Untitled Document
Ahad, 11 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 1 Pebruari 2015 06:23
Belasan Pistol dan Peluru Tak Bertuan Ditemukan di Pinggir Sungai Siak

Sabtu, 31 Januari 2015 22:21
Pameran Batu di Senapelan Plaza Ramai Pengunjung

Sabtu, 31 Januari 2015 21:08
Hanura Riau Kembali Dukung Wiranto Jadi Ketum

Sabtu, 31 Januari 2015 19:28
Pedagang Masih Jual Apel AS,
Disperindag Inhil Diminta Lakukan Sidak


Sabtu, 31 Januari 2015 19:17
Evaluasi Izin Perkrbunan di Inhil,
Dewan Nilai Kerja Tim Tidak Maksimal


Sabtu, 31 Januari 2015 17:34
Bupati Bengkalis Hadiri Peresmian MAN Sungai Pakning

Sabtu, 31 Januari 2015 17:15
Pemko Pekanbaru ‎Serap Aspirasi Masyarakat Bersama Kompak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 27 Januari 2013 15:42
7 Balon Bupati Inhil Golkar Tolak Jalani Survei Elektabilitas

Dari 20 pendaftar bakal calon Bupati Inhil lewat Partai Golkar, hanya 13 yang bersedia menjalani survei elektabilitas.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Daerah Golkar Inhil akan mengirimkan 13 nama bakal calon Bupati Inhil yang terjaring DPD Golkar Inhil ke DPD I Golkar Riau untuk selanjutnya diteruskan ke DPP Golkar.

Ketua DPD Golkar Inhil, HM Raus Walid menerangkan memang dari 20 nama yang terjaring sebagai balon Bupati Inhil, ternyata hanya 13 nama yang mengembalikan berkas kesediaan dilakukan survey elektabilitas oleh DPP Golkar.

“Memang dari 20 nama yang terjaring dan ditetapkan sebagai Balon Bupati Inhil, hanya 13 nama yang mengembalikan berkas kesediaan dilakukan survey elektabilitas sampai batas akhir pengembalian berkas kesediaan, Kamis (23/1) lalu,” ungkap Ketua DPD Golkar Inhil, HM Raus Walid kepada riauterkinicom, Ahad (27/1/13).

Adapun mereka yang bersedia di survey elektabilitas oleh DPP Golkar, yakni Agussalim, AMD Junaidi. AN, HM Raus Walid, H Syamsuddin Uti, H Husni Hasan, H Edy Syafwannur, H Ruslan Jaya, H Yulizen Yunal, HM Wardan, HM Ramli Walid, HM Aziz, HM Ali Azhar dan Kemas Yuzferi.

Artinya, ada 7 nama yang tidak bersedia menjalani survey elektabilitas, yaitu H Syaifuddin Masrie, HM Yusuf Said, H Rosman Malomo, Abdul Wahid, H Marhalim, H Alimuddin RM dan H Said Syarifuddin.

“13 nama Balon Bupati Inhil yang bersedia dilakukan survey elektabilitas inilah yang akan kami konsultasikan ke DPD I Golkar Riau untuk selanjutnya diteruskan ke DPP Golkar,” sebut Ketua DPRD Inhil ini.

Kepada 13 balon tersebut diharapkan dapat melakukan langkah-langkah bagi peningkatan elektabilitas kandidat tersebut ditengah masyarakat.

“Karena mekanisme survey nyang dilakukan Partai Golkar adalah implementasi dari Suara Golkar Suara Rakyat, dimana para balon dijaring atas pilihan rakyat, bukan atas kehendak partai semata,” tegas Raus.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
kader militan
harapan kita penjaringan ini murni kandidat yg mempunyai elektabilitas tinggi sehingga sesuai dgn suara rakyat suara golkar


Berita Politik lainnya..........
- Hanura Riau Kembali Dukung Wiranto Jadi Ketum
- Evaluasi Izin Perkrbunan di Inhil,
Dewan Nilai Kerja Tim Tidak Maksimal

- Nasib Anggota DPRD Riau,
Gunakan Mokas, Harus Rela Rogoh Kocek Pribadi

- Suparman Sebut Dirinya Berpeluang Besar jadi Calon Wagubri
- Jelang Munas, DPD Hanura Riau Diyakini Dukung Wiranto
- Dulisme Partai, Golkar Mengaku Tidak Pengaruhi Persiapan Pilkada
- Pilkada di Empat Daerah, Gerindra Riau Utamakan Kadernya Maju


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.197.92.233
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com