Untitled Document
Kamis, 2 Zulqaidah 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 28 Agustus 2014 14:04
Besok, FDP Gelar Diskusi Media

Kamis, 28 Agustus 2014 13:53
Dua Pengedar Uang Palsu Ditangkap di Baganbatu Rohil

Kamis, 28 Agustus 2014 13:53
Dua Pengedar Uang Palsu Ditangkap di Baganbatu Rohil

Kamis, 28 Agustus 2014 13:48
Derita Warga Bagansiapiapi,
Hujan, Listrik Sering Mati, Maling Mengganas, Meteran Listrikpun Dicuri


Kamis, 28 Agustus 2014 13:46
Polda Riau Didesak Usut Tuntas Penganiayaan oleh Istri Bupati Kampar

Kamis, 28 Agustus 2014 13:16
Polda Riau Periksa Saksi Dugaan Perampasan Anak Mantan Menantu Gubri

Kamis, 28 Agustus 2014 13:14
Kepala BPAD Riau Terima Aplikasi Sistem Kearsipan Dinamis dari ANRI



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 4 September 2012 17:55
Pemkab dan DPRD Rohil Teken KUA-PPAS RAPBD-P 2012

Proses perubahan APBD Rohil 2012 dimulai. Pemkab dan DPRD menyetujui KUA-PPAS, sekaligus menyampaikan nota keuangannya.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Persetujuan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Platfom Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 ditandatangani. Ranperda Nota Keuangan Perubahan APBD 2012 diajukan Pemkab ke DPRD.

Penandatanganan KUA-PPAS dilakukan digedung DPRD Rohil oleh Ketua DPRD Nasrudin Hasan dan Wakil Ketua Ridwan, Pemkab Rohil oleh Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si, Selasa (4/9/2012) dalam sidang paripurna DPRD setempat, disaksikan 28 dari 40 anggota DPRD yang hadir.

Sebelum menandatangani, Ketua DPRD Nasrudin Hasan dalam pidato pembukaan masa sidang ke-3 tahun sidang 2012 sempat mengemukan alasan persetuan DPRD tersehadap KUA-PPAS tersebut, serta sempat menitipkan berbagai pesan bagi Pemkab Rohil kedepan.

Dalam sidang paripurna tersebut dilanjutkan dengan Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 dengan pidato pengantar Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si.

Dalam pidato pengantar tersebut, sekilas dikatakan Wan Amir Firdaus, untk pendapatan pada awalnya Rp 1,78 triliyun lebih bertambah Rp 207 milyar, maka menjadi Rp 1,986 triliyun lebih, penambahan pendapatan ini berasal dari PAD, Rp 2 milyar lebih, penamabahan dana alokasi perimbangan dari pemerintah pusat Rp 142 milyar lebih dan penerimaan lain-lain yang sah Rp 62 milyar.

Belanja disebutkan pada awalnya Rp 2,269 triliyun lebih, bertambah Rp 109 milyar lebih, maka menjadi Rp 2,378 triliyun lebih, dimana belanja tidak langsung Rp 638 milyar, menjadi Rp 669 milyar., belanja langsung semula Rp 1,631 triliyun, berubah menjadi Rp 1,709 triliyun

Dari struktur APBD Perubahan tahun 2012 katanya terjadi defisit anggaran Rp 392 milyar, dan defisit tersebut ditutup dari pembiyaan daerah dengan jumlah yang sama, dan ada beberapa pembiayaan yang mengalami perubahan signifikan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Tony Hidayat Rangkap Jabatan di DPRD Riau dan DPRD Kampar
- 45 Anggota DPRD Kampar Periode 2014-2019 Resmi Dilantik
- Komisi A DPRD Riau Pamitan dengan Seluruh Satker Mitra
- 35 Anggota DPRD Pelalawan 2014-2019 Dilantik
- Paham Radikalisme ISIS Jadi Perhatian Hanura Riau
- Persiapan Pelantikan Dewan Dumai Terpilih Sudah 70 Persen
- Besok, 45 Anggota DPRD Kampar 2014-2019 Dilantik


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.10.18
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com