Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Desember 2017 17:49
Korupsi RTH, Mahasiswa Desak Kejati Periksa Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 17:46
Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan


Rabu, 13 Desember 2017 17:22
Honda Arista Pekanbaru Raih 3 Kategori Juara di Ajang 3S+BP+CCO Contest 2017

Rabu, 13 Desember 2017 17:18
Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 17:07
Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi

Rabu, 13 Desember 2017 17:05
2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik

Rabu, 13 Desember 2017 17:04
Walikota Pekanbaru Optimis Pambangunan Pasar Induk Selesai Tepat Waktu

Rabu, 13 Desember 2017 16:53
Beasiswa CD PT RAPP,
Sempat Putus Asa Tidak Ada Biaya, Pemuda Kampar Ini Akhirnya Bisa Kuliah


Rabu, 13 Desember 2017 16:48
Tingkatkan PAD, Bapenda Pekanbaru Revisi Empat Perda Pajak

Rabu, 13 Desember 2017 16:39
Majelis Tinggi Partai Demokrat Belum Putuskan Paslon Gubernur Riau

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Sabtu, 24 Agustus 2013 21:19
Debat Kandidat Gubri,
Kandidat Saling Sindir dan Kandidat Paling Lucu


Digelar debat kandidat Gubernur Riau. Kesempatan tersebut digunakan sejumlah kandidat saling sindir rival. Sementara ada kandidat yang penampilannya selalu mengundang tawa.

Riauterkini-PEKANBARU-Helat debat kandidat Gubernur Riau yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau di Hotel Labersa, Siak Hulu, Kampar, Sabtu (24/8/13) penuh warna. Ada kandidat yang meyindir kandidat lain, tetapi juga ada kandidat yang selalu mengundang tawa.

Seperti Cagubri Herman Abdullah yang melontarkan sindiran pada Cagubri Achmad. Meskipun tidak secara langsung, Herman menyebutkan kondisi jalan di Rohul, di mana Achmad sebagai bupati banyak yang rusak.

“Kalau saya jadi gubernur, jalan di Rohul tertutama di desanya sangat buruk sekali, bolehkah saya memperbaikinya,” kata Herman Abdullah di salah satu hotel, Pekanbaru, Sabtu malam (24/08/13).

Menanggapi hal ini, Achmad mengatakan, masalah boleh tidaknya itu tergantung kepada Undang-undang yang berlaku. Apalagi menurutnya, berbuat baik belum tentu baik juga hasilnya.

“Itukan berkaitan dengan sistem keuangan kita, kalo sudah diperbaiki dengan sistem yang jelas dan alokasi anggaran yang jelas, apa salahnya,” ungkap Plt Ketua Demokrat Riau ini.

Selain Herman Abdullah, Suryadi Khusaini (calon wakil gubernur Riau dari nomor urut 3) juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, ada 9 sungai di Rohul yang masyarakatnya terpaksa menyeberangi sungai itu menggunakan rakit.

“Pembangunan jembatan itu, sangat berkaitan dengan bidang industri, di mana kalau sungai yang dilewati itu ada jalur industrinya, maka kita akan bangun itu. Pembangunan jembatan itu anggaranya banyak dan menggunakan skala prioritas,” ujar Achmad sekaligus menjawab pertanyaan Suryadi Khusaini.

Sementara Cagubri Achmad sepertinya belum sepenuhnya bisa berdamai dengan Wagubri Raja Mambang Mit. Saat diberi kesempatan bertanya soal kabut asap, Bupati Rohul tersebut cenderung mempersalahkan selaku Wagubri.

“Pemrov Riau dan Pak Mambang Mit sebagai wakil gubernur Riau tidak bisa mengatasinya ini,” kata Achmad dalam debat kandidat calon gubernur dan wakil gubernur Riau di salah satu hotel, Pekanbaru, Sabtu malam (24/08/13).

Menurutnya, jika gubernur dan wakil gubernur Riau bisa bersinergi mengatasi ini, maka masalah asap ini tidak akan terulang setiap tahunnya.

Tudingan Achmad tersebut memancing reaksi Mambang. Cawagubri dari Jon Erizal tersebut balik menuding bahwa Achmad 'melempar batu sembunyi tangan'.

"Kalau kabupaten mampu mengatasi kabut asap, karena berada di wilayanya, sebernanya tak perlu Pemprov turun tangan. Tetapi karena kabupaten tak mampu, sekarang justru Pemprov yang disalahkan," tudinyang.

Ditengah upaya saling sindir masing-masing kandidat, justru Cagubri Annas Maamun yang penampilannya slalu mengundang tawa hadirin. Bupati Rokan Hilir tersebut selalu ceplas-ceplos saat menjawab pertanyaan kandidat lain.

Hadirin tertawa serentak saat Annas terus bicara, meskipun moderator mengingatkan kalau waktunya habis.

"Gongnya sudah berbunyi, Pak. Waktunya habis," ujar Alvito Deanova presenter TV One yang memadu acara.

"Oh, kalau gong berbunyi. Waktu habis, ya," celetuknya yang langusung disambu tawa hadirin. ***(ary)



Berita Politik lainnya..........
- Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan

- Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi
- Majelis Tinggi Partai Demokrat Belum Putuskan Paslon Gubernur Riau
- Pemkab Meranti Tak Anggarkan Gaji Guru Madrasah
- Pilgubri 2018, Bupati Harris Siarkan Survei Tertinggi Versi LSI
- Rp500 Ribu Per Siswa, Dewan Anggarkan BOSDA dalam APBD Riau 2018
- Buntut Penolakan Ustadz Abdul Somad,
Legislator Riau Lukman Edy Laporkan Senator Asal Bali

- Komisi V DPRD Riau Usulkan Standarisasi Honor Guru Bantu SMA se-Derajat
- Legislator Pelalawan Ini Minta Pengelolaan Air Bersih Dialihkan ke Swasta
- Temuan DPRD, PDAM Pelalawan Distribusikan Air Sungai Kampar Tanpa Diolah
- PT ADEI tak Hadiri Hearing dengan DPRD Pelalawan
- Tak Quorum, DPRD Riau Gagal Gelar Sidang Paripurna
- Jagoan PDI-P di Pilgubri Akan Diumumkan Saat Rakor Nanti
- Seleksi CPNS 2018 Kembali Dibuka, Posisi Guru Paling Dibutuhkan
- Jadi Ketua BM PAN Riau, Ferdian Andika Siap Menangkan Jago PAN di Pilgubri 2018
- Bupati Yopi Apresiasi Jajaranya Raih KI Award 2017
- Pasca Disahkan DPRD,
Pemkab Bengkalis Serahkan Ranperda APBD 2018 ke Pemprov Riau

- Terkait Pembebasan Lahan Tol Pekanbaru-Dumai,
Komisi IV DPRD Riau Sarankan Pemerintah Cari Win-win Solution

- Belum Tuntaskan APBD 2018, Inhu dan Rohil Terancam Dapat Sanksi
- Golkar Riau Sepakat Usulkan Munaslub Gantikan Setya Novanto


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.82.79.109
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com