Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Pebruari 2018 19:45
LE Mulai Kampanyekan Prabowo-Cak Imin untuk Pilpres 2019

Ahad, 25 Pebruari 2018 16:38
Pasangan AYO Sambangi Sentra Nenas di Rokan Hilir

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:48
Capella Honda Serahkan Unit PCX150 Kepada 10 Konsumen Pembeli Perdana

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:43
Ini Rencana Besar Pasangan AYO untuk Kota Dumai

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:56
KBM di Desa Koto Ranah, Mahasiswa UPP Rohul Merasa Pulang Kampung

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:53
Arminareka Perdana Berangkatkan Ratusan Jemaah Umroh Asal Rohul Maret 2018

Ahad, 25 Pebruari 2018 13:22
Puluhan Tokoh Masyarakat Tenayan Dukung dan Siap Menangkan Firdaus-Rusli

Ahad, 25 Pebruari 2018 10:19
Sudah Diikuti 1.600 Murid, Diluncurkan Didikan Subuh Quran di Bengkalis

Ahad, 25 Pebruari 2018 10:17
Plt Wako Kampanyekan '"Pekanbaru Bersih, Bisa Kok" di Car Free Day

Ahad, 25 Pebruari 2018 09:37
Pendiri SLB Fajar Amanah Sebut Cuma Andi Rachman Peduli Kaum Difabel dan Disabilitas



 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 24 Agustus 2013 21:19
Debat Kandidat Gubri,
Kandidat Saling Sindir dan Kandidat Paling Lucu


Digelar debat kandidat Gubernur Riau. Kesempatan tersebut digunakan sejumlah kandidat saling sindir rival. Sementara ada kandidat yang penampilannya selalu mengundang tawa.

Riauterkini-PEKANBARU-Helat debat kandidat Gubernur Riau yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau di Hotel Labersa, Siak Hulu, Kampar, Sabtu (24/8/13) penuh warna. Ada kandidat yang meyindir kandidat lain, tetapi juga ada kandidat yang selalu mengundang tawa.

Seperti Cagubri Herman Abdullah yang melontarkan sindiran pada Cagubri Achmad. Meskipun tidak secara langsung, Herman menyebutkan kondisi jalan di Rohul, di mana Achmad sebagai bupati banyak yang rusak.

“Kalau saya jadi gubernur, jalan di Rohul tertutama di desanya sangat buruk sekali, bolehkah saya memperbaikinya,” kata Herman Abdullah di salah satu hotel, Pekanbaru, Sabtu malam (24/08/13).

Menanggapi hal ini, Achmad mengatakan, masalah boleh tidaknya itu tergantung kepada Undang-undang yang berlaku. Apalagi menurutnya, berbuat baik belum tentu baik juga hasilnya.

“Itukan berkaitan dengan sistem keuangan kita, kalo sudah diperbaiki dengan sistem yang jelas dan alokasi anggaran yang jelas, apa salahnya,” ungkap Plt Ketua Demokrat Riau ini.

Selain Herman Abdullah, Suryadi Khusaini (calon wakil gubernur Riau dari nomor urut 3) juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, ada 9 sungai di Rohul yang masyarakatnya terpaksa menyeberangi sungai itu menggunakan rakit.

“Pembangunan jembatan itu, sangat berkaitan dengan bidang industri, di mana kalau sungai yang dilewati itu ada jalur industrinya, maka kita akan bangun itu. Pembangunan jembatan itu anggaranya banyak dan menggunakan skala prioritas,” ujar Achmad sekaligus menjawab pertanyaan Suryadi Khusaini.

Sementara Cagubri Achmad sepertinya belum sepenuhnya bisa berdamai dengan Wagubri Raja Mambang Mit. Saat diberi kesempatan bertanya soal kabut asap, Bupati Rohul tersebut cenderung mempersalahkan selaku Wagubri.

“Pemrov Riau dan Pak Mambang Mit sebagai wakil gubernur Riau tidak bisa mengatasinya ini,” kata Achmad dalam debat kandidat calon gubernur dan wakil gubernur Riau di salah satu hotel, Pekanbaru, Sabtu malam (24/08/13).

Menurutnya, jika gubernur dan wakil gubernur Riau bisa bersinergi mengatasi ini, maka masalah asap ini tidak akan terulang setiap tahunnya.

Tudingan Achmad tersebut memancing reaksi Mambang. Cawagubri dari Jon Erizal tersebut balik menuding bahwa Achmad 'melempar batu sembunyi tangan'.

"Kalau kabupaten mampu mengatasi kabut asap, karena berada di wilayanya, sebernanya tak perlu Pemprov turun tangan. Tetapi karena kabupaten tak mampu, sekarang justru Pemprov yang disalahkan," tudinyang.

Ditengah upaya saling sindir masing-masing kandidat, justru Cagubri Annas Maamun yang penampilannya slalu mengundang tawa hadirin. Bupati Rokan Hilir tersebut selalu ceplas-ceplos saat menjawab pertanyaan kandidat lain.

Hadirin tertawa serentak saat Annas terus bicara, meskipun moderator mengingatkan kalau waktunya habis.

"Gongnya sudah berbunyi, Pak. Waktunya habis," ujar Alvito Deanova presenter TV One yang memadu acara.

"Oh, kalau gong berbunyi. Waktu habis, ya," celetuknya yang langusung disambu tawa hadirin. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- LE Mulai Kampanyekan Prabowo-Cak Imin untuk Pilpres 2019
- Pasangan AYO Sambangi Sentra Nenas di Rokan Hilir
- Ini Rencana Besar Pasangan AYO untuk Kota Dumai
- Puluhan Tokoh Masyarakat Tenayan Dukung dan Siap Menangkan Firdaus-Rusli
- Pendiri SLB Fajar Amanah Sebut Cuma Andi Rachman Peduli Kaum Difabel dan Disabilitas


- Firdaus-Rusli Janjikan Pekanbaru, Kampar, Pelalawan dan Siak Sama Maju
- Hadir di Sri Palas, Rusli Effendi Berasa Pulang ke Rumah
- Muhaimin Iskandar Wajibkan Seluruh Kader PKB Menangkan Paslon LeHa di Pilgubri
- Silaturrahmi ke Ponpes Nurul Huda al-Islami Pekanbaru,
Muhaimin Iskandar Didoakan Jadi Wapres RI 2019-2024

- Pasangan AYO Kampanye Dialogis di Dumai
- Teken Kontrak Politik di Inhil,
LE Siap Mundur Jika Dana Rp1 Miliar/Desa/Tahun Tak Terwujud

- Gakkumdu Hentikan Laporan Dendy Gustiawan Terkait Paslon ber-KK 2
- Pendukung Harris dan Zukri Bersatu, Siap Menangkan Syamsuar-Edy Natar Nasution
- Lolos Peserta Pileg, PSI Langsung Tancap Gas Target Dua Digit
- Sosialisasi ke Meranti, Warga Minta Cagubri Arsyadjuliandi Bangun SMA di Pulau Padang
- Partai Demokrat Panggil Putra dan Putri Terbaik Rohul sebagai Bacaleg di Pileg 2019
- Formas Riau Gelar Rapat Konsulidasi DPP
- Blusukan ke Pasar Bengkalis,
Cawagub Suyatno Diminta Perhatikan Ekonomi Pedagang

- Kunjungi Posko Karib Pelalawan, Syamsuar Ajak Relawan Kompak Cari Dukungan
- Kampanye Dialogis di Pulau Padang, Andi Ingin Rangkai Pulau dengan Jembatan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.253.34
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com