Untitled Document
Ahad, 18 Ramadhan 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 5 Juli 2015 13:09
Kadis Melarang, Staf Disdik Inhil Nekad Pungli Rp250 Ribu untuk SK Sertifikasi

Ahad, 5 Juli 2015 11:42
Pegawai Honor Dipenda Inhil Ternyata Dibunuh Guru Honor SMPN Tembilahan

Ahad, 5 Juli 2015 11:33
Nama Indra Muchlis Adnan Lolos Seleksi Administrasi Capim KPK

Ahad, 5 Juli 2015 11:12
Rampas Ransel Kamera Wartawan RTV,
LBH Pers Kecam Arogansi Pengelola Bandara SSK II Pekanbaru


Ahad, 5 Juli 2015 08:11
Diduga Maling Sapi, Seorang Warga Tandun Ditangkap Polres Rohul

Ahad, 5 Juli 2015 08:09
Membusuk di Semak-semak, Ternyata Mahasiswi Pekanbaru Dibunuh Pacar Sendiri

Ahad, 5 Juli 2015 00:29
Kemacetan Jalan Lintas Duri-Pekanbaru Capai 7 Jam



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 17 Juli 2013 17:13
Nyaleg dari Parpol Lain,
Publik di Bengkalis Pertanyakan Tindak Lanjut PAW Dewan Aktif


Sesuai dengan peraturan, bagi anggota DPR yang maksi aktif mencalonkan dari partai lain maka harus mengundurkan diri. Masyarakat mempertanyakan bagai,mana kelanjutan prosesnya.

Riauterkini-BENGKALIS- Sejumlah kalangan di Bengkalis mempertanyakan tindak lanjut proses pemberhentian para Anggota DPRD Bengkalis yang ikut serta dalam pemilihan umum (Pemilu) 2014 mendatang atau nyaleg karena pindah partai.

Menyusul adanya surat edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, nomor 161/3294/Sj perihal pemberhentian antar waktu anggota DPRD karena menjadi anggota partai politik lain atau karena mengundurkan diri.

“Hasil pantauan kami di Sekretariat DPRD, belum tampak proses tindak lanjut ke arah itu. Padahal batas akhir mundur anggota dewan yang nyaleg dari partai lain 1 Agustus 2013 mendatang,” kata Syafril Naldi, Sekretaris Forum Komunikasi Antar Lembaga (FOKAL) Kabupaten Bengkalis kepada wartawan, Rabu (17/7/13).

Menurutnya, yang harus sudah mundur 1 Agustus tersebut, karena melihat dari pernyataan yang menjadi bukti pemenuhan persyaratan bakal calon anggota DPR/DPRD Kabupaten/DPRD Provinsi ada PNS, Direksi/Komisaris/Dewan Pengawas/Karyawan pada BUM/BUMD yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. Apabila melihat dari BB-4, BB-5 surat pernyataan pengunduran diri anggota dewan yang pindah partai, sementara BB-6 bagi anggota KPU, Bawaslu, Panwaslu sementara untuk kepala desa/perangkat desa dengan surat pernyataan BB-7.

“Nah, berdasarkan surat edaran KPU Nomor 315/KPU/V/2013 bakal calon yang sudah menyampaikan surat pernyataan, namun belum menyerahkan salinan keputusan pemberhentian dinyatakan belum memenuhi syarat atau BMS. Keterangan BMS ini tidak menghalangi bakal calon untuk ditetapkan dalam Daftar Calon Sementara (DCS), keputusan pemberhentian paling lambat diterima KPU pada 1 Agustus 2013,” katanya lagi.

“Oleh karena itu, untuk mengingatkan kami melayangkan surat ke ketua dewan tentang tindak lanjut proses pemberhentian anggota DPRD atau PAW yang mengundurkan diri bagaimana,” imbuh pria yang akrab disapa Onal ini lagi.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Dilantik SBY, Nasrul Hadi Masuk Jajaran Pengurus DPP Demokrat
- Pilkada Pelalawan 2015,
Beredar Surat Dukungan DPP PAN untuk M Harris

- Panwaslu Dumai Belum Temukan Masalah Dukungan Calon Independen
- KPU Dumai Terima DP4 Mencapai 188.679 Jiwa
- Jelang Pilkada 2015,
PKB Keluarkan SK Dukungan Untuk Empat Kabupaten/Kota

- Tetap Perjuangkan Riau di Pusat,
Intsiawati Ayus Diharapkan Takmaju di Pilkada Bengkalis

- KPU Rohul Sediakan Media Center Pilkada 2015


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.162.233.167
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com