Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 8 Desember 2016 18:37
Pilkades di Tambusai Utara, Rohul,
Semua Calon Kades Terpilih Wajah Baru


Kamis, 8 Desember 2016 17:28
Gubri Tunjuk Syahrial Abdi Jadi Pj Bupati Kampar

Kamis, 8 Desember 2016 17:24
Terjerat Korupsi Embarkasi Haji,
Mantan Kabiro Tapem Setdaprov Riau dan Kuasa Pemilik Lahan Batal Dituntut Hari Ini


Kamis, 8 Desember 2016 17:18
Otak Pelaku Ternyata Istri Korban,
Pelaku Pembunuhan di Rimba Melintang Rohil Ditangkap


Kamis, 8 Desember 2016 17:06
Polda Riau Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp31 Miliar

Kamis, 8 Desember 2016 17:04
Beredar Nota Pencabutan Mandat WR III Universitas Riau

Kamis, 8 Desember 2016 16:56
Ketua PN Bengkalis Pindah Tugas

Kamis, 8 Desember 2016 16:42
Bupati Tinjau Stand HAKI Rohil

Kamis, 8 Desember 2016 16:39
Polsek Langgam Ciduk Pelaku Pencabulan Anak di B awah Umur

Kamis, 8 Desember 2016 16:13
DKPP dan TP PKK Inhil Gelar Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 17 April 2013 16:10
3 Anggota FPKS DPRD Riau tak Masuk DCS Pemilu 2014

Dari lima anggota Fraksi PKS DPRD Riau, hanya dua yang berpotensi melanjutkan tugas. Tiga lainnya tak masuk daftar caleg sementara (DCS) Pemilu 2014.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari 5 orang anggota DPRD Riau dari PKS (Indra Isnaini, Mansyur, Syafruddin Sa'an, Darisman Ahmad dan Mahdinur), 3 di antaranya (Syafruddin Sa'an, Darisman Ahmad dan Mahdinur) tidak masuk bursa caleg DPRD Riau dari PKS tahun 2014.

“Yang masuk itu hanya saya dengan Indra Isnaini atau ketua fraksi kita di DPRD, selebihnya tidak masuk,” kata Mansyur, Kepala Departemen Humas dan Keprotokoleran DPW PKS Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Rabu (17/04/13).

Menurut anggota Komisi B DPRD Riau ini, tidak masuknya ketiga anggota DPRD Riau dalam Pileg 2014 tersebut, sudah merupakan hasil keputusan serta ketetapan DPW PKS Riau dan ketiga orang tersebut mesti menerima keputusan serta ketetapan itu.

“Di PKS itu sistemnya dicalonkan, bukan mencalonkan atau mengajukan diri. Karena, seluruh biaya kampanye, pendaftaran itu ditanggung partai dan setiap calon tidak pernah dikenakan biaya, termasuk ketika mendaftarkan dirinya,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya telah memberikan Daftar Calon Sementara (DCS) caleg 2014 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau. Kemudian, sebut anggota DPRD Riau dari Dapil Pekanbaru ini, PKS merupakan partai pertama yang memberikan DCS ke KPU Riau.

“Sebagai gambaran saja, untuk DPRD Riau ada nama Nurmailis, Suroyo, Mansyur, Raudahtul Firdaus, Muhammad Fadri, Meri dan berbagai nama lainnya. Yang jelas, tiga nama tadi tidak masuk caleg DPRD Riau tahun 2014,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Ikhwan
PKS ITU PARTAI KORUPSI SAPI. JADI JGN HERAN KALAU ADA YG TAK MASUK BERARTI ADA YG KURANG DIJALAN KAN YAKNI FAKSI KESEJAHTERAAN ,KARENA YG TIGA ITU MENJALANKAN FAKSI KEADILAN, JD SABAR YA USTAD TERUTAMA USTAD SAFRUDIN SAAN,KALAU PERLU BOYONG AJA KO

Orang Rokan Hulu
Semat punahlah PKS....

bang ecky
Selamat datang ustd saprudin saan,selamat bergabung kembali bersama umat yg msh setia dgn perjuangan.

fans PKS
Menyayangkan kebijakan PKS yg tidak memasukkan putra daerah asli dan "ustadz" beneran ke dalam daftar caleg... mayoritas yg msuk malah pendatang dan "ustadz" kagetan... mgkn org yg mengerti agama terlalu kritis terhadap penerapan syariah yg setengah


Berita Politik lainnya..........
- Pilkades di Tambusai Utara, Rohul,
Semua Calon Kades Terpilih Wajah Baru

- Gubri Tunjuk Syahrial Abdi Jadi Pj Bupati Kampar
- Rp1,17 Triliun, DPRD Meranti Sahkan APBD 2017
- Turun Rp100 Miliar, Gubri Terima DIPA dari Presiden Sebesar Rp21,3 Triliun
- Kehadiran Presiden di Acara HAKI Belum Pasti
- DPP Golkar Tunjuk Ruspan Aman dan Wan Thamrin Hasyim Calon Wagubri
- Mendagri Imbau Pemda Efisien Gunakan Anggaran


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.204.108.121
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com