Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 Juli 2017 22:40
Hot Spot Terus Meningkat, Riau dan Empat Provinsi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla

Rabu, 26 Juli 2017 22:32
Bupati Buka Jambore Kader PKK 2017

Rabu, 26 Juli 2017 21:21
Program Lentera Solusi Atasi Kekurangan Listrik di Siak

Rabu, 26 Juli 2017 20:49
Imigrasi Dumai Sebut Penyelundupan Warga Asing Terus Meningkat

Rabu, 26 Juli 2017 20:40
Polres Inhil Gelar Raker Analisa dan Evaluasi Semester I 2017

Rabu, 26 Juli 2017 19:55
Januari-Juli, 548 Ha Lahan di Riau Terbakar

Rabu, 26 Juli 2017 19:54
Cabuli Gadis Remaja, Seorang Wanita Lesbian di Pekanbaru Diciduk Polisi

Rabu, 26 Juli 2017 19:49
Peringatan HAN 2017,
Mahasiswa Riau dan Puskesmas Ajarkan Cara Sikat Gigi‎ ke Murid SD di Rohul


Rabu, 26 Juli 2017 19:45
Tersangka Kasus Penggelapan,
Pelantikan Syahrani Andrian sebagai Direktur BUMD di Dumai Dinilai Tak Etis


Rabu, 26 Juli 2017 19:36
Dirampok dan Ditusuk, Warga Rohul Kehilangan Uang Rp16 Juta

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 8 April 2013 19:49
Pemenang Tender Nyatakan Mundur,
Pemprov Riau Terpaksa Lelang Ulang Mobdin 51 Anggota Dewan


Pemenang tender pengadaan mobil dinas 51 dewan tidak mampu berikan jaminan pelaksanaan dan nyatakan mundur. Pemprov terpaksa lelang kembali untuk pengadaan mobil dinsa tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU-Sampai batas waktu yang ditentukan, pemenang tender lelang mobil dinas (mobdin) untuk 51 anggota DPRD Riau tidak mampu memberikan jaminan pelaksana dan menyatakan mundur, Jumat (6/5/13) lalu. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Riau melalui Biro Perlengkapan terpaksa melakukan lelang ulang terhadap pengadaan mobdin tersebut.

Hal ini diungkapkan Kepala Biro Perlengkapan Setdaprov Riau Abdi Haro kepada wartawan di Kantor Gubernur Riau. "Mobil dinas kita lelang ulang yah. Pemenang tender menyatakan mundur," serunya.

Sesuai ketentuannya, pemenang tender salah satu PT yang mengajukan mobil Mitsubishi Outlendar harus memberikan jaminan pelaksanan sebesar 5 persen dari harga penawaran. Waktu yang ditentukan 14 hari setelah SPBJ, kalau tidak mengajukan dianggap mengurkan diri.

Dengan mundurnya pemenang tender tersebut, otomatis Pemprov Riau menyita jaminan asuransi dan mem-blacklist perusahaan pemenang tender mobdin tersebut untuk mengikuti lelang di Riau selama 2 tahun.

"Kita sita jaminan asuransinya," kata Abdi.

Sementara itu, sesuai peraturan jika pemenang pertama tidak memenuhi syarat, pemenang kedua akan diajukan. Namun, pemenabg kedua tidak.memenuhi kriteria tender mobdin sehingga mengharuskan lelang ulang.

"Tidak menuhi kriteria," seru Abdi.

Seperti yang diketahui, lelang mobdin ini sudah dilaksanakan sejak Februari yang lalu. Mobdin yang disediakan melalui sistem sewa ini, dianggarkan sebesar Rp8 miliar.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
MARFILNO
UDAHHHHH LAH KASI AJA TRUK CUKUP TUU

ahli
Pengadaan kendaraan kan tidak perlu lelang tinggal tunjuk langsung, karena sudah ada e-katalog di web LKPP. Tinggal nentukan, mobil apa yang mau dibeli. Harga sudah baku, mobil plat merah harus lebih rendah dari plat hitam. Apa tidak tahu ya, sampai

Surety Bond
Untuk penerbitan Surety Bond seperti Jaminan Penawaran (Bid Bond), Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond), Jaminan Uang Muka (Advance Payment Bond) maupun Jaminan Pemeliharaan silahkan hubungi 0818778145 atau info lebih lanjut di link

Staf Ahli
Wahai Rakyat Riau, kita telah dizalimi oleh RZ melalui Abdi Haram ini; karena tidak ada aturan bahwa setiap anggota DPRD dapat mobil dinas, menurut Peraturan Mendagri yang ada hanya Pimpinannya. Ini sarat kepentingan untuk memperkaya diri dengan car

Staf Ahli
Wahai Rakyat Riau, kita telah dizalimi oleh RZ melalui Abdi Haram ini; karena tidak ada aturan bahwa setiap anggota DPRD dapat mobil dinas, menurut Peraturan Mendagri yang ada hanya Pimpinannya. Ini sarat kepentingan untuk memperkaya diri dengan car

Staf Ahli
Wahai Rakyat Riau, kita telah dizalimi oleh RZ melalui Abdi Haram ini; karena tidak ada aturan bahwa setiap anggota DPRD dapat mobil dinas, menurut Peraturan Mendagri yang ada hanya Pimpinannya. Ini sarat kepentingan untuk memperkaya diri dengan car

Staf Ahli
Wahai Rakyat Riau, kita telah dizalimi oleh RZ melalui Abdi Haram ini; karena tidak ada aturan bahwa setiap anggota DPRD dapat mobil dinas, menurut Peraturan Mendagri yang ada hanya Pimpinannya. Ini sarat kepentingan untuk memperkaya diri dengan car

marwah riau
selagi tersangka RZ masih menjabat gubri, maka makin kacau pemerintahan, mana ada pemenang tender menolak, kontraktor tdk mampu memberi komisi terlalu besar yg diminta oleh pejabat bidang perlengkapan. terlihat sekali sebelum masa jabatannya berakhir

budak gile....
Semuanya GARANG......end Mr.ZAIMARNO......sekalian periksa baju batik %@!*....!!!!!baju batik rumah makan bukan motif %@!* riau....

Eng i Eng
dana segar banyak di biro perlengkapan yang tdk bisa dipertanggung jawabkan , kegiatan ratusan milyar di pecah2 agar bisa PL itulah permainan biro perlengkapan makanlah uang haram tu


loading...

Berita Politik lainnya..........
- Imigrasi Dumai Sebut Penyelundupan Warga Asing Terus Meningkat
- Tersangka Kasus Penggelapan,
Pelantikan Syahrani Andrian sebagai Direktur BUMD di Dumai Dinilai Tak Etis

- Bertemu Gubri, Bupati Rohul Bicara Blak-blakan
- ‎Pilgubri 2018, Suparman Siap Kampanyekan Andi di Rohul dengan Berikan Syarat
- Tak Quorum, Paripurna DPRD Riau dengan Sejumlah Agenda Batal
- Diusung PPP jadi Calon Gubri, Rusli Efendy Jalin Komunikasi dengan Partai Lain
- Golkar Pastikan tak Buka Penjaringan Balon Gubri untuk Pilkada 2018


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.109.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com