Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Selasa, 24 Mei 2016 19:19
Pemko Pekanbaru Wacanakan Jadikan Sungai Siak Tempat Wisata Terapung

Kamis, 26 Mei 2016 19:05
Suap APBD Riau, KPK Sebut Segera Panggil Johar Firdaus dan Suparman Lagi

Kamis, 26 Mei 2016 18:55
Tradisi Jelang Ramadhan, Warga Bangun Purba Rohul Goro Massal

Kamis, 26 Mei 2016 18:49
Selama Ramadhan Hingga Lebaran Sekolah di Dumai Diliburkan

Kamis, 26 Mei 2016 18:45
Pegawai Disnakertrans Dumai Dapat Pemahaman Soal ISO 9001

Kamis, 26 Mei 2016 18:39
Wakil Rakyat Harapkan Wagubri Harus Berkomitmen dan Satu Visi dengan Gubri

Kamis, 26 Mei 2016 18:25
Seorang Kabur, Mahasiswa UIN Bakar Motor Maling dan Hajar Pelaku

Kamis, 26 Mei 2016 18:00
Jelang Ramadhan, Disperindag Pekanbaru OP Gula Selama Dua Pekan

Kamis, 26 Mei 2016 17:57
Di Duri, Bocah Berseragam SD Jadi Pengemis

Kamis, 26 Mei 2016 17:53
Walikota Sambut Baik Dumai Jadi Tuan Rumah HPN 2017



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 19 April 2013 07:26
Balon Gubri Independen,
KPU Riau Tolak Perpanjang Jadwal Penyerahan Dukungan


Desakan agar jadwal penyerahan dukungan Balon Gubri independen ditolak. KPU Riau bersikukuh waktunya sudah cukup.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau tegaskan tidak akan memperpanjang pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen, meskipun ada beberapa masyarakat atau calon independen yang menginginkan itu.

“Semuanya sudah ada atau ditetapkan jadwal dan tahapan tersendiri, tidak bisa seenaknya dirubah begitu saja,” kata Tengku Edi Sabli, Ketua KPU Riau kepada riauterkinicom di ruangannya, Kamis (18/04/13).

Dijelaskan Tengku Edi Sabli, berdasarkan peraturan KPU No 9 tahun 2010 yang mengatur jadwal dan tahapan pemilihan gubernur Riau dan peraturan KPU No 9 tahun 2012 tentang tata cara pencalonan menjelaskan, pendaftaran calon independen dilaksanakan selama 5 hari dan itu telah dilakukan pada tanggal 2 sampai 8 April kemarin.

“Kita punya tahapan dan peraturan yang mengatur itu, kita tidak bisa seenaknya mengubah jadwal dan tahapan karena ini berdampak luar biasa terhadap pelaksanaan Pilgubri. Pendaftaran itu yakni penyerahan dukungan calon perseorangan, bukan mengumpulkan dukungan dan itu perlu diketahui,” tegasnya.

Di samping itu, Tengku Edi Sabli membantah kalau pihaknya minim melakukan sosialisasi terkait jadwal dan tahapan pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen ke berbagai kalangan masyarakat Riau.

“Tata cara calon perseorangan kepala daerah itu sudah diatur dalam UU No 12 tahun 2008. Di mana, provinsi yang jumlah penduduknya 6 sampai 12 juta, maka didukung sebanyak 4 persen dan itu harus tersebar di 5 kabupaten/kota se-Riau. Artinya, ini sudah diatur 5 tahun yang lalu,” tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Puluhan massa dari berbagai kecamatan di Pekanbaru mandatangi kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau guna melaporkan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, terutama masalah mekanisme pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen.

Kemudian, masyarakat tersebut meminta kepada KPU Provinsi Riau agar memperpanjang jadwal pendafataran calon gubernur Riau dari jalur independen. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Wakil Rakyat Harapkan Wagubri Harus Berkomitmen dan Satu Visi dengan Gubri
- Pilkada Kampar 2017, Rahmat Jevary Juniardo Ikuti Penjaringan PAN
- Pasca Dilantik Gubri Definitif,
Dewan Meminta Segera Usulan Dua Nama Calon Wagub

- KPU Terima Tembusan PAW Fikri Wahyudi dan Eri Sumarni dari DPRD Pekanbaru
- Riau Memilih Wakil Gubernur,
Kordias Merasa Siap jika Digandeng Andi Membangun Riau

- Aklamasi, Wahid Kembali Dipercaya Pimpin PKB Riau
- Sebelum Usulkan Sanksi, Dewan Beri Kesempatan Terakhir Sekwan Perbaiki Kinerja


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.9.38
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com