Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Selasa, 28 Juni 2016 16:27
Korupsi Dana KUR BRI Unit Kilan, Inhu,
Lima Mantan Pegawai Bank akan Divonis Besok


Selasa, 28 Juni 2016 16:12
Polisi Sita Puluhan Botol Miras di Siakkecil, Bengkalis

Selasa, 28 Juni 2016 16:09
Mudik Lebaran,
Polres Rohul Berikan Layanan Penitipan Kendaraan


Selasa, 28 Juni 2016 15:59
Besok, Dewan Panggil Diskes Pertanyakan Masuknya Vaksin Palsu ke Riau

Selasa, 28 Juni 2016 15:54
Antisipasi Lonjakan Arus Lebaran,
Dishub Bengkalis Disiapkan Enam Armada Roro Air Putih-Pakning


Selasa, 28 Juni 2016 15:48
Pencurian Dump Truk di Rambah,
Polres Rohul Sebut Sudah Kantongi Identitas Pelaku


Selasa, 28 Juni 2016 15:13
Dewan Minta Disnakertran Pelalawan Usut Laka Kerja PT Adei Plantation

Selasa, 28 Juni 2016 15:07
Mutasi, 36 Pejabat Pemko Dilantik Wawako Pekanbaru

Selasa, 28 Juni 2016 14:56
‎‎Hadapi Lebaran, Kuota BBM 6 Kecamatan di Bengkalis Ditambah Sekitar 20 Persen

Selasa, 28 Juni 2016 14:35
PPDB Sistem Online di Duri Dianggap Gagal,
Puluhan Calon Siswa Masuk dari "Belakang"




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 27 Januari 2013 15:52
Ribuan Warga Dumai jadi Peserta,
Jalan Santai Kawan Annas Diwarnai Jambret dan Protes


Jalan santai bersama Annas Maamun di Dumai diikuti ribuan peserta. Meksipun lancar, sempat diwarnai aksi jambret dan protes karena pengeras suara mati saat pengundian hadiah.

Riauterkini-DUMAI- Ribuan masyarakat Dumai berbondong-bondong mengikuti jalan santai yang dilaksanakan bersama kawan Annas Maamun. Acara itu dilaksanakan sekitar pukul 7.00 persisnya di depan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya Jalan Yoesudarso Kecamatan Dumai Timur, Ahad (27/1/13).

Acara jalan santai bersama kawan Annas Maamun di Kota Dumai dikemas sedemikian meriahnya. Pasalnya rombongan rute jalan santai melalui strat Yoesudarso menuju Datuk Laksamana dan ke Sudirman hingga kembali kefinis rombong belum menunjukan putus, bahkan jumlah rombongan masih padat membanjiri jalan lintasan rute.

Pada kesempatan jalan santai ini juga terlihat Walikota Dumai Khairul Anwar mendampingi Bupati Rokan Hilir H Annas Maamun untuk merute lokasi lintasan jalan santai yang sudah ditetapkan pihak panitia. Bahkan sejumlah warga turut berduyun-duyun mengiringi bakal calon Gubernur Riau H Annas Maamun bersama jajaran kader Partai Golkar Dumai.

Annas Maamun dalam wawancara disepanjang jalan lintasan rute mengatakan, bahwa kegiatan jalan santai bersama kawan Annas Maamun ini bentuk kebersamaan dengan masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan salah satu program sehat bagi masyarakat yang mengikuti jalan santai ini, dengan demikian tentunya masyarakat Dumai akan sehat.

"Inilah bentuk kebersamaan kita bersama masyarakat Dumai. Saya mengadakan kegiatan ini bersama Kader Golkar ingin melihat masyarakat Dumai sehat tubuhnya dengan mengikuti kegiatan jalan santai ini. Untuk itu diharapkan kegiatan ini bisa menjadi sambutan positif masyarakat Dumai," ungkap Annas Maamun disela-sela jalan santai di Dumai bersama ribuan masyarakat.

Annas Maamun juga mengharapkan kebersamaan masyarakat Dumai untuk memuluskan langkahnya dalam pencalonan menjadi Gubernur Riau pada tahun ini. Karena diyakini Annas, masyarakat Dumai sudah pandai dalam menentukan siapa yang pantas untuk menjadi pemimpin Riau menjadi lebih maju lagi ketimbang tahun sebelumnya.

Namun keantusian masyarakat untuk mengikuti jalan santai ini bukan berati tak menuai kekecewaan. Pasalnya, sebelum pelepasan peserta rombongan sejumlah masyarakat Dumai belum mengantongi kupon untuk diundi mendapatkan hadiah yang disiapkan pihak panitia jalan santai bersama kawan Annas Maamun di wilayah Kota Dumai.


Pengeras Suara Mati Saat Undian Hadiah

Ribuan masyarakat Dumai memprotes pelaksanaan jalan satian bersama kawan Annas Maamun. Protes itu disampaikan ribuan masyarakat Dumai terkait pembagian hadiah dari hasil nomor kupon undian dengan sistem penulisan dibagian hadiah tersebut, karena kondisi pengera suara tidak berfungsi alias mati.

"Kami kecewa dengan kegiatan yang dilaksanakan Kader Golkar melaksanaakan jalan santai bersama kawan Annas Maamun ini. Sudahlah kami kenak panas pembagian hadiahnya tidak menggunakan pengera suara. Jelas kegiatan menyiksa masyarakat Dumai dalam kegiatan jalan santai bersama kawan Annas Maamun ini," ungkap Fahrudin, Ahad (27/1/13).

