Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Selasa, 31 Mei 2016 17:01
Dipengaruhi Nonton Film Porno,
Siswa SMK di Siak Pegang Kelamin Dua Siswi SD


Selasa, 31 Mei 2016 16:53
Tak Ada Kepastian dari Firdaus,
PKS Riau Siapkan Ayat Cahyadi Sebagai Calon Walikota Pekanbaru


Selasa, 31 Mei 2016 16:47
Bupati Rohul Lantik Pengurus KTNA Rohul 2015-2020

Selasa, 31 Mei 2016 16:40
Diperlukan Keterlibatan Masyarakat,
Pemkab Inhil Dukung Program Desa Siaga Api


Selasa, 31 Mei 2016 16:28
Korban Pengeroyokan OTK di Pawan, Rohul Diduga Salah Sasaran

Selasa, 31 Mei 2016 15:40
Gaduh Eskalasi,
DPRD Riau Sepakat Hak Angket Dibawa dalam Paripurna


Selasa, 31 Mei 2016 15:27
Bupati Inhil Pingsan Saat Menyampaikan Materi di Seminar Gambut

Selasa, 31 Mei 2016 15:25
Cari Lukah, Siswi SD Dumai Tewas Tenggelam di Kanal

Selasa, 31 Mei 2016 15:12
BRK Selenggarakan RUPS Tahun 2015 dan RUPS LB 2016,
Walau Ekonomi 2015 Melambat, Pendapatan BRK tetap Tumbuh


Selasa, 31 Mei 2016 15:05
Bupati Bengkalis Minta BRK Majukan Ekonomi Daerah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 27 Januari 2013 15:42
7 Balon Bupati Inhil Golkar Tolak Jalani Survei Elektabilitas

Dari 20 pendaftar bakal calon Bupati Inhil lewat Partai Golkar, hanya 13 yang bersedia menjalani survei elektabilitas.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Daerah Golkar Inhil akan mengirimkan 13 nama bakal calon Bupati Inhil yang terjaring DPD Golkar Inhil ke DPD I Golkar Riau untuk selanjutnya diteruskan ke DPP Golkar.

Ketua DPD Golkar Inhil, HM Raus Walid menerangkan memang dari 20 nama yang terjaring sebagai balon Bupati Inhil, ternyata hanya 13 nama yang mengembalikan berkas kesediaan dilakukan survey elektabilitas oleh DPP Golkar.

“Memang dari 20 nama yang terjaring dan ditetapkan sebagai Balon Bupati Inhil, hanya 13 nama yang mengembalikan berkas kesediaan dilakukan survey elektabilitas sampai batas akhir pengembalian berkas kesediaan, Kamis (23/1) lalu,” ungkap Ketua DPD Golkar Inhil, HM Raus Walid kepada riauterkinicom, Ahad (27/1/13).

Adapun mereka yang bersedia di survey elektabilitas oleh DPP Golkar, yakni Agussalim, AMD Junaidi. AN, HM Raus Walid, H Syamsuddin Uti, H Husni Hasan, H Edy Syafwannur, H Ruslan Jaya, H Yulizen Yunal, HM Wardan, HM Ramli Walid, HM Aziz, HM Ali Azhar dan Kemas Yuzferi.

Artinya, ada 7 nama yang tidak bersedia menjalani survey elektabilitas, yaitu H Syaifuddin Masrie, HM Yusuf Said, H Rosman Malomo, Abdul Wahid, H Marhalim, H Alimuddin RM dan H Said Syarifuddin.

“13 nama Balon Bupati Inhil yang bersedia dilakukan survey elektabilitas inilah yang akan kami konsultasikan ke DPD I Golkar Riau untuk selanjutnya diteruskan ke DPP Golkar,” sebut Ketua DPRD Inhil ini.

Kepada 13 balon tersebut diharapkan dapat melakukan langkah-langkah bagi peningkatan elektabilitas kandidat tersebut ditengah masyarakat.

“Karena mekanisme survey nyang dilakukan Partai Golkar adalah implementasi dari Suara Golkar Suara Rakyat, dimana para balon dijaring atas pilihan rakyat, bukan atas kehendak partai semata,” tegas Raus.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
kader militan
harapan kita penjaringan ini murni kandidat yg mempunyai elektabilitas tinggi sehingga sesuai dgn suara rakyat suara golkar


Berita Politik lainnya..........
- Tak Ada Kepastian dari Firdaus,
PKS Riau Siapkan Ayat Cahyadi Sebagai Calon Walikota Pekanbaru

- Gaduh Eskalasi,
DPRD Riau Sepakat Hak Angket Dibawa dalam Paripurna

- Revisi UU Pilkada Jadi Kekahawatiran dan Penentu Nasib Sejumlah Politisi di DPRD Riau
- Pleno Penetapan Jago Golkar di Pikada Pekanbaru Dinilai Singkirkan Kader Sendiri
- Tersedia Rp7,3 Miliar Biaya Kunker DPRD Riau ke Luar Negeri di APBD 2016
- Terganjal Aturan Baru, Ranperda Tata Kelola BUMD Dua Kali Gagal Disahkan
- Revisi UU Pilkada, Anggota Dewan Tetap Mundur Jika Maju Pilkada


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.252.165
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com