Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Sabtu, 25 Juni 2016 11:57
Horor Sampah dan 3 Bulan Tanpa Penghasilan,
BEM dan Sejumlah Organisasi Galang Dana untuk Buruh Kebersihan eks MIG


Sabtu, 25 Juni 2016 11:28
Maling Gondol Honda Beat dari Parkiran Kantor Camat Ujungbatu, Rohul

Sabtu, 25 Juni 2016 11:14
Melaut di Perairan RI, 19 Nelayan Rohil Ditangkap Polisi Malaysia

Sabtu, 25 Juni 2016 09:56
Nestapa Buruh PT MIG 3 Bulan Tanpa Penghasilan,
Diusir dari Rumah Kontrak dan tak Berani Mikir Lebaran


Sabtu, 25 Juni 2016 07:54
Gubri Safari Ramadhan Sekaligus Nolstagia di Mesjid Jami' di Duri

Sabtu, 25 Juni 2016 07:49
Rp170 Juta Direbut, Toke Sawit Asal Rohul Tewas Ditembak Rampok di Kampar

Sabtu, 25 Juni 2016 07:46
Safari Ramadhan di Sungai Raya, Bupati Inhil Serahkan Sejumlah Bantuan

Sabtu, 25 Juni 2016 07:42
Seorang lagi Tersangka Korupsi Cetak Sawat Ditahan Poles Inhu

Sabtu, 25 Juni 2016 07:40
Polres Bengkalis Tangkap Dua Pengedar Sabu dan Ganja

Jum’at, 24 Juni 2016 21:38
HUT Bhayangkara Ke-70, Polres Inhu Gelar Donor Darah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 21 Pebruari 2013 18:28
Konflik Keberadaan PT RAKA,
Rohul Absen Undangan Pemprov


Pemerintah Provinsi undang Rohul dan Kampar untuk menyelesaikan konflik keberadaan PT RAKA. Rohul absen tanpa alasan yang jelas.

Riauterkini- PEKANBARU- Hingga saat ini, konflik keberadaan PT RAKA masih belum juga final. Namun demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus memfasilitasi Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Kampar untuk duduk bersama. Akan tetapi, dalam undangan yang dilayangkan Pemprov, Rohul tidak hadir.

Hal ini diungkapkan Asisten I Setdaprov Riau, Abdul Latief kepada Kamis (21/2/13) di Kantor Gubernur Riau, ketika ditanyakan mengenai lanjutan konflik PT RAKA.

"Kita kemarin mengundang 2 kabupaten kota, tetapi Rohul tidak datang, Kampar Sekda dan Asisten I hadir. Padahal dalam pertemuan ini kita ingin menggambarkan peta kerja yang telah kita buat," urainya.

Dikatakan Latief, absennya Rohul tanpa alasan yang jelas. Namun demikian dalam waktu dekat ini, pihaknya akan kembali mengundang 2 kabupaten tersebut untuk menyelesaikan tata ruang PT RAKA yang sudah memiliki 3 titik.

"Tidak, tidak ada alasan. Insya Allah dalam waktu dekat ini kita akan kembali mengundang 2 kabupaten tersebut. Soalnya kita sudah ada 3 tata ruang," ujarnya.

Jika memang dalam pertemuan nanti tidak akan menemukan titik akhir, Pemprov akan mengambil alih PT RAKA. Ini juga tertuang dalam Permendagri nomor 76 tahun 2012 tentang batas daerah.

"Jika memang tidak menemukan jalan putus, kita merujuk pada Permendagri nomor 76 tahun 2012 tentang penegasan batas daerah. Jadi salah satu perubahan di Permendagri itu, diberikan kewenangan kepada gubernur,"tutur Latief.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
gondrong
mending ngurusin warganya yg terkena banjir ketimbang berunding yg belum jelas ujungnya,,,


Berita Politik lainnya..........
- Silaturahmi dengan Kader dan Tokoh, DPW PAN Riau Gelar Buka Puasa Bersama
- Kemendagri Tegaskan Pengangkatan Wabup Rokan Hulu Jadi Plt Bupati tak Perlu SK
- Hearing, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riau Minta Dukungan Anggaran ke DPRD Riau
- Dewan Ingatkan Perusahaan di Rohul Segera Bayarkan THR
- Zulifli: Ketua TAPD Hanya Membantu Bupati Susun Kebijakan
- Puluhan Bacakada Pekanbaru dan Kampar Ikuti Tes Tertulis DPD Demokrat Riau
- Paripurna HUT 232 Pekanbaru, Dewan Ajak Masyarakat Dukung Visi dan Misi Wako Firdaus


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.75.98
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com