Untitled Document
Senin, 25 Zulhijjah 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Senin, 20 Oktober 2014 14:16
Tak Tau Informasi,
3.157 Peserta CPNS Datangi Kantor Walikota Pekanbaru


Senin, 20 Oktober 2014 14:11
Realisasi di Bawah 40 Persen,
Plt Gubri Minta 10 SKPD Genjot Realisasi


Senin, 20 Oktober 2014 14:09
Temu Kangen Marquez dan Pedrosa,
12 Konsumen Honda di Riau Terbang ke Sentul


Senin, 20 Oktober 2014 14:03
Riau Tak Diundang Pelantikan Joko Widodo- Jusuf Kalla

Senin, 20 Oktober 2014 14:00
Dalami Dugaan Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM di KHTN,
Jaksa Periksa Pejabat Pertanahan Rohul


Senin, 20 Oktober 2014 13:52
Di Duri, Seorang Kontraktor Dapat Belasan Proyek dengan Nilai Belasan Miliar

Senin, 20 Oktober 2014 13:45
Diduga Terkait Alih Fungsi Lahan, Kantor PT Duta Palma Digeledah KPK



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 27 Januari 2013 15:42
7 Balon Bupati Inhil Golkar Tolak Jalani Survei Elektabilitas

Dari 20 pendaftar bakal calon Bupati Inhil lewat Partai Golkar, hanya 13 yang bersedia menjalani survei elektabilitas.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Daerah Golkar Inhil akan mengirimkan 13 nama bakal calon Bupati Inhil yang terjaring DPD Golkar Inhil ke DPD I Golkar Riau untuk selanjutnya diteruskan ke DPP Golkar.

Ketua DPD Golkar Inhil, HM Raus Walid menerangkan memang dari 20 nama yang terjaring sebagai balon Bupati Inhil, ternyata hanya 13 nama yang mengembalikan berkas kesediaan dilakukan survey elektabilitas oleh DPP Golkar.

“Memang dari 20 nama yang terjaring dan ditetapkan sebagai Balon Bupati Inhil, hanya 13 nama yang mengembalikan berkas kesediaan dilakukan survey elektabilitas sampai batas akhir pengembalian berkas kesediaan, Kamis (23/1) lalu,” ungkap Ketua DPD Golkar Inhil, HM Raus Walid kepada riauterkinicom, Ahad (27/1/13).

Adapun mereka yang bersedia di survey elektabilitas oleh DPP Golkar, yakni Agussalim, AMD Junaidi. AN, HM Raus Walid, H Syamsuddin Uti, H Husni Hasan, H Edy Syafwannur, H Ruslan Jaya, H Yulizen Yunal, HM Wardan, HM Ramli Walid, HM Aziz, HM Ali Azhar dan Kemas Yuzferi.

Artinya, ada 7 nama yang tidak bersedia menjalani survey elektabilitas, yaitu H Syaifuddin Masrie, HM Yusuf Said, H Rosman Malomo, Abdul Wahid, H Marhalim, H Alimuddin RM dan H Said Syarifuddin.

“13 nama Balon Bupati Inhil yang bersedia dilakukan survey elektabilitas inilah yang akan kami konsultasikan ke DPD I Golkar Riau untuk selanjutnya diteruskan ke DPP Golkar,” sebut Ketua DPRD Inhil ini.

Kepada 13 balon tersebut diharapkan dapat melakukan langkah-langkah bagi peningkatan elektabilitas kandidat tersebut ditengah masyarakat.

“Karena mekanisme survey nyang dilakukan Partai Golkar adalah implementasi dari Suara Golkar Suara Rakyat, dimana para balon dijaring atas pilihan rakyat, bukan atas kehendak partai semata,” tegas Raus.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
kader militan
harapan kita penjaringan ini murni kandidat yg mempunyai elektabilitas tinggi sehingga sesuai dgn suara rakyat suara golkar


Berita Politik lainnya..........
- Riau Tak Diundang Pelantikan Joko Widodo- Jusuf Kalla
- Nobar Pelantikan Presiden di DPRD Riau Sepi 'Mencekam'
- Tiga Calon Menteri dari Riau?
Indra Mukhlis: Kalau Ternyata Dipilih Secara Kompetensi Saya Siap

- Harapkan Perhatian Pusat,
Plt Gubri Pasrah Jika Riau tak Dapat Jatah Menteri

- Golkar Pelalawan Rayakan HUT ke-50 di Langgam
- PDI-P tak Rebut Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD Dumai
- Golkar Diharapkan Bijak Memilih Calon Wagubri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.123.2
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com