Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Oktober 2014 11:43
Dilantik Bersama Tiga Wakil, Dani Resmi Ketua DPRD Inhil

Kamis, 23 Oktober 2014 11:38
Pemprov Riau Berkemugkinan Lanjutkan Program UED-SP

Kamis, 23 Oktober 2014 11:36
Demo, GERTAK Ungkapkan Kekecewaan pada Kinerja Wako Firdaus

Kamis, 23 Oktober 2014 11:34
KUA dan PPAS APBDP Rohul 2014 Disepakati Rp1.449 Triliun

Kamis, 23 Oktober 2014 11:30
Rp66 Miliar Bansos dan Dana Hibah Pemkab Pelalawan Siap Dicairkan

Kamis, 23 Oktober 2014 10:51
Istri dan Anak-anak Urus Izin Jenguk Gubri Nonaktif di Rutan Guntur

Kamis, 23 Oktober 2014 10:48
439 Pelamar CPNS Pemko Pekanbaru tak Daftar Ulang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 19 April 2013 07:26
Balon Gubri Independen,
KPU Riau Tolak Perpanjang Jadwal Penyerahan Dukungan


Desakan agar jadwal penyerahan dukungan Balon Gubri independen ditolak. KPU Riau bersikukuh waktunya sudah cukup.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau tegaskan tidak akan memperpanjang pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen, meskipun ada beberapa masyarakat atau calon independen yang menginginkan itu.

“Semuanya sudah ada atau ditetapkan jadwal dan tahapan tersendiri, tidak bisa seenaknya dirubah begitu saja,” kata Tengku Edi Sabli, Ketua KPU Riau kepada riauterkinicom di ruangannya, Kamis (18/04/13).

Dijelaskan Tengku Edi Sabli, berdasarkan peraturan KPU No 9 tahun 2010 yang mengatur jadwal dan tahapan pemilihan gubernur Riau dan peraturan KPU No 9 tahun 2012 tentang tata cara pencalonan menjelaskan, pendaftaran calon independen dilaksanakan selama 5 hari dan itu telah dilakukan pada tanggal 2 sampai 8 April kemarin.

“Kita punya tahapan dan peraturan yang mengatur itu, kita tidak bisa seenaknya mengubah jadwal dan tahapan karena ini berdampak luar biasa terhadap pelaksanaan Pilgubri. Pendaftaran itu yakni penyerahan dukungan calon perseorangan, bukan mengumpulkan dukungan dan itu perlu diketahui,” tegasnya.

Di samping itu, Tengku Edi Sabli membantah kalau pihaknya minim melakukan sosialisasi terkait jadwal dan tahapan pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen ke berbagai kalangan masyarakat Riau.

“Tata cara calon perseorangan kepala daerah itu sudah diatur dalam UU No 12 tahun 2008. Di mana, provinsi yang jumlah penduduknya 6 sampai 12 juta, maka didukung sebanyak 4 persen dan itu harus tersebar di 5 kabupaten/kota se-Riau. Artinya, ini sudah diatur 5 tahun yang lalu,” tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Puluhan massa dari berbagai kecamatan di Pekanbaru mandatangi kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau guna melaporkan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, terutama masalah mekanisme pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen.

Kemudian, masyarakat tersebut meminta kepada KPU Provinsi Riau agar memperpanjang jadwal pendafataran calon gubernur Riau dari jalur independen. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Dilantik Bersama Tiga Wakil, Dani Resmi Ketua DPRD Inhil
- DPRD Minta Dinas Perikanan dan Kelautan Rohil Budidayakan Ikan Sembilang
- Dua Dewan Masuk Pimpinan Komisi,
PDI Perjuangan Riau Surati DPP PDI Perjuangan

- Jelang Akhir Tahun, DPRD Riau Gesa 4 Raperda Dijadikan Perda
- Rapat KUA PPAS APBDP Diskors Dua Kali,
Anggota DPRD Sempat Minta Bupati Rohul Klarifikasi

- Syamsurizal Masuk Nominasi Golkar Isi Posisi Wagubri
- 35 Anggota DPRD Pelalawan Jalani Bimtek di Jakarta


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.84.199
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com