Untitled Document
Selasa, 20 Ramadhan 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 7 Juli 2015 05:57
Safari Ramadhan di Rohul,
Warga Minta Plt Gubri Perhatikan Sektor Pertanian dan Jalan


Selasa, 7 Juli 2015 05:54
Dewan Sarankan Pemindahan Kampus IPDN Riau ke Pekanbaru

Selasa, 7 Juli 2015 05:49
Polsek Bangko, Rohil Tembak Maling

Selasa, 7 Juli 2015 05:44
Angkutan Lebaran,
PO Angkutan Wajib Laporkan Armada dan Tarif ke Organda Rohul


Selasa, 7 Juli 2015 05:41
Polres Rohil Peringati Nuzul Quran Bersama Anak Yatim

Selasa, 7 Juli 2015 05:38
Realisasi Anggaran Lambat,
Plt Gubri Mengaku Ada Lemahnua Perencanaan dan Pelaksanaan Kegiatan


Selasa, 7 Juli 2015 05:10
Tinjau Kebakaran Pasar Cik Puan, Plt Gubri Berjanji Carikan Solusi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 4 September 2012 17:55
Pemkab dan DPRD Rohil Teken KUA-PPAS RAPBD-P 2012

Proses perubahan APBD Rohil 2012 dimulai. Pemkab dan DPRD menyetujui KUA-PPAS, sekaligus menyampaikan nota keuangannya.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Persetujuan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Platfom Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 ditandatangani. Ranperda Nota Keuangan Perubahan APBD 2012 diajukan Pemkab ke DPRD.

Penandatanganan KUA-PPAS dilakukan digedung DPRD Rohil oleh Ketua DPRD Nasrudin Hasan dan Wakil Ketua Ridwan, Pemkab Rohil oleh Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si, Selasa (4/9/2012) dalam sidang paripurna DPRD setempat, disaksikan 28 dari 40 anggota DPRD yang hadir.

Sebelum menandatangani, Ketua DPRD Nasrudin Hasan dalam pidato pembukaan masa sidang ke-3 tahun sidang 2012 sempat mengemukan alasan persetuan DPRD tersehadap KUA-PPAS tersebut, serta sempat menitipkan berbagai pesan bagi Pemkab Rohil kedepan.

Dalam sidang paripurna tersebut dilanjutkan dengan Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 dengan pidato pengantar Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si.

Dalam pidato pengantar tersebut, sekilas dikatakan Wan Amir Firdaus, untk pendapatan pada awalnya Rp 1,78 triliyun lebih bertambah Rp 207 milyar, maka menjadi Rp 1,986 triliyun lebih, penambahan pendapatan ini berasal dari PAD, Rp 2 milyar lebih, penamabahan dana alokasi perimbangan dari pemerintah pusat Rp 142 milyar lebih dan penerimaan lain-lain yang sah Rp 62 milyar.

Belanja disebutkan pada awalnya Rp 2,269 triliyun lebih, bertambah Rp 109 milyar lebih, maka menjadi Rp 2,378 triliyun lebih, dimana belanja tidak langsung Rp 638 milyar, menjadi Rp 669 milyar., belanja langsung semula Rp 1,631 triliyun, berubah menjadi Rp 1,709 triliyun

Dari struktur APBD Perubahan tahun 2012 katanya terjadi defisit anggaran Rp 392 milyar, dan defisit tersebut ditutup dari pembiyaan daerah dengan jumlah yang sama, dan ada beberapa pembiayaan yang mengalami perubahan signifikan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Dewan Sarankan Pemindahan Kampus IPDN Riau ke Pekanbaru
- Realisasi Anggaran Lambat,
Plt Gubri Mengaku Ada Lemahnua Perencanaan dan Pelaksanaan Kegiatan

- Pemerintah-DPR Sepakat Putusan Sengketa Pilkada 60 Hari Kerja
- Empat Balon Bupati Pelalawan Ikuti Fit And Proper Tes DPP Gerindra
- Terbentur Permendagri, Panja LHP DPRD Riau Terpaksa Dibubarkan
- Hasil Survey Indobarometer, Intsiawati Ayus Lebih Cocok Jadi Calon Gubernur Riau‎
- Pengamat: Pengunduran Kader Golkar Pelalawan Tak di Saat yang Tepat


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.144.5.65
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com