Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 28 April 2017 21:50
Baznas Kuansing Gelar Tablik Akbar Sosialisasi Zakat

Jum’at, 28 April 2017 21:41
Kawasan Restorasi Gambut,
Dewan Minta Penentuan Lahan Diserahkan ke Pemerintah Setempat


Jum’at, 28 April 2017 21:19
APBD 2017 Kuansing Disahkan Pekan Depan

Jum’at, 28 April 2017 20:31
Stand Utama Bocor, EO Dumai Expo 2017 Disebut Lepas Tangan

Jum’at, 28 April 2017 19:27
Wabup Meranti Ikuti Diklatpim di Jakarta

Jum’at, 28 April 2017 18:55
KPU Meranti Launching Rumah Pintar Pemilu

Jum’at, 28 April 2017 18:50
Terus Meningkat, Jumlah Penderita DBD di Pekanbaru Kini 260 Orang

Jum’at, 28 April 2017 17:03
Laka Maut, Kabag Hukum Setda Bengkalis Diperiksa Intensif

Jum’at, 28 April 2017 16:59
Dihadiri Mantan Bupati,
Staf Ahli Bupati Rohul Resmikan Masjid Nurul Huda Desa Menaming


Jum’at, 28 April 2017 16:52
Miliki Sabu dan Ekstasi, Sepasang Warga Tionghoa di Duri Ditangkap

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 12 Pebruari 2006 17:28
Quick Count Dihentikan, Hasil Pilkada Pelalawan Tunggu Hitungan Manual

Untuk sementara penghitungan cepat atau quick count yang digelar KPUD Pelalawan dihentikan. Hasil resmi Pilkada menunggu penghitungan manual.

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI-Secara resmi Sabtu (11/2) lalu sampai pukul 00.00 WIB, KPUD Pelalawan telah menghentikan sementara penghitungan suara melalui quick count yang menggunakan jasa layanan Telkomsel. Untuk mengetahui hasil penghitungan suara Pilkada secara keseluruhan pihak KPUD setempat masih menunggu laporan secara manual dari PPK dari beberapa kecamatan yang sulit dijangkau dengan jaringan Telkomsel.

''Karena penghitungan cepat quick count dihentikan, maka untuk mengetahui total hasil penghitungan suara pada hari pemungutan suara Pilkada Pelalawan 8 Februari lalu, kami masih menunggu laporan dan PPK dengan penghitungan manual,''jelas Ketua KPUD Pelalawan T Edy Sabli kepada Riauterkini.

Menurutnya, untuk mengetahui hasil penghitungan suara Pilkada Pelalawan yang puncaknya 8 Februari lalu, pihaknya masih menunggu laporan dari PPK/KPPS sehingga tanggal 14 Februari mendatang.''Meski penghitungan cepat dihendtikan, namun sampai 14 Februari mendatang kami masih menunggu hasil penghitungan suara dari PPK yang akan diantar langsung ke Kantor KPUD Pelalawan,''ujarnya yang didampingi anggota KPUD Pelalawan lainnya Abdul Hamid, Yusmuhardi dan Said Ihsan.

Edy juga menjelaskan, sebagai kelanjutan tahapan Pilkada SEJUK Langsung Pelalawan seperti ditetapkan dalam Keputusan KPUD Nomor 02 tahun 2005, pada 18 Februari mendatang baru pihaknya akan melakukan pleno penetapan dan penyampaian berkas berita acara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan periode 2006-2011 serta mengumumkan hasil penghitungan suara. ''Melalui tahapan yang telah ditentukan pada 18 Februari mendatang, setelah dipleno baru akan ditetapkan sekaligus diumumkan hasil penghitungan suara. Kalau saat ini hanya gambaran sementara karena yang dijadikan tolok ukur penetapannya adalah hasil manual yang diterima KPUD dari tiap PPK,''terang Edy Sabli.

Selain itu imbuh Ketua KPUD Pelalawan ini, pihaknya juga memberikan masa penyampain gugatan selama 3 hari sejak 19-22 Februari bagi pihak-pihak yang merasa tidak puas terhadap proses yang telah dilaksanakan. ''Jadi tenggat waktu tiga hari inilah kita akan menerima gugatan juga hal itu memang ada sebelum dilakukan pengesahan,''ungkapnya.

Azmun-Rustam Diposisi Puncak

Meski penghitungan suara dihentikan, namun pasangan Cabup-Cawabup 2006-2011 H T Azmun Jaafar,SH-H Rustam Effendi tetap berada dipuncak dengan perolehan 52.173 suara atau 57,84 persen dari total suara yang masuk 90204 suara sah. Anas-Fauzi 21.237 (23,54%) dan Marwan-Rusdaryanto 16.794 (18.62%).***(res)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Kawasan Restorasi Gambut,
Dewan Minta Penentuan Lahan Diserahkan ke Pemerintah Setempat

- APBD 2017 Kuansing Disahkan Pekan Depan
- KPU Meranti Launching Rumah Pintar Pemilu
- Pelantikan Kepala Daerah Pekanbaru dan Kampar Masih Tunggu Arahan Mendagri
- APBD Belum Juga Tuntas, Mendagri Bakal Beri Sanksi untuk Kuansing
- Audiensi Bawaslu Riau, Pemkab Rohul Siap Gelar Pilgubri 2018 dan Pileg 2019
- Plus dan Minus Balon Gubri (3),
Tekad Bulat Harris Lewati Jalan Terjal Naikan Karier Politik



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.92.190.158
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com