Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Pebruari 2017 22:25
Suparman Divonis Bebas, KPK Kecewa dan Ajukan Banding

Kamis, 23 Pebruari 2017 22:13
3 Kali Menjambret, Dua ABG di Meranti ini 'Digelandang' Polisi

Kamis, 23 Pebruari 2017 21:27
Jual Sabu ke Petani, Anggota Polsek Tambusai Rohul Ditangkap Komandannya

Kamis, 23 Pebruari 2017 20:41
Gubri Serahkan 146 Rumah di UPT Tanjung Tiram, Inhil

Kamis, 23 Pebruari 2017 20:28
Polsek Kerinci Kanan, Pelalawan Bongkar Penampungan Satwa Liar

Kamis, 23 Pebruari 2017 20:20
Pedagang Desak Distanak Sebutkan Pedagang Bakso Babi

Kamis, 23 Pebruari 2017 19:17
Seorang Warga Tanah Merah, Inhil Ditusuk dengan Badik

Kamis, 23 Pebruari 2017 19:01
Kejagung RI Segera Bentuk Tim Saber Pungli di Riau

Kamis, 23 Pebruari 2017 18:55
Sesjamwas Kejagung RI Kunker ke Kejari Siak

Kamis, 23 Pebruari 2017 18:50
Satgas Saber Pungli Tangkap Tangan Honorer Dishub Inhu

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 28 Maret 2013 16:55
Daftar Caleg Pemilu 2014,
KPU Bengkalis Ingatkan Kades Wajib Mundur


Kepala desa tidak dilarangkan mendaftar sebagai Caleg Pemilu 2014, namun KPU Bengkalis mengingatkan aturan mereka harus mundur dari jabatannya.

Riauterkini-BENGKALIS- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis mengingatkan, para kepala desa (kades) yang akan mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2014 mendatang, wajib mengundurkan diri dari jabatannya.

Sebagaimana sudah diatur dalam aturan bahwa setiap Kades mendaftar sebagai caleg terlebih dahulu harus mengundurkan diri secara tertulis karena menjabat sebagai kepala desa atau perangkat desa.

“Ada beberapa kades yang berkonsultasi tentang persoalan ini. Sesuai aturan, kades mendaftar sebagai caleg Pemilu wajib mengundurkan diri secara tertulis, itulah konsekwensinya. Dan itu salah satu syarat mutlak,” tegas Komisioner KPU Bengkalis Defitri Akbar ketika dihubungi, Kamis (28/3/13).

Dipaparkan pria yang akrab disapa Dede ini, syarat melampirkan surat pernyataan pengunduran diri ini, dalam aturan tersebut sebagaimana diatur Pasal 19 huruf i poin 4 Peraturan KPU Nomor 7/2013. Bahwa, pengunduran diri sebagai kades tidak bisa ditarik kembali atau bukan cuti, karena mendaftarkan diri sebagai caleg dari salah satu partai politik (parpol).

“Harus menandatangani surat pengunduran diri, dan sifatnya tidak bisa ditarik kembali juga berlaku bagi kepala daerah, wakil kepala daerah, PNS, anggota TNI/Polri, direksi, komisaris, dewan pengawas dan karyawan pada BUMN dan/atau BUMD serta pengurus pada badan lainnya yang anggarannya bersumber dari keuangan negara,” terangnya.

Terpisah, Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kabupaten Bengkalis Mendra menegaskan, jika pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk mengawasi seluruh tahapan Pemilu legislatif, termasuk proses pendaftaran calon anggota DPRD Bengkalis yang akan segera dilaksanakan KPU pada 9 April mendatang.

“KPU sendiri sudah beberapa kali melakukan perbaikan mengenai tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD. Yang terakhir, tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemilu itu dirubah melalui Peraturan KPU Nomor 6/2013. Atas perubahan jadwal ini, dan sebagaimana instruksi Bawaslu Riau, kita akan melakukan pengawasan secara maksimal,” kata Mendra.***(dik)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Rizky Pratama.
Pak Dede yth.berdasarkan peraturan yg bpk.sampaikan ttg keabsahan seorang caleg.yg berasal dari Kades,kep.daerah,PNS,Peg.BUMN,dan BUMD harus melampirkan srt pengunduran diri dari Instansi terkait.maka bersama ini kami sampaikan bahwa salah seorang ca

Masyrkt biasa
Mgp peraturan di negara ini tdk jelas btol..gubrnur,bupati,kalau mau mencln knp bsa cuti.smntara kades di suruh brhnti dr jbtan.memg tak adil.!! St lg..kepala daerah bs memgang partai politk.smntara kades knp tdk bs.apa beda nya kawan..aturan apo mcm

Pengamat Politik Pemula
Pak Dedek (Komisioner KPU Bengkalis). Numpang tanye siket pak, saye ini mantan narapidana kasus KDRT, hukuman saye 1,6 tahun, dan saye bebas baru aje 2 tahun. Boleh tak orang mcm saye ni mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Dewan ? Saye takut nan

Pengamat Politik Pemula
Pak Dedek (Komisioner KPU Bengkalis). Numpang tanye siket pak, saye ini mantan narapidana kasus KDRT, hukuman saye 1,6 tahun, dan saye bebas baru aje 2 tahun. Boleh tak orang mcm saye ni mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Dewan ? Saye takut nan

gondrong
KOK RASANYA GAK ADIL YA,,,KADES WAJIB MUNDUR,,TAPI BAIK BUPATI APALAGI GUBERNUR GAK WAJIB MUNDUR KLO MENCALONKAN DIRI LAGI


Berita Politik lainnya..........
- Pleno KPU Berjalan Aman,
Paslon 3 Aziz-Catur Raih Suara Terbanyak Pilkada Kampar

- Suparman Sindir Musuhnya Tak Sabar Ingin Jadi Bupati
- Gubri Enggan Komentari Putusan Bebas Suparman
- Suparman Divonis Bebas, Plt Bupati Rohul Ajak Bangun Rohul Kembali
- Hadapi Pilkada Inhil, PKS Riau Mulai Petakan Kesiapan
- Komisi III DPRD Inhil Dapati Limbah dari PT Putra Kerintang Cemari Sungai
- PKS Syukuri Kemenangan Firdaus-Ayat di Pilkada Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.184.64
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com