Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 25 April 2018 09:15
Sambutan Tertulis Mendagri di Hari Otda, Ingatkan ASN Netral

Rabu, 25 April 2018 06:52
Pengurus PC PMII Kota Pekanbaru Priode 2018-2019 Dilantik

Rabu, 25 April 2018 06:49
Warga Kuansing Adukan Pencemaran Sungai oleh Empat Perusahaan ke DPRD Riau

Selasa, 24 April 2018 22:31
Jualbelikan Pupuk Subsidi di Luar Wilayah, Agen Pupuk di Sei Kumango Ditangkap Polres Rohul

Selasa, 24 April 2018 22:28
Sekda: Tahun Ini TPP Pemkab Bengkalis Tidak Dirasionalisasi

Selasa, 24 April 2018 22:24
Pesta Narkoba, 2 Warga Pasirpangaraian Diciduk Polisi Rohul

Selasa, 24 April 2018 22:20
Gendong' Sabu 2,9 Kg di Pinggir, Bengkalis,
1 Terdakwa Divonis Seumur Hidup dan 3 Terdakwa 19 Tahun Penjara


Selasa, 24 April 2018 21:26
Program Rp1 Miliar Per Desa LE-Hardianto Mendapat Atensi Masyarakat

Selasa, 24 April 2018 21:21
Begini Cara Pasangan Firdaus-Rusli Atasi Pengangguran di Duri

Selasa, 24 April 2018 21:16
DPT Riau 2018 Sebanyak 3.622.488 Pemilih

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 April 2013 06:08
Jon Erizal : Dunia Usaha Butuh Kepastian Hukum dan Keamanan

Jon Erizal berikan ceramah dihadapan 1.500 peserta Diklat Nasional Kamtibmas dan Telematika. Tanpa kepastian hukum dan keamanan dunia usaha tidak akan berjalan.

Riauterkini-JAKARTA-Bakal Calon Gubernur Riau yang juga Bendahara Umum DPP PAN, H. Jon Erizal, Se, MBA, mengatakan dunia usaha membutuhkan kepastian hukum dan keamanan. Tanpa kepastian hukum dan keamanan dunia usaha tidak akan berjalan. Namun untuk menjaga keamanan tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian karena jumlahnya terbatas. Karena itu, peran civil society sangat diharapkan.

Hal itu disampaikan Jon Erizal dalam ceramahnya di depan 1.500 peserta Diklat Nasional Kamtibmas dan Telematika yang dilaksanakan Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri di Jakarta, Selasa (9/4/13). Pengusaha nasional ini memaparkan tentang pengaruh Hankam dan Kamtibmas terhadap pembangunan ekonomi Indonesia. Selain Jon Erizal, juga tampil menjadi pembicara pengusaha Hasjim Djojohadikusumo, adik kandung Prabowo Subianto.

Menurut Jon Erizal, fundamental ekonomi Indonesia saat ini tergolong sangat kuat. Angka kemiskinan dan pengangguran terbuka dalam lima tahun terakhir terus berkurang. Inflasi terjaga. Pendapatan perkapita terus meningkat. Diproyeksikan pada tahun 2025 income perkapita Indonesia mencapai 15.500 US Dollar. Untuk saat ini saja, Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua setelah Tiongkok.

Tentu saja cerita diatas akan berbeda jika faktor non-ekonomi berupa keamanan dan ketertiban tidak diurus dengan baik. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban tersebut, tidak bisa seluruhnya dibebankan kepada Polri. Lembaga ini punya keterbatasan, terutama sumber daya manusia. Oleh karena itu, kata Jon Erizal, diperlukan wadah dari kelompok b>civil society yang bisa menjadi katalisator antara masyarakat dan Polri. ‘’Disinilah peran penting Senkom sebagai Mitra Polri,’’ ujarnya.

Jon Erizal mengatakan yang dibutuhkan dunia usaha saat ini adalah kepastian hukum dan jaminan keamanan. Ia berharap Indonesia tidak mengulangi tragedi 1998, dimana kerusuhan terjadi hampir merata di Indonesia. Seluruh pengamat luar negeri berpendapat bahwa Indonesia akan menjadi negara gagal, bahkan hancur. Tetapi Tuhan berpendapat lain, setelah 15 tahun berlalu, bangsa ini mampu bangkit bahkan menjadi kekuatan ekonomi dunia yang diperhitungkan.

Karena itu, menurutnya, Senkom bisa menjembatani kebutuhan dasar masyarakat akan rasa aman dan menjadi ujung tombak Polri dalam menjaga stabilitas teritori. ‘’Gerakan b>civil society seperti Senkom ini harus didukung dan dijadikan model strategi partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,’’ ujarnya.***(rls)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Program Rp1 Miliar Per Desa LE-Hardianto Mendapat Atensi Masyarakat
- Begini Cara Pasangan Firdaus-Rusli Atasi Pengangguran di Duri
- DPT Riau 2018 Sebanyak 3.622.488 Pemilih
- Warga Pulau kijang Padati jalan Sambut Kedatangan Wardan-SU
- 2014-2017, Pemprov Riau Bangun 665,73 Km Jalan dan 51 Jembatan
- Meriah, Cawagubri Rusli Effendi Disambut Musik Rebana Ibu-ibu Kelurahan Raja Sakti-Duri
- Jalan ke Danau PLTA Koto Panjang Mulai Diperbaiki,
Ini Kata Pengurus Pokdarwis Kampuong Danau Pulau Gadang

- Tujuh Legislator Riau Masuk dalam Struktural PWNU Riau
- Sosialisasi Sadar Pemilu,
Sejumlah Komunitas Motor Digandeng KPU Bengkalis

- Kampanye Dialogis Paslon 4 di Inhu,
Harapan Besar Kepada Andi Rachman Lanjutkan Membuka Daerah Terisolir

- Kata Andi Rachman, Jadi Gubri Harus Siap Lewat Jalan Rusak, Nggak Perlu 'Melow' ...
- Anggap Lukman Edy sebagai Cagubri Pro Desa, Warga Guntung Serahkan Dukungan
- PKS Terus Bergerilya, Perjuangkan Kemenagan Syamsuar-Edy Nasution
- Gadis 19 Tahun Ini, Bacaleg Termuda dari PKB di Pileg 2019
- Kampanye Dialogis di Reteh,
Pasangan Wardan-SU Akan Prioritaskan Pembangunan Jalan dan Pertanian

- Mantan Bupati Kampar: Masyalah Riau Selesai Jika Syamsuar Menjadi Gubernur
- Mantan Bupati Kampar: Masyalah Riau Selesai Jika Syamsuar Menjadi Gubernur
- Warga Desa Bongkal Malang, Inhu Minta Dibangunkan SMP ke Andi Rachman
- Hearing Panas, Ketua DPRD Kampar Ingatkan Pemkab Jangan Cari Celah Rumahkan TBK dan RTK
- Posko Cak Imin untuk Indonesia di Pelalawan Mulai Berdiri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.172.33
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com