Untitled Document
Selasa, 7 Sya'ban 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Senin, 25 Mei 2015 22:28
Galeri Foto Bupati Inhu Sampaikan LKPj 2014dan LKPj Akhir Masa Jabatan

Senin, 25 Mei 2015 22:21
Bupati Inhu Tinjau Siswa STPI Bandara Japura dan Terima Bantuan BRK

Senin, 25 Mei 2015 21:52
Kunjungi Kawasan P4S,
Danrem 031/WB: Kampar Cetak Insinyur Hanya Dua Pekan


Senin, 25 Mei 2015 21:45
Sembilan Bulan Tak Digaji ,
Karyawan PD Aneka Karya Datangi DPRD Kampar


Senin, 25 Mei 2015 21:40


Senin, 25 Mei 2015 21:35
Sebuah Rumah di Kampar Kiri Hilir, Kampar Habis Terbakar

Senin, 25 Mei 2015 21:26
Setahun Tak Digaji,
Ratusan Tenaga Bantuan Kesehatan Kampar Datangi Dewan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 17 Juli 2013 17:13
Nyaleg dari Parpol Lain,
Publik di Bengkalis Pertanyakan Tindak Lanjut PAW Dewan Aktif


Sesuai dengan peraturan, bagi anggota DPR yang maksi aktif mencalonkan dari partai lain maka harus mengundurkan diri. Masyarakat mempertanyakan bagai,mana kelanjutan prosesnya.

Riauterkini-BENGKALIS- Sejumlah kalangan di Bengkalis mempertanyakan tindak lanjut proses pemberhentian para Anggota DPRD Bengkalis yang ikut serta dalam pemilihan umum (Pemilu) 2014 mendatang atau nyaleg karena pindah partai.

Menyusul adanya surat edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, nomor 161/3294/Sj perihal pemberhentian antar waktu anggota DPRD karena menjadi anggota partai politik lain atau karena mengundurkan diri.

“Hasil pantauan kami di Sekretariat DPRD, belum tampak proses tindak lanjut ke arah itu. Padahal batas akhir mundur anggota dewan yang nyaleg dari partai lain 1 Agustus 2013 mendatang,” kata Syafril Naldi, Sekretaris Forum Komunikasi Antar Lembaga (FOKAL) Kabupaten Bengkalis kepada wartawan, Rabu (17/7/13).

Menurutnya, yang harus sudah mundur 1 Agustus tersebut, karena melihat dari pernyataan yang menjadi bukti pemenuhan persyaratan bakal calon anggota DPR/DPRD Kabupaten/DPRD Provinsi ada PNS, Direksi/Komisaris/Dewan Pengawas/Karyawan pada BUM/BUMD yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. Apabila melihat dari BB-4, BB-5 surat pernyataan pengunduran diri anggota dewan yang pindah partai, sementara BB-6 bagi anggota KPU, Bawaslu, Panwaslu sementara untuk kepala desa/perangkat desa dengan surat pernyataan BB-7.

“Nah, berdasarkan surat edaran KPU Nomor 315/KPU/V/2013 bakal calon yang sudah menyampaikan surat pernyataan, namun belum menyerahkan salinan keputusan pemberhentian dinyatakan belum memenuhi syarat atau BMS. Keterangan BMS ini tidak menghalangi bakal calon untuk ditetapkan dalam Daftar Calon Sementara (DCS), keputusan pemberhentian paling lambat diterima KPU pada 1 Agustus 2013,” katanya lagi.

“Oleh karena itu, untuk mengingatkan kami melayangkan surat ke ketua dewan tentang tindak lanjut proses pemberhentian anggota DPRD atau PAW yang mengundurkan diri bagaimana,” imbuh pria yang akrab disapa Onal ini lagi.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Sembilan Bulan Tak Digaji ,
Karyawan PD Aneka Karya Datangi DPRD Kampar

- Setahun Tak Digaji,
Ratusan Tenaga Bantuan Kesehatan Kampar Datangi Dewan

- 28 Mei Hingga 1 Juni 2015,
Panwas Rohul Buka Pendaftaran Anggota Panwascam

- Banyak Hal Aneh dan di Luar Koridor,
Husni Tamrin Siap Undur Diri dari Pansus Lahan DPRD Riau

- Mencalonkan Dari Partai Lain di Pilkda Kuansing,
Golkar Minta Muslim Mundur dari Anggota DPRD

- ‎Jelang Pilkada Bengkalis 2015,
Calon Independen Harus Kumpulkan 39.183 Dukungan

- Dirut Banyak Tak Hadir, Wakil Rakyat Sebut Paripurna DPRD Riau Lucu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.80.46
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com