Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Agustus 2017 11:23
PCR Expo 2017, Cara Jitu Kenalkan Jurusan Akademik ke Masyarakat

Senin, 21 Agustus 2017 11:08
Pimpin Apel Awal Pekan, Bupati Rohul Tantang Pejabat Ikut Assesment

Senin, 21 Agustus 2017 10:49
Pemko Dianggap tak Tegas, Supir Taksi Konvesional tak Jamin Bentrok Berakhir

Senin, 21 Agustus 2017 09:45
Besok, Menkominfo Buka Kongres Perdana AMSI di Jakarta

Senin, 21 Agustus 2017 09:26
Protes Angkutan Online, Seratuan Taksi Blokir Kantor Walikota Pekanbaru

Senin, 21 Agustus 2017 08:36
Gubri Temu Ramah dengan Guru dan Jajaran Dinas Pendidikan di Dumai

Senin, 21 Agustus 2017 07:33
Polresta Pekanbaru Proses Laporan Supir Taksi Kopsi Pukuli Pengemudi Go Jek dan Go Car

Senin, 21 Agustus 2017 07:23
Transportasi Online Vs Kompensioanl, Gubri Himbau Semua Pihak Ikuti Aturan

Ahad, 20 Agustus 2017 20:46
HUT Jalasenastri Armada Barat, Gubri Kunjungi Mako Lanal Dumai

Ahad, 20 Agustus 2017 20:06
Bentrok dengan Supir Taksi,
3 Korban Luka Pengemudi Gojek Dievakuasi ke RS Bhayangkara


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Ahad, 9 Juni 2013 06:32
Sejumlah Calon Peserta Pilgubri Ngopi Bersama

Meskipun bersain secara politis, namun sejumlah calon peserta Pilgubri tetap akrab. Mereka ngopi bersama.

Riauterkini-PEKANBARU-Sejumlah bakal calon Gubernur Riau (Balon Gubri) dan bakal calon Wakil Gubernur Riau (Balon Wagubri) menyempatkan diri mengopi bersama di Kedai Kopi Kimteng, Senapealan, Pekanbaru, Sabtu (8/6) pagi. Mereka terlihat akrab dan bercengkrama sambil menikmati minuman dan makanan khas kedai kopi terkenal di kota Bertuah itu.

Diantara yang ikut ngopi bareng itu adalah pasangan H. Jon Erizal dan Mambang Mit, pasangan Tengku Mukhtaruddin dan Syamsurizal, serta bakal Cawagubri Masrul Kasmy. Sedangkan bakal Cawagubri Suryadi Khusaini sudah sampai di tempat, namun mendadak berangkat karena dipanggil DPP PDI Perjuangan. ‘’Ini pertama kali terjadi,’’ kata Mambang Mit, yang kini masih Wakil Gubernur Riau.

Kegiatan ngopi bareng ini terjadi secara spontan. Berawal dari penyerahan Bakal Cagubri dan Cawagubri oleh KPU Riau kepada tim pemeriksaan kesehatan Bakal Cagubri dan Cawagubri dari IDI Riau di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru. Penyerahan dilakukan oleh Ketua KPU Riau Tengku Edy Sabli kepada Ketua IDI Riau dr Nuzelly Husnedi. Usai penyerahan, tiga pasangan Bakal Cagubri dan Cawagubri yakni Herman Abdullah-Agus Widayat, Annas Maamun-Arsyajuliandi Rachman dan Indra Muchlis Adnan-Azis Zainal langsung menjalani pemeriksaan.

Sedangkan pasangan lain menunggu giliran hari Senin dan Selasa (10-11/6) mendatang. Entah siapa yang mulai mengajak, tiba-tiba tercetus untuk ngopi bareng dan sarapan bersama di Kimteng, Senapelan. Ajakan itu spontan disambut oleh pasangan bakal calon yang tidak menjalani pemeriksaan. Hanya bakal Cagubri Lukman Edy yang tak ikut karena mau mengajar. Sementara bakal Cagubri Achmad memang tidak datang pada acara tersebut.

Menurut Jon Erizal, kebersamaan seperti ini harus dijalin terus menerus sehingga tercipta suasana aman, nyaman dan harmonis menjelang Pilgubri, 4 September 2013. ‘’Ini pertemuan awal yang sangat bagus. Mudah-mudahan sampai selesai pesta demokrasi nanti, suasana begini tetap terjaga,’’ ujar Bakal Cagubri kelahiran Bengkalis itu.

