Untitled Document
Kamis, 23 Zulqaidah 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 18 September 2014 14:35
Pasca Penetapan Tarif Gratis,
Animo Masyarakat Rohul Menikah di KUA Meningkat 300 Persen


Kamis, 18 September 2014 14:28
Sekdako Pekanbaru Anggap Normal Realisasi APBD Baru 41,65 Persen

Kamis, 18 September 2014 14:24
Diduga Curi Sapi, Pria Rohul Nyaris Tewas Dihajar Massa

Kamis, 18 September 2014 13:50
Khusus Hari Ini Tercatat 243 Penderita,
Sepekan, 1.972 Warga Terjangkit ISPA


Kamis, 18 September 2014 12:59
Tersangka Korupsi, Seorang Pejabat Dishub Dumai Menghilang

Kamis, 18 September 2014 12:57
Datangi Pungkat, Bupati Inhil Disambut Protes dan Tuntutan Cabut Izin PT SAL

Kamis, 18 September 2014 11:37
APKI Nilai Presiden Keliru Tampung NGO Asing



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 19 April 2013 07:26
Balon Gubri Independen,
KPU Riau Tolak Perpanjang Jadwal Penyerahan Dukungan


Desakan agar jadwal penyerahan dukungan Balon Gubri independen ditolak. KPU Riau bersikukuh waktunya sudah cukup.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau tegaskan tidak akan memperpanjang pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen, meskipun ada beberapa masyarakat atau calon independen yang menginginkan itu.

“Semuanya sudah ada atau ditetapkan jadwal dan tahapan tersendiri, tidak bisa seenaknya dirubah begitu saja,” kata Tengku Edi Sabli, Ketua KPU Riau kepada riauterkinicom di ruangannya, Kamis (18/04/13).

Dijelaskan Tengku Edi Sabli, berdasarkan peraturan KPU No 9 tahun 2010 yang mengatur jadwal dan tahapan pemilihan gubernur Riau dan peraturan KPU No 9 tahun 2012 tentang tata cara pencalonan menjelaskan, pendaftaran calon independen dilaksanakan selama 5 hari dan itu telah dilakukan pada tanggal 2 sampai 8 April kemarin.

“Kita punya tahapan dan peraturan yang mengatur itu, kita tidak bisa seenaknya mengubah jadwal dan tahapan karena ini berdampak luar biasa terhadap pelaksanaan Pilgubri. Pendaftaran itu yakni penyerahan dukungan calon perseorangan, bukan mengumpulkan dukungan dan itu perlu diketahui,” tegasnya.

Di samping itu, Tengku Edi Sabli membantah kalau pihaknya minim melakukan sosialisasi terkait jadwal dan tahapan pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen ke berbagai kalangan masyarakat Riau.

“Tata cara calon perseorangan kepala daerah itu sudah diatur dalam UU No 12 tahun 2008. Di mana, provinsi yang jumlah penduduknya 6 sampai 12 juta, maka didukung sebanyak 4 persen dan itu harus tersebar di 5 kabupaten/kota se-Riau. Artinya, ini sudah diatur 5 tahun yang lalu,” tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Puluhan massa dari berbagai kecamatan di Pekanbaru mandatangi kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau guna melaporkan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, terutama masalah mekanisme pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen.

Kemudian, masyarakat tersebut meminta kepada KPU Provinsi Riau agar memperpanjang jadwal pendafataran calon gubernur Riau dari jalur independen. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- SK sudah Diteken Gubri,
Besok, 4 Pimpinan DPRD Rohul Definitif Dilantik

- Jika UU Pemda Disahkan,
Kepala Daerah Rangkap Ketua Parpol Terancam Diberhentikan

- Tanpa Demokrat, Pimpinan Defenitif DPRD Riau Diumumkan
- Paksa Sahkan APBD 2015,
Anggota DPRD Riau Baru Merasa Haknya Dikebiri Pendahulunya

- Serapan APBD Buruk,
Legislator PKS Sarankan Proyek Fisik di Disdik Dialihkan ke PU

- MD Rizal Nyatakan tak Maju Pemilukada Pelalawan
- DPRD Riau Sahkan Tatib Dewan Periode 2014-2019


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.95.146
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com