Untitled Document
Kamis, 7 Zulhijjah 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 2 Oktober 2014 04:18
Belasan Wanita Malam dan Pasangan Haram Terjaring Razia Yustisi di Duri

Rabu, 1 Oktober 2014 21:15
Penangkapan Gubri oleh KPK Dipastikan Pengaruhi Rencana Pemekaran

Rabu, 1 Oktober 2014 21:01
Tuding Memeras Gubri, Supriyati Bakal Disomasi Pengacara Wide

Rabu, 1 Oktober 2014 20:59
50 Baterai Tower di Pekanbaru Digasak Maling

Rabu, 1 Oktober 2014 20:50
Tuding Memeras Gubri, Supriyati Bakal Disomasi Pengacara Wide

Rabu, 1 Oktober 2014 20:45
Dilantik jadi Legislator Pusat, Eddy Tanjung Siap Dongkrak Posisi Tawar Riau

Rabu, 1 Oktober 2014 20:44
Akui Akan Disuap Kontraktor PT Chevron,
SBRI Bengkalis Diminta Berhenti Perjuangkan Nasib Buruh Di Duri




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 17 April 2013 16:10
3 Anggota FPKS DPRD Riau tak Masuk DCS Pemilu 2014

Dari lima anggota Fraksi PKS DPRD Riau, hanya dua yang berpotensi melanjutkan tugas. Tiga lainnya tak masuk daftar caleg sementara (DCS) Pemilu 2014.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari 5 orang anggota DPRD Riau dari PKS (Indra Isnaini, Mansyur, Syafruddin Sa'an, Darisman Ahmad dan Mahdinur), 3 di antaranya (Syafruddin Sa'an, Darisman Ahmad dan Mahdinur) tidak masuk bursa caleg DPRD Riau dari PKS tahun 2014.

“Yang masuk itu hanya saya dengan Indra Isnaini atau ketua fraksi kita di DPRD, selebihnya tidak masuk,” kata Mansyur, Kepala Departemen Humas dan Keprotokoleran DPW PKS Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Rabu (17/04/13).

Menurut anggota Komisi B DPRD Riau ini, tidak masuknya ketiga anggota DPRD Riau dalam Pileg 2014 tersebut, sudah merupakan hasil keputusan serta ketetapan DPW PKS Riau dan ketiga orang tersebut mesti menerima keputusan serta ketetapan itu.

“Di PKS itu sistemnya dicalonkan, bukan mencalonkan atau mengajukan diri. Karena, seluruh biaya kampanye, pendaftaran itu ditanggung partai dan setiap calon tidak pernah dikenakan biaya, termasuk ketika mendaftarkan dirinya,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya telah memberikan Daftar Calon Sementara (DCS) caleg 2014 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau. Kemudian, sebut anggota DPRD Riau dari Dapil Pekanbaru ini, PKS merupakan partai pertama yang memberikan DCS ke KPU Riau.

“Sebagai gambaran saja, untuk DPRD Riau ada nama Nurmailis, Suroyo, Mansyur, Raudahtul Firdaus, Muhammad Fadri, Meri dan berbagai nama lainnya. Yang jelas, tiga nama tadi tidak masuk caleg DPRD Riau tahun 2014,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Ikhwan
PKS ITU PARTAI KORUPSI SAPI. JADI JGN HERAN KALAU ADA YG TAK MASUK BERARTI ADA YG KURANG DIJALAN KAN YAKNI FAKSI KESEJAHTERAAN ,KARENA YG TIGA ITU MENJALANKAN FAKSI KEADILAN, JD SABAR YA USTAD TERUTAMA USTAD SAFRUDIN SAAN,KALAU PERLU BOYONG AJA KO

Orang Rokan Hulu
Semat punahlah PKS....

bang ecky
Selamat datang ustd saprudin saan,selamat bergabung kembali bersama umat yg msh setia dgn perjuangan.

fans PKS
Menyayangkan kebijakan PKS yg tidak memasukkan putra daerah asli dan "ustadz" beneran ke dalam daftar caleg... mayoritas yg msuk malah pendatang dan "ustadz" kagetan... mgkn org yg mengerti agama terlalu kritis terhadap penerapan syariah yg setengah


Berita Politik lainnya..........
- Penangkapan Gubri oleh KPK Dipastikan Pengaruhi Rencana Pemekaran
- Dilantik jadi Legislator Pusat, Eddy Tanjung Siap Dongkrak Posisi Tawar Riau
- Wakil Rakyat Riau di Senayan Diharapkan Tak Hanya Numpang Nama
- Anggota DPRD Dumai Legowo Belum Dapatkan Mobdin
- Suparman Sarankan 3 Waka DPRD Riau Tempati Rumah Dinas
- Kalangan Dewan Khawatirkan Pilkada di DPRD
- Demo, Mahasiswa Kecam Sikap Diam DPRD Terkait Korupsi Gubri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.168.88
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com