Untitled Document
Kamis, 25 Safar 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 18 Desember 2014 19:16
Promo Akhir Tahun,
Nginap 3 Malam di Grand Central, Pekanbaru Hanya Bayar 2 Malam


Kamis, 18 Desember 2014 18:53
Kapal MV. Malaysia Ekspress 1 Nyaris Tenggelam di Perairan Rupat

Kamis, 18 Desember 2014 18:47
Telusuri Harta Gubri Nonaktif Annas, KPK Belum Terapkan TPPU

Kamis, 18 Desember 2014 17:39
Tanggapi 7 Fraksi,
Pemkab Bengkalis Nyatakan Komitmen Pembangunan Menyentuh Masyarakat


Kamis, 18 Desember 2014 17:36
Peduli HIV/Aids,
Puluhan Pelajar MAN Bentangkan Kain Putih di Rumah Bupati Meranti


Kamis, 18 Desember 2014 17:32
Dibuka Camat,
LKPRH Taja Dialog Wawasan Nusantara di Sinaboi Rohil


Kamis, 18 Desember 2014 17:27
Jelang Tahun Baru, Satpol PP Pekanbaru Gelar Operasi Cipta Wibawa



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 23 April 2013 17:07
Bacaleg DPRD Riau Tergusur,
Kader Golkar Inhu Kecewa Kepemimpinan Anas Makmun


Tercampaknya lima Bacaleg usulan DPD Golkar Inhu untuk DPRD Riau terus direspon negatif. Para kader partai tersebut kecewa kemimpinan Annas Maamun.

Riauterkini -RENGAT-Tergusurnya 5 kader terbaik partai Golkar sebagai Bacaleg yang diusung DPD II Golkar Indragiri Hulu (Inhu) untuk DPRD Propinsi Riau Dapil Inhu-Kuansing. Membuat kader Golkar Inhu lainya merasa kecewa atas kepemimpinan Anas Makmun.

Kekecewaan kader Golkar Inhu ini disampaikan anggota fraksi Golkar DPRD Inhu Syamsudin saat dikonfirmasi riauterkinicom Selasa (23/4/13) di gedung DPRD Inhu Pematang Reba. " Sebagai kader Golkar jelas saya sangat kecewa sebab dari Pileg yang digelar berungkali, baru kali ini tidak satupun Bacaleg Inhu untuk DPRD Riau yang terakomodir. Padahal di Inhu suara Golkar sangat signifikan sebagai partai pemenang Pemilu," ujarnya.

Tentunya dibawah kepemimpinan Anas Makmun bukan hanya rasa kecewa yang dirasakan kader Golkar Inhu, tapi rasa kurang adil juga dirasakan sebab porsi dan penempatan Bacaleg Dapil Inhu-Kuansing lebih mengutamakan Kuansing daripada Inhu. " Dengan tidak terakomodirnya 5 Bacaleg Inhu untuk Propinsi jelas ini tidak adil, sebab keterwakilan Inhu di Propinsi jadi tidak ada. Padahal ke-5 Bacaleg yang di ajukan Golkar Inhu merupakan kader terbaik yang telah melalui seleksi ketat dan teruji kapabilitas maupun kualitasnya," ungkapnya.

Ditambahkan Syamsudin, saat ini dirinya dan kader Golkar Inhu lainya masih menunggu instruksi ketua DPD II Golkar Inhu Yopi Arianto terkait langkah langkah maupun tindakan yang akan diambil terkait tergusurnya Bacaleg Inhu untuk DPRD Propinsi Riau. " Kita masih menunggu intruksi ketua DPD Golkar Inhu terkait tidak terakomodirnya kelima Bacaleg Inhu untuk Propinsi Riau, apapun instruksi ketua DPD Golkar Inhu baik untuk Pileg maupun Pilgubri kami sebagai kader Golkar Inhu siap melaksanakan," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, kekecewaan terhadap tidak terakomodirnya 5 Bacaleg Inhu untuk DPRD Propinsi Riau juga disampaikan Ketua DPD II Golkar Inhu Yopi Arianto. "Kalau tidak ada orang Inhu di dapil Inhu-Kuansing untuk DPRD Riau dari Golkar, silahkan pilih partai lain," tegasnya. Penegasan Yopi Arianto ini disampaikan dihadapan wartawan usai mendaftarkan bacaleg Partai Golkar di KPU Inhu, Senin (22/4/13)

Hal ini disebabkan dari lima orang bacaleg yang direkomendasikan DPD II Partai Golkar Inhu untuk dapil Inhu-Kuansing, tidak satupun yang didaftarkan DPD I Partai Golkar Riau ke KPU Riau. Alhasil, dari 8 kursi DPRD Riau dari dapil Inhu-Kuansing yang didaftarkan Partai Golkar, seluruhnya di isi orang dari Kuansing. "Silahkan tanya langsung ke DPD I Partai Golkar Riau terkait alasannya," ujarnya saat itu.

Kelima nama yang direkomendasikan DPD II Partai Golkar Inhu untuk Bacaleg DPRD Riau dari dapil Inhu-Kuansing diantaranya Sunardi Ibrahim, Husni Helmi, Adek Candra, Asmara HK dan Panca Setyo Prihatin. Sementara yang didaftarkan DPD I Partai Golkar Riau Ruspan Aman, Supriati, Indra Putra, Yulisman, Sidik Purnomo, Ida Rifda, Sutrisno dan Yelmi. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
tim pemantau golkar riau
eddy rm kalau dikoran suka bilang orang korupsi.. nyatanya di golkar dia terima duit jika nak masuk dcs.. anas dikelilingi para penjilat..

