Untitled Document
Senin, 8 Rajab 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Senin, 27 April 2015 13:54
Diprotes Warga, Proyek Lanjutan Pasar Modern Rohul Terkendala

Senin, 27 April 2015 13:44
‎Pisah Sambut Karo Humas, Yose Bangga Penggantinya dari Internal Sendiri

Senin, 27 April 2015 13:07
10 Anak Punk dari Sumut dan Sumbar Diamankan Satpol PP Rohul

Senin, 27 April 2015 13:05
Muswil Perdana, LIRA Riau Diminta Pantau Program Pemberdayaan Desa

Senin, 27 April 2015 13:01
Defisit Rp302 M, Bupati Meranti Intruksikan Penghematan Anggaran

Senin, 27 April 2015 12:58
SMAN 1 Kandis Juarai Kompetisi Cerdas Cermat Chevron 2015

Senin, 27 April 2015 12:54
15 Ribu Anak Ikuti Edukasi Alfamart Sempena Hari Kartini 2015



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 4 September 2012 17:55
Pemkab dan DPRD Rohil Teken KUA-PPAS RAPBD-P 2012

Proses perubahan APBD Rohil 2012 dimulai. Pemkab dan DPRD menyetujui KUA-PPAS, sekaligus menyampaikan nota keuangannya.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Persetujuan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Platfom Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 ditandatangani. Ranperda Nota Keuangan Perubahan APBD 2012 diajukan Pemkab ke DPRD.

Penandatanganan KUA-PPAS dilakukan digedung DPRD Rohil oleh Ketua DPRD Nasrudin Hasan dan Wakil Ketua Ridwan, Pemkab Rohil oleh Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si, Selasa (4/9/2012) dalam sidang paripurna DPRD setempat, disaksikan 28 dari 40 anggota DPRD yang hadir.

Sebelum menandatangani, Ketua DPRD Nasrudin Hasan dalam pidato pembukaan masa sidang ke-3 tahun sidang 2012 sempat mengemukan alasan persetuan DPRD tersehadap KUA-PPAS tersebut, serta sempat menitipkan berbagai pesan bagi Pemkab Rohil kedepan.

Dalam sidang paripurna tersebut dilanjutkan dengan Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Rokan Hilir Tahun 2012 dengan pidato pengantar Sekda Drs. Wan Amir Firdaus, M.Si.

Dalam pidato pengantar tersebut, sekilas dikatakan Wan Amir Firdaus, untk pendapatan pada awalnya Rp 1,78 triliyun lebih bertambah Rp 207 milyar, maka menjadi Rp 1,986 triliyun lebih, penambahan pendapatan ini berasal dari PAD, Rp 2 milyar lebih, penamabahan dana alokasi perimbangan dari pemerintah pusat Rp 142 milyar lebih dan penerimaan lain-lain yang sah Rp 62 milyar.

Belanja disebutkan pada awalnya Rp 2,269 triliyun lebih, bertambah Rp 109 milyar lebih, maka menjadi Rp 2,378 triliyun lebih, dimana belanja tidak langsung Rp 638 milyar, menjadi Rp 669 milyar., belanja langsung semula Rp 1,631 triliyun, berubah menjadi Rp 1,709 triliyun

Dari struktur APBD Perubahan tahun 2012 katanya terjadi defisit anggaran Rp 392 milyar, dan defisit tersebut ditutup dari pembiyaan daerah dengan jumlah yang sama, dan ada beberapa pembiayaan yang mengalami perubahan signifikan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- F-PDIP Terima Pengaduan 22 Pejabat Pemprov Diundang tak Dilantik
- Pilkada Rohul 2015,
Tiga Balonbup dan Wabup Ambil Formulir di PDI Perjuangan

- Pilkada Kuansing 2015,
Balon Pasangan Imran-Mukhlisin Gencar Lakukan Sosialisasi

- Maju di Pilkada Dumai,
Muhammad Ikhsan Programkan Pembangunan Air Bersih

- Dibarengi Festival Layang Hias,
Husaimi Hamidi Reses di Pujud, Rohil

- PKB Siapkan Kader Terbaik untuk Pilkada Rohil, Siak dan Kepulauan Meranti
- Reses di Duri, Anggota DPRD Riau Farida Saad Tampung Aspirasi Masyarakat


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.207.36
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com