Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Kamis, 29 September 2016 15:01
Meriahkan Pamerannya, Honda Arista Sudirman Berikan Hadiah Langsung Hingga Diskon Puluhan Juta

Kamis, 29 September 2016 14:54
Pemeriksaan Saksi Korupsi E-Learning Tuntas,
Pekan Depan Jaksa Agendakan Tuntutan Kadisdikpora Rohul dan Rekanan.


Kamis, 29 September 2016 14:42
Temui Wakilnya di Provinsi,
Anggota DPRD Rokan Hulu Sampaikan Persoalan Pembangunan Daerahnya


Kamis, 29 September 2016 14:27
Panasonic Tawarkan Enam Kategori Produk Elektronik dengan Harga Spesial

Kamis, 29 September 2016 14:14
Wabup Rohil Saksikan Pelantikan Pengurus DPD Paguyuban Pujakesuma Periode 2016-2021

Kamis, 29 September 2016 14:05
Digelar 6 Oktober, Pelalawan Expo Dimeriahkan Artis Dangdut Iis Dahlia

Kamis, 29 September 2016 14:03
Bunda PAUD Inhil Terima Anugerah PAUD Tingkat Nasional Tahun 2016

Kamis, 29 September 2016 12:59
Ketuai SOMTC, Bareskrim Polri Perkuat Perlawanan Terhadap Humas Trafficking

Kamis, 29 September 2016 12:45
Meski Ilegal, Karaoke Keluarga di Perawang Dibiarkan Pemkab Siak Beroperasi

Kamis, 29 September 2016 12:42
Bupati dan Wako Rakor dengan Gubri, DPRD Riau Tunda Rapat Pansus RTRW



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 21 Pebruari 2013 18:28
Konflik Keberadaan PT RAKA,
Rohul Absen Undangan Pemprov


Pemerintah Provinsi undang Rohul dan Kampar untuk menyelesaikan konflik keberadaan PT RAKA. Rohul absen tanpa alasan yang jelas.

Riauterkini- PEKANBARU- Hingga saat ini, konflik keberadaan PT RAKA masih belum juga final. Namun demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus memfasilitasi Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Kampar untuk duduk bersama. Akan tetapi, dalam undangan yang dilayangkan Pemprov, Rohul tidak hadir.

Hal ini diungkapkan Asisten I Setdaprov Riau, Abdul Latief kepada Kamis (21/2/13) di Kantor Gubernur Riau, ketika ditanyakan mengenai lanjutan konflik PT RAKA.

"Kita kemarin mengundang 2 kabupaten kota, tetapi Rohul tidak datang, Kampar Sekda dan Asisten I hadir. Padahal dalam pertemuan ini kita ingin menggambarkan peta kerja yang telah kita buat," urainya.

Dikatakan Latief, absennya Rohul tanpa alasan yang jelas. Namun demikian dalam waktu dekat ini, pihaknya akan kembali mengundang 2 kabupaten tersebut untuk menyelesaikan tata ruang PT RAKA yang sudah memiliki 3 titik.

"Tidak, tidak ada alasan. Insya Allah dalam waktu dekat ini kita akan kembali mengundang 2 kabupaten tersebut. Soalnya kita sudah ada 3 tata ruang," ujarnya.

Jika memang dalam pertemuan nanti tidak akan menemukan titik akhir, Pemprov akan mengambil alih PT RAKA. Ini juga tertuang dalam Permendagri nomor 76 tahun 2012 tentang batas daerah.

"Jika memang tidak menemukan jalan putus, kita merujuk pada Permendagri nomor 76 tahun 2012 tentang penegasan batas daerah. Jadi salah satu perubahan di Permendagri itu, diberikan kewenangan kepada gubernur,"tutur Latief.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
gondrong
mending ngurusin warganya yg terkena banjir ketimbang berunding yg belum jelas ujungnya,,,


Berita Politik lainnya..........
- Temui Wakilnya di Provinsi,
Anggota DPRD Rokan Hulu Sampaikan Persoalan Pembangunan Daerahnya

- Bupati dan Wako Rakor dengan Gubri, DPRD Riau Tunda Rapat Pansus RTRW
- Masa Kerja Pansus Berkahir,
Draf Tertib Pemilihan Wagubri Dipastikan Kelar Malam Ini

- Pilkada Serentak 2017, Mendagri Ajak Masyarakat Lawan Praktek Politik Uang
- Enggan Bicara Ditanya SK Ketua DPRD Riau,
Karo Tapem Punya Segudang Jurus Hindari Wartawan

- Komisi B DPRD Riau: PAD Riau dari Sektor Perikanan Belum Tergarap Maksimal
- Pansus Raperda RTRW Riau Dukung Rencana Pusat Revisi UU RTRW


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.223.42
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com