Untitled Document
Jumat, 28 Muharram 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 21 Nopember 2014 17:09
Pekan Budaya Kampar 2014, Ajang Aksi Seni Budaya

Jum’at, 21 Nopember 2014 17:06
Rajin Bolos Doyan Boros, Pejabat Siap-siap Didemosikan Menpan RB

Jum’at, 21 Nopember 2014 16:56
BBM Naik, Organda Dumai Usulkan Kenaikan Tarif

Jum’at, 21 Nopember 2014 16:54
Kelurahan Langgam di Pelalawan Mulai Terendam

Jum’at, 21 Nopember 2014 16:51
Disnaker Riau Adakan Pelatihan Kompetensi di Dumai

Jum’at, 21 Nopember 2014 16:24
Disenggol Gran Max Zigzag, Mobil Boks Terguling di Arengka

Jum’at, 21 Nopember 2014 16:01
Sejumlah Tokoh Masyarakat Gelar Silaturrahim Menuju Riau Lebih Baik



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 15 Pebruari 2013 15:44
Menuju Riau 1,
Indra Tetap Maju Meski Harus Melawan Adik Sendiri


Bakal calon Gubri Indra Muchlis Adnan sudah bulat tekad. Ia menegaskan tetap maju meskipun harus melawan adik kandung sendiri, M Lukman Edy.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Bakal calon Gubernur Riau, H Indra Muchlis Adnan menyatakan tetap maju bertarunmg di Pilgubri mendatang, meskipun harus melawan adiknya sendiri, Lukman Edy.

Penegasan ini disampaikan juru bicara tim Bang Indra Muchlis Adnan (BIMA, Syam Daeng Rani, dikatakannya H Indra Muchlis Adnan tetap akan maju sebagai bakal calon Gubernur Riau September 2013 mendatang, sekalipun harus bertarung dengan adik kandungnya sendiri Lukman Edy.

“Penegasan ini untuk meluruskan terkait adanya pemberitaan di media lokal disampaikan pengurus DPW PKB Provinsi Riau yang menyebutkan bahwa telah ada keputusan koalisi DPP PDIP-PKB yang mengajukan Suryadi Khusaini dan Lukman Edy, untuk maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau September mendatang.” Ungkap Syam Daeng Rani seperti rilis yang diterima riauterkinicom, Jum’at (15/2/13).

Padahal, sesuai kesepakatan yang dibuat antara Indra dengan Lukman Edy yang disaksikan pengurus PKB Riau, bahwa salah satu pihak, baik Indra dan Lukman Edy harus saling memberikan dukungan politik, apabila salah satu dari mereka akan mendapatkan dukungan politik dari DPP PDI Perjuangan untuk maju sebagai Cagubri periode 2013-2018, dengan memperhatikan kesepakatan antar DPW PKB dan PDI Perjuangan.

Dalam kesepakatan politik kakak beradik tersebut yang tanda tangani di Pekanbaru pada 27 Januari 2013 lalu, juga menyebutkan bahwa apabila dukungan sebagaimana dimaksud itu diberikan kepada salah satu pihak, maka pihak lainnya bersedia dan akan mendukung penuh terhadap keputusan parpol hasil koalisi tersebut, serta tidak akan mencari dukungan dari parpol lain untuk maju dan atau mencalonkan diri sebagai bakal Cagubri 2013-2018.

Dengan adanya kesepakatan kedua partai mangajukan nama Indra dan Lukman Edy seperti yang diklaim oleh DPW PKB Riau. Tentu saja telah melanggar kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya. Karena hingga saat ini DPP PDIP, belum mengeluarkan keputusan tentang siapa yang akan di usung di Pilgubri mendatang.

“Seharusnya DPW PKB Riau harus menunggu terlebih dahulu keputusan DPP PDIP, baru setelah itu mengumumkan siapa yang diusung koalisi PDIP-PKB”, terang Syam Daeng yang juga sebagai pengacara Indra Muchlis melawan DPP Partai Golkar berkaitan pelengseran dirinya sebagai ketua DPD Partai Golkar Provinsi Riau pasca Musdalub Oktober tahun lalu.

Ditambahkan Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) ini, Indra Muchlis dan Lukman Edy, keduanya kan telah mengikuti serangkaian proses seleksi untuk menjadi Cagubri di DPP PDIP, termasuk fit and proper tes yang telah dilaksanakan oleh DPP PDIP beberapa waktu lalu. Masak DPW PKB Provinsi Riau yang mengumumkan hasilnya tanpa ada keputusan terlebih dahulu dari DPP PDIP, apa dasar kewenangan DPW PKB Riau melakukan hal ini.

“Karena itu, Indra Muchlis tetap akan maju sebagai bakal calon Gubernur Riau priode 2013-2018 mendatang, dengan dan atau tanpa dukungan DPW PKB Riau, sekalipun harus bertarung dengan adik kandungnya sendiri Lukman Edy,” imbuhnya.

