Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Senin, 25 Juli 2016 10:54
Protes SP3 11 Perusahaan Pembakar Lahan, Pendemo Desak Kapolda Riau Dicopot

Senin, 25 Juli 2016 09:56
Seorang Penumpang Pesawat di SSK II Tertangkap Bawa Estasi

Senin, 25 Juli 2016 09:17
Jumlah Pasien DBD di RSUD Dumai Meningkat

Senin, 25 Juli 2016 09:11
Achmad Sebut Hutang Eskalasi Ibarat Lalat, tak Menggigit tapi Mengganggu

Senin, 25 Juli 2016 09:05
Bupati Kampar Ajak RTMPE Sebagai Lokasi Ekskul

Senin, 25 Juli 2016 09:00
Bupati Irwan Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Meranti di Pekanbaru

Senin, 25 Juli 2016 08:44
Truk dan 4 Pencuri Sawit di PT DPN Ditangkap Polsek Kuansing

Senin, 25 Juli 2016 07:37
Waka DPRD Riau Ngaku Galau Hadapi Sikap Gubernur Riau

Senin, 25 Juli 2016 07:34
PKPU Pekanbaru dan BNP Paribas Bangun Sekolah di Meranti

Senin, 25 Juli 2016 05:35
Setelah 17 Agustus, Irwan-Said Hasyim Akan Susun Kabinet Baru Meranti



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 19 April 2013 07:26
Balon Gubri Independen,
KPU Riau Tolak Perpanjang Jadwal Penyerahan Dukungan


Desakan agar jadwal penyerahan dukungan Balon Gubri independen ditolak. KPU Riau bersikukuh waktunya sudah cukup.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau tegaskan tidak akan memperpanjang pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen, meskipun ada beberapa masyarakat atau calon independen yang menginginkan itu.

“Semuanya sudah ada atau ditetapkan jadwal dan tahapan tersendiri, tidak bisa seenaknya dirubah begitu saja,” kata Tengku Edi Sabli, Ketua KPU Riau kepada riauterkinicom di ruangannya, Kamis (18/04/13).

Dijelaskan Tengku Edi Sabli, berdasarkan peraturan KPU No 9 tahun 2010 yang mengatur jadwal dan tahapan pemilihan gubernur Riau dan peraturan KPU No 9 tahun 2012 tentang tata cara pencalonan menjelaskan, pendaftaran calon independen dilaksanakan selama 5 hari dan itu telah dilakukan pada tanggal 2 sampai 8 April kemarin.

“Kita punya tahapan dan peraturan yang mengatur itu, kita tidak bisa seenaknya mengubah jadwal dan tahapan karena ini berdampak luar biasa terhadap pelaksanaan Pilgubri. Pendaftaran itu yakni penyerahan dukungan calon perseorangan, bukan mengumpulkan dukungan dan itu perlu diketahui,” tegasnya.

Di samping itu, Tengku Edi Sabli membantah kalau pihaknya minim melakukan sosialisasi terkait jadwal dan tahapan pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen ke berbagai kalangan masyarakat Riau.

“Tata cara calon perseorangan kepala daerah itu sudah diatur dalam UU No 12 tahun 2008. Di mana, provinsi yang jumlah penduduknya 6 sampai 12 juta, maka didukung sebanyak 4 persen dan itu harus tersebar di 5 kabupaten/kota se-Riau. Artinya, ini sudah diatur 5 tahun yang lalu,” tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Puluhan massa dari berbagai kecamatan di Pekanbaru mandatangi kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau guna melaporkan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, terutama masalah mekanisme pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen.

Kemudian, masyarakat tersebut meminta kepada KPU Provinsi Riau agar memperpanjang jadwal pendafataran calon gubernur Riau dari jalur independen. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Achmad Sebut Hutang Eskalasi Ibarat Lalat, tak Menggigit tapi Mengganggu
- Waka DPRD Riau Ngaku Galau Hadapi Sikap Gubernur Riau
- Setelah 17 Agustus, Irwan-Said Hasyim Akan Susun Kabinet Baru Meranti
- Diskusikan Persoaalan Riau, Elit Parpol Hadiri Halal Bihalal
- Peringati Harlah ke-18, DPC PKB Inhil Gelar Syukuran dan Santuni Anak Yatim
- Jelang Pilkada Pekanbaru dan Kampar,
Demokrat Riau Gelar Halal Bihalal Sekaligus Penyampaian Visi Misi Bakal Cakada

- Mendagri Minta DPRD Lakukan Pemilihan Wakil Gubernur Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.131.112
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com