Suasana persaudaraan sudah terlihat sejak menunggu acara penyerahan dimulai. Masing-masing bakal calon saling bersalaman dan berciuman pipi kiri dan kanan. Beberapa orang bercengkrama sambil berdiri seperti dilakukan Jon Erizal, Indra Adnan dan Suryadi. Begitu pula Jon Erizal dengan Andi Rachman. Di sisi lain, Herman Abdllah dan Mambang Mit serta Ags Widayat terlibat pembicaraan hangat. Menjelang bubar, Mambang Mit, Jon Erizal dan Herman Abdullah pun terlihat akrab. ***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ORG RIAU
WOOOIIIII......... RTC PERHATIKAN KOMENT INI KOK MASIH BISA DI MUNCULKAN ...................................// kawan john sumbing Hai jhon sumbing, tahu tak dikau ape maknenye putra daerah tu? Ade tak batasannye. Ape kalau die orang riau lahir

PUTRA %@!* PEKANBARU BERSATU
UNTUK JE KALAU MENANG NANTI DIRIKAN RUMAH GADANG DI JLN SUDIRMAN YG MEGAH.GANTI SELURUH ATAP KANTOR GUBERNUR DENGAN ATAP BERLAMBANGKAN TANDUK KERBAU.SELURUH PEJABAT DAN SEKOLAH DITERAPKAN BAHASA %@!*.BUBUR BAHASA %@!*.KAMI SELURUH ORANG PERANTAU

Melino
Inilah, cara yg bagus. Yg namonyo calon pemimpin tu hrs tunjukkan persaudaraan yg tinggi. Boleh ditengok rakyat dan sbg contoh teladan. cubolah kito contoh rasulullh han manjadi pemimpin " SURI TULADAN KAIN - CUPAK TULADAN GANTANG "

onge
orang mau jadi gubernur tenang2 aja, koq kalian yang berantam...dasar %@!* !!!!!!

ari
hari gini masih bicara soal putra daerah atau bukan, liat tu di jawa, jakarta yang jadi gubernur baru sekali putra daerah, dan jadi maju, di banyak tempat di berbagai kota atau kabupaten yang jadi bupati atau walikota bukan putra daerah, yang penting

ari
hari gini masih bicara soal putra daerah atau bukan, liat tu di jawa, jakarta yang jadi gubernur baru sekali putra daerah, dan jadi maju, di banyak tempat di berbagai kota atau kabupaten yang jadi bupati atau walikota bukan putra daerah, yang penting

orang %@!*
Jangan emosi, kalau emosi tandanya niatnya tak baik, disebut bukan putera daerah, simpati Jon mencak-mencak, apalagi jika dia calon gubri. Wajar kami khawatir, nanti semua pejabat orang sumbar, tanpa seleksi semua orang kampung, anak, kemenakan dibaw

PNS Pemko
bangga la ikuang.

PNS Kuansing
walaupun H.Sukarmis tidak jadi Gubernur, kami tetap bangga.

Pendekar %@!*
Tukenbur kuk gak diajak ngopi?

simpatisan JE
Pak JE tak perlu repot2, tak perlu terpancing, biar saja org2 yg megklaim sbg putra daerah ini slg menjegal, slg berkecamuk, awal pak MM dgn pak Achmad, selajutnya dan skrg sdg dlm berlangsung, yaitu : pak HAa, pak IMA dan pak TM. Nanti stlh pengumum

simpatisan JE
Pak JE tak perlu repot2, tak perlu terpancing, biar saja org2 yg megklaim sbg putra daerah ini slg menjegal, slg berkecamuk, awal pak MM dgn pak Achmad, selajutnya dan skrg sdg dlm berlangsung, yaitu : pak HAa, pak IMA dan pak TM. Nanti stlh pengumum

kawan john sumbing
Hai jhon sumbing, tahu tak dikau ape maknenye putra daerah tu? Ade tak batasannye. Ape kalau die orang riau lahirnye tak dari lobang kencing do? Tuhan saje tak membedakan manusie apalagi kite sesame manusie. Dah merase hebat sangat kau ye, sampai na

demokrat kuansing
hahahaha..ngopi di kedai hailam tandanya lelaki, sorrry pak ahmad lagi ke salon and spa.

pendukung JE
Hidup marwah riau!

intel
Yg perlu di jaga adalah hasil pemeriksaan jiwa achmad krn dirut rsud arifin achmad adalah adik dari istri achmad ato ipar. Bisa terjadi KKN dsini.