Balon Gubri yang mengusung jargon BIMA ini, tetap berjuang mendapatkan perahu parpol, namun upaya terakhir adalah dengan mengumpulkan partai-partai non parlemen, atau kalau tidak, maju dengan jalur independen pun masih sangat memungkinkan.

“Penegasan ini dipandang perlu, agar seluruh tim dan simpatisan BIMA yang tersebar di semua kabupaten/kota di Riau, tidak menjadi ragu-ragu dan bimbang tentang kepastian Indra maju sebagai bakal calon Gubri September mendatang,” pungkasnya.(rls/mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
urang tambilahan
woy sebarataan nang bepander tu.... ikam surangan kayak apa, nangkayak malaikat pulang hak ..... harat muntng hajak nyambati urang..

jon er
indra, daftar jadi kepala LP sajalah dulu sebelum keburu dimasukkan ke situ. boro2 jadi gubernur, inhil sajo tak sanggup kau urus. berhentilah nyabu, ndra.

putrainhil
sebagai pengacara SDR, hanya perlu honor besar dari IMA. toh duit IMA kan juga tak begitu jelas sumbernya...eh salah. tuh berasal dari apbd inhil tentunya. jalan inhil boleh buruk, inprastruktur boleh hancur, yang penting dana untuk sosialisasi dan u

budakkritang
Ndra, selesaikan dulu tuh, WC yang dibangun masyarakat Inhil di tengan jalan di Tbh tuh. Ndra, engkau memang sudah tidak waras kali ya...tau nggak kota paling sembbrawut, paling jorok, paling buruk adalah Tbh? tapi kau memang jarang di Tbh ya, jadi m

Garda Terdepan
Dalam politik pernyataan seperti itu wajar-wajar saja,.. Yang pastinya diantara kakak dan adik ini salah satunya akan diusung menjadi Gubri,.. yang penting Komunikasi antara Tim IMA dan Tim LE terjalin secara baik,.. Karena hubungan mereka berdua ti

mau nanya kepada pembaca yang dokter syarat atau psikiater
kalau sering atau banyak makan obat atau nyabu, dugem, serta selingkuh, apakah ada pengaruh semua itu pada otaknya sehingga dia jadi suka bicara ngasal dan ngawur?

roedy
Tetap pilihan jatuh kpd LE..semoga sukses di pilgubri mndatang..calon laen dh atuk2,srg sakit2n nanti klw ndk tiap hari minum vitamin yg hrganya mahaaal plus pikiranx udh gk fresh n srg lupa nnti.!

Teguran
%@!* kali riau terkini ini...itu bukan adiknya..tapi abangnya...kalau mau sampaikan berita koreksi kebenaranya...bdh kali

putra gtg
Selamat ak indra... muda2han bpk bs menang melawan adek, kayak film tempo dulu Hang tue vs Hang jebat... biar Riau ni mkn hancur....

GAYA KIDAL
gayana pula mau maju pilgubri di inhil aja tak terurus, hentikan dulu galian C tu dan selama menjabat hanya memperkaya diri sendiri.. masyarakat tamu milih mike

utoh
lantaklah mike..........

Lepang
Cocoknya kalian berdua ni bersaing untuk masuk penjara. Mana yg duluan masuk itu yg bongak. Yg terakhir masuk itu yg bebal. Wkwkwkkwk. . . .

aduuuuuuuuuh
benar2 saudara yg congok kedudukan,,alangkah baiknya jika salah satu yg maju dan yg satunya mendukung dan ikut mengkampanyekan kemenangan saudaranya

Herman
Awasss...nak calonkan diri jadi gubri....tu kasus ILOG Inhil nak di simpan di mane ????..

Nepotism
warga Inhil pon tak ingin milih mike bedue ne.. macam pulluuuuuttt....

Pembaca
Kira2 IMA bisa menang gak???

PENGAMAT POLITIK MENUJU RIAU 1
LANTAKLAAAAAAAAH Biar kedua kakak beradik ini maju, biar pecah suara mereka dan biar masyarakat memilih yang lain. Jangan kira mentang-mentang LE yang merupakan mantan menteri, masyarakat mau memilih LE. Apa yang telah diperbuat LE untuk Riau sel


Berita Politik lainnya..........
- Rajin Bolos Doyan Boros, Pejabat Siap-siap Didemosikan Menpan RB
- SK Tertahan di Kemendagri,
Pelantikan Novawaldy Jusman dan Manahara Manurung Belum Jelas

- Jelang Munas Golkar, DPD Golkar Rohul Tetap Dukung ARB
- Komisi II DPRD Kampar Prioritaskan Pembangunan Rumah Aman
- Kantor PDIP Riau Jadi Sasaran Pendemo Turunkan Jokowi-JK
- Hak Pensiunnya Tak Keluar,
Pensiunan Guru Yayasan Cendana Mengadu Ke Komisi E DPRD Riau

- Pembahasan RAPBD 2015,
Bupati Kampar Sampaikan Jawaban Pandangan Fraksi



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.219.68
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com