Untitled Document
Selasa, 20 Ramadhan 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 7 Juli 2015 05:10
Tinjau Kebakaran Pasar Cik Puan, Plt Gubri Berjanji Carikan Solusi

Senin, 6 Juli 2015 23:28
Kasus Moral, Anggota DPRD Riau Dukung Pencopotan Direktur IPDN Rizka Utama

Senin, 6 Juli 2015 23:24
BPJS Naker Dumai Bagikan 300 Takjil Berbuka

Senin, 6 Juli 2015 23:20
Aktivis Lingkungan Wujudkan Wisata Bandar Bakau Dumai

Senin, 6 Juli 2015 23:16
Titik Rawan Jalur Mudik Didominasi Lobang dan Perbaikan Jalan

Senin, 6 Juli 2015 23:10
Pemerintah-DPR Sepakat Putusan Sengketa Pilkada 60 Hari Kerja

Senin, 6 Juli 2015 23:07
Stop Penjualan Bensin Pakai Jerigen, Polisi Akan Awasi Seluruh SPBU di Kuansing



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 23 April 2013 13:29
Ikut Pilgubri, Wan Dicoret dari DCS PPP

DPP resmi mencoret nama Wan Abu Bakar dari Daftar Caleg Sementara PPP. Langkah tersebut menyusul mantan Gubri tersebut maju pada Pilgubri.

Riauterkini-JAKARTA-DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mencoret pencalonan Wan Abubakar sebagai calog anggota legislatif (caleg) dari daerah pemilihan (dapil) Riau untuk kursi di DPR RI.

Anggota Komisi IV DPR ini dinilai membangkang dan tidak mematuhi keputusan DPP PPP yang mencalonkan Azis Zaenal sebagai calon wakil gubernur Riau pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau.

"Wan Abubakar diberi sanksi tdak dicalonkan kembali karena tetap mau maju di Pilkada Riau dari jalur independen," kata Arwani Thomafi, Ketua bidang Hubungan Media PPP di Jakarta, Selasa (23/4/13). Hal senada juga disampaikan Sekjen PPP Romahurmuziy. Wan tidak dicalonkan lagi dan diberi sanksi tidak dicalonkan kembali karena mendaftar Pilkada Riau dari jalur independen.

"Sementara DPP telah resmi menetapkan ketua DPW PPP Riau sebagai cagub/cawagub," kata Romahurmuziy.

Daftar Caleg Sementara (DCS) PPP yang diserahkan ke KPU Senin (22/4) kemarin terdapat 354 caleg laki-laki dan 206 caleg perempuan. 14 orang bergelar doktor dan 111 bergelar S2. Penetapan DCS tersebut ditetapkan Tim 9 (Lajnah Penetapan Caleg) DPP PPP yang diketuai Suryadharma Ali selaku ketua umum. *** (awn)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Keturunan wan
Yg komen menjelekkan wan abu bakar org pasar ya, pantas lah bahasa nya bgt.klo yg berpendidikan tinggi tak mungkin lah komentarnya bgt.apapun yg di lakukan pak wan utk Riau sdh byk.hanya beliau lah mantan pejabat yg bersih dr korupsi dan orgnya penuh

TAU RASO
MAKANYA KITA HARUS SADAR KETIKA KITA DI ATAS ANGIN JANGAN SESUKA BUAT ZALIM WALAUPUN ITU MENGIHANATI SAHABAT 10 TAHUN YANG LEWAT SEWAKTU PILGUB DI DPRD RIAU......TERNYATA KEJADIAN, TOBBBBBBAAAAT LAH SEBELUM AZAL MENJEMPUT NGAH

Ragu Memilih
wan abud sdh lama berkarir sebagai pejabat.. apa yg telah wan abud berikan terhadap Riau & masyarakatnya ???. apa yg diceritakan komentator dibawah ini pernah saya dengar.. satu kata utk wan abud saat itu yaitu "penghianat".. apakah wan abud sdh beru

bubu simando
Wan Abud inilah yg menyebabkan kesengsaraan di Riau selama 10 tahun terakhir... Kisahnya diawali ketika dia mengingkari pemasangan pilgubri utk jadi wakilnya pak Saleh Djasit pada tahun 2003 silam. Dia disilaukan oleh bujuk rayu RZ dan didanai TW, de


Berita Politik lainnya..........
- Pemerintah-DPR Sepakat Putusan Sengketa Pilkada 60 Hari Kerja
- Empat Balon Bupati Pelalawan Ikuti Fit And Proper Tes DPP Gerindra
- Terbentur Permendagri, Panja LHP DPRD Riau Terpaksa Dibubarkan
- Hasil Survey Indobarometer, Intsiawati Ayus Lebih Cocok Jadi Calon Gubernur Riau‎
- Pengamat: Pengunduran Kader Golkar Pelalawan Tak di Saat yang Tepat
- Sekretaris DPD II Golkar Pelalawan: Pengunduran Diri Wasekret Atas Keinginan Sendiri
- Ikuti Jejak Ketua PK Kerumutan,
Wakil Sekretaris DPD II Golkar Pelalawan Mengundurkan Diri



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.244.97
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com