Bukan hanya Fahrudin yang menyampaikan kekecewaanya agenda Bupati Rokan Hilir Annas Maamun dengan mengajak masyarakat Dumai untuk mengikuti jalan santai berhadiah ini. Sejumlah ibu-ibu rumah tangga dengan menggendong anaknya juga mengaku kecewa atas pelaksanaan yang dilaksanakan bakal Calon Gubernur Riau ini.

"Lihat saja mas, sudahlah panas dan saya menggendong anak hadiahnya dibagikan dengan cara menulis nomor urut di bodi kotak hadiah itu. Tentunya ini menjadi keluhkan kami yang berada di bagian pinggir untuk melihat nomor undian yang ditulis pihak pelaksana diatas pentas tersebut," ungkap Rubiah, warga Dumai Kota.

Sedangkan warga yang berada di Kecamatan Bukit Kapur dalam insiden desek-desekan untuk melihat nomor undiannya diumumkan panitia pelaksana jalan santai bersama kawan Annas Maamun juga mengaku kecewa. Betapa tidaknya, dengan diumumkannya nomor kupon undian secara tulisan ini membuatnya harus berhimpitan dengan orang banyak.

"Bisa melihat kondisi ini mas, mau melihat saja saya harus jinjit untuk melihat kedepan persisnya di panggung panitia. Seharusnya pihak panita menyiapkan alat bantu sehingga pengeras suara bisa berfungsi kembali. Jangan mati seperti ini dibiarkan begitu saja dan menyiksa masyarakat," ungkap Herawati, kepada riauterkinicom siang ini.

Selain masalah pembagian menuai protes, kondisi parkir yang semrawutan juga menuai sorotan bagi masyarakat yang tidak bisa menggeluarkan sepeda motornya di area Kantor Syahbandar Dumai Jalan Yoesudarso tersebut. Dengan kondisi seperti ini, timbul penyayangan bagi masyarakat yang sepeda motornya terjebak dalam parkir semrawut tanpa ada petugas jaganya.

"Seharusnya pihak panitia menyiapkan petugas parkir, kalau disiagakan tentunya gak mengganggu aktivitas orang yang hendak keluar dari area Kantor Syahbandar Dumai. Kami menyayangkan kejadian seperti ini mas, seharus disiapkanlah petugas jaga sehingga dapat mengatur keluar masuknya kendaraan," ungkap Muhammad Riduwan.

Jambret Beraksi

Kegiatan Annas Maamun menggelar jalan santai bersama masyarakat banyak menuai masalah. Selain masalah pembagian hadiah yang menuai protes dan penempatan parkir terkesam amburadul juga bikin salah satu warga kelihatan harta benda alias dijambret.

Kejadian penjambretan itu dialami korbannya, Emi (35) warga Jalan Air Bersih Kecamatan Dumai Timur, Ahad (27/1/13) siang tadi dengan kehilangan kalung emas yang dikenakan anaknya saat menunggu kupon undian diumumkan pihak panitia jalan santai bersama kawan Annas Maamun.

"Pada saat itu saya didorong oleh orang dari belakang, dan tiba-tiba anak saya menangis ketika saya lihat kalung anak sudah tidak ada. Sontak kejadian membuat kalang kabut dan melaporkan kejadian ini ke pihak panitia pelaksana, namun laporan saya tidak diresponnya," cetus Emi sembari mengelus kepala anaknya.

Kemudian ketika disinggung berapa jumlah harga kalung emas yang di jambret tersebut, Emi mengaku, jumlah harga pembelian kalung emas itu kurang lebih Rp 1 juta. Namun yang sangat disayangkan dirinya, menyoal pihak panitia tidak merespon keluhan atas kehilangan kalung emas anaknya tersebut.

"Akibat penjambretan kalung emas ini coba lihat leher anak saya lecet hingga memerah seperti luka. Tadi juga ada kejadian yang sama, seorang ibu-ibu mengaku anaknya kehilangan cicin saat menunggu nomor undian berhadiah dari pihak pelaksanaan jalan santai tersebut," pungkas Emi kepada awak media dilokasi acara.***(had) ***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
pilitikus
nafsu besar tenaga kurang, itu la atuk annas

petando
di kab lain kemren,,ricuh pembagian hadiah terpakso tuk a nas lari menghindar.di dumai jaln santai nya pun ricuh,mcm ado petando pulak ,,petando apo petando...??

Masyarakat Dumai
perbanyak la amal,jgn harta aja dan kekuasaan aja yang difikirkan.usia udah senja.

Masyarakat Dumai
perbanyak la amal,jgn harta aja dan kekuasaan aja yang difikirkan.usia udah senja.

Pemuka Masyarakat
Diusia senja seperti ini sebaiknya beribadah sajalah dan perbanyak berjemaah kemesjid

warga dumai
kasian masyarakat dumai, belum jadi gebernur aja sdh nyusahin rakyat

kawan annas
hahaha........ Yang ikut jalan santai itu cuma mau hadiah, atuk2 nggak usah ikut pilgub, main aja sama cucu dirumah


Berita Politik lainnya..........
- Besok, Dewan Panggil Diskes Pertanyakan Masuknya Vaksin Palsu ke Riau
- Menpan-RB Terbitkan Surat Edaran Larang PNS Tambah Cuti Lebaran
- Datangi Konjen Malaysia,
DPRD Riau Bahas Nelayan Rohil yang Ditangkap Polisi Malaysia

- DPD Perindo Dumai Gelar Buka Puasa Bersama Pengurus
- Bayar Uang LKS, DPRD Bengkalis "Haramkan" Kutiban di Sekolah
- Pilkada 2017,
PDI Perjuangan Tuntaskan Kajian Survei Balon Kepala Daerah

- Pemprov Riau Minta Mendagri Tidak Menghapus Perda Kearifan Lokal


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.111.69
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com