Untitled Document
Sabtu, 4 Sya'ban 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 23 Mei 2015 20:03
Isu Beras Plastik Bikin Omset Pedagang Dumai Menurun

Sabtu, 23 Mei 2015 19:58
Polres Dumai Gulung Dua Bandar Narkoba

Sabtu, 23 Mei 2015 18:54
Pilkada Rohul 2015,
Nasrul dan Hafith Canangkan 1 SSD di Setiap Desa


Sabtu, 23 Mei 2015 18:49
KPID Gelar Penyuluhan Komunitas Cerdas Media

Sabtu, 23 Mei 2015 18:03
Berbagi Pengalaman Hidup,
Bupati Harris Jadi Pembicara Pada Kongres III IKA UIR 2015


Sabtu, 23 Mei 2015 17:57
Galang Dana di Pasirpangaraian, Umat Islam Rohul Peduli Rohingya

Sabtu, 23 Mei 2015 17:36
Sambil Geleng-geleng, Menpora Cabut Putri Malu di Stadion Utama Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 4 September 2012 17:55
Pemkab dan DPRD Rohil Teken KUA-PPAS RAPBD-P 2012

Proses perubahan APBD Rohil 2012 dimulai. Pemkab dan DPRD menyetujui KUA-PPAS, sekaligus menyampaikan nota keuangannya.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Persetujuan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Platfom Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 ditandatangani. Ranperda Nota Keuangan Perubahan APBD 2012 diajukan Pemkab ke DPRD.

Penandatanganan KUA-PPAS dilakukan digedung DPRD Rohil oleh Ketua DPRD Nasrudin Hasan dan Wakil Ketua Ridwan, Pemkab Rohil oleh Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si, Selasa (4/9/2012) dalam sidang paripurna DPRD setempat, disaksikan 28 dari 40 anggota DPRD yang hadir.

Sebelum menandatangani, Ketua DPRD Nasrudin Hasan dalam pidato pembukaan masa sidang ke-3 tahun sidang 2012 sempat mengemukan alasan persetuan DPRD tersehadap KUA-PPAS tersebut, serta sempat menitipkan berbagai pesan bagi Pemkab Rohil kedepan.

Dalam sidang paripurna tersebut dilanjutkan dengan Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 dengan pidato pengantar Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si.

Dalam pidato pengantar tersebut, sekilas dikatakan Wan Amir Firdaus, untk pendapatan pada awalnya Rp 1,78 triliyun lebih bertambah Rp 207 milyar, maka menjadi Rp 1,986 triliyun lebih, penambahan pendapatan ini berasal dari PAD, Rp 2 milyar lebih, penamabahan dana alokasi perimbangan dari pemerintah pusat Rp 142 milyar lebih dan penerimaan lain-lain yang sah Rp 62 milyar.

Belanja disebutkan pada awalnya Rp 2,269 triliyun lebih, bertambah Rp 109 milyar lebih, maka menjadi Rp 2,378 triliyun lebih, dimana belanja tidak langsung Rp 638 milyar, menjadi Rp 669 milyar., belanja langsung semula Rp 1,631 triliyun, berubah menjadi Rp 1,709 triliyun

Dari struktur APBD Perubahan tahun 2012 katanya terjadi defisit anggaran Rp 392 milyar, dan defisit tersebut ditutup dari pembiyaan daerah dengan jumlah yang sama, dan ada beberapa pembiayaan yang mengalami perubahan signifikan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Pilkada Rohul 2015,
Nasrul dan Hafith Canangkan 1 SSD di Setiap Desa

- Demi Wabup Harman Harmaini, Demokrat Inhu Kembali Buka Pendaftaran Cabup
- Jelang Pilkada Bengkalis, Kader PAN Diimbau Sukseskan Herliyan Saleh
- DPRD Dumai Larang Pusat Kelola Dua Terminal Dishub
- Ketua DPRD Riau: Hak Interpelasi Bukti Kecintaan Terhadap Daerah
- Jelang Pilkada 2015,
Incumbent Punya Peluang Besar Pakai Perahu PDI Perjuangan

- Mendagri Minta Kepala Daerah tak Tahan Anggaran Pilkada


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.170.21
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com