Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 22 Juni 2017 18:38
Sekda Rohul Lantik Sekretaris Disdikpora dan Serahkan Dua SK Pejabat Plt

Kamis, 22 Juni 2017 17:23
Amankan Lebaran, Tim Harat Polres Inhil Patroli Keliling Pasar di Tembilahan

Kamis, 22 Juni 2017 16:56
Capella Honda dan Dealer Honda Gelar Buka Puasa Bersama Konsumen

Kamis, 22 Juni 2017 16:17
Curi Sepeda Motor di Kebun Sawit, Tiga Warga Rohul Ditangkap

Kamis, 22 Juni 2017 16:11
ABK Asal Gaung Tikam Dua Warga Mandah Hingga Luka Parah

Kamis, 22 Juni 2017 14:51
Simpan Tiga Paket Sabu di Bungkus Roti,
Ibu dan Balitanya Diamankan Petugas Lapas Bengkalis


Kamis, 22 Juni 2017 13:57
Gubri Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Sungai Duku

Kamis, 22 Juni 2017 13:20
PN Pekanbaru Gelar Sidang Perdana Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Rengat

Kamis, 22 Juni 2017 13:16
Armada Rusak, Arus Mudik Lebaran Dilayani 4 Kapal Roro di Bengkalis

Kamis, 22 Juni 2017 13:13
Jelang Idul Fitri, Bupati Inhil Serahkan Tali Asih kepada Yatim-Piatu di Gaung

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Ahad, 27 Januari 2013 15:42
7 Balon Bupati Inhil Golkar Tolak Jalani Survei Elektabilitas

Dari 20 pendaftar bakal calon Bupati Inhil lewat Partai Golkar, hanya 13 yang bersedia menjalani survei elektabilitas.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Daerah Golkar Inhil akan mengirimkan 13 nama bakal calon Bupati Inhil yang terjaring DPD Golkar Inhil ke DPD I Golkar Riau untuk selanjutnya diteruskan ke DPP Golkar.

Ketua DPD Golkar Inhil, HM Raus Walid menerangkan memang dari 20 nama yang terjaring sebagai balon Bupati Inhil, ternyata hanya 13 nama yang mengembalikan berkas kesediaan dilakukan survey elektabilitas oleh DPP Golkar.

“Memang dari 20 nama yang terjaring dan ditetapkan sebagai Balon Bupati Inhil, hanya 13 nama yang mengembalikan berkas kesediaan dilakukan survey elektabilitas sampai batas akhir pengembalian berkas kesediaan, Kamis (23/1) lalu,” ungkap Ketua DPD Golkar Inhil, HM Raus Walid kepada riauterkinicom, Ahad (27/1/13).

Adapun mereka yang bersedia di survey elektabilitas oleh DPP Golkar, yakni Agussalim, AMD Junaidi. AN, HM Raus Walid, H Syamsuddin Uti, H Husni Hasan, H Edy Syafwannur, H Ruslan Jaya, H Yulizen Yunal, HM Wardan, HM Ramli Walid, HM Aziz, HM Ali Azhar dan Kemas Yuzferi.

Artinya, ada 7 nama yang tidak bersedia menjalani survey elektabilitas, yaitu H Syaifuddin Masrie, HM Yusuf Said, H Rosman Malomo, Abdul Wahid, H Marhalim, H Alimuddin RM dan H Said Syarifuddin.

“13 nama Balon Bupati Inhil yang bersedia dilakukan survey elektabilitas inilah yang akan kami konsultasikan ke DPD I Golkar Riau untuk selanjutnya diteruskan ke DPP Golkar,” sebut Ketua DPRD Inhil ini.

Kepada 13 balon tersebut diharapkan dapat melakukan langkah-langkah bagi peningkatan elektabilitas kandidat tersebut ditengah masyarakat.

“Karena mekanisme survey nyang dilakukan Partai Golkar adalah implementasi dari Suara Golkar Suara Rakyat, dimana para balon dijaring atas pilihan rakyat, bukan atas kehendak partai semata,” tegas Raus.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
kader militan
harapan kita penjaringan ini murni kandidat yg mempunyai elektabilitas tinggi sehingga sesuai dgn suara rakyat suara golkar


loading...

Berita Politik lainnya..........
- DPRD Riau Segera Bahas Peningkatan Penghasilan Dewan
- ANS Gunakan Mobnas untuk Lebaran. Dewan Minta Pemprov Riau Berikan Sanksi
- Jelang Lebaran, Walikota Pekanbaru Rotasi Pejabatnya
- KPU Inhil Paparkan Tahapan Pilkada Inhil 2018
- Utang Pembangunan Main Stadion,
Takdibayar Tahun Ini, Pemprov Riau Terancam Denda Rp 50 Miliar

- Syamsuar Sambangi Masyarakat Teluk Belitung, Meranti
- Legislator Riau Lukman Edy Janjikan RUU Pemilu Tuntas 20 Juli


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.106.81
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com