Untitled Document
Rabu, 8 Sya'ban 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 27 Mei 2015 08:29
Hari Kedua, 300 Pelari Daftar Ikut Pekanbaru 10K 2015

Rabu, 27 Mei 2015 08:24
Pada Lukman Edi, Menkum dan HAM Janji Segera Selesaikan Imigran Gelap di Pekanbaru

Rabu, 27 Mei 2015 08:12
Meski Duduk di Kursi Roda, Rosni Semangat Saksikan Penutupan MTQ XII Rohil

Rabu, 27 Mei 2015 08:09
Investor Korea Mau Bangun Pembangkit Listrik dan Bangun PKS di Rohil

Rabu, 27 Mei 2015 07:05
Bank Riau Kepri Beri Pelatihan 30 Petani Sawit

Rabu, 27 Mei 2015 07:01
Razia Pekat Tim Gabungan di Duri Hanya Amankan Satu Pasangan Diduga Mesum

Rabu, 27 Mei 2015 06:59
Lukman Edi Buka Rumah Aspirasi di Jalan Duyung Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 27 Januari 2013 15:42
7 Balon Bupati Inhil Golkar Tolak Jalani Survei Elektabilitas

Dari 20 pendaftar bakal calon Bupati Inhil lewat Partai Golkar, hanya 13 yang bersedia menjalani survei elektabilitas.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Daerah Golkar Inhil akan mengirimkan 13 nama bakal calon Bupati Inhil yang terjaring DPD Golkar Inhil ke DPD I Golkar Riau untuk selanjutnya diteruskan ke DPP Golkar.

Ketua DPD Golkar Inhil, HM Raus Walid menerangkan memang dari 20 nama yang terjaring sebagai balon Bupati Inhil, ternyata hanya 13 nama yang mengembalikan berkas kesediaan dilakukan survey elektabilitas oleh DPP Golkar.

“Memang dari 20 nama yang terjaring dan ditetapkan sebagai Balon Bupati Inhil, hanya 13 nama yang mengembalikan berkas kesediaan dilakukan survey elektabilitas sampai batas akhir pengembalian berkas kesediaan, Kamis (23/1) lalu,” ungkap Ketua DPD Golkar Inhil, HM Raus Walid kepada riauterkinicom, Ahad (27/1/13).

Adapun mereka yang bersedia di survey elektabilitas oleh DPP Golkar, yakni Agussalim, AMD Junaidi. AN, HM Raus Walid, H Syamsuddin Uti, H Husni Hasan, H Edy Syafwannur, H Ruslan Jaya, H Yulizen Yunal, HM Wardan, HM Ramli Walid, HM Aziz, HM Ali Azhar dan Kemas Yuzferi.

Artinya, ada 7 nama yang tidak bersedia menjalani survey elektabilitas, yaitu H Syaifuddin Masrie, HM Yusuf Said, H Rosman Malomo, Abdul Wahid, H Marhalim, H Alimuddin RM dan H Said Syarifuddin.

“13 nama Balon Bupati Inhil yang bersedia dilakukan survey elektabilitas inilah yang akan kami konsultasikan ke DPD I Golkar Riau untuk selanjutnya diteruskan ke DPP Golkar,” sebut Ketua DPRD Inhil ini.

Kepada 13 balon tersebut diharapkan dapat melakukan langkah-langkah bagi peningkatan elektabilitas kandidat tersebut ditengah masyarakat.

“Karena mekanisme survey nyang dilakukan Partai Golkar adalah implementasi dari Suara Golkar Suara Rakyat, dimana para balon dijaring atas pilihan rakyat, bukan atas kehendak partai semata,” tegas Raus.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
kader militan
harapan kita penjaringan ini murni kandidat yg mempunyai elektabilitas tinggi sehingga sesuai dgn suara rakyat suara golkar


Berita Politik lainnya..........
- Lukman Edi Buka Rumah Aspirasi di Jalan Duyung Pekanbaru
- Dewan Minta Perusahaan Dikuansing Pentingkan Naker Lokal
- Sukarmis: Golkar Minta Muslim Mundur Jalankan AD/ART Partai
- Dua Anggota Kedapatan Lepasi Banner,
Puluhan Relawan BERSERI datangi Rumah Kasatpol PP Rohul

- Sharing Info, Seluruh Anggota Dewan dari PKS Kumpul di Markaz Dakwah
- Menangi Pilkada, PKB Riau Siapkan Seribu Kader Militan
- Gandeng PP MPR RI dan YGB Riau,
DPW PKB Gelar Seminar Kebangsaan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.114.43
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com