Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 29 Agustus 2015 21:15
Sidang Senat Ternuka PCR Lantik 611 Mahasiswa Baru

Sabtu, 29 Agustus 2015 21:12
Terpantauan 47 Titik Panas, 29 Terindikasi Karhutla di Riau

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:37
Prof Dr Irwandi Jaswir MSc: Kebijakan Industri Halal Mesti Terintegrasi

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:34
Jendela Kantor Posmetro Rohil Dicongkel Maling, Dua HP Wartawan Raib

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:24
Proyek Jalan Rigid di Tambusai Makan Korban, Seorang Warga Rohul Tewas

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:18
Sekolah Global Andalan Gelar Malam Penganugerahan Siswa dan Guru Berprestasi YKCK 2015

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:07
Lepas 378 Calhaj,
Bupati Pesan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 8 April 2013 19:49
Pemenang Tender Nyatakan Mundur,
Pemprov Riau Terpaksa Lelang Ulang Mobdin 51 Anggota Dewan


Pemenang tender pengadaan mobil dinas 51 dewan tidak mampu berikan jaminan pelaksanaan dan nyatakan mundur. Pemprov terpaksa lelang kembali untuk pengadaan mobil dinsa tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU-Sampai batas waktu yang ditentukan, pemenang tender lelang mobil dinas (mobdin) untuk 51 anggota DPRD Riau tidak mampu memberikan jaminan pelaksana dan menyatakan mundur, Jumat (6/5/13) lalu. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Riau melalui Biro Perlengkapan terpaksa melakukan lelang ulang terhadap pengadaan mobdin tersebut.

Hal ini diungkapkan Kepala Biro Perlengkapan Setdaprov Riau Abdi Haro kepada wartawan di Kantor Gubernur Riau. "Mobil dinas kita lelang ulang yah. Pemenang tender menyatakan mundur," serunya.

Sesuai ketentuannya, pemenang tender salah satu PT yang mengajukan mobil Mitsubishi Outlendar harus memberikan jaminan pelaksanan sebesar 5 persen dari harga penawaran. Waktu yang ditentukan 14 hari setelah SPBJ, kalau tidak mengajukan dianggap mengurkan diri.

Dengan mundurnya pemenang tender tersebut, otomatis Pemprov Riau menyita jaminan asuransi dan mem-blacklist perusahaan pemenang tender mobdin tersebut untuk mengikuti lelang di Riau selama 2 tahun.

"Kita sita jaminan asuransinya," kata Abdi.

Sementara itu, sesuai peraturan jika pemenang pertama tidak memenuhi syarat, pemenang kedua akan diajukan. Namun, pemenabg kedua tidak.memenuhi kriteria tender mobdin sehingga mengharuskan lelang ulang.

"Tidak menuhi kriteria," seru Abdi.

Seperti yang diketahui, lelang mobdin ini sudah dilaksanakan sejak Februari yang lalu. Mobdin yang disediakan melalui sistem sewa ini, dianggarkan sebesar Rp8 miliar.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
MARFILNO
UDAHHHHH LAH KASI AJA TRUK CUKUP TUU

ahli
Pengadaan kendaraan kan tidak perlu lelang tinggal tunjuk langsung, karena sudah ada e-katalog di web LKPP. Tinggal nentukan, mobil apa yang mau dibeli. Harga sudah baku, mobil plat merah harus lebih rendah dari plat hitam. Apa tidak tahu ya, sampai

Surety Bond
Untuk penerbitan Surety Bond seperti Jaminan Penawaran (Bid Bond), Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond), Jaminan Uang Muka (Advance Payment Bond) maupun Jaminan Pemeliharaan silahkan hubungi 0818778145 atau info lebih lanjut di link

Staf Ahli
Wahai Rakyat Riau, kita telah dizalimi oleh RZ melalui Abdi Haram ini; karena tidak ada aturan bahwa setiap anggota DPRD dapat mobil dinas, menurut Peraturan Mendagri yang ada hanya Pimpinannya. Ini sarat kepentingan untuk memperkaya diri dengan car

Staf Ahli
Wahai Rakyat Riau, kita telah dizalimi oleh RZ melalui Abdi Haram ini; karena tidak ada aturan bahwa setiap anggota DPRD dapat mobil dinas, menurut Peraturan Mendagri yang ada hanya Pimpinannya. Ini sarat kepentingan untuk memperkaya diri dengan car

Staf Ahli
Wahai Rakyat Riau, kita telah dizalimi oleh RZ melalui Abdi Haram ini; karena tidak ada aturan bahwa setiap anggota DPRD dapat mobil dinas, menurut Peraturan Mendagri yang ada hanya Pimpinannya. Ini sarat kepentingan untuk memperkaya diri dengan car

Staf Ahli
Wahai Rakyat Riau, kita telah dizalimi oleh RZ melalui Abdi Haram ini; karena tidak ada aturan bahwa setiap anggota DPRD dapat mobil dinas, menurut Peraturan Mendagri yang ada hanya Pimpinannya. Ini sarat kepentingan untuk memperkaya diri dengan car

marwah riau
selagi tersangka RZ masih menjabat gubri, maka makin kacau pemerintahan, mana ada pemenang tender menolak, kontraktor tdk mampu memberi komisi terlalu besar yg diminta oleh pejabat bidang perlengkapan. terlihat sekali sebelum masa jabatannya berakhir

budak gile....
Semuanya GARANG......end Mr.ZAIMARNO......sekalian periksa baju batik %@!*....!!!!!baju batik rumah makan bukan motif %@!* riau....

Eng i Eng
dana segar banyak di biro perlengkapan yang tdk bisa dipertanggung jawabkan , kegiatan ratusan milyar di pecah2 agar bisa PL itulah permainan biro perlengkapan makanlah uang haram tu

wartawan senior
periksa biro perlengkapan sekda prov banyak uang siluman dikelola di biro ini , yg dapat pegawai2 yg ada di biro perlengkapan semua apalagi yg namanya GARANG adik koruptor riau sf hariyanto kadis pu sama kelakuan budak ini berdua menghancurkan riau d


Berita Politik lainnya..........
- Pilkada Dumai, Abdul Kasim-Nuraini Dekati Masyarakat dengan Dialog
- Jelang Pilkada Kampar, Pengusaha Muda Amir Lutfi Siap Maju
- KASN Sebut Banyak PNS Dijanjikan Oleh Petahana yang Maju Pilkada
- Aksi Damai BEM SRI,
Tiga Paslon Bupati dan Wabup Rohul Siap Teken Kontrak Rakyat

- APBD Bukan Uang Haram, Satker Pemprov Dihimbau tak Takut Menggunakannya
- Lima Cakada di Rohul Sudah Serahkan Surat Pengunduran Diri
- Dapat Nomor Urut Satu, PKS Riau Tak Mau Sesumbar dan Anggap Kebetulan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.168.69
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com