Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Oktober 2014 15:28
Sharing Aspirasi Dua Dewan,
SMPN 5 Kuala Merbau Dapat Ratusan Set Mobiler Mewah


Kamis, 23 Oktober 2014 15:22
Wah, Tiang Bendera Kantor DPRD Kota Pekanbaru Miring

Kamis, 23 Oktober 2014 15:20
Tiga Pimpinan Definitif DPRD Dumai Dilantik

Kamis, 23 Oktober 2014 15:09
Tak Ikut Majukan UED SP dan Bumdes,
Pemkab Rohul Akan Evaluasi Kinerja Kades


Kamis, 23 Oktober 2014 14:57
Tingkatkan Disiplin Pegawai, Walikota Pekanbaru Instruksikan BKD Lebih Proaktif

Kamis, 23 Oktober 2014 14:53
Rumah Dilalap Si Jago Merah di Sungai Beringin, Tembilahan

Kamis, 23 Oktober 2014 14:42
Pembangunan di Lahan Jembatan Siak IV Harus Sesuai Perda



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 4 September 2012 17:55
Pemkab dan DPRD Rohil Teken KUA-PPAS RAPBD-P 2012

Proses perubahan APBD Rohil 2012 dimulai. Pemkab dan DPRD menyetujui KUA-PPAS, sekaligus menyampaikan nota keuangannya.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Persetujuan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Platfom Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 ditandatangani. Ranperda Nota Keuangan Perubahan APBD 2012 diajukan Pemkab ke DPRD.

Penandatanganan KUA-PPAS dilakukan digedung DPRD Rohil oleh Ketua DPRD Nasrudin Hasan dan Wakil Ketua Ridwan, Pemkab Rohil oleh Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si, Selasa (4/9/2012) dalam sidang paripurna DPRD setempat, disaksikan 28 dari 40 anggota DPRD yang hadir.

Sebelum menandatangani, Ketua DPRD Nasrudin Hasan dalam pidato pembukaan masa sidang ke-3 tahun sidang 2012 sempat mengemukan alasan persetuan DPRD tersehadap KUA-PPAS tersebut, serta sempat menitipkan berbagai pesan bagi Pemkab Rohil kedepan.

Dalam sidang paripurna tersebut dilanjutkan dengan Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 dengan pidato pengantar Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si.

Dalam pidato pengantar tersebut, sekilas dikatakan Wan Amir Firdaus, untk pendapatan pada awalnya Rp 1,78 triliyun lebih bertambah Rp 207 milyar, maka menjadi Rp 1,986 triliyun lebih, penambahan pendapatan ini berasal dari PAD, Rp 2 milyar lebih, penamabahan dana alokasi perimbangan dari pemerintah pusat Rp 142 milyar lebih dan penerimaan lain-lain yang sah Rp 62 milyar.

Belanja disebutkan pada awalnya Rp 2,269 triliyun lebih, bertambah Rp 109 milyar lebih, maka menjadi Rp 2,378 triliyun lebih, dimana belanja tidak langsung Rp 638 milyar, menjadi Rp 669 milyar., belanja langsung semula Rp 1,631 triliyun, berubah menjadi Rp 1,709 triliyun

Dari struktur APBD Perubahan tahun 2012 katanya terjadi defisit anggaran Rp 392 milyar, dan defisit tersebut ditutup dari pembiyaan daerah dengan jumlah yang sama, dan ada beberapa pembiayaan yang mengalami perubahan signifikan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Dilantik Bersama Tiga Wakil, Dani Resmi Ketua DPRD Inhil
- DPRD Minta Dinas Perikanan dan Kelautan Rohil Budidayakan Ikan Sembilang
- Dua Dewan Masuk Pimpinan Komisi,
PDI Perjuangan Riau Surati DPP PDI Perjuangan

- Jelang Akhir Tahun, DPRD Riau Gesa 4 Raperda Dijadikan Perda
- Rapat KUA PPAS APBDP Diskors Dua Kali,
Anggota DPRD Sempat Minta Bupati Rohul Klarifikasi

- Syamsurizal Masuk Nominasi Golkar Isi Posisi Wagubri
- 35 Anggota DPRD Pelalawan Jalani Bimtek di Jakarta


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.219.178
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com