Untitled Document
Jumat, 28 Muharram 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 21 Nopember 2014 15:18
Hebohkan Ponpes Nurul Hidayah,
Penampakan “Alien” di Bengkalis Ternyata Hanya Oldig


Jum’at, 21 Nopember 2014 15:09
SK Tertahan di Kemendagri,
Pelantikan Novawaldy Jusman dan Manahara Manurung Belum Jelas


Jum’at, 21 Nopember 2014 14:58
Harkanas 2014,
Bupati Bengkalis Imbau Masyarakat Gemar Makan Ikan


Jum’at, 21 Nopember 2014 14:53
Belasan Jam Padam, Warga Bengkalis ‘Geram’ Ulah PLN

Jum’at, 21 Nopember 2014 14:50
Tersandung Korupsi Lagi,
Mantan Bendahara KPU Rohul Dituntut 5 Tahun Penjara


Jum’at, 21 Nopember 2014 14:42
Distanak Rohil Pantau Lahan Padi Saat Banjir

Jum’at, 21 Nopember 2014 14:35
Mengejutkan, Banyak Pejabat Sudah Tak Sejalan dengan Plt Gubri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 4 September 2012 17:55
Pemkab dan DPRD Rohil Teken KUA-PPAS RAPBD-P 2012

Proses perubahan APBD Rohil 2012 dimulai. Pemkab dan DPRD menyetujui KUA-PPAS, sekaligus menyampaikan nota keuangannya.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Persetujuan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Platfom Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 ditandatangani. Ranperda Nota Keuangan Perubahan APBD 2012 diajukan Pemkab ke DPRD.

Penandatanganan KUA-PPAS dilakukan digedung DPRD Rohil oleh Ketua DPRD Nasrudin Hasan dan Wakil Ketua Ridwan, Pemkab Rohil oleh Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si, Selasa (4/9/2012) dalam sidang paripurna DPRD setempat, disaksikan 28 dari 40 anggota DPRD yang hadir.

Sebelum menandatangani, Ketua DPRD Nasrudin Hasan dalam pidato pembukaan masa sidang ke-3 tahun sidang 2012 sempat mengemukan alasan persetuan DPRD tersehadap KUA-PPAS tersebut, serta sempat menitipkan berbagai pesan bagi Pemkab Rohil kedepan.

Dalam sidang paripurna tersebut dilanjutkan dengan Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 dengan pidato pengantar Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si.

Dalam pidato pengantar tersebut, sekilas dikatakan Wan Amir Firdaus, untk pendapatan pada awalnya Rp 1,78 triliyun lebih bertambah Rp 207 milyar, maka menjadi Rp 1,986 triliyun lebih, penambahan pendapatan ini berasal dari PAD, Rp 2 milyar lebih, penamabahan dana alokasi perimbangan dari pemerintah pusat Rp 142 milyar lebih dan penerimaan lain-lain yang sah Rp 62 milyar.

Belanja disebutkan pada awalnya Rp 2,269 triliyun lebih, bertambah Rp 109 milyar lebih, maka menjadi Rp 2,378 triliyun lebih, dimana belanja tidak langsung Rp 638 milyar, menjadi Rp 669 milyar., belanja langsung semula Rp 1,631 triliyun, berubah menjadi Rp 1,709 triliyun

Dari struktur APBD Perubahan tahun 2012 katanya terjadi defisit anggaran Rp 392 milyar, dan defisit tersebut ditutup dari pembiyaan daerah dengan jumlah yang sama, dan ada beberapa pembiayaan yang mengalami perubahan signifikan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- SK Tertahan di Kemendagri,
Pelantikan Novawaldy Jusman dan Manahara Manurung Belum Jelas

- Jelang Munas Golkar, DPD Golkar Rohul Tetap Dukung ARB
- Komisi II DPRD Kampar Prioritaskan Pembangunan Rumah Aman
- Kantor PDIP Riau Jadi Sasaran Pendemo Turunkan Jokowi-JK
- Hak Pensiunnya Tak Keluar,
Pensiunan Guru Yayasan Cendana Mengadu Ke Komisi E DPRD Riau

- Pembahasan RAPBD 2015,
Bupati Kampar Sampaikan Jawaban Pandangan Fraksi

- DPRD Riau Bentuk Raperda Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.216.134
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com