Untitled Document
Jumat, 7 Muharram 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 31 Oktober 2014 11:30
Rutin Hujan, Camat Mandau Pesimis Proyek Fisik 2014 Tuntas

Jum’at, 31 Oktober 2014 10:45
Kembali Tolak Digusur, PKL Arengka Ancam Gulingkan Wako Firdaus

Jum’at, 31 Oktober 2014 10:42
Pagi Diguyur Hujan Deras, Sebagian Jalan di Duri Kebanjiran

Jum’at, 31 Oktober 2014 10:41
Pemkab Rohil Bantu Panti Asuhan Aisiyah Bagansiapiapi

Jum’at, 31 Oktober 2014 10:33
Wartawan Terlibat Perampokan,
AJI Serukan Upanya Nyata Jaga Profesionalisme Jurnalistik


Jum’at, 31 Oktober 2014 09:12
RAPP Beri Pelatihan Dasar Harvesting dan Plantation pada Masyarakat

Jum’at, 31 Oktober 2014 09:07
2 Mantan Bendahara Pemkab Inhu Ditahan Kejari Rengat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 27 Desember 2013 13:16
KPU Riau Hanya Bisa Menunggu Panggilan Sidang dari MK

KPU Riau mengaku risau dengan ketidakjelasan kelanjutan gugatan Herman-Agus, namun hanya bisa menunggu panggilan sidang dari Mahkamah Konstitusi.

Riauterkini-PEKANBARU-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau Tengku Eddy Sabli, Jum'at (27/12/13) mengatakan bahwa terkait gugatan calon gubernur Riau yang kalah saat Pilgub November lalu, Herman Abdullah, KPU Riau kini tengah menunggu panggilan sidang dari Mahkamah Konstitusi.

Menurutnya, KPU sudah menyiapkan diri menghadapi sidang. Termasuk menyiapkan kuasa hukum untuk sidang di Mahkamah Konstitusi serta menyiapkan berkas-berkas dan bukti-bukti terkait pilgubri lalu.

"Kita sudah menyiapkan segala sesuatunya. Kini kita menunggu panggilan sidang dari Mahkamah Konstitusi," terangnya.

Disinggung jadwal pelantikan gubernur dan wakil gubernur baru, Eddy menyatakan bahwa jadwal yang disiapkan KPU yaitu 7 Januari 2014 dan berlaku tentatif. Jadi jadwal tersebut bisa saja mundur atau maju. Tergantung situasi dan kondisi yang ada.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ERWIN KETUA FORUM SILATURAHMI GURU BANTU PROVINSI RIAU
MAJU TERUS PAK HERMAN.PILGUBRI HARUS DI ULANG DI SELURUH PROVINSI RIAU.

herman
piti den ala banyak abi cu, wajib hukum nyo gugat kepalang basa,,sekalian mandi cu

ANAK ROKAN DURI
Lanjutkan HA..demokrat yang megang kendali sekarang...bentar lagi atuk tu SETRUK...

Anti ocunisasi
Semakin bertambah kebencian rakyat Riau terhadap Bangsa Ocu dan %@!*, siap-2 OCU YG DIPEMPROV, DAN BANK RIAU, BANK RIAU NAK DIKUASAI OCU? OOO Tak bisa....

pengamat riau
Mau 1000 kali diulang tetap juga pak anas yg menang.tp saya yakin mk menolak karna uda kalah telak herman.klu diterima berarti mk memang ga beres.

Bedinde
HA diminta legowo sorrylah yau? cara apapun akan dilakukan utk bisa menang termasuk kalau perlu kerjasama dukun,jin dan dedemit,lai ang tahu dedemit?

forum riau
kalau herman seorang negarawan pasti dia mengakui pak anas menang selakah ini bukan kemenangan pak anas maamun pribadinya tapi ini adl kemenangan kita masyarakat riau semua jd tlg pak herman dan team legowo lah mari kita bangun riau bersama

pengamat hukum tata negara guru besar yusril
yusril pengacara herman yg penting bagi yusril piti masuak dia perlu dana utk maju jd presiden taxi jkt sebetulnya yusril sdh tahu kasus gugatan herman dan tim tdk berdasar dan pasti akan kalah (ditolak mk) tdk ada terdapat kecurangan dalam putaran ke 2 pilkada riau

ocu kumis
herman buncik tak legowo melanggar komitmen sebelum pilkada sdh berkomitmen siap kalah siap menang eh ternyata herman berambisi utk riau I tapi masyarakat riau tak respon dasar berambisi si buncik tak malu urek malu ala putuih kali

pemilih atuk
terserah lah, hidup kami macam gini jugo nyo. urusan atuk lah tu sekarang.

putra bugo
di riau bisa cirang, di pusat pak Herman macik, lai obe dek ang...


Berita Politik lainnya..........
- DPRD Dumai Sahkan Tatip Dewan
- Pelantikan Pimpinan DPRD Kampar Tanpa Wakil dari PAN
- KMP Kuasai Alat Kelengkapan DPRD Dumai
- Dewan Minta KPK Perjelas Status Arsyadjuliandi Rachman
- Disuruh Annas Mundur, Plt Gubri Tolak Berkomentar
- Minta Blok Kampar Dikelola Daerah,
IKMPI Ancam Lumpuhkan Lintas Timur

- Korban Meninggal Diduga TKI di Perbatasan Indonesia-Malaysia,
Migrant Care Minta Pemerintah Bertanggung Jawab



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.35.130
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com