Untitled Document
Rabu, 8 Sya'ban 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 27 Mei 2015 16:37
Diusir PT Plama Satu, Puluhan Buruh Terlantar di Disnaker Inhu

Rabu, 27 Mei 2015 16:30
Pejabat Sekretariat Masih Kosong,
Dana Operasional Panwas Rohul untuk Pilkada Belum Cair


Rabu, 27 Mei 2015 16:23
Berkeliaran, Belasan Rampok Intai Keselamatan Harta dan Jiwa Warga Rohul

Rabu, 27 Mei 2015 16:22
Bulog Jamin Tak Ada Peredaran Beras Plastik di Kampar

Rabu, 27 Mei 2015 16:15
50 Pengunjungnya Diamankan BNNP, Karaoke Koro-koro Bersikap Positif

Rabu, 27 Mei 2015 15:41
Jelang Pilkada, DPP PKS keluarkan 4 SK untuk Calon Kepala Daerah

Rabu, 27 Mei 2015 15:30
14 Orang Dijanjikan Jadi PHL Pakai Uang 'Pelicin',
Seorang PNS di DKP Pekanbaru Ditangkap Polisi




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 19 April 2013 07:26
Balon Gubri Independen,
KPU Riau Tolak Perpanjang Jadwal Penyerahan Dukungan


Desakan agar jadwal penyerahan dukungan Balon Gubri independen ditolak. KPU Riau bersikukuh waktunya sudah cukup.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau tegaskan tidak akan memperpanjang pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen, meskipun ada beberapa masyarakat atau calon independen yang menginginkan itu.

“Semuanya sudah ada atau ditetapkan jadwal dan tahapan tersendiri, tidak bisa seenaknya dirubah begitu saja,” kata Tengku Edi Sabli, Ketua KPU Riau kepada riauterkinicom di ruangannya, Kamis (18/04/13).

Dijelaskan Tengku Edi Sabli, berdasarkan peraturan KPU No 9 tahun 2010 yang mengatur jadwal dan tahapan pemilihan gubernur Riau dan peraturan KPU No 9 tahun 2012 tentang tata cara pencalonan menjelaskan, pendaftaran calon independen dilaksanakan selama 5 hari dan itu telah dilakukan pada tanggal 2 sampai 8 April kemarin.

“Kita punya tahapan dan peraturan yang mengatur itu, kita tidak bisa seenaknya mengubah jadwal dan tahapan karena ini berdampak luar biasa terhadap pelaksanaan Pilgubri. Pendaftaran itu yakni penyerahan dukungan calon perseorangan, bukan mengumpulkan dukungan dan itu perlu diketahui,” tegasnya.

Di samping itu, Tengku Edi Sabli membantah kalau pihaknya minim melakukan sosialisasi terkait jadwal dan tahapan pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen ke berbagai kalangan masyarakat Riau.

“Tata cara calon perseorangan kepala daerah itu sudah diatur dalam UU No 12 tahun 2008. Di mana, provinsi yang jumlah penduduknya 6 sampai 12 juta, maka didukung sebanyak 4 persen dan itu harus tersebar di 5 kabupaten/kota se-Riau. Artinya, ini sudah diatur 5 tahun yang lalu,” tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Puluhan massa dari berbagai kecamatan di Pekanbaru mandatangi kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau guna melaporkan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, terutama masalah mekanisme pendaftaran calon gubernur Riau dari jalur independen.

Kemudian, masyarakat tersebut meminta kepada KPU Provinsi Riau agar memperpanjang jadwal pendafataran calon gubernur Riau dari jalur independen. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Pejabat Sekretariat Masih Kosong,
Dana Operasional Panwas Rohul untuk Pilkada Belum Cair

- Jelang Pilkada, DPP PKS keluarkan 4 SK untuk Calon Kepala Daerah
- Panitia Penjaringan Balon Bupati DPD II Partai Golkar Rohil Dibentuk
- Kembalikan Formulir ke Golkar, Wan Ahmad Saiful Serius Ikut Pilkada Rohil
- Berkas Usulan Pemekaran Lima Daerah di Riau Sudah Diserahkan ke Komisi II DPR RI
- Lukman Edi Buka Rumah Aspirasi di Jalan Duyung Pekanbaru
- Dewan Minta Perusahaan Dikuansing Pentingkan Naker Lokal


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.22.44.0
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com