Untitled Document
Selasa, 24 Ramadhan 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 22 Juli 2014 21:49
169 CPNS di Siak Terima SK Pegawai

Selasa, 22 Juli 2014 21:45
Bertepatan HBA 54, Kejari Siak Tetapkan 9 Tersangka Korupsi

Selasa, 22 Juli 2014 21:24
Mendadak Sesak Nafas, Gembala Kerbau Hanyut di Sungai Kampar

Selasa, 22 Juli 2014 20:49
PT RAPP Buka Puasa Bersama Wartawan Kampar

Selasa, 22 Juli 2014 20:45
Kejari Pasirpangaraian Musnahkan Barang Bukti Ganja dan Sabu

Selasa, 22 Juli 2014 20:38
Spesialis Penadah Sepeda Motor Curian di Pekanbaru Dibekuk Polisi

Selasa, 22 Juli 2014 20:35
HBA ke-54, Kejari Teluk Kuantan Santuni Anak Yatim



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 19 April 2013 07:26
Balon Gubri Independen,
KPU Riau Tolak Perpanjang Jadwal Penyerahan Dukungan


Desakan agar jadwal penyerahan dukungan Balon Gubri independen ditolak. KPU Riau bersikukuh waktunya sudah cukup.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau tegaskan tidak akan memperpanjang pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen, meskipun ada beberapa masyarakat atau calon independen yang menginginkan itu.

“Semuanya sudah ada atau ditetapkan jadwal dan tahapan tersendiri, tidak bisa seenaknya dirubah begitu saja,” kata Tengku Edi Sabli, Ketua KPU Riau kepada riauterkinicom di ruangannya, Kamis (18/04/13).

Dijelaskan Tengku Edi Sabli, berdasarkan peraturan KPU No 9 tahun 2010 yang mengatur jadwal dan tahapan pemilihan gubernur Riau dan peraturan KPU No 9 tahun 2012 tentang tata cara pencalonan menjelaskan, pendaftaran calon independen dilaksanakan selama 5 hari dan itu telah dilakukan pada tanggal 2 sampai 8 April kemarin.

“Kita punya tahapan dan peraturan yang mengatur itu, kita tidak bisa seenaknya mengubah jadwal dan tahapan karena ini berdampak luar biasa terhadap pelaksanaan Pilgubri. Pendaftaran itu yakni penyerahan dukungan calon perseorangan, bukan mengumpulkan dukungan dan itu perlu diketahui,” tegasnya.

Di samping itu, Tengku Edi Sabli membantah kalau pihaknya minim melakukan sosialisasi terkait jadwal dan tahapan pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen ke berbagai kalangan masyarakat Riau.

“Tata cara calon perseorangan kepala daerah itu sudah diatur dalam UU No 12 tahun 2008. Di mana, provinsi yang jumlah penduduknya 6 sampai 12 juta, maka didukung sebanyak 4 persen dan itu harus tersebar di 5 kabupaten/kota se-Riau. Artinya, ini sudah diatur 5 tahun yang lalu,” tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Puluhan massa dari berbagai kecamatan di Pekanbaru mandatangi kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau guna melaporkan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, terutama masalah mekanisme pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen.

Kemudian, masyarakat tersebut meminta kepada KPU Provinsi Riau agar memperpanjang jadwal pendafataran calon gubernur Riau dari jalur independen. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Wako Pekanbaru Imbau Timses Capres Tidak Turun ke Jalan
- Pembahasan KUA PPAS Riau Setelah Lebaran
- DPRD Riau Sahkan Perda Tercepat, Perda DAS
- Komisi A DPRD NAD Kunjungi Koleganya di DPRD Riau
- PAN Pelalawan Miliki Kader Terbaik untuk Pimpin DPRD
- Ditanya Soal Capres,
Gubri: Kita Ikut yang Menang Saja

- a


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.234.82.216
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com