Pawai Ta’aruf MTQ ke-36 Riau di Dumai

Ahad, 10 Desember 2017 18:12
Hadiri UndanganMakan Bajambau,
Gubri Puji Pesona Wisata Alam Teluk Jering


Ahad, 10 Desember 2017 18:02
MTQ ke-36 Riau, Bupati Inhil Ikuti Prosesi Pelepasan Pawai Ta'aruf

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 29 Maret 2006 08:51
Hasil Finas Diumumkan 3 April
Hasil Tes CPNS di Riau Juga Penuh Masalah


Ternyata di Riau seleksi hasil tes CPNS juga penuh masalah. Kondisi itulah membuat pengumuman finalnya terus molor. Dijadwalkan pada 3 April nanti hasil akhirnya bisa dipublikasikan.

Riauterkini-PEKANBARU- Berbagai persoalan muncul pasca digelar tes tertulis penerimaan CPNS di Riau. Misalnya di Kabupaten Kuantan Singingi ditemukan ada 3.000 lembar jawaban peserta tes yang sampai kini belum dinilai. Sedangkan di Kampar akan dilakukan tes subtansi susulan.

Adanya 3.000 lembar jawaban peserta tes CPNS yang belum dinilai terungkap saat ratusan guru bantu melakukan hearing dengan Kepala Badan Kepegawaian Darah (BKD) Kuansing Erlianto dan Aguslan bersama Komisi A DPRD setempat. Hadir juga Kapolres Kuansing AKBP Slamet Heri Basuki, Kepala Kejaksaan Negeri Telukkuantan diwakili Kasi Intel Harold Marison. Para guru bantu ini dalam waktu dekat akan membuat surat pengaduan resmi ke Mapolres Kuansing.

Surat pengaduan resmi yang disertai bukti, kini ada pada ratusan guru bantu dan peserta tes CPNS lainnya. Intinya mereka meminta pada Kapolres Kuansing untuk melakukan pengusutan proses penerimaan CPNS di sana, hingga pengumuman di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kuansing Senin (20/3) lalu.

Koordinator ratusan guru bantu yang melakukan aksi demonstrasi ke BKD serta hearing dengan Komisi A DPRD Kuansing, Zulkamain S Sos, Senin (27/3), menyebutkan bahwa langkah pengaduan secara resmi pada Mapolres Kuansing dimaksudkan sebagai langkah mencari kebenaran terhadap penerimaan dan pengumuman hasil tes CPNS.

Sebelumnya Ketua Komisi A, Saifullah Afrianto telah melayangkan surat pada Bupati Kuansing agar hasil tes CPNS Kuansing dipending dan dibatalkan, termasuk surat ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Mereka menilai, kebijakan yang dilakukan sejumlah “pejabat” di BKD Kuansing telah merugikan mereka sebagai guru yang bukan keluarga dari pejabat “teras” di lingkungan Pemkab Kuansing. Karena itu, Kapolres Kuansing diminta untuk betul-betul menanggapi aspirasi dan nasib guru bantu di Kuansing.

Menanggapi itu, Kapolres Kuansing AKBP Slamet Heri Basuki SIk meminta, untuk kepentingan hukum, surat pengaduan yang dilayangkan tersebut harus dilampirkan dengan temuan dan bukti-bukti. “Ya, sebaiknya harus disertai bukti-bukti, dan saya tidak akan bertele-tele”, ujar Slamet Heri Basuki.

Meski berjanji akan melakukan proses, Kapolres meminta pada ratusan guru bantu yang hadir untuk memahami adanya asas praduga tidak bersalah. Polres tidak bisa langsung menghakimi begitu saja, tetapi sesuai dengan tahap-tahap pemeriksaan.

Sementara itu untuk kasus seleksi CPNS di Kampar. Kepala Badan Adminitrasi dan Diklat Pegawai (BADP) Riau Ramli Walid mengatakan bahwa akan diselenggarakan ujian substansi susulan. Sebab jadwal penyelenggaraan ujian substansi yang digelar beberapa waktu lalu, tak diselenggarakan di Kampar.

‘’Kampar akan kita gelar ujian susulan, namun itu tergantung dari kesiapan bupatinya,’’ ujar Ramli sembari menyebutkan akan melihat dan mengidentifikasi dimana letak kesalahan dalam proses perekrutan CPNS di kabupaten tersebut.

Terkait dengan diselenggarakannya ujian susulan di Kampar ini, Bupati Kampar Jefri Noer, ditemui di sela-sela kegiatan Musrenbangda Provinsi Riau, Selasa (28/3) menyebutkan, tim seleksi CPNS saat ini sudah bekerja untuk menginventarisir hasil tes CPNS yang diduga tak murni. ‘’Kami sudah meminta ke BAKD Kampar untuk mencocokkan hasil dan segera diajukan permintaan ujian susulan,’’ ujar dia.***(mad)



Berita Politik lainnya..........
- Jadi Ketua BM PAN Riau, Ferdian Andika Siap Menangkan Jago PAN di Pilgubri 2018
- Bupati Yopi Apresiasi Jajaranya Raih KI Award 2017
- Pasca Disahkan DPRD,
Pemkab Bengkalis Serahkan Ranperda APBD 2018 ke Pemprov Riau

- Terkait Pembebasan Lahan Tol Pekanbaru-Dumai,
Komisi IV DPRD Riau Sarankan Pemerintah Cari Win-win Solution

- Belum Tuntaskan APBD 2018, Inhu dan Rohil Terancam Dapat Sanksi
- Golkar Riau Sepakat Usulkan Munaslub Gantikan Setya Novanto
- Sidang Lanjutan Pungli di Rutan,
Terdakwa Sebut Uang Hasil Pungli untuk Biaya Operasional

- Raperda Karhutla DPRD Riau,
Masyarakat Diperbolehkan Bakar Lahan Maksimal Dua Hektar

- Pilkada 2018 Akan Jadi Panggung Intervensi Politik Aktivis Perempuan Repdem
- Yakin Didukung 3 Partai,
HM Harris Sebut Ia Sengaja Dijegal untuk Maju Pilgubri

- Jelang Pilgubri, PPP Beri Sinyal Dukung Firdaus-Rusli Effendi
- Komisi B DPRD Kuansing Pantau Langsung Pembagian Bibit Sawit
- APBD 2018 Tak Kunjung Disahkan,
Mahasiswa Datangi Kantor DPRD Inhu

- Suparman Jalani Hukuman,
Ketua DPRD Rohul Minta Masyarakat Hargai Keputusan MA

- Bupati Rohul Mulai Jalani Tahanan,
Suparman Harapkan Wabup Sukiman Wujudkan Visi Misi Saat Kampanye

- Alasan PAN Beri Rekomendasi, Firdaus Didukung PPP Sebagai Balon Gubri
- Pilgubri 2018, DPP PAN Keluarkan Rekomendasi untuk Firdaus
- Masih Urutan Rendah,
Bengkalis Jangan "Malu" Belajar dengan Daerah Lain Susun LKPJ dan LKPD

- Jalin Komunikasi dengan Parpol,
Mantan Sekdaprov Riau Zaini Ismail Siap Maju untuk Balon Wagubri

- Pelantikan Kades Tidak Jelas, Kadis BPMD 'Salahkan' Bupati


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.44.32
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com