Untitled Document
Kamis, 18 Rajab 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 7 Mei 2015 15:37
Antar Undangan‎​, Warga Duri Jadi Korban Penembakan OTK

Kamis, 7 Mei 2015 15:32
Konflik Lahan KKPA,
Bupati Rohul Jadi Tersangka Demi Selamatkan 710 Warga Kepenuhan Timur


Kamis, 7 Mei 2015 15:27
Dasar Hukum Izin Imigran Gelap Keluar Rudemin Dipertanyakan

Kamis, 7 Mei 2015 15:23
Lagi Rekap Nomor Togel, Pak Kumis Diciduk Reskrim Polsek Bukit Raya

Kamis, 7 Mei 2015 14:43
Menuju Kuansing 1, Pasangan Imran-Mukhlisin Pastikan "Perahu" Sudah Aman

Kamis, 7 Mei 2015 14:40
MTs Annur Bagansinembah Rohil Diduga Pungut Biaya UN Rp700 ribu

Kamis, 7 Mei 2015 14:34
Badan Penghubung Riau di Jakarta Ingin Jadi LO



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 10 April 2013 16:52
Pendaftaran Caleg Pakai Keterangan Mundur dari Dewan

Anggota dewan dari partai yang tidak lolos verifikasi boleh merasa lega. Mereka boleh mendaftar sebagai Bacaleg cukup menyertakan surat pengunduran diri dari dewan, tiadk mesti menunggu SK keluar.

Riauterkini-DUMAI- Anggota DPRD Kota Dumai dari Partai Politik yang tak lolos verifikasi untuk peserta Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2014 yang ingin menjadi Calon Legislatif (Caleg) dari partai lainnya, maka tetap harus melampirkan surat pengunduran diri sebagai anggota dewan.

“Namun, ada kemudahannya, yaitu tidak harus menunggu SK Pemberhentiannya sebagai anggota dewan. Anggota dewan cuma harus mengajukan surat pengunduran diri ke pimpinan dewan atau ke sekwan. Pimpinan atau Sekwan akan memberikan surat keterangan pengunduran dirinya,” kata Wan Akhyar Abizar, Devisi Teknis dan Sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai, Rabu (10/4/13).

Menurutnya, kemudahan itu didapatkan setelah KPU Pusat mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 13 Tahun 2013 Tentang Pelaksanaan Pemilu 2014. Keputusan tersebut untuk menjabarkan tentang peraturan perundang-undangan tentang partai politik dan pemilu.

Selain itu, pendaftaran caleg juga tidak mengharuskan melampirkan SKCK dari kepolisian, bagi yang belum pernah dikuhum pidana. Namun, bagi bacaleg yang pernah dihukum pindana wajib mengisi formulir BB2, dengan melampirkan SKCK.

Mengenai surat keterangan sehat rohani, kata dia, tidak harus dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Pekanbaru, tapi bisa diambil dari Rumah Sakit lainnya yang ada dokter spesialis jiwa atau psyciater. Bahkan, juga bisa diambil dari psyciater praktik berizin. Sementara untuk mendapatkan surat keterangan sehat jasmani dan bebas narkoba dapat dilakukan di RSUD Kota Dumai.

Mengenai persyaratan umur, disebutkannya, harus telah berumur 21 tahun terhitung pada masa akhir pendaftaran caleg pada tanggal 22 April 2013. Bila pada tanggal tersebut belum cukup berumur 21 tahun, maka bacaleg tak lolos administrasi pendaftaran caleg.

Wan Akhyar menambahkan, untuk pendaftaran calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Daerah Pemilihan Provinsi Riau harus menyertakan dukungan, dengan menyertakan sebanyak 3000 foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP), minimal dari enam kabupaten/kota di Riau.

“KPU Dumai bertugas untuk memverifikasi dukungan bakal calon DPD, sedangkan pendaftarannya di KPU Provinsi Riau di Pekanbaru,” ucap dia.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Menuju Kuansing 1, Pasangan Imran-Mukhlisin Pastikan "Perahu" Sudah Aman
- PAN Kuansing Kompak Usung Indra Putra-Andi Nurbai di Pilkada
- Daftarkan Calon Kepala Daerah,
KPU Tegaskan tak Adatak Ada Kubu Berbeda dari Parpol yang Sama

- Jelang Pilkada di Riau,
Partai Gerindra Targetkan Menang di 4 Daerah

- Tingkatkan Kompetensi Pilkada Serentak,
Calon Kepala Daerah dari PDIP Didampingi Psikolog

- Pilwako Dumai, Demokrat Belum Tetapkan Calon
- Hormati Pesaing, Suparman Tidak Daftar ke Demokrat dan PDI Perjuangan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.107.232
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com