Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Jum’at, 29 April 2016 12:46
Seorang Karyawan Disekap,
2 Perampok Berparang Kuras Uang Rp21 Juta di Indomaret Bukit Barisan


Jum’at, 29 April 2016 12:42
Pasca Bentrok 2 Ormas di Tapung Hulu, Polda Riau Tetapkan 18 Tersangka

Jum’at, 29 April 2016 11:25
Pengantin Baru di Pelalawan Tewas Bunuh Diri

Jum’at, 29 April 2016 11:22
4 Mei, Walikota Pekanbaru Serahkan Langsung Insentif Kader Posyandu ‎

Jum’at, 29 April 2016 10:58
Dari Lapas RZ Membantah Tuduhan Sering Keluyuran di Luar

Jum’at, 29 April 2016 10:55
Pemko Wujudkan Masyarakat Madani dengan Program Jumat Mengaji

Jum’at, 29 April 2016 09:52
Annas Maamun Pasrah Terima Keppres Pemberhentian Dirinya

Jum’at, 29 April 2016 09:45
Tertimbun Tembok, Makam Pejuang di Rohil Mulai Dibersihkan

Jum’at, 29 April 2016 09:35
Kalah di MA, Pemko Pekanbaru Siap Hibahkan Bangunan Pustu Rintis pada Masyarakat

Jum’at, 29 April 2016 09:09
Satpol PP Amankan Lima Pasangan Diduga Mesum di Kawasan Main Stadium



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 17 April 2013 16:10
3 Anggota FPKS DPRD Riau tak Masuk DCS Pemilu 2014

Dari lima anggota Fraksi PKS DPRD Riau, hanya dua yang berpotensi melanjutkan tugas. Tiga lainnya tak masuk daftar caleg sementara (DCS) Pemilu 2014.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari 5 orang anggota DPRD Riau dari PKS (Indra Isnaini, Mansyur, Syafruddin Sa'an, Darisman Ahmad dan Mahdinur), 3 di antaranya (Syafruddin Sa'an, Darisman Ahmad dan Mahdinur) tidak masuk bursa caleg DPRD Riau dari PKS tahun 2014.

“Yang masuk itu hanya saya dengan Indra Isnaini atau ketua fraksi kita di DPRD, selebihnya tidak masuk,” kata Mansyur, Kepala Departemen Humas dan Keprotokoleran DPW PKS Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Rabu (17/04/13).

Menurut anggota Komisi B DPRD Riau ini, tidak masuknya ketiga anggota DPRD Riau dalam Pileg 2014 tersebut, sudah merupakan hasil keputusan serta ketetapan DPW PKS Riau dan ketiga orang tersebut mesti menerima keputusan serta ketetapan itu.

“Di PKS itu sistemnya dicalonkan, bukan mencalonkan atau mengajukan diri. Karena, seluruh biaya kampanye, pendaftaran itu ditanggung partai dan setiap calon tidak pernah dikenakan biaya, termasuk ketika mendaftarkan dirinya,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya telah memberikan Daftar Calon Sementara (DCS) caleg 2014 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau. Kemudian, sebut anggota DPRD Riau dari Dapil Pekanbaru ini, PKS merupakan partai pertama yang memberikan DCS ke KPU Riau.

“Sebagai gambaran saja, untuk DPRD Riau ada nama Nurmailis, Suroyo, Mansyur, Raudahtul Firdaus, Muhammad Fadri, Meri dan berbagai nama lainnya. Yang jelas, tiga nama tadi tidak masuk caleg DPRD Riau tahun 2014,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Ikhwan
PKS ITU PARTAI KORUPSI SAPI. JADI JGN HERAN KALAU ADA YG TAK MASUK BERARTI ADA YG KURANG DIJALAN KAN YAKNI FAKSI KESEJAHTERAAN ,KARENA YG TIGA ITU MENJALANKAN FAKSI KEADILAN, JD SABAR YA USTAD TERUTAMA USTAD SAFRUDIN SAAN,KALAU PERLU BOYONG AJA KO

Orang Rokan Hulu
Semat punahlah PKS....

bang ecky
Selamat datang ustd saprudin saan,selamat bergabung kembali bersama umat yg msh setia dgn perjuangan.

fans PKS
Menyayangkan kebijakan PKS yg tidak memasukkan putra daerah asli dan "ustadz" beneran ke dalam daftar caleg... mayoritas yg msuk malah pendatang dan "ustadz" kagetan... mgkn org yg mengerti agama terlalu kritis terhadap penerapan syariah yg setengah


Berita Politik lainnya..........
- Annas Maamun Pasrah Terima Keppres Pemberhentian Dirinya
- DPRD Riau Sambut Baik Revisi RTRW
- Disepakati, Anggota Dewan tak Perlu Mundur Saat Maju di Pilkada
- Pemuda Riau: Wagubri Harus Putra Daerah
- Kader Golkar Tolak Posisi Wagubri Diisi dari Luar Partai
- Didatangi Pemprov, DPRD Riau Sepakat Tatapkan Gubri Definitif pada Senin
- Reses Dewan, Masyarakat Desa Bukit Batu Gajah Khawatirkan Biaya Replanting


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.97.149
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com