Untitled Document
Kamis, 26 Ramadhan 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 23 Juli 2014 22:23
2015, Semua Badan Usaha Wajib Daftarkan Pekerjanya ke BPJS Kesehatan

Rabu, 23 Juli 2014 22:18
Mata Kiri Buta, Karyawan Panen Gugat PTPN V

Rabu, 23 Juli 2014 22:14
Polsek Pekanbaru Kota Tangkap Tiga Penikam Asal Palembang

Rabu, 23 Juli 2014 22:14
Putri IGT Gelar Buka Bersama Warga Kampar

Rabu, 23 Juli 2014 22:03
Kapolresta Tinjau Poskotis Mudik

Rabu, 23 Juli 2014 21:54
Dua Terdakwa Korupsi Dana Bansos Warga Miskin Dumai Divonis Ringan

Rabu, 23 Juli 2014 19:55
Safari Ramadhan 1435 H,
RAPP Berikan Bantuan dan Santunan di 165 Desa




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 26 Maret 2013 07:42
KPU Rohi Sosialisasikan Ketentuan Pencalegkan

Peraturan KPU Pusat No.7 2013 tentang Pencalegkan menuai pro dan kontra. Untuk meminimalisirnya, KPU Rohil gencar melakukan sosialisasi.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rokan Hilir mensosialisasikan Peraturan KPU No 7 Tahun 2013 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Yang diundang semua anggota DPRD dan pengurus parpol.

Sosialisasi dilakukan Senin (25/3/13) diruangan Media Centre KPU Rohil, persyaratan pencalonan diterangkan, persyaratan kesehatan dan pencalonan anggota DPRD berbeda partai harus mundur menjadi perdebatan alot.

Ketua KPU Rohil Azhar Sa’ban menegaskan, jika persyaratan pencalonan anggota DPRD tidak lengkap, pihaknya dengan tegas akan mencoret pencalonan anggota DPRD dari Daftar Calon Tetap (DCT).

Sementara Ketua Pokja KPU terkait, Hasan Basri, telah meringkas Peraturan KPU No 7 Tahun 2013 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dalam bentuk format yang mudah dipahami.

Terkait permasalahan syarat kesehatan jasmani dan bebas narkoba, Direktur RSUD RM Pratomo Bagansiapiapi ikut dihadirkan, dia menjelaskan, untuk RSUD RM Pratamo bisa melayani persyaratan kesehatan (sehat jasmani dan bebas narkoba, red), termasuk puskemas yang bisa melayani, kecuali sehat Rohani.

Untuk peryaratan sehat rohani, pihak KPU Rohil telah menyalurkan surat dari Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru kepada semua pengurus parpol, yang menyediakan waktu untuk tes kesehatan rohani calon anggota DPRD asal Rohil selama dua hari dan membayar Rp 400 ribu sesuai salah satu perda Provinsi Riau.

Dua anggota DPRD Rohil dari Partai Indonesia Sejahtera (PIS) dan Partai Bintang Reformasi (PBR) sempat beradu argumen dengan KPU, karena partai mereka menganulir pindah partai, sementara syarat KPU berdasarkan Peraturan KPU No 7 Tahun 2013 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD menegaskan yang bersangkutan harus mundur dan dinyatakan dengan surat resmi pemberhentian.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Dewan Meminta PLN Tak Matikan Listrik Menjelang Lebaran
- Wako Pekanbaru Imbau Timses Capres Tidak Turun ke Jalan
- Pembahasan KUA PPAS Riau Setelah Lebaran
- DPRD Riau Sahkan Perda Tercepat, Perda DAS
- Komisi A DPRD NAD Kunjungi Koleganya di DPRD Riau
- PAN Pelalawan Miliki Kader Terbaik untuk Pimpin DPRD
- Ditanya Soal Capres,
Gubri: Kita Ikut yang Menang Saja



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.60.105
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com