Untitled Document
Kamis, 23 Zulqaidah 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 18 September 2014 18:12
Sindikat Penipuan, 12 WNA Ditangkap,
Polresta Koordinasi dengan Mabes Polri


Kamis, 18 September 2014 17:50
Peduli Kabut Asap, PMI Rohul Bagikan Masker kepada Murid SD

Kamis, 18 September 2014 17:22
PU Koran Riau Dijambret, Rp50 Juta Lesap

Kamis, 18 September 2014 17:16
Dari Bandung, Walikota Instruksikan Siaga Asap di Pekanbaru

Kamis, 18 September 2014 17:10
Berhari-hari Tak Kelar,
Warga Bengkalis Keluhkan Layanan Pengurusan SIUP dan SITU


Kamis, 18 September 2014 17:00
Polres Rohil dan PT. RUJ Gelar Sosialisasi Penanggulangan Karhutla

Kamis, 18 September 2014 16:54
SK Pelantikan Ketua DPRD Pelalawan Sudah Turun



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 17 Juli 2013 17:13
Nyaleg dari Parpol Lain,
Publik di Bengkalis Pertanyakan Tindak Lanjut PAW Dewan Aktif


Sesuai dengan peraturan, bagi anggota DPR yang maksi aktif mencalonkan dari partai lain maka harus mengundurkan diri. Masyarakat mempertanyakan bagai,mana kelanjutan prosesnya.

Riauterkini-BENGKALIS- Sejumlah kalangan di Bengkalis mempertanyakan tindak lanjut proses pemberhentian para Anggota DPRD Bengkalis yang ikut serta dalam pemilihan umum (Pemilu) 2014 mendatang atau nyaleg karena pindah partai.

Menyusul adanya surat edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, nomor 161/3294/Sj perihal pemberhentian antar waktu anggota DPRD karena menjadi anggota partai politik lain atau karena mengundurkan diri.

“Hasil pantauan kami di Sekretariat DPRD, belum tampak proses tindak lanjut ke arah itu. Padahal batas akhir mundur anggota dewan yang nyaleg dari partai lain 1 Agustus 2013 mendatang,” kata Syafril Naldi, Sekretaris Forum Komunikasi Antar Lembaga (FOKAL) Kabupaten Bengkalis kepada wartawan, Rabu (17/7/13).

Menurutnya, yang harus sudah mundur 1 Agustus tersebut, karena melihat dari pernyataan yang menjadi bukti pemenuhan persyaratan bakal calon anggota DPR/DPRD Kabupaten/DPRD Provinsi ada PNS, Direksi/Komisaris/Dewan Pengawas/Karyawan pada BUM/BUMD yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. Apabila melihat dari BB-4, BB-5 surat pernyataan pengunduran diri anggota dewan yang pindah partai, sementara BB-6 bagi anggota KPU, Bawaslu, Panwaslu sementara untuk kepala desa/perangkat desa dengan surat pernyataan BB-7.

“Nah, berdasarkan surat edaran KPU Nomor 315/KPU/V/2013 bakal calon yang sudah menyampaikan surat pernyataan, namun belum menyerahkan salinan keputusan pemberhentian dinyatakan belum memenuhi syarat atau BMS. Keterangan BMS ini tidak menghalangi bakal calon untuk ditetapkan dalam Daftar Calon Sementara (DCS), keputusan pemberhentian paling lambat diterima KPU pada 1 Agustus 2013,” katanya lagi.

“Oleh karena itu, untuk mengingatkan kami melayangkan surat ke ketua dewan tentang tindak lanjut proses pemberhentian anggota DPRD atau PAW yang mengundurkan diri bagaimana,” imbuh pria yang akrab disapa Onal ini lagi.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- SK Pelantikan Ketua DPRD Pelalawan Sudah Turun
- 4 Pimpinan DPRD Rohul Defenitif sudah Diambil Sumpah
- Pada APBD Riau 2015,
Pemprov Riau Coret Anggaran 1 Desa 1 Pompa Air

- SK sudah Diteken Gubri,
Besok, 4 Pimpinan DPRD Rohul Definitif Dilantik

- Jika UU Pemda Disahkan,
Kepala Daerah Rangkap Ketua Parpol Terancam Diberhentikan

- Tanpa Demokrat, Pimpinan Defenitif DPRD Riau Diumumkan
- Paksa Sahkan APBD 2015,
Anggota DPRD Riau Baru Merasa Haknya Dikebiri Pendahulunya



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.234.2.94
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com