Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 26 April 2018 22:00
Kompol Willy Jabat Wakapolres Rohul, Iptu Rusmi Zahelpi Jabat Kapolsek Rokan IV Koto

Kamis, 26 April 2018 21:25
M Fitri Adhy Jabat Kasi Pidum Kejari Kuansing,
Tiga Pejabat Kejari Rohul Jalani Sertijab


Kamis, 26 April 2018 21:21
Persiapan Debat Kandidat,
Andi Rachman Diskusi dengan Dua Mantan Menteri


Kamis, 26 April 2018 21:02
Diduga Dikelola Tanpa Izin, KLHK Amankan Ribuan Ton Limbah B3 di Dumai

Kamis, 26 April 2018 20:41
Reses di Bengkalis, Rita Zahara Gelar Sosialisasi 4 Pilar

Kamis, 26 April 2018 20:35
Lantik 610 Kepala SD dan SMP, Bupati Kampar Akui Mutu Pendidikan Memprihatinkan

Kamis, 26 April 2018 20:18
Putusan Inkrah,
Tak Serahkan Diri, 54 Koruptor Ini Diburu Jaksa


Kamis, 26 April 2018 20:12
Tokoh Masyarakat Bugis Riau Ini Ajak Keluarga Besar KKSS Coblos Nomor 1, Syamsuar-Edy Nasution

Kamis, 26 April 2018 19:25
Kampanye di Desa Paling Ujung Utara Inhil,
Tokoh Masyarakat Nilai Wardan Pemimpin Yang Menepati Janji


Kamis, 26 April 2018 19:14
Menangkan Syam Edy, PKS Riau Maksimalkan Peran BCAD

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 September 2013 08:39
Catatan Kemenangan AMAN,
Tersebab tak Diperhitungkan dan Dianggap Lucu


Hasil Pilgubri putaran I adalah kejutan. Kemenangan Annas-Andi dikarenakan pasangan ini kurang diperhitungkan. Dianggap 'anak bawang'. Satu lagi, karena Annas yang lucu.

Riauterkini-Kemenangan Annas Maamun-Arsyadjuliandi Rachman alias AMAN pada Pilgiubri putara I adalah kejutan. Hampir semua pihak tidak menyangka jago Partai Golkar tersebut menggulingkan nama setenar Herman Abdullah. Bahkan, membuat kandidat sekaliber Raja Mambang Mit berada di posisi paling buncit.

Sebelum hasil pencoblosan Pilgubri 4 September lalu diketahui publik, banyak pihak tak memperhitungkan AMAN. Pasangan ini dianggap sekedar penggembira dalam Pilgubri.

Bahkan seorang pejabat penting di lingkungan Pemprov Riau sempat secara terus terang menyesalkan pilihan Andi mendampingi Annas di Pilgubri.

"Saya bilang kepada dia (Andi.red), ngapa pula mendampingi kapal karam. Ternyata, malah dia yang menang," ujar pejabat tersebut saat berbincang dengan riauterkinicom beberapa waktu lalu.

Tidak hanya kalayak yang umumnya tak memperhitungkan AMAN, hasil sejumlah survei juga demikian. Pada umumnya menempatkan AMAN di posisi 4 dan terbaik posisi 3. Tidak ada yang memberi respek positif pada AMAN.

Ketidakpercayaan publik pada AMAN barangkali wajar, mengigat nama Annas baru mencuat sebagai Balon Gubri selepas sukses mendongkel Indra Muchlis Adnan dari kursi Ketua DPD Partai Golkar Riau lewat Musdalub akhir Oktober 2012 lalu. Sementara kandidat lainnya sudah digadang-gadang jauh-jauh hari.

Justru posisi undergog itulah yang menguntungkan Annas. Ia tak menjadi sasaran tembak lawan-lawan politiknya. Kosentrasi dan energinya seratus persen untuk melakukan tahapan demi tahapan persiapan maju Pilgubri.

Lihatlah begitu mulusnya program sosialisasi yang dilakukan Annas sejak akhir tahun lalu. Lewat 'Jalan Santai Kawan Annas', Bupati Rokan Hilir tersebut sukses memperkenalkan sekaligus mendekatkan dirinya kepada masyarakat luas di seluruh Riau.

Situasi tidak diperhitungkan pastilah bukan sesuatu yang kebetulan. Tetapi sangat mungkin itulah yang disetting kubu AMAN. Mereka merasa nyaman melakukan seluruh skenario pemenangan tanpa diganggu lawan karena dianggap 'anak bawang'.

