Untitled Document
Rabu, 13 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 4 Maret 2015 11:04
Lima Ruko di Bukitraya, Pekanbaru Ludes Terbakar

Rabu, 4 Maret 2015 10:37
Seribuan Warga Rohul Kawal Sidang Praperadilan Polda Riau

Rabu, 4 Maret 2015 10:32
9 Pejabat dan Swasta Saksi Sidang Ketiga Annas Maamun di Bandung

Rabu, 4 Maret 2015 10:16
EMP MSSA akan Kirim Minyak Sebesar 7000 BOPD ke Ladinda

Rabu, 4 Maret 2015 07:33
Golkar Susul PKS dan PBB Dukung Irwan Lanjutkan Pimpin Meranti

Rabu, 4 Maret 2015 07:31
RAPP Siap Tingkatkan Kerjasama dengan Pemerintah Cegah Karhutla

Rabu, 4 Maret 2015 07:03
Rapat dengan Gubri, Anggota MD2 dari Riau Minim yang Hadir



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 19 April 2013 07:26
Balon Gubri Independen,
KPU Riau Tolak Perpanjang Jadwal Penyerahan Dukungan


Desakan agar jadwal penyerahan dukungan Balon Gubri independen ditolak. KPU Riau bersikukuh waktunya sudah cukup.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau tegaskan tidak akan memperpanjang pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen, meskipun ada beberapa masyarakat atau calon independen yang menginginkan itu.

“Semuanya sudah ada atau ditetapkan jadwal dan tahapan tersendiri, tidak bisa seenaknya dirubah begitu saja,” kata Tengku Edi Sabli, Ketua KPU Riau kepada riauterkinicom di ruangannya, Kamis (18/04/13).

Dijelaskan Tengku Edi Sabli, berdasarkan peraturan KPU No 9 tahun 2010 yang mengatur jadwal dan tahapan pemilihan gubernur Riau dan peraturan KPU No 9 tahun 2012 tentang tata cara pencalonan menjelaskan, pendaftaran calon independen dilaksanakan selama 5 hari dan itu telah dilakukan pada tanggal 2 sampai 8 April kemarin.

“Kita punya tahapan dan peraturan yang mengatur itu, kita tidak bisa seenaknya mengubah jadwal dan tahapan karena ini berdampak luar biasa terhadap pelaksanaan Pilgubri. Pendaftaran itu yakni penyerahan dukungan calon perseorangan, bukan mengumpulkan dukungan dan itu perlu diketahui,” tegasnya.

Di samping itu, Tengku Edi Sabli membantah kalau pihaknya minim melakukan sosialisasi terkait jadwal dan tahapan pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen ke berbagai kalangan masyarakat Riau.

“Tata cara calon perseorangan kepala daerah itu sudah diatur dalam UU No 12 tahun 2008. Di mana, provinsi yang jumlah penduduknya 6 sampai 12 juta, maka didukung sebanyak 4 persen dan itu harus tersebar di 5 kabupaten/kota se-Riau. Artinya, ini sudah diatur 5 tahun yang lalu,” tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Puluhan massa dari berbagai kecamatan di Pekanbaru mandatangi kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau guna melaporkan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, terutama masalah mekanisme pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen.

Kemudian, masyarakat tersebut meminta kepada KPU Provinsi Riau agar memperpanjang jadwal pendafataran calon gubernur Riau dari jalur independen. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Golkar Susul PKS dan PBB Dukung Irwan Lanjutkan Pimpin Meranti
- Rapat dengan Gubri, Anggota MD2 dari Riau Minim yang Hadir
- Incumbent di Rohil Maju Pilkada
- 2.000 Kotak Suara Milik KPU Rohul Dicuri Maling
- Hadapi Pilkada, DPC Gerindra Rohil Tunggu Petunjuk DPP
- Terpilih Aklamasi, Agus Salim Pimpin KPU Rohil
- Maju di Pilkada Kuansing
Mardjan Ustha Ingin Kembalikan Kejayaan Petani



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.180.131
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com