Untitled Document
Jumat, 14 Syawwal 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 31 Juli 2015 14:12
Panwas Rohul Gelar Bimtek Pencalonan dan Daftar Pemilih

Jum’at, 31 Juli 2015 14:07
GMD Rohul Ajak Kader dan Simpatisan Totalitas Menangkan Hafith-Nasrul

Jum’at, 31 Juli 2015 13:48
Maju Bersama, Bank Riau Kepri Gandeng Bank Mandiri

Jum’at, 31 Juli 2015 13:28
Dapat Restu Annas Maamun, Nur Charis Putra Optimis Kalahkan Incumbent

Jum’at, 31 Juli 2015 13:01
KPU Periksa Keaslian Berkas Lima Balon Peserta Pilkada Dumai

Jum’at, 31 Juli 2015 12:54
Irwan Nasir dan Said Hasyim Ditunda Besok,
Delapan Cabup dan Cawabup Tes Kesehatan di RSUD Arifin Ahcmad


Jum’at, 31 Juli 2015 12:48
Aktivitas Bongkar Muat Peti Kemas Pelindo Dumai Meningkat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 21 Pebruari 2013 18:28
Konflik Keberadaan PT RAKA,
Rohul Absen Undangan Pemprov


Pemerintah Provinsi undang Rohul dan Kampar untuk menyelesaikan konflik keberadaan PT RAKA. Rohul absen tanpa alasan yang jelas.

Riauterkini- PEKANBARU- Hingga saat ini, konflik keberadaan PT RAKA masih belum juga final. Namun demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus memfasilitasi Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Kampar untuk duduk bersama. Akan tetapi, dalam undangan yang dilayangkan Pemprov, Rohul tidak hadir.

Hal ini diungkapkan Asisten I Setdaprov Riau, Abdul Latief kepada Kamis (21/2/13) di Kantor Gubernur Riau, ketika ditanyakan mengenai lanjutan konflik PT RAKA.

"Kita kemarin mengundang 2 kabupaten kota, tetapi Rohul tidak datang, Kampar Sekda dan Asisten I hadir. Padahal dalam pertemuan ini kita ingin menggambarkan peta kerja yang telah kita buat," urainya.

Dikatakan Latief, absennya Rohul tanpa alasan yang jelas. Namun demikian dalam waktu dekat ini, pihaknya akan kembali mengundang 2 kabupaten tersebut untuk menyelesaikan tata ruang PT RAKA yang sudah memiliki 3 titik.

"Tidak, tidak ada alasan. Insya Allah dalam waktu dekat ini kita akan kembali mengundang 2 kabupaten tersebut. Soalnya kita sudah ada 3 tata ruang," ujarnya.

Jika memang dalam pertemuan nanti tidak akan menemukan titik akhir, Pemprov akan mengambil alih PT RAKA. Ini juga tertuang dalam Permendagri nomor 76 tahun 2012 tentang batas daerah.

"Jika memang tidak menemukan jalan putus, kita merujuk pada Permendagri nomor 76 tahun 2012 tentang penegasan batas daerah. Jadi salah satu perubahan di Permendagri itu, diberikan kewenangan kepada gubernur,"tutur Latief.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
gondrong
mending ngurusin warganya yg terkena banjir ketimbang berunding yg belum jelas ujungnya,,,


Berita Politik lainnya..........
- Panwas Rohul Gelar Bimtek Pencalonan dan Daftar Pemilih
- GMD Rohul Ajak Kader dan Simpatisan Totalitas Menangkan Hafith-Nasrul
- Dapat Restu Annas Maamun, Nur Charis Putra Optimis Kalahkan Incumbent
- KPU Periksa Keaslian Berkas Lima Balon Peserta Pilkada Dumai
- Irwan Nasir dan Said Hasyim Ditunda Besok,
Delapan Cabup dan Cawabup Tes Kesehatan di RSUD Arifin Ahcmad

- Kelmi Amri Kandidat Kuat,
Demokrat Belum Bahas Calon Ketua DPRD Rohul, Pengganti Nasrul Hadi

- Ditolak KPU Dumai, PPP Tetap Serukan Solid Dukung Zul-Eko


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.20.5.156
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com