Untitled Document
Sabtu, 8 Muharram 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 1 Nopember 2014 07:27
Kebakaran Ludeskan Gudang Batako di Jalan Inpres, Marpoyan Damai, Pekanbaru

Sabtu, 1 Nopember 2014 07:23
Polres Bengkalis Ringkus Maling 26 Ton Minyak PT Chevron

Sabtu, 1 Nopember 2014 07:12
Ribuan Ikan Ditemukan Mati Mengapung di Sungai Muara Kuku, Rohul

Jum’at, 31 Oktober 2014 22:07
111

Jum’at, 31 Oktober 2014 22:02
Kepada Dewan, Kapolresta Pekanbaru Keluhkan Anggaran Minim

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:58
Bantahan DJKD Kemendagri Terkait Berita Dugaan Gubri Annas Palsukan APBD 2015

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:54
Ditemukan Mayat Bersimbah Darah di Sinaboi, Rohil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 3 April 2013 17:20
Tak Dimasukan Bacaleg 2014,
Timo Kipda Pasrah Terima Putusan DPP Golkar Dumai


Tidak semua kader yang telah duduk mewakili rakyat akan diusung kembali oleh Golkar. Ketua Komisi I DPRD Dumaipasrah menerima putusan untuk tidak dicalonkan kembali pada Pileg 2014.

Riauterkini-DUMAI-Timo Kipda yang juga Ketua Komisi I DPRD Dumai dari Partai Golongan Karya (Golkar) mengaku pasrah menerima putusan yang dikeluarkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Dumai soal tidak dicalonkannya kembali dirinya pada Pemilihan Legislatif (Pileg) pada tahun 2014 mendatang.

Ketika dikonfirmasi langsung riauterkinicom, Rabu (3/4/13) di Kantor DPRD Dumai, Timo Kipda mengatakan, bahwa pihaknya terima saja apa yang sudah ditetapkan keputusan DPD II Golkar Dumai tersebut. Karena, keputusan itu menurutnya, merupakan keputusan yang bijak dan arif terhadap dirinya tidak diikut sertakan Pileg 2014.

"Menurut saya keputusan itu sudah bijak dan arif terhadap saya. Maka dari itu, apapun alasannya saya menerima keputusan yang dilakukan Ketua DPD II Golkar Dumai. Keputusan yang diambil itu merupakan penilaiannya terhadap dirinya selama ini dan ditakutkan akan memperburuk Partai Golkar di Dumai," kata Timo Kipda.

Kemudian terkait dugaan masalah seperti diungkapkan Ketua DPD II Golkar Dumai, Zulkifli Ahad kepada dirinya, Timo Kipda menyambut dengan senyuman dan bisa pasrah saja terkait komentar tersebut. Sedangkan, saat ini Timo Kipda menikmati masa kedudukannya selama satu tahun setenggah hingga masa bakti berakhir di bulan April 2014.

"Informasi yang saya terima karena terganjal persoalan hukum. Jika memang ini semua keputusan dari Ketua DPD II Golkar Dumai, kita sebagai kader yang baik mengikuti atas putusan tersebut," kata Timo Kipda, yang juga Ketua Komisi I DPRD Dumai menjawab pertanyaan wartawan.

Sebagai data tambahan, sesuai hasil rapat pleno Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar), ditetapkan dua orang yang saat ini sedang menjadi anggota DPRD Dumai tidak diikut serta dalam ajang pencalonan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 2014 mendatang.

Ketua DPD II Partai Golkar Dumai, Zulkifli Ahad usai rapat pleno, Jumat (29/3/13) sore mengatakan, bahwa pihaknya telah melaksanakan pleno tentang penetapan calon legislatif (Caleg) dari 4 Daerah Pemilihan (Dapil) dengan total penetapan 30 orang dari jumlah secara keseluruhan 65 orang.

"Kita telah melakukan rapat Pleno penetapan calon legislatif (Caleg) 2014. Dari penetapan itu, kita menetapan 30 orang Baleg dari Partai Golkar. Sedangkan untuk dua orang anggota DPRD Dumai aktif dari Golkar tidak kita masukan dalam pencalonan, karena ada beberapa alasan," jelasnya.

Alasan itu dijelaskan Zul Ahad, kalau untuk Timo Kipada masih dirundung dugaan persoalan hukum. Sedangkan untuk Andi Firman, kata dia, tidak dimasukan dalam penetapan Pileg karena yang bersangkutan sedang sakit, maka Andi Firman tereliminasi dalam penetapan Caleg dari Partai Golkar.

"Untuk Timo Kipada saat ini sedang ada masalah hukum, dan untuk Andi Firman saat ini dirinya sedang mengalami sakit makanya kita tidak masukan dalam daftar Pileg dari Partai Golkar," tegas Zulkifli Ahad, Ketua DPD II Partai Golkar Dumai, usai memimpin rapat Pleno Penetapan Pileg dari Partai Golkar.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- DPW Riau Sebut Mukhtamar PPP Kubu Suryadharma Ali Ilegal
- Gelar Aksi di Kantor Medco Lirik,
Front Mahasiswa Untuk Merebut Minyak Riau Terbentuk

- DPRD Dumai Sahkan Tatip Dewan
- Pelantikan Pimpinan DPRD Kampar Tanpa Wakil dari PAN
- KMP Kuasai Alat Kelengkapan DPRD Dumai
- Dewan Minta KPK Perjelas Status Arsyadjuliandi Rachman
- Disuruh Annas Mundur, Plt Gubri Tolak Berkomentar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.214.221
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com