Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Senin, 31 Agustus 2015 18:42
Korupsi Penyertaan Modal Pemkab Bengkalis,
Dua Terdakwa Dituntut 18 Tahun dan 16 Tahun Penjara.


Senin, 31 Agustus 2015 18:33
Diserobot PT CPK,
Kades Rambaian, Inhil Akui Ada Lahan Warganya Belum Dibayar Perusahaan


Senin, 31 Agustus 2015 18:09
‎September, Pemko Pekanbaru Mutasi Pejabat Eselon IV

Senin, 31 Agustus 2015 18:04
MoU Jaminan Korban Lakalantas,
Jasa Raharja Minta Masyarakat Tidak Takut Membuat Laporan Polisi


Senin, 31 Agustus 2015 17:31
Setelah Dibujuk Tokoh Masyarakat,
Pelaku Penikaman di Bagansiapiapi Berhasil Ditangkap


Senin, 31 Agustus 2015 17:27
Mayat Penuh Tusukan Bersimbah Darah di Kebun Sawit PT TBS

Senin, 31 Agustus 2015 17:22
Belum Ada yang 'Angkat Bendera Putih',
‎Kinerja Pejabat Hasil Assessment Terus Dipantau




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 27 Januari 2013 15:42
7 Balon Bupati Inhil Golkar Tolak Jalani Survei Elektabilitas

Dari 20 pendaftar bakal calon Bupati Inhil lewat Partai Golkar, hanya 13 yang bersedia menjalani survei elektabilitas.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Daerah Golkar Inhil akan mengirimkan 13 nama bakal calon Bupati Inhil yang terjaring DPD Golkar Inhil ke DPD I Golkar Riau untuk selanjutnya diteruskan ke DPP Golkar.

Ketua DPD Golkar Inhil, HM Raus Walid menerangkan memang dari 20 nama yang terjaring sebagai balon Bupati Inhil, ternyata hanya 13 nama yang mengembalikan berkas kesediaan dilakukan survey elektabilitas oleh DPP Golkar.

“Memang dari 20 nama yang terjaring dan ditetapkan sebagai Balon Bupati Inhil, hanya 13 nama yang mengembalikan berkas kesediaan dilakukan survey elektabilitas sampai batas akhir pengembalian berkas kesediaan, Kamis (23/1) lalu,” ungkap Ketua DPD Golkar Inhil, HM Raus Walid kepada riauterkinicom, Ahad (27/1/13).

Adapun mereka yang bersedia di survey elektabilitas oleh DPP Golkar, yakni Agussalim, AMD Junaidi. AN, HM Raus Walid, H Syamsuddin Uti, H Husni Hasan, H Edy Syafwannur, H Ruslan Jaya, H Yulizen Yunal, HM Wardan, HM Ramli Walid, HM Aziz, HM Ali Azhar dan Kemas Yuzferi.

Artinya, ada 7 nama yang tidak bersedia menjalani survey elektabilitas, yaitu H Syaifuddin Masrie, HM Yusuf Said, H Rosman Malomo, Abdul Wahid, H Marhalim, H Alimuddin RM dan H Said Syarifuddin.

“13 nama Balon Bupati Inhil yang bersedia dilakukan survey elektabilitas inilah yang akan kami konsultasikan ke DPD I Golkar Riau untuk selanjutnya diteruskan ke DPP Golkar,” sebut Ketua DPRD Inhil ini.

Kepada 13 balon tersebut diharapkan dapat melakukan langkah-langkah bagi peningkatan elektabilitas kandidat tersebut ditengah masyarakat.

“Karena mekanisme survey nyang dilakukan Partai Golkar adalah implementasi dari Suara Golkar Suara Rakyat, dimana para balon dijaring atas pilihan rakyat, bukan atas kehendak partai semata,” tegas Raus.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
kader militan
harapan kita penjaringan ini murni kandidat yg mempunyai elektabilitas tinggi sehingga sesuai dgn suara rakyat suara golkar


Berita Politik lainnya..........
- KPK Siap Tangkap Tangan Politik Uang di Pilkada Serentak
- Fraksi PAN DPRD Riau Susun Draf Hak Interpelasi
- Jelang Pilkada, Panwaslu Diminta Responsif terhadap Pelanggaran
- ‎Pasca Berakhirnya Jabatan Herliyan Saleh,
Pejabat Bengkalis Diisukan Berebut Ajukan Surat Pindah

- Kampanye Dialogis di Pangkalan Kuras,
Masyarakat Setuju Paslon Harris-Zardewan Lanjutkan Program

- Paslon Mursini-Halim Dilarang Kampanye di Jake, Kades Membantah
- Tim Pemenangan Pasangan IKO di Pilkada Kuansing Mulai Bergerak


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.202.157
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com