Untitled Document
Sabtu, 11 Sya'ban 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 29 Mei 2015 22:48
Polres Bengkalis Amankan 2 Pengedar dan Penikmat Narkoba di Duri

Jum’at, 29 Mei 2015 22:38
REI Bangun Rumah Duafa, Pemprov Riau Bangunkan Jalannya

Jum’at, 29 Mei 2015 22:02
Waisak Fair Pekanbaru Diikuti 120 Stand

Jum’at, 29 Mei 2015 21:48
Polres Kampar Gagalkan Penyelewengan 990 Liter Bensin

Jum’at, 29 Mei 2015 21:39
Juara Tiga Tingkat Riau, Formi Rohul Tetap Banggakan Daerah

Jum’at, 29 Mei 2015 21:29
TPID Riau dan Komisi XI DPR-RI Bahas Solusi Inflasi

Jum’at, 29 Mei 2015 21:25
Kunjungi Sejumlah Sekolah,
Polres Pelalawan Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba di Pangkalan Lesung




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 15 April 2013 18:40
Dewan Banyak Alpa,
Paripurna Laporan Pansus PBB Bengkalis Batal


Agenda penyampaian Pansus Ranperda PBB Bengkalis gagal. Pasalnya banyak anggota dewan yang alpa, sehingga jumlah anggota tidak kuorum.

Riauterkini-BENGKALIS- Dipicu kalangan Anggota DPRD Bengkalis banyak tidak hadir. Agenda paripurna laporan panitia khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pedesaan dan Perkotaan, seharusnya digelar Senin (15/4/13) batal dilaksanakan.

Sesuai jadwal yang telah di bahas badan musyawarah (banmus) paripurna digelar pukul 14.00 WIB, namun sampai pukul 15.30 WIB hanya 14 orang yang hadir dari 40 wakil rakyat.

Dari daftar absensi kehadiran 14 anggota wakil rakyat yang hadir antara lain, Abdul kadir, Azmi R Fatwa, Heru Wahyudi, Darmizal, Purboyo, Daud Gultom, M.Nasir, Abdul Rahman Jantan, Iskandar Budiman, Firzal Furdhoil, Thamrin Mali, Anom Suroto, Salfian Daliandi dan James Rocky Rumajar. Kemudian ditambah dari kalangan pejabat eselon di lingkungan Pemkab Bengkalis.

Ketua Pansus PBB Pedesaan dan Perkotaan Iskandar Budiman yang ditemui menyatakan, Pansus PBB sudah bekerja sejak enam bulan lalu. Ia bersama anggota sudah menyiapkan laporan untuk disampaikan.

“Kita cukup kecewa. Kawan-kawan banyak yang tidak hadir di paripurna ini. Padahal akhir April, Ranperda PBB Pedesaan dan Perkotaan ini sudah harus disahkan,” ujarnya.

Politisi Fraksi Golkar Plus DPRD Bengkalis ini juga berharap, agar pimpinan dewan segera mengagendakan rapat banmus, untuk segera menjadwalkan paripurna terkait Raperda PBB tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Pajak dan Non Pajak Dispenda Kabupaten Bengkalis Achyan menyebutkan, terkait Ranperda PBB tersebut, Menteri Keuangan RI memberikan deadline atau batas waktu pengesahan paling lambat awal Mei 2013.

“Dari hitungan kita, apabila menjelang awal Mei tidak disahkan Perda PBB Pedesaan dan Perkotaan ini, maka PAD yang hilang sekitar Rp 5 milyaran. Kemudian Menteri Keuangan RI juga sudah memberikan batas waktu hingga awal Mei sebelum direalisasikan 2014 mendatang,” ungkap Achyan.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
MARYAM
Macam mane nak mileh genk...!! kalo partai masih menjagokan bacaleg yg ga laku... ( jangankan utk DPRD, jadi calon BPD ajo cume dapat 2 suaro ) ( pasti suaro dio dgn bini dio -lah tu ) atau dah 3 kali ikot caleg tp tak penah masok hitong

Basri
yah....!! inilah potret anggota dprd bengkalis... mau bicara apa lagi... bisa jadi kedepan tambah parah, bila partai masih mengajukan bacaleg yg ga pro rakyat.


Berita Politik lainnya..........
- Ditetapkan Tersangka, DPRD Riau Minta Guntur Tinggalkan Jabatannya
- PAD Naker Asing di Bengkalis Menghilang,
Intsiawati : Sebaiknya Perhatikan Tenaga Kerja Lokal

- Marak Gelar Palsu,
BK Mengaku Belum Ada Laporan di DPRD Riau

- Pilkada Dumai 2015,
Abdul Kasim-Agus Purwanto Klaim Banyak Didukung Masyarakat

- Tak Ada 3 Syarat ini, PPP dan Golkar Gagal Ikut Pilkada Serentak
- Dewan Sebut Tak Ada Temuan Dalam Pembangunan Jembatan Siak IV
- Empat Cabup dan Satu Cawabup Pelalawan Ikuti Fit and Propertest di DPP PDI Perjuangan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.174.11
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com