Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Desember 2017 17:46
Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan


Rabu, 13 Desember 2017 17:22
Honda Arista Pekanbaru Raih 3 Kategori Juara di Ajang 3S+BP+CCO Contest 2017

Rabu, 13 Desember 2017 17:18
Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 17:07
Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi

Rabu, 13 Desember 2017 17:05
2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik

Rabu, 13 Desember 2017 17:04
Walikota Pekanbaru Optimis Pambangunan Pasar Induk Selesai Tepat Waktu

Rabu, 13 Desember 2017 16:53
Beasiswa CD PT RAPP,
Sempat Putus Asa Tidak Ada Biaya, Pemuda Kampar Ini Akhirnya Bisa Kuliah


Rabu, 13 Desember 2017 16:48
Tingkatkan PAD, Bapenda Pekanbaru Revisi Empat Perda Pajak

Rabu, 13 Desember 2017 16:39
Majelis Tinggi Partai Demokrat Belum Putuskan Paslon Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 16:32
Dukung Dakwah Fitrah Madani,
PKK dan BKMT Meranti Serahkan Bantuan untuk Kaum Du'afa dan Mu'alaf


 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 22 Maret 2013 19:40
Rp 400 Ribu Tarif Tes Kejiawaan Bakal Caleg

Para bakal Caleg Pemilu 2014 mulai harus mengeluarkan uang. Untuk tes kejiawaan saja harus bayar Rp 400 ribu.

Riauterkini-PEKANBARU- Pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Pekanbaru mengatakan bahwa adanya biaya Rp400.000 bagi Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang melakukan tes kejiwaan sudah berdasarkan kepada Peraturan Daerah (Perda).

“Itu sudah berdasarkan Perda No 01 tahun 2011 tentang retribusi dan masuk ke kas daerah,” kata Adrianus Bahar, Ketua Pemeriksaan Kesehatan Jiwa Bacaleg RSJ Tampan ketika dikonfirmasi riauterkinicom via telfon, Jum'at (22/03/13).

Untuk mekenisme pembayarannya, Adrianus Bahar menjelaskan, para Bacaleg langsung membayarnya ke Bank Riau-Kepri dan pihak RSJ hanya menerima bukti pembayaran itu dari Bacaleg tersebut. Kemudian, pihak RSJ juga menerima foto kopi KTP Bacaleg, Surat pengantar dari partai yang bersangkutan.

Terkait waktu tes kejiwaaan tersebut, Ardianus Bahar pun menjelaskan, pihak RSJ Tampan membuka pendaftaran tes kejiwaan mulai pukul 08:00 wib sampai pukul 12:00 wib. Setelah mendaftar, Bacaleg langsung menemui psikolog untuk mengisi soal tertulis yang telah disediakan dan itu ada sekitar 566 pertanyaan.

"Untuk menjalani tes tertulis itu rata-rata hanya memerlukan waktu 1,5-3 jam saja. Kemudian Bacaleg akan diwawancarai oleh tim psikiater berdasarkan hasil jawaban mereka dan waktu yang diperlukan untuk itu bervariasi, namun tidaklah terlalu lamalah," ungkapnya.

Di samping itu, untuk mengantisipasi lonjakan Bacaleg yang hendak memeriksa kesehatan jiwa, Pihak RSJ telah menerapkan beberapa sistem jadwal untuk Bacaleg kabupaten/kota se-Riau. Salah satunya dengan menerapkan nama-nama Bacaleg yang akan dites sesuai dengan nomor urut partainya.

"Jika waktu pemeriksaan dua hari, hari pertama untuk nomor urut partai 1-5 dan hari kedua untuk no urut 6-10. Langkah ini agar tidak ada atau terjadi penumpukan nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, Masnur, Ketua Komisi A DPRD Riau mengatakan kalau pihaknya tidak terlalu mempermasalahkan besarnya biaya tes kejiwaan tersebut, apalagi itu sudah berdasarkan kepada sebuah Perda.

“Kalau sudah diatur Perda, bagaimana lagi. Namun, kita tetap akan melakukan pengawasan terkait itu,” tutup Politisi asal Golkar ini. ***(ary)



Berita Politik lainnya..........
- Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan

- Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi
- Majelis Tinggi Partai Demokrat Belum Putuskan Paslon Gubernur Riau
- Pemkab Meranti Tak Anggarkan Gaji Guru Madrasah
- Pilgubri 2018, Bupati Harris Siarkan Survei Tertinggi Versi LSI
- Rp500 Ribu Per Siswa, Dewan Anggarkan BOSDA dalam APBD Riau 2018
- Buntut Penolakan Ustadz Abdul Somad,
Legislator Riau Lukman Edy Laporkan Senator Asal Bali

- Komisi V DPRD Riau Usulkan Standarisasi Honor Guru Bantu SMA se-Derajat
- Legislator Pelalawan Ini Minta Pengelolaan Air Bersih Dialihkan ke Swasta
- Temuan DPRD, PDAM Pelalawan Distribusikan Air Sungai Kampar Tanpa Diolah
- PT ADEI tak Hadiri Hearing dengan DPRD Pelalawan
- Tak Quorum, DPRD Riau Gagal Gelar Sidang Paripurna
- Jagoan PDI-P di Pilgubri Akan Diumumkan Saat Rakor Nanti
- Seleksi CPNS 2018 Kembali Dibuka, Posisi Guru Paling Dibutuhkan
- Jadi Ketua BM PAN Riau, Ferdian Andika Siap Menangkan Jago PAN di Pilgubri 2018
- Bupati Yopi Apresiasi Jajaranya Raih KI Award 2017
- Pasca Disahkan DPRD,
Pemkab Bengkalis Serahkan Ranperda APBD 2018 ke Pemprov Riau

- Terkait Pembebasan Lahan Tol Pekanbaru-Dumai,
Komisi IV DPRD Riau Sarankan Pemerintah Cari Win-win Solution

- Belum Tuntaskan APBD 2018, Inhu dan Rohil Terancam Dapat Sanksi
- Golkar Riau Sepakat Usulkan Munaslub Gantikan Setya Novanto


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.82.79.109
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com