Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 14 Nopember 2012 07:19
Perebutan Inhil 1,
Antara Edy Syafwannnur, Wardan dan Syamsuddin Uti?


Sejumlah sosok bermunculan menasbihkan diri siap menggantikan Indra Muchlis Adnan, memimpin Inhil. Namun ada tiga yang paling menonjol. Edy Syafwannur, Wardan dan Syamsudin Uti. Benarkah?

Riauterkini-TEMBILAHAN-Sampai saat ini setidaknya ada tiga figur Balon Bupati Inhil yang cukup diperhitungkan di ajang Pilkada Inhil tahun depan. Yakni H Edy Syafwannur, HM Wardan dan H Syamsuddin Uti.

Memang dari banyak Balon Bupati yang muncul dan disebut-sebut, serta secara terang-terangan memproklamirkan diri akan maju di ajang Pilkada Inhil, maka ketiga balon inilah yang paling banyak dibicarakan dan disebutkan akan bertarung sengit merebut kursi Inhil Satu.

Sosok H Edy Syafwannur, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Inhil, cukup dikenal masyarakat desa di Inhil, karena posisinya sebagai pejabat yang bersinggungan langsung dengan desa dan masyarakatnya.

Hampir dipastikan, tidak ada perangkat dan masyarakat di desa yang tidak kenal dengan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Inhil ini. Sedikit-banyaknya berbagai kebijakan yang dilahirkan instansinya memberikan pengaruh bagi ketertarikan dan menyentuh masyarakat Inhil terhadap figur ini.

Beliau digadang-gadangkan akan menggandeng H Agus Salim, Ketua DPC PPP Inhil, tentunya merupakan representasi dari figur muda dan birokrat-politisi. Sehingga kekuatan politik dan kematangan birokrasi antara keduanya menjadi kekuatan yang ‘diperhitungkan’ di ajang Pilkada Inhil.

Figur berikutnya, HM Wardan, Kepala Dinas Pendidikan Inhil, yang sampai saat ini belum dapat ditelisik siapa yang akan digandengnya sebagai wakil di ajang Pilkada nanti.

Namun santer berembus kabar, bahwa beliau akan dipasangkan dengan Heri Indra Praja (Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Riau atau H Syamsuri Latif (anggota DPRD Riau), terakhir muncul nama Ruslan Jaya (anggota DPRD Inhil-putera Bupati Inhil pertama, H Baharuddin Yusuf).

Wardan, lebih dikenal sebagai figur yang lebih ‘religi’ dan dekat dengan kalangan tokoh agama serta kalangan tua. Beliau juga dikenal kerap menjadi khatib shalat Jum’at setiap ia turun ke daerah bersama timnya. Dibandingkan balon lain, namanya lebih berkibar dan dikenal dekat masyarakat Inhil Selatan (Insel).

Bahkan, informasinya beliau lebih familiar dikalangan tenaga pendidik, setidaknya beliau diuntungkan pernah menjadi Kadisdik Inhil, hingga banyak guru yang telah merasakan ‘kebijakan’nya. Tambahan pula, saat ini beliau menjabat sebagai Kadisdik Provinsi Riau.

Terakhir, H Syamsuddin Uti-namanya tidak asing bagi masyarakat Inhil, karena ia pernah menjadi pesaing tangguh Bupati Inhil, Indra Muchlis Adnan pada Pilkada Inhil tahun 2008 lalu. Saat itu ia yang berpasangan dengan Soebroto dan lebih dikenal dengan pasangan Jisyamsu berada di peringkat kedua setelah pasangan Indra Muchlis Adnan-Rosman Malomo (Idaman).

Setidaknya, beliau pernah merasakan beratnya medan ‘perjuangan’ politik Pilkada Inhil, sehingga lebih tahu berbagai seluk-beluk dan kesulitan serta strategi menghadapi ‘perang’ Pilkada Inhil. Masyarakat juga kenal bahwa ia pernah melontarkan ide mengelontorkan dana Rp 1 miliar perdesa, jika ia diberi amanah memimpin Inhil.

Kabar yang sampai, SU-ia biasa dipanggil akan berduet dengan H Rosman Malomo, Wakil Bupati Inhil saat ini. Kalau ia yang terjadi, maka ini merupakan suatu kekuatan yang perlu diperhitungkan dan jadi lawan ‘berat’ bagi balon lainnya.

Setidaknya nama Rosman, selama ini telah malang melintang di kancah perpolitikan dan memang beliau dibesarkan dalam lingkup keluarga kental politik dan pendiri PPP Inhil. Dan ia juga paham seluk beluk dunai birokrasi, dipadukan dengan sosok SU-pengusaha-politisi sungguh merupakan perbancuhan (perpaduan, red) yang mantap.

Namun yang pasti segala sesuatu dalam politik bisa berubah dalam hitungan detik, politik adalah last minute. Yang paling penting masyarakat Inhil mendambakan figur yang mampu memberikan warna baru di Negeri Seribu Jembatan ini.***(maryanto)

Tulisan ini merupakan analisi lepas penulis, dan tidak mencerminkan analisa secara matang dan diperhitungkan secara akademis. Juga tidak mencerminkan sikap redaksi riauterkinicom.



loading...

Berita Politik lainnya..........
- 213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi
- DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018
- Dikepung Seribuan Pendemo, di DPRD Riau Hanya Dua Wakil Rakyat
- Aksi di DPRD Riau, Massa BEM Se-Riau Sempat Sandera Satu Unit Mobil Tanki BBM
- Dewan Anggap Terlalu Kecil,
2018, Pemprov Riau Anggarkan Ro 50 JUta Per Desa

- Pilkada Inhil 2018, Wardan Jemput Rekomendasi DPP Demokrat ke Jakarta
- Pilgubri 2018, Ketum Golkar Dikabarkan Setujui Duet Andi-Suyatno


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.13.210
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com