HIM BAUAN
BIAR ADIL CARI PARTAI ALTERNATIV YG BELUM ADA KEPENTINGAN DENGAN CALEG MENYALEG DAN CARI ORG INHU YG ADA CALEGNYA, NASDEM DENGAR2NYA ADA CALEGNYA MANTAN SEKDA INHU DAN ADA LAGI DARI AKTIVIS LSM YG MEMANG ORG INHU, NASDEM LAYAK SBG PARTAI YG BELUM BER

kader Golkar
kami seluruh pengurus GOLKAR mulai dari dusun desa kecamatan dan kabupaten se INHU akan mengajak masyarakat dan SImpatisan GOLKAR pada pemilu yg akan datang memilih PPP, karena PPP lah mengusung masyarakat INHU utk kepentingan INHU di Propinsi Riau,

GOLKAR
pada pemilu yg akan datang, kami masyarakat dan simpatisan golkar tidak akan memilih golkar, kami akan beralih ke PPP 95 % simpatisan golkar inhu beralih ke PPP termasuk kami para pengurs ranting,Pengurus kecamatan dan pengurus Daerah TK II , selama

PENDUKUNG ANAS
SADARLAH ORG2 GOLKAR INHU, TAK PERLU KALIAN BANGGA SELAMA INI INHU SBG LUMBUNG SUARA GOLKAR, SAATNYA KALIAN TOBAT, APA SIH YG DIDAPAT RAKYAT INHU DG KEMENANGAN GOLKAR DI INHU SELAMA INI? MALAH KORUPSI YG KIAN SUBUR. KESALAHAN BESAR YOPI MULAI MELANTI

Azwar
Hahahahahahaha itulah politik balas dendam,kalau belum siap yajangan coba2 melawan,kalau kader PG INHU berani ya lawan saja ! ITU TANDANYA YOPI TIDAK DIPERHITUNGKAN OLEH ENKONG ANNAS ,JADI JANGAN SOK2 lah wkwkwk.

Kawan Anas
Dah sangat wajar kami tak akomodir Bacaleg inhu, pecume juge dicalonkan sebab mantan Napi. Siape yg ndak milih koruptor. Daripade tak dapat suare dan pemilih lari menengok caleg tak bekualitas. Bagus dicoret selesai urusan.

Kawan Anas
Dah sangat wajar kami tak akomodir Bacaleg inhu, pecume juge dicalonkan sebab mantan Napi. Siape yg ndak milih koruptor. Daripade tak dapat suare dan pemilih lari menengok caleg tak bekualitas. Bagus dicoret selesai urusan.

Kawan Anas
Dah sangat wajar kami tak akomodir Bacaleg inhu, pecume juge dicalonkan sebab mantan Napi. Siape yg ndak milih koruptor. Daripade tak dapat suare dan pemilih lari menengok caleg tak bekualitas. Bagus dicoret selesai urusan.

herman center
Musdalub kan lagi dan pak herman siap memegang amanah itu, pilih kami di pilgubri nanti yg pasti akan menang...

akong pujut
wa punya latok. manyak manyak cantek la

RAHIM ATAN DANGDUT
sangat jelas sekali,anas maamun tua gelo ini nafsu rokanisasinya begitu besar,masa anggota dprd yang cuma tingkat kabupaten dirohil diusulkan jadi balon gubri,ibaratnya mau dilompatkan dari tangga 1 langsung ketangga 5.nah sekarang...dia mena

RAHIM ATAN DANGDUT
sangat jelas sekali,anas maamun tua gelo ini nafsu rokanisasinya begitu besar,masa anggota dprd yang cuma tingkat kabupaten dirohil diusulkan jadi balon gubri,ibaratnya mau dilompatkan dari tangga 1 langsung ketangga 5.nah sekarang...dia mena

RAHIM ATAN DANGDUT
sangat jelas sekali,anas maamun tua gelo ini nafsu rokanisasinya begitu besar,masa anggota dprd yang cuma tingkat kabupaten dirohil diusulkan jadi balon gubri,ibaratnya mau dilompatkan dari tangga 1 langsung ketangga 5.nah sekarang...dia mena

pemilih
tanda-tanda kehancuran golkar... Bsk pilgubri kalah juga! Atuk anas_atuk anas..


Berita Politik lainnya..........
- DPRD Inhu Priode Baru Gelar Reses Perdana
- Pemrov Riau Akhirnya Serahkan Draf Verifikasi APBD 2015 ke DPRD
- Jelang Musda KNPI Bengkalis,
Sejumlah Kalangan Berharap Calon Ketua Bukan Politikus

- Kemendagri Beri Sinyal Pilkada Serentak Mundur di 2016
- Pemko Desak DPRD Pekanbaru Segera Bahas Ranperda Pemekaran
- Dewan Prediksi Serapan APBD 2014 RiauTak Sampai 50 Persen
- Laporan Pajak PT Pertamina ke Dispenda Riau Tak Optimal


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.76.100
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com