Untitled Document
Kamis, 4 Safar 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 27 Nopember 2014 13:27
Ikuti Seluruh Cabang,
Rohul Kirim 42 Kafilah di MTQ Riau ke-33 di Inhil


Kamis, 27 Nopember 2014 13:18
Disentil Soal Mobnasnya, Kadisnakertanduk Riau Jawab dengan Senyum

Kamis, 27 Nopember 2014 13:13
Gagal Cabuli Pembantu, GM PT TBS Kabur dari Kuansing

Kamis, 27 Nopember 2014 12:45
BAZNas Rohul Beri Pelatihan 100 Imam dan Khatib di Dua Kecamatan

Kamis, 27 Nopember 2014 12:40
Suap Alih Fungsi Hutan, KPK Ragukan Bantahan Mantan Menhut

Kamis, 27 Nopember 2014 11:52
Satu Jam Operasi Zebra 2014 di Bagansiapiapi, 26 Roda Dua Terjaring

Kamis, 27 Nopember 2014 11:32
Tiba dari Meranti, Presiden Langsung Kembali ke Jakarta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 4 September 2012 17:55
Pemkab dan DPRD Rohil Teken KUA-PPAS RAPBD-P 2012

Proses perubahan APBD Rohil 2012 dimulai. Pemkab dan DPRD menyetujui KUA-PPAS, sekaligus menyampaikan nota keuangannya.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Persetujuan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Platfom Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 ditandatangani. Ranperda Nota Keuangan Perubahan APBD 2012 diajukan Pemkab ke DPRD.

Penandatanganan KUA-PPAS dilakukan digedung DPRD Rohil oleh Ketua DPRD Nasrudin Hasan dan Wakil Ketua Ridwan, Pemkab Rohil oleh Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si, Selasa (4/9/2012) dalam sidang paripurna DPRD setempat, disaksikan 28 dari 40 anggota DPRD yang hadir.

Sebelum menandatangani, Ketua DPRD Nasrudin Hasan dalam pidato pembukaan masa sidang ke-3 tahun sidang 2012 sempat mengemukan alasan persetuan DPRD tersehadap KUA-PPAS tersebut, serta sempat menitipkan berbagai pesan bagi Pemkab Rohil kedepan.

Dalam sidang paripurna tersebut dilanjutkan dengan Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 dengan pidato pengantar Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si.

Dalam pidato pengantar tersebut, sekilas dikatakan Wan Amir Firdaus, untk pendapatan pada awalnya Rp 1,78 triliyun lebih bertambah Rp 207 milyar, maka menjadi Rp 1,986 triliyun lebih, penambahan pendapatan ini berasal dari PAD, Rp 2 milyar lebih, penamabahan dana alokasi perimbangan dari pemerintah pusat Rp 142 milyar lebih dan penerimaan lain-lain yang sah Rp 62 milyar.

Belanja disebutkan pada awalnya Rp 2,269 triliyun lebih, bertambah Rp 109 milyar lebih, maka menjadi Rp 2,378 triliyun lebih, dimana belanja tidak langsung Rp 638 milyar, menjadi Rp 669 milyar., belanja langsung semula Rp 1,631 triliyun, berubah menjadi Rp 1,709 triliyun

Dari struktur APBD Perubahan tahun 2012 katanya terjadi defisit anggaran Rp 392 milyar, dan defisit tersebut ditutup dari pembiyaan daerah dengan jumlah yang sama, dan ada beberapa pembiayaan yang mengalami perubahan signifikan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Tagih Janji, Puluhan Anggota Geram Datangi DPRD Riau
- Rp5,17 Miliar,
RCW Minta Pengadaan 5 Mobdin Pimpinan DPRD Pekanbaru Dibatalkan

- Ketua KPU Rohil Resmi Letakkan Jabatan 15 Desember
- Sebelum Pembangunan Dilanjutkan,
Bakal Kaji Hasil Audit Jembatan Siak IV

- Golkar Riau Bakal Rapat Bahas Dualisme Munas
- Tiba Pukul 11.30 WIB, Berikut ini Agenda Presiden Jokowi di Riau
- ABM Desak DPRD Tolak LPj Bupati Bengkalis 2014 dan Bentuk Pansus BLJ


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.236.96
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com