Untitled Document
Senin, 25 Zulhijjah 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Senin, 20 Oktober 2014 10:42
Tinggi Peminat Lomba Burung Berkicau se-Sumatera di Rohul

Senin, 20 Oktober 2014 10:39
Porprov Riau di Inhu, Petinju Wanita Asal Mandau Raih Perunggu

Senin, 20 Oktober 2014 10:11
Trail 14 Peserta Jelajah Rimba Rohul II Masih Terjebak di Hutan

Senin, 20 Oktober 2014 10:08
Suap SKK Migas dan ESDM, KPK Bidik Kolega Bhatoegana

Ahad, 19 Oktober 2014 20:37
Klub-klub Malam di Pekanbaru Jual Miras Tanpa Segel Bea Cukai

Ahad, 19 Oktober 2014 20:27
Jelajah Rimba Rohul II,
Belasan Peserta Hingga Kini Belum Keluar dari Hutan


Ahad, 19 Oktober 2014 19:59
Desak Pembebasan 6 Warga Rohul,
Aktivis HMI Demo di Tepi Jalan Soeta Pekanbaru




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 14 Mei 2013 17:50
BK Laporkan Kronologis Manipulasi Plat Mobnas ke Ketua DPRD Dumai

Mobil dinas anggota DPRD Dumai diamankan polisi di Bengkalis karena menggunakan nomor polisi palsu. Masalah tersebut telah dilaporkan BK ke pimpinan dewan.

Riauterkini-DUMAI - Manipulasi plat nomor polisi mobil dinas (Mobnas) oknum anggota DPRD Kota Dumai terus bergulir. Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Dumai bahkan sudah melaporkan kronologis manipulasi plat nomor polisi oknum anggota dewan Dumai tersebut.

"Setelah selesai rapat Senin sore kemarin, kronologis manipulasi pemalsuan pelat nomor polisi kendaraan operasional oknum dewan yang tertangkap di Bengkalis sudah kami laporkan ke pimpinan DPRD Kota Dumai," jelas Ketua BK DPRD Kota Dumai, Amris, Selasa (14/5/13 ).

Untuk diingat satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam terjaring dalam Operasi Simpatik Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis Rabu (8/5) di Bengkalis.

Sesuai aslinya mobil Avanza warna hitam tersebut adalah BM 1555 R dan pelat merah, namun ketika tertangkap ternyata telah dimanipulasi menjadi BM 1078 RE plat hitam. Saat tertangkap mobil tersebut sedang dibawa orang lain, kabarnya bernama Selamat oknum ketua DPC Partai Demokrat.

"Ya benar, Avanza BM 1555 R sehari-hari adalah mobil operasional anggota DPRD Dumai pak Prapto Sucahyo dibawa Selamat seorang kader Partai Demokrat ke Bengkalis kemudian tertangkap Polantas Bengkalis," jelas Kabag Humas DPRD Kota Dumai, Khairil Adly.

Kata Adly, pergantian plat nomor dilakukan guna menghindari pengisian BBM non subsidi. Sebab sesuai ketentuan baru, kata Adly, mibil plat merah harus menggunakan BBM non subsidi. "Kabarnya plat diganti saat mobil dicuci, dan tindakan itu dilakukan agar mobil bisa diisi dengan BBM subsidi," jelasnya.

Dan Informasi tersebut membuat sejumlah kalangan protes. Bahkan ketua DPRD Kota Dumai Zainal Efendi sangat menyayangkan kejadian tersebut. Perbuatan manipulasi plat mobil dinas dari plat merah menjadi plat hitam merupakan pelanggaran terhadap UU lalu lintas No.22/1999.

Dalam pasal 68 UU No 22/1999 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan disebutkan, kendaraan bermotor wajib memakai tanda nomor kendaraan bermotor yang memenuhi syarat bentuk, ukuran, bahan, warna dan cara pemasangan. Bagi pelaku pelanggar akan dikenakan pasal 280 UU yang sama, yakni denda paling banyak Rp 500.000 atau kurungan 2 bulan.

“Tindakan manipulasi dari plat merah ke plat hitam tidak diizinkan. Saya juga menggunakan plat merah tak pernah saya ganti. Yang jelas tindakan tersebut sangat disayangkan,”sesal Ketua DPRD Kota Dumai Zainal Efendi.

Ketua DPRD Dumai Zainal Efendi juga mengaku terkejut ketika berita tertangkapnya Mobnas anggota DPRD Kota Dumai di Bengkalis. Apalagi ketika diketahui Mobnas tersebut pelat nomor polisinya dimanipulasi menjadi plat hitam. “Saya malu, sebagai anggota dewan seharusnya jadi contoh yang baik,”ungkapnya.

Sementara Ketua LSM Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) kota Dumai, Muhammad Hasbi minta pihak penegak Hukum seperti Kepolisian dan kejaksaan melakukan pemeriksaan serta meninjak lanjuti persoalan ini. Selain itu, dia minta persoalan Mobnas yang dimanipulasi oleh oknum DPRD Dumai ini dibawa keranah hukum.

”Salaku Wakil rakyat seharusnya memberi contoh yang baik kepada masyarakat, dan jangan berbuat seenaknya. Jika persoalan ini tidak diusut dan BK tidak bekerja dengan baik dalam mengusut persoalan ini, kami dari LSM YLBH yang akan mengusustnya. Kami siap mencari dan mengumpulkan data-data terkait penyalahgunaan Mobnas tersebut,”tegas Hasbi.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
partogi
Opo iki masssss.....kalo menyalahkan orang lain di koran ngak tanggung tanggung koyo kowe yg paling bersih....Eee ternyata maling teriak maling ....opo kurang uang untuk beli SS,,,,,buat malu partai aja kowe mas....untunglah ketua partainya mas mu ..

partogi
Opo iki masssss.....kalo menyalahkan orang lain di koran ngak tanggung tanggung koyo kowe yg paling bersih....Eee ternyata maling teriak maling ....opo kurang uang untuk beli SS,,,,,buat malu partai aja kowe mas....untunglah ketua partainya mas mu ..

partogi
Opo iki masssss.....kalo menyalahkan orang lain di koran ngak tanggung tanggung koyo kowe yg paling bersih....Eee ternyata maling teriak maling ....opo kurang uang untuk beli SS,,,,,buat malu partai aja kowe mas....untunglah ketua partainya mas mu ..

pencari bancet
weleh...weleh.....opo mobile mbah e piye..!!!!????? bisa donk pinjam mobilnya,mau buru %@!*


Berita Politik lainnya..........
- Tiga Calon Menteri dari Riau?
Indra Mukhlis: Kalau Ternyata Dipilih Secara Kompetensi Saya Siap

- Harapkan Perhatian Pusat,
Plt Gubri Pasrah Jika Riau tak Dapat Jatah Menteri

- Golkar Pelalawan Rayakan HUT ke-50 di Langgam
- PDI-P tak Rebut Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD Dumai
- Golkar Diharapkan Bijak Memilih Calon Wagubri
- Pembentukan Forum MD2, Jangan Sampai Jadi Wadah Asal-asalan
- Sehari Pasca Dibentuk,
Komisi C DPRD Riau Langsung “Tancap Gas”



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.171.163
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com