Kelucuan Annas Menjadi Pukau

Jika selama ada kecenderungan politik terdholimi menjadi jalan sejumlah politisi meraup sukses. Baik dikancah nasional maupun regional, maka sudah saat jurus yang dilakukan Annas dijadikan patron baru politisi untuk meraih sukses.

Penampilan Annas yang bersahaja (banyak warga menyebutnya lucu) saat tampil dalam debat kanidat yang disiarkan langsung Tv One, Sabtu (24/8/13) lalu menjadi pukau yang terbukti mampu memalingkan hati warga dari kanidat pilihannya kepada Annas.

Seorang saudara saya yang tinggal di Rokan Hulu ketika berkunjung ke rumah dengan jujur mengakui kalau dia mendukung Annas. Alasannya, "Bapak itu lucu saat debat di teve kemarin. Sepertinya dia gak neko-neko," ujar saudara saya yang berprofesi guru tersebut.

Seorang teman saya juga berasumsi serupa. Kepolosan penampilang Annas di debat kandidat telah membuatnya jatuh hati. Ia yang semula berencana tak menggunakan hak pilih, akhirnya bulat tekad datang ke TPS untuk mencoblos Annas.

"Calon yang lain sepertinya sibuk menyerang lawan, sementara Atuk Annas santai dan membuat suasana jadi cair. Dia itu solusi dari masalah," ujar teman saya tersebut serius.

Kesuksesan yang diraih Annas karena tampil bersahaja dalam debat kandidat seperti pengulangan yang pernah terjadi di Pilgub Sumatera Utara. Syamsul Arifin ketika itu juga tampil polos. Menjawab seperti tanpa konsep. Mengalir dan sering membuat celetukan lucu mengundang tawa.

Hasilnya, Syamsul berhasil menyedot simpati publik sangat besar hingga akhirnya memenangi Pilgu Sumut 2009 lalu. Meskipun ada kesamaan nasib antara Annas Maamun dengan Syamsul Arifin, namun semua pihak berharap nasib akhir keduanya berbeda.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau telah mengumumkan kemenangan Annas-Andi, namun bukan kemenangan akhir, karena masih ada Pilgubri putaran II yang digelar 30 Oktober mendatang.

Mari kita lihat, apakah Annas masih bisa menjadi juara karena sudah tidak lagi dianggap 'anak bawang'. Masihkan AMAN mendulang dukungan maksimal jika Annas kini tampil serius dan kurang lucu lagi.***(ahmad s.udi)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Persiapan Debat Kandidat,
Andi Rachman Diskusi dengan Dua Mantan Menteri

- Reses di Bengkalis, Rita Zahara Gelar Sosialisasi 4 Pilar
- Tokoh Masyarakat Bugis Riau Ini Ajak Keluarga Besar KKSS Coblos Nomor 1, Syamsuar-Edy Nasution
- Kampanye di Desa Paling Ujung Utara Inhil,
Tokoh Masyarakat Nilai Wardan Pemimpin Yang Menepati Janji

- Menangkan Syam Edy, PKS Riau Maksimalkan Peran BCAD
- Ketua DPD PAN Bengkalis: Menyebut Syamsuar Sama dengan Menyebut Prestasi dan Keberhasilannya
- Sudah TT, 24 Calon Maju di Pemilihan DPD RI 
- Nofrizal Nakhodai BPD PHRI Riau 2018 - 2023
- 2014-2018, Pekanbaru Terbanyak Mendapat Dana APBD Riau
- Dewan Sebut Adanya Daerah Tidak Dapat BanKeu Khusus
- Warga Pekanbaru Banyak Keluhkan Kelangkaan Gas Melon pada Dewan Riau
- Ini Hadiah Istimewa DR Firdaus MT untuk HUT ke-234 Kota Pekanbaru
- Tuntas Diregister Kemendagri, Rabu RTRWP Riau Diserahkan ke DPRD
- Demokrat Bengkalis Punya Strategi Khusus Raih 8 Kursi di Parlemen
- Tengku Azmun Titip Sama Andi Rachman Bangunkan Jembatan di Pelalawan
- Pilgubri Juni 2018, Anggota DPRD Siak Minta ASN Jaga Netralitas
- Wardan Silaturrahmi Dengan Pimpinan Ponpes Tebu Ireng 3 di Petalongan, Inhil
- Dugaan Politik Uang di Pilgubri,
Sentra Gakkumdu Bengkalis Tuntaskan Pemeriksaan 16 Saksi

- Mantan Ketua DPRD Riau Dr. drh. H. Chaidir, MM Resmi Daftar sebagai Calon Anggota DPD RI
- Warga Mandah: Lukman Edy-Hardianto Adalah Pilihan Emosional dan Rasional bagi Orang Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.99.70
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com