Untitled Document
Jumat, 3 Zulqaidah 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 29 Agustus 2014 21:14
JCH Rohul Diminta Waspadai Virus Ebola

Jum’at, 29 Agustus 2014 20:08
Pemprov Riau Baru Verifikasi 4 APBD-P Daerah

Jum’at, 29 Agustus 2014 19:31
Brigjen Condro Kirono Berterimakasih pada Riau

Jum’at, 29 Agustus 2014 19:17
Duri Sport Club Ajak Warga Ramaikan Lomba Duri Funtastic Run 2014

Jum’at, 29 Agustus 2014 19:15
Ditinggal Suami Kerja, Istri Diperkosa Tetangga

Jum’at, 29 Agustus 2014 19:11
Independensi Pers Terbelenggu Pemilik Modal

Jum’at, 29 Agustus 2014 19:09
Stop Mobil Tahanan,
Aiptu Ir diperiksa Propam Polda Riau




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 22 April 2013 20:34
DCS Parpol di Rohul Penuhi Kuota Keterwakilan Perempuan

KPU Rohul telah menerima DCS dari 12 Parpol. Secara prosentase keterwakilan perempuan sudah tercukupi.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- 12 partai politik peserta Pemilu 2014 telah mendaftarkan seluruh calon legislatif (Caleg) termasuk 30 persen keterwakilan perempuan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rokan Hulu, Senin (22/4/13).

Menurut Ketua Pokja Pencalonan KPU Rohul, Ramzi Durin, walau nama-nama Caleg sudah masuk ke komisi, tapi untuk kepala desa (Kades) yang ikut mendaftar, termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan honorer, termasuk anggota TNI/Polri, serta anggota DPRD Rohul yang pindah partai alias "lompat pagar" belum diketahui namanya.

"Diperkirakan, antara tanggal 7 sampai 8 Mei, baru diketahui nama-nama kepala desa dan anggota DPRD Rokan Hulu yang lompat pagar. Pada tahap ini, kita akan surati Parpol melengkapi kekurangan berkasnya," jelas Ramzi Durin kepada riauterkinicom di Pasirpangaraian, Senin malam.

Pasca mendaftarnya 12 Parpol, mulai 23 April sampai 6 Mei 2013, KPU Rohul mulai memeriksa berkas pendaftaran. Kemudian, pada 7-8 Mei, KPU akan surati Parpol untuk lengkapi kekurangan berkas administrasi. Dan setelahnya, sampai 23 Mei, komisi baru lakukan verifikasi berkas.

"Dan mulai 23 Mei kita verifikasi lagi. Tahapannya masih panjang, ada 15 tahapan yang mesti dilakukan KPU," ujarnya.

Pada tahap pendaftaran awal, kata Ramzi, tidak ada masalah belum adanya lampiran surat pengunduran diri bagi Kades, PNS dan Honorer, termasuk anggota TNI/Polri, serta Anggota DPRD yang lompat pagar alias pindah Parpol.

"Awal pendaftaran tidak ada masalah. Prinsifnya, pendaftaran awal mereka hanya isi berkas pendaftaran form B, dan form BA daftar Caleg. Untuk persyaratan surat pengunduran diri bisa dilengkapi sampai 6 Juni mendatang," ungkap Ramzi.

"Untuk keterwakilan perempuan semua Parpol sudah memenuhinya. Sementara, untuk persyaratan administrasi belum kita verifikasi," tambah Ramzi.

10 Parpol sudah Mendaftarkan Nama-nama Caleg

Sebelumnya, dua Parpol yaitu PKS dan Hanura, telah mendaftarkan nama-nama Caleg ke KPU Rohul. Dan sejak Senin pagi tadi, detik-detik ditutupnya pendaftaran, 10 Parpol menyusul mendaftarkan nama-nama Caleg nya ke Kantor KPU Rohul di Pasirpangaraian.

Partai Nasional Demokrat awali pendaftaran dan mengajukan 45 nama sebagai Caleg di 4 daerah pemilihan (Dapil). PPP dengan 41 Caleg untuk 4 Dapil. PDI-P targetkan raih 44 kursi di 4 Dapil. Partai Demokrat dengan 45 Caleg dan target meraih 25 kursi. PKPI juga daftarkan 45 Caleg untuk 4 Dapil dengan target 4 kursi.

Menyusul PBB yang dipimpin langsung Ketua DPC Nurkholis SE dan Sekretarisnya Mintaeja, juga hanya berdua mendaftarkan Caleg ke KPU. 45 Caleg di 4 Dapil. Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) juga tergetkan 45 kursi. PKB juga daftarkan 45 nama Caleg.

Selanjutnya, sekitar pukul 15.40 Wib, pendaftaran ditutup Partai Golkar datang bersama 45 Caleg mendaftar ke KPU. Partai ini mendaftar 10 menit sebelum ditutupnya proses pendaftaran.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Masyarakat Hulu Kuantan Datangi di DPRD Kuansing
- DPR Sebut Pilkada Serentak Bisa Digelar Tahun 2015
- PAN Bengkalis Bentuk Tim Internal untuk Menentukan Ketua DPRD 2014-2019
- Menangis Saat Pengesahan APBDP 2014,
Wawako Dumai Sebut "Ban Serep" dari Walikota

- KUA-PPAS RAPBD Murni 2015 Riau Meningkat Rp 1,1 Triliun
- Dugaan Korupsi Dana Posyandu,
Anggota DPRD Dumai Terpilih Tak Takut Dipolisikan

- Mantan Anggota DPRD Riau,
12 Terpidana Tetap Terima Uang Purna Bakti



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.238.60
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com