Berita Terhangat.. |
Rabu, 22 Mei 2013 16:10 Keluarga Kimar Kembali Berulah, Aparat Putuskan Pelebaran Jalan Soeta Jalan Terus
Rabu, 22 Mei 2013 16:02 Atlet Binaan Kejati Riau Berjaya di Jerjuaraan Taekwondo UR
Rabu, 22 Mei 2013 15:37 Pesta Sabu. 4 Warga Bukitbatu Ditangkap Polres Bengkalis
Rabu, 22 Mei 2013 15:35 Motor Ditarik Paksa, Warga Rohil Polisikan Leasing
Rabu, 22 Mei 2013 15:33 Mau Ambil Motor Sendiri, Istri Dianiaya Suami
Rabu, 22 Mei 2013 15:31 Akhiri Sepi, Wako Revisi Sistem Sewa Pasar Rumbai
Rabu, 22 Mei 2013 15:28 Demo Gugaan Salah Tangkap di Polda, Warga Kampar Desak Ninik Mamak Terantang Dibebaskan
|
|
|
|
Senin, 9 Juli 2012 19:45 Dari Reses Anggota DPRD Pelalawan, Warga Teluk Meranti Dambakan Jalan dan Guru
Masyarakat Teluk Meranti membutuhkan akses jalan dan tenaga guru. Hal itu disampaikan warga saat dikunjungi anggota DRPD Pelalawan yang reses ke sana.
Riauterkini-TELUKMERANTI-Persoalan ruas jalan yang menghubungi antar desa menjadi
persoalan serius di Kecamatan Teluk Meranti. Selain persoalan badan jalan, juga di
Kecamatan tersebut masih kekurangan tenaga guru dan gedung Puskesmas yang
terbengkalai. Demikian terungkap, saat reses anggota DPRD Pelalawan Dapil II, Senin
(9/7/12).
Hadir saat reses, Supriyanto SP dari Partai PDI-P, Nazaruddin Arnazh dari PAN, serta
Eka Putra dari Partai Golkar. Reses yang dilangsungkan di Kantor Camat Teluk Meranti
dihadiri oleh Sekcam Tengku Said Hidayat, Lurah Teluk Meranti H Hasan, serta
sejumlah Kepala Desa se-kecamatan Teluk Meranti.
Pada kesempatan itu, Sekcam, Tengku Said Hidayat, mengatakan, sejumlah infrastruktur
umum seperti ruas jalan sangat didambakan. Pasalnya, sebagai kecamatan yang dikenal
dengan ikon wisata Gelombang Bono ini masih mengalami ketertinggalan dibanding
dengan kecamatan lainnya.
"Teluk Meranti sangat jauh tertinggal, terlebih soal ruas jalan, baik jalan poros
lintas bono maupun jalan-jalan yang menghubungi sejumlah desa dengan kecamatan.
Kemudian yang sangat penting adalah untuk tenaga guru juga sangat minim. Fenomenal
yang terjadi adalah para pegawai merasa enggan untuk bertugas di Teluk Meranti,
indikatornya barangkali nominal gaji maupun tunjangan pegawai di sini hampir sama
dengan kecamatan lainnya. Pada hal untuk transportasi menuju ke Teluk Meranti ini
saja sangat mahal, baik menggunakan transportasi air maupun darat. Kita berharap
kepada DPRD agar bisa memberikan solusinya", ujar Said Hidayat.
Senada juga disampaikan oleh Lurah Teluk Meranti, para Kades se-kecamatan Teluk
Meranti, berharap infrastruktur umum menjadi skala prioritas. Sehingga sebagai
kecamatan dengan ikon wisata Gelombang Bono tidak mengalami kesenjangan.
Menyikapi berbagai aspirasi yang disampaikan oleh kecamatan, anggota DPRD Supriyanto
SP, Nazaruddin Arnazh, dan Eka Putra, berjanji akan mengakomodir segala aspirasi
masyarakat kecamatan Teluk Meranti. Terlebih untuk infrastruktur jalan dan tenaga
guru, serta jembatan Luguh Logah yang masih dalam tahap pengerjaan.
"Untuk tenaga guru di Kabupaten Pelalawan ini banyak menumpuk di Pangkalan Kerinci
dan Bandar Seikijang. Kita akan berupaya mengakomodir dan menyampaikan di Pemkab
nantinya. Minimal 30 persen dari aspirasi saat reses ini bisa diwujudkan melalui
APBD tahun 2013 mendatang", sebut Eka Putra, diamini Nazar dan Supriyanto
SP.
Sementara itu, Supriyanto SP yang juga Ketua Komsi C DPRD, menyebutkan, jalan poros
kecamatan maupun gedung Puskesmas Teluk Meranti telah masuk di anggaran, hanya saja
masih menunggu proses pengumuman pemenang tender. "Untuk jalan poros kecamatan dan
gedung Puskesmas sudah masuk dianggaran APBD 2012 ini, Gedung Puskesmas hanya
mengalami revitalisasi. Sementara aspirasi lainnya kita akan berjuang terus untuk
mewujudkannya", tandasnya.***(feb)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|