Untitled Document
Kamis, 7 Zulhijjah 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 2 Oktober 2014 13:14
Gubri Ditangkap KPK, Mabes Polri Tetas Proses Dugaan Asusilanya

Kamis, 2 Oktober 2014 13:12
Polsek Pujuk, Rohil Tangkap Enam Enak-anak Pencuri Tabung Gas

Kamis, 2 Oktober 2014 13:10
BKD Pekanbaru Bentuk Lima Pokja Verifikasi Berkas CPNS

Kamis, 2 Oktober 2014 13:07
Shalat Idul Adha di Rohul Dilaksanakan di 418 Titik

Kamis, 2 Oktober 2014 13:05
Kapolsek Bagansinembah Rohil Disertijabkan

Kamis, 2 Oktober 2014 12:42
Sistem Pelayanan PDAM Tirta Siak Pekanbaru Terus Meningkat

Kamis, 2 Oktober 2014 12:39
H-2 Jelang Penutupan Pendaftaran CPNS, Tercatat 13.317 Mendaftar Online



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 23 April 2013 13:29
Ikut Pilgubri, Wan Dicoret dari DCS PPP

DPP resmi mencoret nama Wan Abu Bakar dari Daftar Caleg Sementara PPP. Langkah tersebut menyusul mantan Gubri tersebut maju pada Pilgubri.

Riauterkini-JAKARTA-DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mencoret pencalonan Wan Abubakar sebagai calog anggota legislatif (caleg) dari daerah pemilihan (dapil) Riau untuk kursi di DPR RI.

Anggota Komisi IV DPR ini dinilai membangkang dan tidak mematuhi keputusan DPP PPP yang mencalonkan Azis Zaenal sebagai calon wakil gubernur Riau pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau.

"Wan Abubakar diberi sanksi tdak dicalonkan kembali karena tetap mau maju di Pilkada Riau dari jalur independen," kata Arwani Thomafi, Ketua bidang Hubungan Media PPP di Jakarta, Selasa (23/4/13). Hal senada juga disampaikan Sekjen PPP Romahurmuziy. Wan tidak dicalonkan lagi dan diberi sanksi tidak dicalonkan kembali karena mendaftar Pilkada Riau dari jalur independen.

"Sementara DPP telah resmi menetapkan ketua DPW PPP Riau sebagai cagub/cawagub," kata Romahurmuziy.

Daftar Caleg Sementara (DCS) PPP yang diserahkan ke KPU Senin (22/4) kemarin terdapat 354 caleg laki-laki dan 206 caleg perempuan. 14 orang bergelar doktor dan 111 bergelar S2. Penetapan DCS tersebut ditetapkan Tim 9 (Lajnah Penetapan Caleg) DPP PPP yang diketuai Suryadharma Ali selaku ketua umum. *** (awn)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Keturunan wan
Yg komen menjelekkan wan abu bakar org pasar ya, pantas lah bahasa nya bgt.klo yg berpendidikan tinggi tak mungkin lah komentarnya bgt.apapun yg di lakukan pak wan utk Riau sdh byk.hanya beliau lah mantan pejabat yg bersih dr korupsi dan orgnya penuh

TAU RASO
MAKANYA KITA HARUS SADAR KETIKA KITA DI ATAS ANGIN JANGAN SESUKA BUAT ZALIM WALAUPUN ITU MENGIHANATI SAHABAT 10 TAHUN YANG LEWAT SEWAKTU PILGUB DI DPRD RIAU......TERNYATA KEJADIAN, TOBBBBBBAAAAT LAH SEBELUM AZAL MENJEMPUT NGAH

Ragu Memilih
wan abud sdh lama berkarir sebagai pejabat.. apa yg telah wan abud berikan terhadap Riau & masyarakatnya ???. apa yg diceritakan komentator dibawah ini pernah saya dengar.. satu kata utk wan abud saat itu yaitu "penghianat".. apakah wan abud sdh beru

bubu simando
Wan Abud inilah yg menyebabkan kesengsaraan di Riau selama 10 tahun terakhir... Kisahnya diawali ketika dia mengingkari pemasangan pilgubri utk jadi wakilnya pak Saleh Djasit pada tahun 2003 silam. Dia disilaukan oleh bujuk rayu RZ dan didanai TW, de


Berita Politik lainnya..........
- Penangkapan Gubri oleh KPK Dipastikan Pengaruhi Rencana Pemekaran
- Dilantik jadi Legislator Pusat, Eddy Tanjung Siap Dongkrak Posisi Tawar Riau
- Wakil Rakyat Riau di Senayan Diharapkan Tak Hanya Numpang Nama
- Anggota DPRD Dumai Legowo Belum Dapatkan Mobdin
- Suparman Sarankan 3 Waka DPRD Riau Tempati Rumah Dinas
- Kalangan Dewan Khawatirkan Pilkada di DPRD
- Demo, Mahasiswa Kecam Sikap Diam DPRD Terkait Korupsi Gubri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.106.111
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com