Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 4 Desember 2016 16:21
Wabup Inhil Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Seberang Sanglar, Reteh

Ahad, 4 Desember 2016 16:02
Warga Duri Masih Suka Gunakan Badan Jalan untuk Kenduri

Ahad, 4 Desember 2016 16:00
Masuk Kawasan Suaka Margasatwa BRBB,
Tokoh Warga Desa Petai, Kuansing Kembalikan Lahan ke Negara


Ahad, 4 Desember 2016 15:19
Diduga Edar Sabu Puluhan Juta,
Pasutri Warga Jangkang, Bengkalis Diringkus Polisi


Ahad, 4 Desember 2016 13:30
Beredar Luas di Duri, Selebaran Pembebasan Utang Rakyat

Ahad, 4 Desember 2016 10:13
Pertama di Dua Provinsi,
BRK Digandeng Pemko Batam Layani Pajak Online Hotel dan Restoran


Ahad, 4 Desember 2016 07:04
Dibanderol Rp16,4 Juta,
Capella Honda Riau Luncurkan Honda Beat Street di Pekanbaru


Sabtu, 3 Desember 2016 20:54
Kapolres Kampar Tinjau Bendungan PLTA

Sabtu, 3 Desember 2016 20:48
Plt. Sekda Buka Rakerda MUI Bengkalis

Sabtu, 3 Desember 2016 20:34
Pria di Desa Ngaso, Rohul Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 22 Mei 2013 16:47
Pengangkatan Sekdaprov Riau,
Komisi II DPR RI Desak Pemerintah Terbitkan Kepres


Lambatnya penetapan sekdaprov Riau mendapat sorotan dari banyak pihak. Komisi II meminta pemerintah segera keluarkan Kepres.

Riauterkini-JAKARTA- Melihat lambatnya dan berlarut-larutnya proses pengangkatan Sekda Provinsi Riau, membuat Komisi II DPR RI mendesak pemerintah menerbitkan Keputusan Presiden (Kepres) untuk menetapkan Sekda defenitif. Karena semakin lama akan berpenguruh terhadap pelayanan publik, khususnya fungsi anggaran.

Hal ini diungkapkan Anggota Komisi II DPR RI kepada riauterkini.com, Rabu (22/5/13) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Katanya, pemerintah harus segera menetapkan Sekda depenitif Riau dengan menerbitkan Kepres dan menetapkannya.

"Pemerintah harus segera menetapkan Sekda defenitif Provinsi Riau, karena semakin lama dan tertunda-tunda akan berpengaruh pada pelayanan publik terutama fungsi anggaran," kata politisi Partai Golkar ini.

Agun Ginarjar mengatakan, perlu kebijakan yang sangat khusus. Hal ini disebabkan, tambah Agun, disebabkan gubernur Riau mengalami kasus hukum sehingga perlu percepatan penetapan Sekda defenitif.

"Melihat pimpinan daerah Riau ini mengalami kasus hukum, maka perlu ada percepatan dan bukan membuatnya mengambang. Sebab pengangkatan Plt akan menabah persoalan dan problem baru nantinya," ungkap Agun.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Tempe
ASbun aja ni orang .....

Tempe
ASbun aja ni orang .....

pns prov
rusli zainal bisa mengangkat Plt sekda tapi ini tdk dilakukan beliau ada apa sebenarnya ini nyatanya di kota pekanbaru sdh dua kali Plt seko dan di prov jawa tengah juga Plt sekda kayaknya rz ada kepentingan bukan memikirkan riau ini lagi

TOKOH
YANG DIUSULKAN TIGA NAMA JD SEKDA DEFINITIF OLEH GUBERNUR RIAU RUSLI ZAINAL PERAMPOK SEMUA SDH TERBACA OLEH MENDAGRI JADI JANGAN BANYAK BERHARAP LAH KALAU SDH GUBERNUR YG BARU NANTINYA LANGSUNG KELUAR SEKDA DEFINITIF COBA DI ANALISA OMONGAN MENPORA R

pengamat riau
tak akan dikeluarkan mendagri sk sekda definitif karena masa jabatan gubernur rusli zainal hanya tinggal beberapa bulan lagi dan selanjutnya rusli zainal sekuat tenaga dan segala upaya agar zaini ismail menjadi sekda yg definitif dengan pertimbangan


Berita Politik lainnya..........
- Pilkades Serentak 2016,
Berikut Kandidat Kades Terpilih Periode 2016-2022 di Kabupaten Rohul

- Buku Pedoman Belum Siap, Rapat Paripura Pengesahan RAPBD Riau 2017 Ditunda Lagi
- Dipantau Pejabat, Warga 70 Desa di Rohul Pilih Kepala Desa
- Anggota DPRD Pelalawan Minta Polisi Usut Speedboat Tenggelam di Teluk Meranti
- RKA Lamban Diserahkan,
Rapat Paripurna Pengesahan RAPBD Riau 2017 Terpaksa Diundur

- Setelah Membolehkan, Mendagri Larang PNS Ikut Aksi 212
- Dewan Kembali Perjuangkan Rp141 Miliar Anggaran RSLH di RAPBD Riau 2017


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.209.240
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com