Untitled Document
Kamis, 23 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 24 April 2014 15:32
Masih Banyak Warnet di Rohul Belum Kantongi Izin

Kamis, 24 April 2014 15:20
Gagal Nyaleg, Ketua DPRD Riau Pilih Back to Campus

Kamis, 24 April 2014 15:13
Besok, Gubri Hadiri Undangan Presiden Peringati Hari Otda

Kamis, 24 April 2014 14:54
Bupati Bengkalis Buka Pencanangan Bulan Bhakti IBI KB Kes Tingkat Kabupaten di Desa Selatbaru

Kamis, 24 April 2014 14:43
Perlu Diperbaiki Segera,
Pelabuhan Wisata Religi Syekh Abdurrahman Siddik Memprihatinkan


Kamis, 24 April 2014 14:37
Polda Riau Tak Pernah Periksa Maimanah Umar dan Putrinya sebagai Tersangka

Kamis, 24 April 2014 14:34
Dua Hari, TMP Penyewaan Baru Akan Diujicoba



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 3 April 2013 17:20
Tak Dimasukan Bacaleg 2014,
Timo Kipda Pasrah Terima Putusan DPP Golkar Dumai


Tidak semua kader yang telah duduk mewakili rakyat akan diusung kembali oleh Golkar. Ketua Komisi I DPRD Dumaipasrah menerima putusan untuk tidak dicalonkan kembali pada Pileg 2014.

Riauterkini-DUMAI-Timo Kipda yang juga Ketua Komisi I DPRD Dumai dari Partai Golongan Karya (Golkar) mengaku pasrah menerima putusan yang dikeluarkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Dumai soal tidak dicalonkannya kembali dirinya pada Pemilihan Legislatif (Pileg) pada tahun 2014 mendatang.

Ketika dikonfirmasi langsung riauterkinicom, Rabu (3/4/13) di Kantor DPRD Dumai, Timo Kipda mengatakan, bahwa pihaknya terima saja apa yang sudah ditetapkan keputusan DPD II Golkar Dumai tersebut. Karena, keputusan itu menurutnya, merupakan keputusan yang bijak dan arif terhadap dirinya tidak diikut sertakan Pileg 2014.

"Menurut saya keputusan itu sudah bijak dan arif terhadap saya. Maka dari itu, apapun alasannya saya menerima keputusan yang dilakukan Ketua DPD II Golkar Dumai. Keputusan yang diambil itu merupakan penilaiannya terhadap dirinya selama ini dan ditakutkan akan memperburuk Partai Golkar di Dumai," kata Timo Kipda.

Kemudian terkait dugaan masalah seperti diungkapkan Ketua DPD II Golkar Dumai, Zulkifli Ahad kepada dirinya, Timo Kipda menyambut dengan senyuman dan bisa pasrah saja terkait komentar tersebut. Sedangkan, saat ini Timo Kipda menikmati masa kedudukannya selama satu tahun setenggah hingga masa bakti berakhir di bulan April 2014.

"Informasi yang saya terima karena terganjal persoalan hukum. Jika memang ini semua keputusan dari Ketua DPD II Golkar Dumai, kita sebagai kader yang baik mengikuti atas putusan tersebut," kata Timo Kipda, yang juga Ketua Komisi I DPRD Dumai menjawab pertanyaan wartawan.

Sebagai data tambahan, sesuai hasil rapat pleno Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar), ditetapkan dua orang yang saat ini sedang menjadi anggota DPRD Dumai tidak diikut serta dalam ajang pencalonan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 2014 mendatang.

Ketua DPD II Partai Golkar Dumai, Zulkifli Ahad usai rapat pleno, Jumat (29/3/13) sore mengatakan, bahwa pihaknya telah melaksanakan pleno tentang penetapan calon legislatif (Caleg) dari 4 Daerah Pemilihan (Dapil) dengan total penetapan 30 orang dari jumlah secara keseluruhan 65 orang.

"Kita telah melakukan rapat Pleno penetapan calon legislatif (Caleg) 2014. Dari penetapan itu, kita menetapan 30 orang Baleg dari Partai Golkar. Sedangkan untuk dua orang anggota DPRD Dumai aktif dari Golkar tidak kita masukan dalam pencalonan, karena ada beberapa alasan," jelasnya.

Alasan itu dijelaskan Zul Ahad, kalau untuk Timo Kipada masih dirundung dugaan persoalan hukum. Sedangkan untuk Andi Firman, kata dia, tidak dimasukan dalam penetapan Pileg karena yang bersangkutan sedang sakit, maka Andi Firman tereliminasi dalam penetapan Caleg dari Partai Golkar.

"Untuk Timo Kipada saat ini sedang ada masalah hukum, dan untuk Andi Firman saat ini dirinya sedang mengalami sakit makanya kita tidak masukan dalam daftar Pileg dari Partai Golkar," tegas Zulkifli Ahad, Ketua DPD II Partai Golkar Dumai, usai memimpin rapat Pleno Penetapan Pileg dari Partai Golkar.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Gagal Nyaleg, Ketua DPRD Riau Pilih Back to Campus
- Polda Riau Tak Pernah Periksa Maimanah Umar dan Putrinya sebagai Tersangka
- Imran Center, dari Kuansing untuk Masyarakat Kuansing
- Caleg Golkar, Abdullah Berpeluang Jadi Ketua DPRD Rohil
- Pimpinan DPR Riau Berpotensi Didominasi Politisi Perempuan
- Raup 21.806 Suara, Mantan Wako Dumai Melenggang ke Senayan
- DPRD Rohul Diisi 33 Wajah Baru, 12 Incumben dan 6 Perempuan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.237.95.6
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com