Untitled Document
Senin, 5 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Senin, 26 Januari 2015 19:13
Sukseskan Swasembada Pangan,
Personel Kodim 0302 Inhu Jadi Penyuluh Pertanian


Senin, 26 Januari 2015 19:03
Dua Orang Karyawan PT DPN di Kuansing Kesetrum Listrik

Senin, 26 Januari 2015 19:02
Penertiban Tematik Marka Jalan,
Polresta Pekanbaru Catat 549 Pelanggaran Lalin


Senin, 26 Januari 2015 18:53
PT IKS Mengaku Garap Kawasan DAS di Tapung Hulu

Senin, 26 Januari 2015 18:29


Senin, 26 Januari 2015 18:27
Korupsi Alkes, Dokter RSUD Taluk Kuantan Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Senin, 26 Januari 2015 18:26
Pilkada Dipercepat, KPU Pelalwan Menunggu Revisi Perpu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 19 April 2013 07:26
Balon Gubri Independen,
KPU Riau Tolak Perpanjang Jadwal Penyerahan Dukungan


Desakan agar jadwal penyerahan dukungan Balon Gubri independen ditolak. KPU Riau bersikukuh waktunya sudah cukup.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau tegaskan tidak akan memperpanjang pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen, meskipun ada beberapa masyarakat atau calon independen yang menginginkan itu.

“Semuanya sudah ada atau ditetapkan jadwal dan tahapan tersendiri, tidak bisa seenaknya dirubah begitu saja,” kata Tengku Edi Sabli, Ketua KPU Riau kepada riauterkinicom di ruangannya, Kamis (18/04/13).

Dijelaskan Tengku Edi Sabli, berdasarkan peraturan KPU No 9 tahun 2010 yang mengatur jadwal dan tahapan pemilihan gubernur Riau dan peraturan KPU No 9 tahun 2012 tentang tata cara pencalonan menjelaskan, pendaftaran calon independen dilaksanakan selama 5 hari dan itu telah dilakukan pada tanggal 2 sampai 8 April kemarin.

“Kita punya tahapan dan peraturan yang mengatur itu, kita tidak bisa seenaknya mengubah jadwal dan tahapan karena ini berdampak luar biasa terhadap pelaksanaan Pilgubri. Pendaftaran itu yakni penyerahan dukungan calon perseorangan, bukan mengumpulkan dukungan dan itu perlu diketahui,” tegasnya.

Di samping itu, Tengku Edi Sabli membantah kalau pihaknya minim melakukan sosialisasi terkait jadwal dan tahapan pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen ke berbagai kalangan masyarakat Riau.

“Tata cara calon perseorangan kepala daerah itu sudah diatur dalam UU No 12 tahun 2008. Di mana, provinsi yang jumlah penduduknya 6 sampai 12 juta, maka didukung sebanyak 4 persen dan itu harus tersebar di 5 kabupaten/kota se-Riau. Artinya, ini sudah diatur 5 tahun yang lalu,” tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Puluhan massa dari berbagai kecamatan di Pekanbaru mandatangi kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau guna melaporkan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, terutama masalah mekanisme pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen.

Kemudian, masyarakat tersebut meminta kepada KPU Provinsi Riau agar memperpanjang jadwal pendafataran calon gubernur Riau dari jalur independen. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- PT IKS Mengaku Garap Kawasan DAS di Tapung Hulu
- Pilkada Dipercepat, KPU Pelalwan Menunggu Revisi Perpu
- Jelang Musda KNPI Bengkalis,
Warga Berharap Pimpinan Baru Idealis dan Independen

- Pulang Rakor Bersama Presiden, Bupati Harris Sebut Pilkada Pelalawan Mungkin 2015
- KPU Laporkan Persiapan Pilkada Serentak ke Plt Gubri
- Desak PT IKS Kembalikan Lahan Warga,
Dua Anggota DPRD Kampar Nekad Kubur Diri

- Dewan Kritik Kadishut Kuansing, Menyerah Tertibkan Perambah di HPT


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.252.85
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com