Untitled Document
Selasa, 12 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 3 Maret 2015 15:43
Sebelas Pelajar Kampar Juara Darmasiswa Chevron Riau

Selasa, 3 Maret 2015 15:06
‎Plt Gubri Sebut Riau Sudah Jadi Player di ASEAN

Selasa, 3 Maret 2015 14:59
Perampok Gagal Bongkar ATM BRI dan BCA di Dua Lokasi Pekanbaru

Selasa, 3 Maret 2015 14:39
Menteri LHK Apresiasi Koorporasi di Riau Aktif Cegah Karhutla

Selasa, 3 Maret 2015 14:08
Maret Ini, Pemko Pekanbaru Gelar Akik Expo 2015

Selasa, 3 Maret 2015 14:00
Pasca Kecelakaan Maut, Disdikpora Rohul Segera Surati Pimpinan PT PISP II

Selasa, 3 Maret 2015 13:53
Pasca Kecelakaan Maut, Wartawan Dilarang Masuk Areal PT PISP II Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 8 Mei 2013 21:04
Konflik SP-Bun dan SPPP Rohul,
Bongkar Muat di PTPN V Sei Rokan Distatus quokan


Aktifitas bongkat muat di PKS PTPN V Sei Rokan Pagarantapah sementra di hentikan selama satu minggu. Hal ini dilakukan untuk menghindari melebarnya konflik Konflik SP-Bun dan SPPP Rohul.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Mencegah konflik tidak melebar antara anggota SP-Bun dengan FSPPP karena rebutan lahan bongkar muat di PKS PTPN V Sei Rokan Kecamatan Pagarantapah, Komisi III DPRD Rokan Hulu status quo-kan aktifitas bongkar muat selama sepekan.

Penegasan tersebut dibacakan Ketua Komisi II DPRD Rohul, Murkhas, sesuai permintaah kedua belah pihak saat dengar pendapat antara pengurus Serikat Pekerja Perkebunan (SP-Bun), Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (FSPPP), dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Rohul di aula kantornya, Rabu (8/5/13).

Pada hearing tadi, SPPP Rohul menilai SP-Bun sudah salahi aturan. Bongkar muat buah kelapa sawit masyarakat seharusnya ditangani SPPP, tapi selama ini dikelola SP-Bun PTPN V Sei Rokan.

"Seharusnya, tentang hak dan lingkup, seperti bongkar muat sesuai ruang lingkupnya adalah wewenang kita (SPPP.red), tapi selama ini diambil alih SP-Bun," kata Ketua FSPPP Rohul, Sarial Antoni, didampingi wakilnya, Suparman.

Menurutnya, konflik terakhir terjadi sepekan lalu. Syahrial berharap dewan mengkaji pekerja disana, sebab sebagian besar pekerja bukan putra tempatan. Ia mengaku setuju jika aktifitas bongkar muat di status quo-kan selama sepekan.

Agar PKS PTPN V Sei Rokan tetap kondusif, Komisi III DPRD Rohul intruksikan Camat dan Kepala Desa Pagarantapah mengawasi aktifitas bongkar muat di perusahaan tersebut. Sementara waktu, seluruh besaran bongkar muat untuk pekerja tidak ada potongan.

Tanggapi hal itu, Ketua SP-Bun, Alman, mengaku punya catatan kuat dari Disnaker tertanggal 6 April 2005 silam untuk bongkar muatnya. Anggota direkrut adalah warga tempatan meliputi warga Desa Pagarantappah dan Ngaso yang jumlahnya sekitar 189 orang dibagi dalam 8 shift. "Yang jelas itu masyarakat tempatan bukan karyawan, dan kami resmi," kata Alman.

Sementara, Kepala Disosnakertrans Rohul, Tengku Rafli Armien, tetap mengikuti dan menunggu hasil hearing antara pengurus pekerja dengan DPRD Rohul, sebab pihaknya tidak bisa intervensi keputusan bersama.

"Sementara aktifitas bongkar muat distatus quo-kan. Kita tetap ikuti hasil hearing, dan rencananya Rabu pekan depan (15/3/13), hearing akan dilanjutkan," jelas Tengku Rafli.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Dewan Sebut Krisis Moral Picu Maraknya Tindak Amoral di Inhu
- ‎Pilkada Bengkalis 2015, Gardu Prabowo Dukung Herliyan Saleh
- Tak Berjalan Semestinya, Dewan Segera Evaluasi Badan Penghubung Jakarta
- Wakil Rakyat Kritisi Amburadulnya Pelantikan Pejabat Pemprov Riau
- Komisi E DPRD Riau Kunjungi Korban Luka Bakar di RSUD AA
- PDI Perjuangan Gelar Konfercab se Riau
- Bahas Perizinan, Dewan Gelar Pertemuan Tertutup dengan PT SAL Inhil


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.223.242
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com