Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 13 Pebruari 2016 16:45
Mulai Surut, Mensos Bantu Korban Banjir di Kampar

Sabtu, 13 Pebruari 2016 16:42
Tiga Tersangka Sabu Diamankan Sat Narkoba Polres Bengkalis di Duri

Sabtu, 13 Pebruari 2016 16:40
Bandar Sabu Diringkus Polres Bengkalis

Sabtu, 13 Pebruari 2016 13:57
Miliki Aset TBS, SMAN 7 Mandau Mandiri Sejahterakan Siswa Kurang Mampu

Sabtu, 13 Pebruari 2016 13:17
Dilepas Kadisbudparpora Inhil,
Wisatawan Tertarik Keindahan Hamparan Sersah dan Hutan Mangrove


Sabtu, 13 Pebruari 2016 13:13
BMKG: Riau Masih Berpeluang Hujan

Sabtu, 13 Pebruari 2016 13:11
Plt Gubri Nilai Pelantikan Sekda Inhu Tak Salah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 28 Maret 2013 16:55
Daftar Caleg Pemilu 2014,
KPU Bengkalis Ingatkan Kades Wajib Mundur


Kepala desa tidak dilarangkan mendaftar sebagai Caleg Pemilu 2014, namun KPU Bengkalis mengingatkan aturan mereka harus mundur dari jabatannya.

Riauterkini-BENGKALIS- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis mengingatkan, para kepala desa (kades) yang akan mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2014 mendatang, wajib mengundurkan diri dari jabatannya.

Sebagaimana sudah diatur dalam aturan bahwa setiap Kades mendaftar sebagai caleg terlebih dahulu harus mengundurkan diri secara tertulis karena menjabat sebagai kepala desa atau perangkat desa.

“Ada beberapa kades yang berkonsultasi tentang persoalan ini. Sesuai aturan, kades mendaftar sebagai caleg Pemilu wajib mengundurkan diri secara tertulis, itulah konsekwensinya. Dan itu salah satu syarat mutlak,” tegas Komisioner KPU Bengkalis Defitri Akbar ketika dihubungi, Kamis (28/3/13).

Dipaparkan pria yang akrab disapa Dede ini, syarat melampirkan surat pernyataan pengunduran diri ini, dalam aturan tersebut sebagaimana diatur Pasal 19 huruf i poin 4 Peraturan KPU Nomor 7/2013. Bahwa, pengunduran diri sebagai kades tidak bisa ditarik kembali atau bukan cuti, karena mendaftarkan diri sebagai caleg dari salah satu partai politik (parpol).

“Harus menandatangani surat pengunduran diri, dan sifatnya tidak bisa ditarik kembali juga berlaku bagi kepala daerah, wakil kepala daerah, PNS, anggota TNI/Polri, direksi, komisaris, dewan pengawas dan karyawan pada BUMN dan/atau BUMD serta pengurus pada badan lainnya yang anggarannya bersumber dari keuangan negara,” terangnya.

Terpisah, Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kabupaten Bengkalis Mendra menegaskan, jika pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk mengawasi seluruh tahapan Pemilu legislatif, termasuk proses pendaftaran calon anggota DPRD Bengkalis yang akan segera dilaksanakan KPU pada 9 April mendatang.

“KPU sendiri sudah beberapa kali melakukan perbaikan mengenai tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD. Yang terakhir, tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemilu itu dirubah melalui Peraturan KPU Nomor 6/2013. Atas perubahan jadwal ini, dan sebagaimana instruksi Bawaslu Riau, kita akan melakukan pengawasan secara maksimal,” kata Mendra.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Rizky Pratama.
Pak Dede yth.berdasarkan peraturan yg bpk.sampaikan ttg keabsahan seorang caleg.yg berasal dari Kades,kep.daerah,PNS,Peg.BUMN,dan BUMD harus melampirkan srt pengunduran diri dari Instansi terkait.maka bersama ini kami sampaikan bahwa salah seorang ca

Masyrkt biasa
Mgp peraturan di negara ini tdk jelas btol..gubrnur,bupati,kalau mau mencln knp bsa cuti.smntara kades di suruh brhnti dr jbtan.memg tak adil.!! St lg..kepala daerah bs memgang partai politk.smntara kades knp tdk bs.apa beda nya kawan..aturan apo mcm

Pengamat Politik Pemula
Pak Dedek (Komisioner KPU Bengkalis). Numpang tanye siket pak, saye ini mantan narapidana kasus KDRT, hukuman saye 1,6 tahun, dan saye bebas baru aje 2 tahun. Boleh tak orang mcm saye ni mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Dewan ? Saye takut nan

Pengamat Politik Pemula
Pak Dedek (Komisioner KPU Bengkalis). Numpang tanye siket pak, saye ini mantan narapidana kasus KDRT, hukuman saye 1,6 tahun, dan saye bebas baru aje 2 tahun. Boleh tak orang mcm saye ni mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Dewan ? Saye takut nan

gondrong
KOK RASANYA GAK ADIL YA,,,KADES WAJIB MUNDUR,,TAPI BAIK BUPATI APALAGI GUBERNUR GAK WAJIB MUNDUR KLO MENCALONKAN DIRI LAGI


Berita Politik lainnya..........
- Tempat dan Waktu Pelantikan 4 Kepala Daerah di Riau Berpotensi Berubah
- Dituding Lontarkan Tudingan Ngawur, Wabup Kuansing Tunjuk Bukti Surat Sekda
- DPRD Riau Respon Positif Pelantikan Empat Kepala Daerah di Pekanbaru
- Ambil Kebijakan Strategis,
Ketua DPRD Inhu Imbau Pj Bupati Berkoordinasi Dengan Bupati Terpilih

- Lecehkan Martabat Melayu, Belasan Pemuda Geram Kecam Effendi Simbolon
- Kepala Daerah Dilantik di Pekanbaru, Warga Dumai Kecewa
- Rayakan Ulang Tahun ke-8, DPC Gerindra Rohil Bagikan Susu Gratis


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.24.159
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com