Untitled Document
Senin, 6 Sya'ban 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Senin, 25 Mei 2015 18:23
Dewan Minta Segera Diperbaiki,
Kerusakan Jalan Provinsi di Insel, Inhil Makin Parah


Senin, 25 Mei 2015 18:21
Kamarnya Dijadikan Tempat Nyabu,
Anggota Polsek Bangko Rohil Diperiksa Propam


Senin, 25 Mei 2015 18:09
Diserahkan ke Polresta Pekanbaru,
Seorang Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru Bawa Narkoba


Senin, 25 Mei 2015 18:05
Untuk Pengungsi Rohingya,
BPP Rohil Dampingi BPPD Riau Tinjau Pulau Jemur


Senin, 25 Mei 2015 17:52
Tunggu Finalisasi dari BKPPD,
Plt Gubri Segera Serahkan 156 NIP CPNS Formasi 2014


Senin, 25 Mei 2015 17:30
Atlet Takraw Rohul Dipercaya Wakili Indonesia di Sea Games Singapura

Senin, 25 Mei 2015 17:09
Bersama Warga, Karyawan RAPP Bersihkan SDN 002 Kuala Terusan, Pelalawan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 21 Maret 2013 14:04
Pernyataan Wakafkan Diri Gubri Dinilai Ganjil

Gubri M Rusli Zainal menyatakan mewakafkan dirinya untuk pembangunan Riau. Menurut anggota Fraksi PKS DPRD Riau Mansyur, pernyataan tersebut tak islami.

Riauterkini-PEKANBARU- Terkait pernyataan Gubernur Riau, Rusli Zainal yang mewakafkan dirinya untuk pembangunan Riau. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menganggap hal itu sebagai sebuah langkah yang bertentangan dengan hukum Islam.

“Islam tidak memperbolehkan itu, apalagi dalam hukum Islam tidak ada membahas wakaf diri seorang pejabat,” kata Mansyur, Sekretaris Fraksi PKS DPRD Riau kepada riauterkinicom di Ruang Komisi B DPRD Riau, Kamis (21/03/13).

Untuk itu, menurut anggota Komisi B DPRD Riau ini, jika ada seorang pejabat yang mewakafkan dirinya untuk daerahnya maka hal itu dianggap sebagai sebuah langkah yang bertentangan dengan hukum Islam.

Ketika disinggung bagaimana dengan mobil dinas dan rumah dinas yang dimiliki oleh pejabat yang telah mewakafkan dirinya tersebut. Anggota DPRD Riau dari daerah pemilihan Pekanbaru ini tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut.

“Karena menurut saya, tidak ada kaitannya antara mewakafkan diri dengan memakai mobil dinas atau rumah dinas. Terlebih lagi, mobil dinas atau rumah dinas itu merupakan fasilitas negara, jadi tidak masalahlah pejabat yang mewakfkan itu dengan mobil dinas atau rumah dinas itu ,” tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Rusli Zainal di dalam sebuah kesempatan menyatakan bahwa apa yang dilakukannnya saat ini merupakan sebagai bentuk pewakafan dirinya untuk pembangunan serta kemajuan Riau. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
kawan sepermainan
Tak masalah pernyataan seperti itu. Kenapa risau memikirkannya. Kalau saja seorang pemimpin hidup sederhana, tidak akan terjadi hal seperti ini. Ini pelajaran bagi pemimpin sekarang dan pemimpin yang akan datang. Tidak perlu memperkaya diri untuk tuj

said muhklis
masalah wakaf itukan agama. rusli zainal jadi gubernur riau dan rusli zainal di GAJI oleh NEGARA. kaitan gaji negara dan dan hukum negara kok dibawa ke hukum agama. ADA APA INI ?. jadi kalau KPK nanti menyampaikan semua harta kekayaan rusli zainal se

bertanya
kalau memang mewakafkan diri untuk pembangunan Riau......yang menjadi pertanyaan kenapa orang-orang indragiri lebih diutamakan jadi kepala dinas?.......

JE lovers
Sebentar-sebentar-sebentar... Apa. Dengan menhujat bisa menyelsaikan masalah... Abbang2 koommentator, noo hujat sepp!!!

JE lovers
Kita serahkan masalah fiqh pada ahlinya... Btw, itu konotasinya ga wak...

Tak pantas menyebutkan mewakafkan dirinya
Setahu saya, dalam Islam bila seseorang mewakafkan diri untuk agama misalnya, maksudnya dia akan bekerja dan mencuruhkan waktu dan tenaganya untuk kepentingan agama. Dia bekerja tanpa mengharapkan upah tapi semata-mata karena mengharapkan ridho Alla

Raja Zalim RZ
PKS = partai korupsi sapi.............banyak omong loe

Mantan KAMMI Unri
Pak haji msnsyur...kalau "uang mahar" beli perahu PKS oleh John Erizal itu halal atau haram?

Dukung Riau Terkini
Kami masyarakat Riau sangat mendukung pemberitaan riauterkini.com dalam mengungkap segala kemunafikan dan kebohongan serta kebusukan Sdra Rusli Zainal! Selama ini masyarakat Riau sudah termakan dengan katakatanya yang manis yang ternyata hanya tipu m

pendusta
Gubernur mengambil sendiri bagian wakafnya dari APBD yang namanya Korupsi

Pangota Gadang
Rajo Zalim la gilo hahaaaaaahaha.. Bini bini mudonyo banyak selain syarifah aida, bini bini mudo kayo rayo bini tuo dapek warisan apaknyo DASAR RAJO ZALIM!

Pangota Gadang
Rajo Zalim la gilo hahaaaaaahaha.. Bini bini mudonyo banyak selain syarifah aida, bini bini mudo kayo rayo bini tuo dapek warisan apaknyo DASAR RAJO ZALIM!

nasti
awak tu kayak nggak ngerti aja, itu aja dipermasalahkan

Tungau
Manga ndak taun muko ajo ang komen....lah basi .....sapi bawang masih banyak stok ndak?

KIAN SANTANG PUTRA PRABU SILIWANGI
WAH BAGAIMANA BISA PEJABAT MEWAKAFKAN DIRINYA,YG DIWAKAF KAN ITU HARTA BENDA PAK..DAN MOBIL DINAS DAN RUMAH DINAS JUGA HARAM DIWAKAFKAN, KARENA BARANG-BARANG TERSEBUT MILIK RAKYAT, BAGAIMANA BISA HARTA RAKYAT DIWAKAFKAN TANPA IZIN RAKYAT


Berita Politik lainnya..........
- ‎Jelang Pilkada Bengkalis 2015,
Calon Independen Harus Kumpulkan 39.183 Dukungan

- Dirut Banyak Tak Hadir, Wakil Rakyat Sebut Paripurna DPRD Riau Lucu
- Padat Jadwal,
SK Pengurus Baru DPW PPP Riau Versi Romahurmuziy 'Tersandera'

- Pemprov Riau Ajukan Raperda Tata Kelola BUMD
- Hasil Blusukan GMD Rohul,
Pasangan Hafith-Nasrul Makin Dikenal Masyarakat

- Pilkada Rohul 2015,
Nasrul dan Hafith Canangkan 1 SSB di Setiap Desa

- Demi Wabup Harman Harmaini, Demokrat Inhu Kembali Buka Pendaftaran Cabup


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.22.36.191
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com