Untitled Document
Sabtu, 26 Syawwal 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 23 Agustus 2014 12:15
Saksi Absen, Jaksa Batal Tuntut Tiga Terdakwa Kredit Fiktif BNI 46

Sabtu, 23 Agustus 2014 03:52
Ratusan Kades di Bengkalis Dibekali Bimtek Pimpinan dan Keuangan

Sabtu, 23 Agustus 2014 03:46
Diduga akan Ditangkap BC,
Seorang Mahasiswa Bengkalis Hilang dan Dua Selamat Karena Terjun ke Laut


Sabtu, 23 Agustus 2014 03:36
Gubri Janji Bangun 916 Buah Rumah untuk Keluarga Miskin di Kuansing

Jum’at, 22 Agustus 2014 22:57
Jelang Akhir Jabatan,
Dalam Sehari DPRD Inhu Lakukan 4 Paripurna


Jum’at, 22 Agustus 2014 22:12
Pembukaan MTQ ke-47 Pekanbaru Sukses dan Meriah

Jum’at, 22 Agustus 2014 22:01
Bertambah Rp 229 Miliar,
APBD-Perubahan Inhu Rp 1,9 Triliun Disahkan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 19 April 2013 07:26
Balon Gubri Independen,
KPU Riau Tolak Perpanjang Jadwal Penyerahan Dukungan


Desakan agar jadwal penyerahan dukungan Balon Gubri independen ditolak. KPU Riau bersikukuh waktunya sudah cukup.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau tegaskan tidak akan memperpanjang pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen, meskipun ada beberapa masyarakat atau calon independen yang menginginkan itu.

“Semuanya sudah ada atau ditetapkan jadwal dan tahapan tersendiri, tidak bisa seenaknya dirubah begitu saja,” kata Tengku Edi Sabli, Ketua KPU Riau kepada riauterkinicom di ruangannya, Kamis (18/04/13).

Dijelaskan Tengku Edi Sabli, berdasarkan peraturan KPU No 9 tahun 2010 yang mengatur jadwal dan tahapan pemilihan gubernur Riau dan peraturan KPU No 9 tahun 2012 tentang tata cara pencalonan menjelaskan, pendaftaran calon independen dilaksanakan selama 5 hari dan itu telah dilakukan pada tanggal 2 sampai 8 April kemarin.

“Kita punya tahapan dan peraturan yang mengatur itu, kita tidak bisa seenaknya mengubah jadwal dan tahapan karena ini berdampak luar biasa terhadap pelaksanaan Pilgubri. Pendaftaran itu yakni penyerahan dukungan calon perseorangan, bukan mengumpulkan dukungan dan itu perlu diketahui,” tegasnya.

Di samping itu, Tengku Edi Sabli membantah kalau pihaknya minim melakukan sosialisasi terkait jadwal dan tahapan pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen ke berbagai kalangan masyarakat Riau.

“Tata cara calon perseorangan kepala daerah itu sudah diatur dalam UU No 12 tahun 2008. Di mana, provinsi yang jumlah penduduknya 6 sampai 12 juta, maka didukung sebanyak 4 persen dan itu harus tersebar di 5 kabupaten/kota se-Riau. Artinya, ini sudah diatur 5 tahun yang lalu,” tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Puluhan massa dari berbagai kecamatan di Pekanbaru mandatangi kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau guna melaporkan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, terutama masalah mekanisme pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen.

Kemudian, masyarakat tersebut meminta kepada KPU Provinsi Riau agar memperpanjang jadwal pendafataran calon gubernur Riau dari jalur independen. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Jelang Akhir Jabatan,
Dalam Sehari DPRD Inhu Lakukan 4 Paripurna

- Bertambah Rp 229 Miliar,
APBD-Perubahan Inhu Rp 1,9 Triliun Disahkan

- Rp9 Miliar untuk Bangun Kubah dan Pembenahan Kantor Gubri
- PDIP Buka Pendaftaran Calon Bupati Inhu
- Pekanbaru Sampaikan RAPBD 2015 Rp 3,34 Triliun
- APBD Perubahan 2014 Riau,
Pembangunan Jembatan Siak IV Dianggarkan Rp42 Miliar

- SK Pelantikan Anggota DPRD Pelalawan Baru Sudah Diteken Gubri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.120.156
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com