Untitled Document
Sabtu, 18 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 18 April 2014 21:07
Pleno PPK,
Partai dan Caleg PKB Pemuncak Perolehan Suara Pileg di Inhil


Jum’at, 18 April 2014 19:05
Polres Rohul Limpahkan Berkas 'Jumat Berdarah' Mahato Sakti ke Jaksa

Jum’at, 18 April 2014 19:02
Penjaga Rumah Pribadi Walikota Pekanbaru Tewas Membusuk

Jum’at, 18 April 2014 17:47
Beredar Rekaman Gubri Annas Bercarut Ditanya Soal Politik Dinasti

Jum’at, 18 April 2014 17:42
Bengkalis Juara Ketiga 2nd AITIS 2014 di Jakarta

Jum’at, 18 April 2014 17:40
Nunggak Tiga Bulan, 385 Pelanggan PDAM Bengkalis Terancam Diputus

Jum’at, 18 April 2014 17:39
Peserta UN di Rohul Diminta Segera Merekam Data e-KTP



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 28 Januari 2013 15:11
Balon Gubri Jalur Independen,
Wan Abu Bakar Tinggal Kumpulkan 20 Persen Dukungan KPT


Bakal calon Gubernur Riau jalur independen Wan Abu Bakar mengaku sudah hampir mencukupi syarat dukungan KTP. Tinggal 20 persen.

Riauterkini-JAKARTA- Anggota DPR RI asal Provinsi Riau Wan Abu Bakar mengklaim sudah mendapatkan dukungan dari rakyat Riau untuk mencalonkan diri menjadi Gubernur Riau dari calon independen. Hal ini dibuktikan dengan terkumpulkan dukungan warga masyarakat Riau lewat pengumpulan KTP yang sampai saat ini mencapai 80 persen.

"Pencalonan ini berdasarkan keinginan dari masyarakat bukan dari partai dan saya hanya menampung aspirasi masyarakat Riau. Makanya saya siap melaksanakan amanah ini," kata Wan Abu Bakar kepada riauterkini.com, Senin (28/1/13) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Mantan Wakil Gubernur Riau ini menyebutkan, sampai saat ini dirinya sudang mendapat dukungan hampir 80 persen kartu tanda penduduk (KPT) sebagai salah satu syarat pencalonan dari independen untuk gubernur Riau.

"Sampai saat ini dukungan yang sudah kita kumpulkan lewat KTP sudah mendekati 80 persen," sebutnya.

Angggota Komisi IV DPR RI ini juga menjelaskan, mengapa dirinya tak mencalonkan diri dari partai yang membesarkannya. Karena dia sangat yakin kalau partai tidak akan mendukung dirinya mencalonkan diri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Sejak dari awal saya sudah yakin sekali, kalau partai tidak akan mencalonkan saya menjadi gubernur. Itulah sebabnya mengapa saya pilih jalur independen," ungkapnya.

Wan Abu Bakar sangat optimis sekali kalau dirinya akan medapat dukungan dari masyarakat Riau untuk memimpin Riau lima tahun ke depan. "Kalau bukan karena adanya dukungan dari warga masyarakat, tak mungkin saya mencalonkan diri," ujarnya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ust.awak
kalau saya kira gak usah maju pak wan,dukungan pada pak wan itu permainan orang dekat ajo tu pakwan,apalagi pak wan susah keluarin dana,saya yakin sulit utk maju. hanya habiskan energi dan waktu

kader PPP
penghianat partai

Tipis
Tipis peluang pak Wan, sebaiknya nggak usah maju, buang-buang energi aja


Berita Politik lainnya..........
- Pleno PPK,
Partai dan Caleg PKB Pemuncak Perolehan Suara Pileg di Inhil

- PAN Menang di Kuantan Hulu,
Penghitungan Suara Pemilu di Sejumlah PPK Kuansing Lancar

- Kursi Golkar untuk DPRD Rohul Diprediksi Meningkat
- Sejumlah Rekapitulasi SuaraDi Kelurahan Belum Rampung,
PPK Mandau Tetap Gelar Rapat Pleno

- Diduga karena Perolehan Suara Minim,
Tim M Raus Walid Ambil Kembali Bantuan Meteran Listrik di Surau Al Muhajirin

- 16 PPK di Rohul Sudah Laksanakan Pleno Rekap Suara Pileg
- Perolehan Kursi Partai Golkar Inhu Diprediksi Turun


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.204.217.249
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com