Untitled Document
Selasa, 6 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 27 Januari 2015 17:14
Mayat Mr X di Tapung, Kampar Ternyata Warga Pekanbaru

Selasa, 27 Januari 2015 17:11
Seluruh SKPD Pemkab Bengkalis Diminta Umumkan Perusahaan Blacklist

Selasa, 27 Januari 2015 17:04
Amin Terang-terangan Ajak Kader PAN Riau Dukung Zulkifli Hasan

Selasa, 27 Januari 2015 16:59
Wabup Bengkalis Belajar Kiat Bangun Daerah ke Siak

Selasa, 27 Januari 2015 16:53
PAW Sutan Sukarnotomo, Mukniarty Basko Resmi jadi Anggota DPR RI

Selasa, 27 Januari 2015 16:38
Bupati Bengkalis Minta Jajarannya tak Saling Tunggu Perbaiki Jalan Rusak

Selasa, 27 Januari 2015 16:35
Dua Tersangka Korupsi Disdik Rohul Jalani Proses Tahap II



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 4 September 2012 17:55
Pemkab dan DPRD Rohil Teken KUA-PPAS RAPBD-P 2012

Proses perubahan APBD Rohil 2012 dimulai. Pemkab dan DPRD menyetujui KUA-PPAS, sekaligus menyampaikan nota keuangannya.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Persetujuan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Platfom Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 ditandatangani. Ranperda Nota Keuangan Perubahan APBD 2012 diajukan Pemkab ke DPRD.

Penandatanganan KUA-PPAS dilakukan digedung DPRD Rohil oleh Ketua DPRD Nasrudin Hasan dan Wakil Ketua Ridwan, Pemkab Rohil oleh Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si, Selasa (4/9/2012) dalam sidang paripurna DPRD setempat, disaksikan 28 dari 40 anggota DPRD yang hadir.

Sebelum menandatangani, Ketua DPRD Nasrudin Hasan dalam pidato pembukaan masa sidang ke-3 tahun sidang 2012 sempat mengemukan alasan persetuan DPRD tersehadap KUA-PPAS tersebut, serta sempat menitipkan berbagai pesan bagi Pemkab Rohil kedepan.

Dalam sidang paripurna tersebut dilanjutkan dengan Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 dengan pidato pengantar Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si.

Dalam pidato pengantar tersebut, sekilas dikatakan Wan Amir Firdaus, untk pendapatan pada awalnya Rp 1,78 triliyun lebih bertambah Rp 207 milyar, maka menjadi Rp 1,986 triliyun lebih, penambahan pendapatan ini berasal dari PAD, Rp 2 milyar lebih, penamabahan dana alokasi perimbangan dari pemerintah pusat Rp 142 milyar lebih dan penerimaan lain-lain yang sah Rp 62 milyar.

Belanja disebutkan pada awalnya Rp 2,269 triliyun lebih, bertambah Rp 109 milyar lebih, maka menjadi Rp 2,378 triliyun lebih, dimana belanja tidak langsung Rp 638 milyar, menjadi Rp 669 milyar., belanja langsung semula Rp 1,631 triliyun, berubah menjadi Rp 1,709 triliyun

Dari struktur APBD Perubahan tahun 2012 katanya terjadi defisit anggaran Rp 392 milyar, dan defisit tersebut ditutup dari pembiyaan daerah dengan jumlah yang sama, dan ada beberapa pembiayaan yang mengalami perubahan signifikan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Amin Terang-terangan Ajak Kader PAN Riau Dukung Zulkifli Hasan
- PAW Sutan Sukarnotomo, Mukniarty Basko Resmi jadi Anggota DPR RI
- Setwan Serahkan 22 Mobil Operasional Anggota DPRD Riau
- Amien Rais Datang, Herliyan Menghilang
- Diadukan Nelayan,
DPRD Dumai Bahas Dugaan PT IBP Buang Limbah Lumpur ke Laut

- PT IKS Mengaku Garap Kawasan DAS di Tapung Hulu
- Pilkada Dipercepat, KPU Pelalwan Menunggu Revisi Perpu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.251.197
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com