Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Mei 2018 21:39
Sejak 2014 Hampir 2 Ton Trenggiling Sudah Terjual,
Saksi: Akui Dapat Keuntungan Rp 200 Ribu Perkilonya


Selasa, 22 Mei 2018 20:58
3 Tewas 10 Luka-luka, Belasan Warga di Pelalawan Tertimpa Dua Mobil Terlibat Trabrakan Beruntun

Selasa, 22 Mei 2018 20:12
Pjs Bupati Inhil Bagikan Takjil Kepada Masyarakat

Selasa, 22 Mei 2018 19:25
Kakanwil Kemenkumham Riau Safari Ramadhan perdana ke UPT Se Kota Pekanbaru

Selasa, 22 Mei 2018 19:12
Mulai Cuti Hari ini, Ayat Cahyadi Gerilya Menangkan Syamsuar-Edy Nasution di Kota Pekanbaru

Selasa, 22 Mei 2018 19:02
Firdaus Optimis Visi Riau Madani Bisa Jadikan Provinsi Paling Maju

Selasa, 22 Mei 2018 18:59
Plt Gubri Langsung Urus Mulok ke Mendikbud

Selasa, 22 Mei 2018 18:54
Serahkan Bantuan Rp 5,250 M, Grup APRIL Dukung Tim Indonesia di Asian Gemas 2018

Selasa, 22 Mei 2018 18:14
Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik

Selasa, 22 Mei 2018 18:09
Tertibkan 'Pengaku' Miskin, Dinsos Bengkalis Diterjunkan 280 Petugas Verifikasi Data

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 3 Pebruari 2013 20:32
Dianggap Tua,
Pengamat Nilai Annas Maamun Tak Pantas Jadi Calon Gubri


Pengamat politik dari UIR, Zaini Ali menilai Bupati Rohil Annas Maamun dinilai tak pantas jadi calon Gubri. Salah satu pertimbangannya karena faktor usia.

Riauterkini-PEKANBARU- Bukan hanya dari kalangan internal partai Golkar saja yang meminta Annas Maamun, Ketua DPD I Golkar Riau untuk mengurungkan niatnya mencalonkan diri jadi Gubernur Riau (Riau) pada Pilgubri, September mendatang, pengamat politik juga memiliki pendapat serupa.

Salah satu pengamat politik yang juga dosen FISIP Universitas Islam Riau (UIR) Zaini Ali berpendapat, salah satu yang menjadi pertimbangan Annas tak ikut pencalon mengingat faktor usia.

“Seharusnya Annas itu tidak usahlah maju lagi, sekarang bukanlah zaman dia, masih banyak kader Golkar lain yang layak dan pantas untuk maju,” kata Zaini Ali ketika dikonfirmasi riauterkinicom via telepon, Ahad (3/2/13).

Menurutnya, Annas Maamun dinilai sudah terlalu tua untuk tipikal seorang pemimpin. Kalau sudah tua, pasti banyak lupa, apalagi fisik dan psikologisnya tidak memungkinkan lagi untuk memimpin Riau ini.

“Menjadi seorang pemimpin terutama untuk Riau ini, dibutuhkan orang-orang yang energik, kuat fisik dan psikologisnya. Cukuplah, dia menjadi bupati saja, apalagi dia merupakan kepala daerah paling tua di Riau ini,” ucapnya.

Selain itu, Zaini Ali juga berharap kepada DPP Golkar agar sebelum memutuskan siapa yang akan diputuskan untuk maju memakai perahu Golkar dalam Pilgubri nanti, perlu mengkaji lebih dalam terhadap semua kader Golkar yang menyatakan keinginannya untuk maju, termasuk Annas Maamun.

“Karena kalau ini tidak dilakukan DPP Golkar, maka dipastikan suara Golkar Riau akan anjlok pada Pilgubri nanti,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua DPD II Golkar Kuansing, Sukarmis juga mengatakan hal yang sama. Bahkan Sukarmis menolak untuk mendukung Annas Maamun sebagai calon Gubernur Riau dari Golkar, karena Annas Maamun dinilai sudah tua dan sebetulnya masih ada figur muda yang layak untuk maju ketimbang Annas Maamun. ***(ary)

Teks Foto : Ketua DPD Partai Golkar Riau Annas Maamun dinilai kalangan tak pantas jadi calon Gubri karena dianggap sudap tua.

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Mulai Cuti Hari ini, Ayat Cahyadi Gerilya Menangkan Syamsuar-Edy Nasution di Kota Pekanbaru
- Firdaus Optimis Visi Riau Madani Bisa Jadikan Provinsi Paling Maju
- DPRD Riau Sayangkan Pemberhentian Sementara Program GISA
- Selama Ramadhan, Cawagubri Edy Nasution Safari Ramadhan ke Masjid
- Tak Ingin Masyarakat Nyebrang Bayar Pakai Pompong, Andi Rachman Komit Bangun Jembatan Dusun Sukajadi-Kuala Cinaku
- Terkesan dengan Program Rumah Layak Huni, Warga Kuala Cenaku Siap Coblos Nomor 4
- Panwaslu Pekanbaru Rekrut 1.798 Pengawas TPS
- Demokrat Pekanbaru Buka Pendaftaran Caleg
- Kosong Sejak Februari,
Masyarakat Rohul Pertanyakan Posisi Wabup ke Wakilnya di DPRD Riau

- Pansus DPRD Riau Panggil Biro Hukum Bahas Draf Ranperda Adat
- Ratusan Warga Hadiri Silaturrahmi di Kediaman Wardan
- Silaturahmi Andi Rachman-Wardan di Pulau Burung, Paslon 4 Sudah Programkan Buka Akses Jalan Darat Pelalawan-Inhil
- Habibi Hapri Nahkodai PBSI Pelalawan Periode 2018-2022
- Ramadhan 2018, Dewan Pastikan Tak Ada Masjid Dapat Bantuan Dana Hibah
- Ulama Riau Tidak Masuk Rekomendasi Mubalig, Komisi V DPRD Riau Sayangkan Sikap Kemenag
- Pilkades serentak ditunda, 48 ASN Meranti Disiapkan untuk Pj Kepala Desa
- Kadernya Jadi Tersangka Politik Uang,
Demokrat Riau Junjung Tinggi Azas Praduga Tak Bersalah

- In syaa Allah, Andi Rachman dan Wardan Bisa Menang di Atas 80 Persen di Pulau Burung
- Mudik Lebaran, Ancaman Longsor di Jalan Lintas Riau Sumbar Jadi Perhatian
- Menginap, Andi dan Wardan Blusukan ke Pasar Ramadhan dan Sholat Tarawih di Guntung


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com