Untitled Document
Rabu, 7 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 28 Januari 2015 13:24
Tunggu Juklak DPP, DPC Gerindra Meranti Belum Jaring Balonbup

Rabu, 28 Januari 2015 12:46
Selewengkan Dana Bantuan Masyarakat, Ketua UPK di Rohul Segera Diadili

Rabu, 28 Januari 2015 12:38
Tubuh Dicat Merah,
Aktivis FSM Desak PT IKS Kembalikan Lahan Warga yang Diserobot


Rabu, 28 Januari 2015 11:42
Suap Pembahasan RAPBD Riau Tahun 2015,
Sekdaprov Riau Diperiksa Untuk Tersangka Gubri Nonaktif Annas Maamun


Rabu, 28 Januari 2015 11:38
Dewan Dikagetkan Ada Karaoke di Pasar Kodim Pekanbaru

Rabu, 28 Januari 2015 11:20
Bupati Kepulauan Meranti Tutup STQ Desa Banglas 2015

Rabu, 28 Januari 2015 11:14
Marak Terjadi Ilog,
DPRD Meranti Harap Hasil Hutan Bisa Jadi Pendapatan Daerah




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 8 April 2013 19:49
Pemenang Tender Nyatakan Mundur,
Pemprov Riau Terpaksa Lelang Ulang Mobdin 51 Anggota Dewan


Pemenang tender pengadaan mobil dinas 51 dewan tidak mampu berikan jaminan pelaksanaan dan nyatakan mundur. Pemprov terpaksa lelang kembali untuk pengadaan mobil dinsa tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU-Sampai batas waktu yang ditentukan, pemenang tender lelang mobil dinas (mobdin) untuk 51 anggota DPRD Riau tidak mampu memberikan jaminan pelaksana dan menyatakan mundur, Jumat (6/5/13) lalu. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Riau melalui Biro Perlengkapan terpaksa melakukan lelang ulang terhadap pengadaan mobdin tersebut.

Hal ini diungkapkan Kepala Biro Perlengkapan Setdaprov Riau Abdi Haro kepada wartawan di Kantor Gubernur Riau. "Mobil dinas kita lelang ulang yah. Pemenang tender menyatakan mundur," serunya.

Sesuai ketentuannya, pemenang tender salah satu PT yang mengajukan mobil Mitsubishi Outlendar harus memberikan jaminan pelaksanan sebesar 5 persen dari harga penawaran. Waktu yang ditentukan 14 hari setelah SPBJ, kalau tidak mengajukan dianggap mengurkan diri.

Dengan mundurnya pemenang tender tersebut, otomatis Pemprov Riau menyita jaminan asuransi dan mem-blacklist perusahaan pemenang tender mobdin tersebut untuk mengikuti lelang di Riau selama 2 tahun.

"Kita sita jaminan asuransinya," kata Abdi.

Sementara itu, sesuai peraturan jika pemenang pertama tidak memenuhi syarat, pemenang kedua akan diajukan. Namun, pemenabg kedua tidak.memenuhi kriteria tender mobdin sehingga mengharuskan lelang ulang.

"Tidak menuhi kriteria," seru Abdi.

Seperti yang diketahui, lelang mobdin ini sudah dilaksanakan sejak Februari yang lalu. Mobdin yang disediakan melalui sistem sewa ini, dianggarkan sebesar Rp8 miliar.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
MARFILNO
UDAHHHHH LAH KASI AJA TRUK CUKUP TUU

ahli
Pengadaan kendaraan kan tidak perlu lelang tinggal tunjuk langsung, karena sudah ada e-katalog di web LKPP. Tinggal nentukan, mobil apa yang mau dibeli. Harga sudah baku, mobil plat merah harus lebih rendah dari plat hitam. Apa tidak tahu ya, sampai

Surety Bond
Untuk penerbitan Surety Bond seperti Jaminan Penawaran (Bid Bond), Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond), Jaminan Uang Muka (Advance Payment Bond) maupun Jaminan Pemeliharaan silahkan hubungi 0818778145 atau info lebih lanjut di link

Staf Ahli
Wahai Rakyat Riau, kita telah dizalimi oleh RZ melalui Abdi Haram ini; karena tidak ada aturan bahwa setiap anggota DPRD dapat mobil dinas, menurut Peraturan Mendagri yang ada hanya Pimpinannya. Ini sarat kepentingan untuk memperkaya diri dengan car

Staf Ahli
Wahai Rakyat Riau, kita telah dizalimi oleh RZ melalui Abdi Haram ini; karena tidak ada aturan bahwa setiap anggota DPRD dapat mobil dinas, menurut Peraturan Mendagri yang ada hanya Pimpinannya. Ini sarat kepentingan untuk memperkaya diri dengan car

Staf Ahli
Wahai Rakyat Riau, kita telah dizalimi oleh RZ melalui Abdi Haram ini; karena tidak ada aturan bahwa setiap anggota DPRD dapat mobil dinas, menurut Peraturan Mendagri yang ada hanya Pimpinannya. Ini sarat kepentingan untuk memperkaya diri dengan car

Staf Ahli
Wahai Rakyat Riau, kita telah dizalimi oleh RZ melalui Abdi Haram ini; karena tidak ada aturan bahwa setiap anggota DPRD dapat mobil dinas, menurut Peraturan Mendagri yang ada hanya Pimpinannya. Ini sarat kepentingan untuk memperkaya diri dengan car

marwah riau
selagi tersangka RZ masih menjabat gubri, maka makin kacau pemerintahan, mana ada pemenang tender menolak, kontraktor tdk mampu memberi komisi terlalu besar yg diminta oleh pejabat bidang perlengkapan. terlihat sekali sebelum masa jabatannya berakhir

budak gile....
Semuanya GARANG......end Mr.ZAIMARNO......sekalian periksa baju batik %@!*....!!!!!baju batik rumah makan bukan motif %@!* riau....

Eng i Eng
dana segar banyak di biro perlengkapan yang tdk bisa dipertanggung jawabkan , kegiatan ratusan milyar di pecah2 agar bisa PL itulah permainan biro perlengkapan makanlah uang haram tu

wartawan senior
periksa biro perlengkapan sekda prov banyak uang siluman dikelola di biro ini , yg dapat pegawai2 yg ada di biro perlengkapan semua apalagi yg namanya GARANG adik koruptor riau sf hariyanto kadis pu sama kelakuan budak ini berdua menghancurkan riau d


Berita Politik lainnya..........
- Tunggu Juklak DPP, DPC Gerindra Meranti Belum Jaring Balonbup
- Dewan Dikagetkan Ada Karaoke di Pasar Kodim Pekanbaru
- Marak Terjadi Ilog,
DPRD Meranti Harap Hasil Hutan Bisa Jadi Pendapatan Daerah

- Wacana Pemekaran Rokan Samo dan Kota Baharu,
Bupati Achmad Sebut Tak Berniat Jadi Bupati atau Walikota

- Tidak Pernah Dilibatkan,
Ini Alasan Achmad Tak Setujui Pemekaran Kabupaten Rodas

- Komisi C Dibuat Heran PT PIR Tanamkan Saham Untuk RAL
- 20 New Nissan X Trail Untuk Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.76.100
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com