Untitled Document
Selasa, 7 Zulqaidah 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Senin, 1 September 2014 21:13
Membantah, Wide Tantang Gubri Bersumpah dengan Al Qur’an di Masjid

Senin, 1 September 2014 20:23
Dandim 0313 KPR Buka Karya Bhakti di Bangunpurba, Rohul

Senin, 1 September 2014 20:12
Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Pekanbaru,
Tiga Mantan Pejabat BNI 46 Dituntut 16 Tahun Penjara


Senin, 1 September 2014 20:05
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pusat Perdagangan Panipahan Rohil

Senin, 1 September 2014 20:01
FPPIU Dinilai Tak Akomodir Semua Elemen Masyarakat Inhil Utara

Senin, 1 September 2014 19:59
Permintaan Elpiji 12 Kg di Dumai Meningkat

Senin, 1 September 2014 19:51
Bank Riau Kepri Pasirpangaraian Serahkan Hadiah Sinar Tebar Milyar 2014



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 21 Maret 2013 14:04
Pernyataan Wakafkan Diri Gubri Dinilai Ganjil

Gubri M Rusli Zainal menyatakan mewakafkan dirinya untuk pembangunan Riau. Menurut anggota Fraksi PKS DPRD Riau Mansyur, pernyataan tersebut tak islami.

Riauterkini-PEKANBARU- Terkait pernyataan Gubernur Riau, Rusli Zainal yang mewakafkan dirinya untuk pembangunan Riau. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menganggap hal itu sebagai sebuah langkah yang bertentangan dengan hukum Islam.

“Islam tidak memperbolehkan itu, apalagi dalam hukum Islam tidak ada membahas wakaf diri seorang pejabat,” kata Mansyur, Sekretaris Fraksi PKS DPRD Riau kepada riauterkinicom di Ruang Komisi B DPRD Riau, Kamis (21/03/13).

Untuk itu, menurut anggota Komisi B DPRD Riau ini, jika ada seorang pejabat yang mewakafkan dirinya untuk daerahnya maka hal itu dianggap sebagai sebuah langkah yang bertentangan dengan hukum Islam.

Ketika disinggung bagaimana dengan mobil dinas dan rumah dinas yang dimiliki oleh pejabat yang telah mewakafkan dirinya tersebut. Anggota DPRD Riau dari daerah pemilihan Pekanbaru ini tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut.

“Karena menurut saya, tidak ada kaitannya antara mewakafkan diri dengan memakai mobil dinas atau rumah dinas. Terlebih lagi, mobil dinas atau rumah dinas itu merupakan fasilitas negara, jadi tidak masalahlah pejabat yang mewakfkan itu dengan mobil dinas atau rumah dinas itu ,” tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Rusli Zainal di dalam sebuah kesempatan menyatakan bahwa apa yang dilakukannnya saat ini merupakan sebagai bentuk pewakafan dirinya untuk pembangunan serta kemajuan Riau. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
kawan sepermainan
Tak masalah pernyataan seperti itu. Kenapa risau memikirkannya. Kalau saja seorang pemimpin hidup sederhana, tidak akan terjadi hal seperti ini. Ini pelajaran bagi pemimpin sekarang dan pemimpin yang akan datang. Tidak perlu memperkaya diri untuk tuj

said muhklis
masalah wakaf itukan agama. rusli zainal jadi gubernur riau dan rusli zainal di GAJI oleh NEGARA. kaitan gaji negara dan dan hukum negara kok dibawa ke hukum agama. ADA APA INI ?. jadi kalau KPK nanti menyampaikan semua harta kekayaan rusli zainal se

bertanya
kalau memang mewakafkan diri untuk pembangunan Riau......yang menjadi pertanyaan kenapa orang-orang indragiri lebih diutamakan jadi kepala dinas?.......

JE lovers
Sebentar-sebentar-sebentar... Apa. Dengan menhujat bisa menyelsaikan masalah... Abbang2 koommentator, noo hujat sepp!!!

JE lovers
Kita serahkan masalah fiqh pada ahlinya... Btw, itu konotasinya ga wak...

Tak pantas menyebutkan mewakafkan dirinya
Setahu saya, dalam Islam bila seseorang mewakafkan diri untuk agama misalnya, maksudnya dia akan bekerja dan mencuruhkan waktu dan tenaganya untuk kepentingan agama. Dia bekerja tanpa mengharapkan upah tapi semata-mata karena mengharapkan ridho Alla

Raja Zalim RZ
PKS = partai korupsi sapi.............banyak omong loe

Mantan KAMMI Unri
Pak haji msnsyur...kalau "uang mahar" beli perahu PKS oleh John Erizal itu halal atau haram?

Dukung Riau Terkini
Kami masyarakat Riau sangat mendukung pemberitaan riauterkini.com dalam mengungkap segala kemunafikan dan kebohongan serta kebusukan Sdra Rusli Zainal! Selama ini masyarakat Riau sudah termakan dengan katakatanya yang manis yang ternyata hanya tipu m

pendusta
Gubernur mengambil sendiri bagian wakafnya dari APBD yang namanya Korupsi

Pangota Gadang
Rajo Zalim la gilo hahaaaaaahaha.. Bini bini mudonyo banyak selain syarifah aida, bini bini mudo kayo rayo bini tuo dapek warisan apaknyo DASAR RAJO ZALIM!

Pangota Gadang
Rajo Zalim la gilo hahaaaaaahaha.. Bini bini mudonyo banyak selain syarifah aida, bini bini mudo kayo rayo bini tuo dapek warisan apaknyo DASAR RAJO ZALIM!

nasti
awak tu kayak nggak ngerti aja, itu aja dipermasalahkan

Tungau
Manga ndak taun muko ajo ang komen....lah basi .....sapi bawang masih banyak stok ndak?

KIAN SANTANG PUTRA PRABU SILIWANGI
WAH BAGAIMANA BISA PEJABAT MEWAKAFKAN DIRINYA,YG DIWAKAF KAN ITU HARTA BENDA PAK..DAN MOBIL DINAS DAN RUMAH DINAS JUGA HARAM DIWAKAFKAN, KARENA BARANG-BARANG TERSEBUT MILIK RAKYAT, BAGAIMANA BISA HARTA RAKYAT DIWAKAFKAN TANPA IZIN RAKYAT


Berita Politik lainnya..........
- Sayang, Anggota DPRD Riau Baru Tak Terima Dana Bansos dan Aspirasi
- Pelantikan Anggota DPRD Rohul Terpilih Diwarnai Demo KOMPOR
- Ingin Ketua Definitif, DPD PD Riau Kirim Surat ke DPP
- Perda Dicabut Dewan,
Biaya Administrasi Kependudukan di Siak Gratis

- Dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Rohul,
Zulkarnain Catat Sejarah Baru bagi Masyarakat Tandun

- DPRD Meranti Priode 2014-2019 Dilantik 14 September
- Izinkan Puluhan PNS Keliling Eropa, Gubri Dituding tak Konsisten Hemat Anggaran


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.249.155
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com