Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Oktober 2014 11:30
Rp66 Miliar Bansos dan Dana Hibah Pemkab Pelalawan Siap Dicairkan

Kamis, 23 Oktober 2014 10:51
Istri dan Anak-anak Urus Izin Jenguk Gubri Nonaktif di Rutan Guntur

Kamis, 23 Oktober 2014 10:48
439 Pelamar CPNS Pemko Pekanbaru tak Daftar Ulang

Kamis, 23 Oktober 2014 09:55
KPK Periksa Mantan Kadishut dan Tiga Petinggi PT Duta Palma di SPN

Kamis, 23 Oktober 2014 04:26
Diduga Mabuk,
Warga Rumbai Jaya, Inhil Tewas dalam Lakalantas Tunggal


Rabu, 22 Oktober 2014 22:12
Porprov VIII Riau,
Taekwondo Sumbangkan Emas Terbanyak untuk Pekanbaru


Rabu, 22 Oktober 2014 21:46
Porprov VIII Riau,
Tim Dayung Kuansing Jawara




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 8 Pebruari 2013 07:24
Menuju Riau 1,
Koalisi LE-Suryadi Dibantah Indra Muchlis Adnan


Pengumuman PDIP dan PKB resmi menduetkan Lukman Edy-Suryadi Khusaini dibantah Indra Muclis Adnan. Menurutnya, kesepakatan politik tersebut belum final.

Riauterkini-JAKARTA- Bakal calon Gubernur Riau (Balon) Indra Muchlis Adnan membantah kalau adanya kesepakatan koalisi Partai Demokrasi Indonesi Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mendukung pasangan Lukman Edy-Suryadi Khusaini sebagai calon Gubernur Riau periode 2013-2018 mendatang.

Bupati Inhil ini menjelaskan, sesuai kesepakatan yang dibuat antara dirinya dengan Lukman Edy. Di mana salah satu pihak saling memberikan dukungan politik, apabila salah satu dari mereka akan mendapatkan dukungan politik dari DPP PDIP untuk maju sebagai Cagubri periode 2013-2018 dengan memperhatikan kesepakatan antara DPW PKB dan PDI Perjuangan.

Dalam kesepakatan yang ditandatangani saudara kakak beradik ini di Pekanbaru tanggal 27 Januari lalu, juga menyebutkan apabila dukungan sebagaimana dimaksud diberikan kepada salah satu pihak, maka pihak yang tidak mendukung bersedia dan akan mendukung penuh terhadap keputusan partai politik tersebut.

"Kesepakatan yang dibuat ini, guna menanggapi pemberitaan yang muncul hari Kamis (7/2) di media lokal, bahwa koalisi PDIP-PKB sepakat untuk mendukung Lukman Edy dan Suryadi Khusaini," kata Indra kepada media di Jakarta, Kamis (7/2/13).

Dengan adanya kesepekatan tersebut, mantan Ketua DPD Partai Golkar Riau ini menilai PKB telah melanggar atau melangkahi kesepakatan yang di buat dengan dirinya. “Jadi mestinya tak perlu mengeluarkan pernyataan keputusan koalisi PDIP-PKB. Sebab keputusan Cagubri juga baru akan diumumkan akhir pekan ini," sebutnya.

Indra juga mengungkapkan, dalam kesepakatan dirinya dengan Lukman Edy, apabila dukungan diberikan kepada salah satu pihak, maka pihak yang tidak mendukung bersedia dan mendukung penuh terhadap keputusan partai politik tersebut.

“Serta tidak akan mencari dukungan lain untuk maju dan atau mencalonkan diri sebagai Cagubri 2013-2018," terang Indra sambil membacakan kesepakatan yang dia buat dengan adiknya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
herman abdulah
Jujur kalau LE maju saya pastikan beliau pasti terpulih, saya mengakui bagaimana LE dalam berkiprah, dan saya pun ikhlas kalau LE menjadi pemenang Pilgubri nanti, tp saya tdk akan pernah rela klu dipimpin olh orng2 yg level pengalamannya sama dgn say

Nurani
Mambang Mit+Drs Achmad=Riau Berjaya

Nurani
Mambang Mit+Drs Achmad=Riau Berjaya

Nurani
Mambang Mit+Drs Achmad=Riau Berjaya

Nurani
Mambang Mit+Drs=Riau Berjaya

kemana malu kalian?
kasihan kita pada dua orang kakak beradik ini. Sudah demikian tak punya malunya berebut dalam jalur kekuasaan sampai terbuka ke umum!! memang dunia dah nak kiamat agaknya?

urang inhil
Sepanjang perbuatan dilakukan dalam amar makruf nahi munkar, tidak masalah pada level manapun kita berbuat. Lakukan sesuai dengan kapasitas kita, melakukan dalam keikhlasan akan menjadi amal baik, dari pada mengutuk orang dengan tanpa alasan. Jangan

Putra Rohul
Kalau sudah haus jabatan memang tak peduli mau turun atau mau naik jabatan lantak lah.... masak dari Mentri mau turun jabatan menjadi gubernur... mungkin kalau tak tepilih jadi gubernur bisa-bisa ikut pilkada Bupati... untunglah Pilkada Gubernur dan


Berita Politik lainnya..........
- DPRD Minta Dinas Perikanan dan Kelautan Rohil Budidayakan Ikan Sembilang
- Dua Dewan Masuk Pimpinan Komisi,
PDI Perjuangan Riau Surati DPP PDI Perjuangan

- Jelang Akhir Tahun, DPRD Riau Gesa 4 Raperda Dijadikan Perda
- Rapat KUA PPAS APBDP Diskors Dua Kali,
Anggota DPRD Sempat Minta Bupati Rohul Klarifikasi

- Syamsurizal Masuk Nominasi Golkar Isi Posisi Wagubri
- 35 Anggota DPRD Pelalawan Jalani Bimtek di Jakarta
- PAN Pelalawan Serahkan Sepenuhnya Pengisi Posisi Wabup ke Bupati M Harris


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.19.169.37
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com