Jhon sumbing
Apapun alasannya PUTRA DAERAH adalah harga mati, hanya putra daerah yg komit bangun daerah nya sendiri dan bukan org daerah lain, ingat kata pepatah hanya kita yg bisa merubah diri kita dan jangan berharap dgn orang lain, karena orang lain itu hanyal

marwah riau
mau orang luar ataupun orang dalam yg penting bisa membangun infrastruktur di riau, jalan propvinsi antar kabupaten bagus dan mulus tdk seperti skrg ini jelek dan berlumpur. dua orang pemimpin putra daerah sdh terbukti jadi koruptor, apalagi di bawah

kyai jumaidin
Inilah caloncalon ala preman, duduk dikedai kopi, nongkrong mengatur siasat, nanti jd gubri PNS disidak dikedai kopi, sementara pemimpin duduk dikedai kopi, kalau ada waktu luang apa salahnya dibawa berzikir dan menjadi,

amaik
Siap menang !!!!!!!!!!

Tim BIMA
Suryadi Kusaini membesar besarkan masalah PPRN yang dukung BIMA tidak sah, itu bohong besar, PPRN Amelia Yani sah dan terdaftar di Kemenkumham, KPU jangan mau di intervensi, kaji akan bawa ke MK jika kami tidak lolos versi KPU Riau satu hari setelah

Tim BIMA
Suryadi Kusaini membesar besarkan masalah PPRN yang dukung BIMA tidak sah, itu bohong besar, PPRN Amelia Yani sah dan terdaftar di Kemenkumham, KPU jangan mau di intervensi, kaji akan bawa ke MK jika kami tidak lolos versi KPU Riau satu hari setelah

Tim BIMA
Suryadi Kusaini membesar besarkan masalah PPRN yang dukung BIMA tidak sah, itu bohong besar, PPRN Amelia Yani sah dan terdaftar di Kemenkumham, KPU jangan mau di intervensi, kaji akan bawa ke MK jika kami tidak lolos versi KPU Riau satu hari setelah

Tim BIMA
Suryadi Kusaini membesar besarkan masalah PPRN yang dukung BIMA tidak sah, itu bohong besar, PPRN Amelia Yani sah dan terdaftar di Kemenkumham, KPU jangan mau di intervensi, kaji akan bawa ke MK jika kami tidak lolos versi KPU Riau satu hari setelah

Anak Riau
yang penting lai indak pasangan yang ado urang luarnyo, yang mancari untung di riau ko, dan juga indak dari partai sapi dan partai yang mencalonkan preman.

boni labuai
Lukman edy. Utk riau yg sejahtera..msh smpt utk mengajar di bbrp perguruan tinggi di riau ini..selalu rendah hati dan mau berbagi ilmu tokoh nasional ini..semoga sukses LE dlm pilgubri..amiiinn

PNS KAB ROHUL
bagi kami achmad segalanya, maaf untuk semuanya

kab. rohul
Sangat terlihat jelas sudah sipat dari pada pak ACHmad, smoga masyarakat RIAU udah ............

Orang rohul.
Itulah besarnya hati JE semoga menang.


loading...

Berita Politik lainnya..........
- Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Kembalikan Mobil Dinas
- Pansus RTRW DPRD Riau Eskpos Hasil Kerjas,
Pastikan Usulan Pemutihan Kawasan Hanya untuk Masyarakat

- Lusa, Anggota DPRD Riau Reses ke Dapilnya
- Dewan Targetkan APBD Riau 2018 Sebesar Rp8,7 Triliun
- Jelang Pilgubri,
PAN Riau Sebut Semua Balon Gubri Punya Peluang yang Sama

- Wanhat DPD Golkar Inhil Serahkan Berkas Pencalonan Wardan ke Partai Gerindra
- Ketua DPRD Dumai Tampung Aspirasi Masyarakat Bintan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.146.59.207
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com