Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 3 September 2015 23:39
Status Cagar Budaya Mesjid Raya Bakal Dicabut,
DPRD Riau: Sangat Kita Sayangkan dan Jangan Sampai Terjadi


Kamis, 3 September 2015 23:32
Masyarakat Enok dan Tanah Merah Pertanyakan Banyaknya Kelompok Pejuang Pemekaran Insel

Kamis, 3 September 2015 23:30
Udara Memburuk, PMI-Diskes Dumai Bagikan 8.000 Masker Gratis

Kamis, 3 September 2015 23:22
Kurang Perhatian Pemko Dumai Bikin Atlet Hijrah Keluar Daerah

Kamis, 3 September 2015 23:17
KONI Pelalawan Gelar Raker dan Lantik Korcam

Kamis, 3 September 2015 23:13
Cakada Dumai M Ikhsan-Yanti Intens Temui Calon Pemilihnya

Kamis, 3 September 2015 23:11
Karlahut di Kampar Hampir 1000 Ha,
Kondisi Fisik Petugas BPBD Kampar Mulai Menurun




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 4 September 2012 17:55
Pemkab dan DPRD Rohil Teken KUA-PPAS RAPBD-P 2012

Proses perubahan APBD Rohil 2012 dimulai. Pemkab dan DPRD menyetujui KUA-PPAS, sekaligus menyampaikan nota keuangannya.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Persetujuan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Platfom Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 ditandatangani. Ranperda Nota Keuangan Perubahan APBD 2012 diajukan Pemkab ke DPRD.

Penandatanganan KUA-PPAS dilakukan digedung DPRD Rohil oleh Ketua DPRD Nasrudin Hasan dan Wakil Ketua Ridwan, Pemkab Rohil oleh Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si, Selasa (4/9/2012) dalam sidang paripurna DPRD setempat, disaksikan 28 dari 40 anggota DPRD yang hadir.

Sebelum menandatangani, Ketua DPRD Nasrudin Hasan dalam pidato pembukaan masa sidang ke-3 tahun sidang 2012 sempat mengemukan alasan persetuan DPRD tersehadap KUA-PPAS tersebut, serta sempat menitipkan berbagai pesan bagi Pemkab Rohil kedepan.

Dalam sidang paripurna tersebut dilanjutkan dengan Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 dengan pidato pengantar Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si.

Dalam pidato pengantar tersebut, sekilas dikatakan Wan Amir Firdaus, untk pendapatan pada awalnya Rp 1,78 triliyun lebih bertambah Rp 207 milyar, maka menjadi Rp 1,986 triliyun lebih, penambahan pendapatan ini berasal dari PAD, Rp 2 milyar lebih, penamabahan dana alokasi perimbangan dari pemerintah pusat Rp 142 milyar lebih dan penerimaan lain-lain yang sah Rp 62 milyar.

Belanja disebutkan pada awalnya Rp 2,269 triliyun lebih, bertambah Rp 109 milyar lebih, maka menjadi Rp 2,378 triliyun lebih, dimana belanja tidak langsung Rp 638 milyar, menjadi Rp 669 milyar., belanja langsung semula Rp 1,631 triliyun, berubah menjadi Rp 1,709 triliyun

Dari struktur APBD Perubahan tahun 2012 katanya terjadi defisit anggaran Rp 392 milyar, dan defisit tersebut ditutup dari pembiyaan daerah dengan jumlah yang sama, dan ada beberapa pembiayaan yang mengalami perubahan signifikan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Cakada Dumai M Ikhsan-Yanti Intens Temui Calon Pemilihnya
- KPU Dumai Tetapkan DPS dari 7 Kecamatan 168.017 Suara
- Dukung KIH,
F PAN DPRD Riau Imbau Seluruh Kadernya Ikuti Putusan Partai

- Paslon Harris-Zardewan Kampanye Dialogis di Kecamatan Pelalawan
- Pilkada Bengkalis, ‎Ketua RT/RW Dilarang Terlibat Politik Praktis
- Anggota DPRD Riau Tinjau Gedung Baru BRK
- Pilkada 2015, KPU Rohul Belum Cetak APK Tiga Pasangan Calon


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.52.98
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com