Untitled Document
Sabtu, 29 Muharram 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 22 Nopember 2014 16:39
Dianggap Gertak Sambal,
Dispas Bengkalis Kembali Pertimbangkan Usulan PKL di Duri


Sabtu, 22 Nopember 2014 15:24
Jalan Lintas Rohil ke Rohul Kondisinya Rusak Parah

Sabtu, 22 Nopember 2014 15:22
Plt Sekda Rohil Lantik Hasym Jadi Camat Tanjung Medan

Sabtu, 22 Nopember 2014 13:15
Pemprov Riau Dinilai Masih Lemah dalam Tata Kelola Pajak

Sabtu, 22 Nopember 2014 10:59
PT RAPP Salurkan Beasiswa SLTA di Siak

Sabtu, 22 Nopember 2014 10:23
Bekas Rumah Presiden RI Kedua Syafruddin Prawiranegara di Rohul Lapuk Tak Terurus

Sabtu, 22 Nopember 2014 10:06
Demo Tolak Kenaikan BBM,
HTI Sebut Kebijakan Jokowi Zhalim dan Khianat




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 8 Pebruari 2013 07:24
Menuju Riau 1,
Koalisi LE-Suryadi Dibantah Indra Muchlis Adnan


Pengumuman PDIP dan PKB resmi menduetkan Lukman Edy-Suryadi Khusaini dibantah Indra Muclis Adnan. Menurutnya, kesepakatan politik tersebut belum final.

Riauterkini-JAKARTA- Bakal calon Gubernur Riau (Balon) Indra Muchlis Adnan membantah kalau adanya kesepakatan koalisi Partai Demokrasi Indonesi Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mendukung pasangan Lukman Edy-Suryadi Khusaini sebagai calon Gubernur Riau periode 2013-2018 mendatang.

Bupati Inhil ini menjelaskan, sesuai kesepakatan yang dibuat antara dirinya dengan Lukman Edy. Di mana salah satu pihak saling memberikan dukungan politik, apabila salah satu dari mereka akan mendapatkan dukungan politik dari DPP PDIP untuk maju sebagai Cagubri periode 2013-2018 dengan memperhatikan kesepakatan antara DPW PKB dan PDI Perjuangan.

Dalam kesepakatan yang ditandatangani saudara kakak beradik ini di Pekanbaru tanggal 27 Januari lalu, juga menyebutkan apabila dukungan sebagaimana dimaksud diberikan kepada salah satu pihak, maka pihak yang tidak mendukung bersedia dan akan mendukung penuh terhadap keputusan partai politik tersebut.

"Kesepakatan yang dibuat ini, guna menanggapi pemberitaan yang muncul hari Kamis (7/2) di media lokal, bahwa koalisi PDIP-PKB sepakat untuk mendukung Lukman Edy dan Suryadi Khusaini," kata Indra kepada media di Jakarta, Kamis (7/2/13).

Dengan adanya kesepekatan tersebut, mantan Ketua DPD Partai Golkar Riau ini menilai PKB telah melanggar atau melangkahi kesepakatan yang di buat dengan dirinya. “Jadi mestinya tak perlu mengeluarkan pernyataan keputusan koalisi PDIP-PKB. Sebab keputusan Cagubri juga baru akan diumumkan akhir pekan ini," sebutnya.

Indra juga mengungkapkan, dalam kesepakatan dirinya dengan Lukman Edy, apabila dukungan diberikan kepada salah satu pihak, maka pihak yang tidak mendukung bersedia dan mendukung penuh terhadap keputusan partai politik tersebut.

“Serta tidak akan mencari dukungan lain untuk maju dan atau mencalonkan diri sebagai Cagubri 2013-2018," terang Indra sambil membacakan kesepakatan yang dia buat dengan adiknya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
herman abdulah
Jujur kalau LE maju saya pastikan beliau pasti terpulih, saya mengakui bagaimana LE dalam berkiprah, dan saya pun ikhlas kalau LE menjadi pemenang Pilgubri nanti, tp saya tdk akan pernah rela klu dipimpin olh orng2 yg level pengalamannya sama dgn say

Nurani
Mambang Mit+Drs Achmad=Riau Berjaya

Nurani
Mambang Mit+Drs Achmad=Riau Berjaya

Nurani
Mambang Mit+Drs Achmad=Riau Berjaya

Nurani
Mambang Mit+Drs=Riau Berjaya

kemana malu kalian?
kasihan kita pada dua orang kakak beradik ini. Sudah demikian tak punya malunya berebut dalam jalur kekuasaan sampai terbuka ke umum!! memang dunia dah nak kiamat agaknya?

urang inhil
Sepanjang perbuatan dilakukan dalam amar makruf nahi munkar, tidak masalah pada level manapun kita berbuat. Lakukan sesuai dengan kapasitas kita, melakukan dalam keikhlasan akan menjadi amal baik, dari pada mengutuk orang dengan tanpa alasan. Jangan

Putra Rohul
Kalau sudah haus jabatan memang tak peduli mau turun atau mau naik jabatan lantak lah.... masak dari Mentri mau turun jabatan menjadi gubernur... mungkin kalau tak tepilih jadi gubernur bisa-bisa ikut pilkada Bupati... untunglah Pilkada Gubernur dan


Berita Politik lainnya..........
- Pemprov Riau Dinilai Masih Lemah dalam Tata Kelola Pajak
- Partai Demokrat Ganti Ketua Fraksi di DPRD Riau dan Rotasi Total
- Jelang Munas, Golkar Riau Belum Tentukan Arah Suara
- Rajin Bolos Doyan Boros, Pejabat Siap-siap Didemosikan Menpan RB
- SK Tertahan di Kemendagri,
Pelantikan Novawaldy Jusman dan Manahara Manurung Belum Jelas

- Jelang Munas Golkar, DPD Golkar Rohul Tetap Dukung ARB
- Komisi II DPRD Kampar Prioritaskan Pembangunan Rumah Aman


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.16.49
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com