Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Sabtu, 24 Agustus 2013 21:19
Debat Kandidat Gubri,
Kandidat Saling Sindir dan Kandidat Paling Lucu


Digelar debat kandidat Gubernur Riau. Kesempatan tersebut digunakan sejumlah kandidat saling sindir rival. Sementara ada kandidat yang penampilannya selalu mengundang tawa.

Riauterkini-PEKANBARU-Helat debat kandidat Gubernur Riau yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau di Hotel Labersa, Siak Hulu, Kampar, Sabtu (24/8/13) penuh warna. Ada kandidat yang meyindir kandidat lain, tetapi juga ada kandidat yang selalu mengundang tawa.

Seperti Cagubri Herman Abdullah yang melontarkan sindiran pada Cagubri Achmad. Meskipun tidak secara langsung, Herman menyebutkan kondisi jalan di Rohul, di mana Achmad sebagai bupati banyak yang rusak.

“Kalau saya jadi gubernur, jalan di Rohul tertutama di desanya sangat buruk sekali, bolehkah saya memperbaikinya,” kata Herman Abdullah di salah satu hotel, Pekanbaru, Sabtu malam (24/08/13).

Menanggapi hal ini, Achmad mengatakan, masalah boleh tidaknya itu tergantung kepada Undang-undang yang berlaku. Apalagi menurutnya, berbuat baik belum tentu baik juga hasilnya.

“Itukan berkaitan dengan sistem keuangan kita, kalo sudah diperbaiki dengan sistem yang jelas dan alokasi anggaran yang jelas, apa salahnya,” ungkap Plt Ketua Demokrat Riau ini.

Selain Herman Abdullah, Suryadi Khusaini (calon wakil gubernur Riau dari nomor urut 3) juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, ada 9 sungai di Rohul yang masyarakatnya terpaksa menyeberangi sungai itu menggunakan rakit.

“Pembangunan jembatan itu, sangat berkaitan dengan bidang industri, di mana kalau sungai yang dilewati itu ada jalur industrinya, maka kita akan bangun itu. Pembangunan jembatan itu anggaranya banyak dan menggunakan skala prioritas,” ujar Achmad sekaligus menjawab pertanyaan Suryadi Khusaini.

Sementara Cagubri Achmad sepertinya belum sepenuhnya bisa berdamai dengan Wagubri Raja Mambang Mit. Saat diberi kesempatan bertanya soal kabut asap, Bupati Rohul tersebut cenderung mempersalahkan selaku Wagubri.

“Pemrov Riau dan Pak Mambang Mit sebagai wakil gubernur Riau tidak bisa mengatasinya ini,” kata Achmad dalam debat kandidat calon gubernur dan wakil gubernur Riau di salah satu hotel, Pekanbaru, Sabtu malam (24/08/13).

Menurutnya, jika gubernur dan wakil gubernur Riau bisa bersinergi mengatasi ini, maka masalah asap ini tidak akan terulang setiap tahunnya.

Tudingan Achmad tersebut memancing reaksi Mambang. Cawagubri dari Jon Erizal tersebut balik menuding bahwa Achmad 'melempar batu sembunyi tangan'.

"Kalau kabupaten mampu mengatasi kabut asap, karena berada di wilayanya, sebernanya tak perlu Pemprov turun tangan. Tetapi karena kabupaten tak mampu, sekarang justru Pemprov yang disalahkan," tudinyang.

Ditengah upaya saling sindir masing-masing kandidat, justru Cagubri Annas Maamun yang penampilannya slalu mengundang tawa hadirin. Bupati Rokan Hilir tersebut selalu ceplas-ceplos saat menjawab pertanyaan kandidat lain.

Hadirin tertawa serentak saat Annas terus bicara, meskipun moderator mengingatkan kalau waktunya habis.

"Gongnya sudah berbunyi, Pak. Waktunya habis," ujar Alvito Deanova presenter TV One yang memadu acara.

"Oh, kalau gong berbunyi. Waktu habis, ya," celetuknya yang langusung disambu tawa hadirin. ***(ary)



loading...

Berita Politik lainnya..........
- 213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi
- DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018
- Dikepung Seribuan Pendemo, di DPRD Riau Hanya Dua Wakil Rakyat
- Aksi di DPRD Riau, Massa BEM Se-Riau Sempat Sandera Satu Unit Mobil Tanki BBM
- Dewan Anggap Terlalu Kecil,
2018, Pemprov Riau Anggarkan Ro 50 JUta Per Desa

- Pilkada Inhil 2018, Wardan Jemput Rekomendasi DPP Demokrat ke Jakarta
- Pilgubri 2018, Ketum Golkar Dikabarkan Setujui Duet Andi-Suyatno


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.50.28
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com