Untitled Document
Jumat, 14 Rajab 1434 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 24 Mei 2013 08:16
Galeri Foto Kunjungan Bupati Pelalawan ke Karimuan Kepri

Jum’at, 24 Mei 2013 08:15
RAPP Taja Pelatihan Para Da'i Pulau Padang

Jum’at, 24 Mei 2013 07:56
Sudah Panggil Puluhan Saksi,
KPK Belum Jadwalkan Pemeriksaan Tersangka Gubri


Jum’at, 24 Mei 2013 06:53
Tentukan Jago di Pilgubri,
DPP Demokrat Terbelah antara Mambang dan Achmad


Jum’at, 24 Mei 2013 06:51
Dibuka Bupati Siak,
Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Riau di Kampung Rempak


Jum’at, 24 Mei 2013 06:49
Riau Tertinggi Imput Data SDDKN

Jum’at, 24 Mei 2013 06:46
IKBR Inhu Tuding Forlet Timbulkan Konflik



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 9 Juli 2012 16:36
Awas, DPRD Riau Bisa 'Masuk Angin' Saat Bahas RAPBD-P 2012

Mencuatnya kasus suap terhadap sejumlah anggota DPRD Riau memunculkan kecemasan. Ada kemungkinan wakil rakyat 'masuk angin' saat bahas RAPBD-P 2012. Waspada!

Riauterkini-PEKANBARU- Selama ini, berbagai pembahasan anggaran di DPRD Riau yang terkesan tertutup. Membuat anggaran tersebut yang dibahas wakil rakyat akan masuk angin.

Hal ini diungkapkan Andi Yusran, salah seorang Pengamat Politik Riau dalam Pres Corner di depan ruang Medium DPRD Riau, Senin (9/7/12).

“Selama ini masalah pembahasan anggaran ini terkesan terlalu ditutupi, hanya Pemrov Riau dan DPRD Riau saja yang tahu, sehingga hal ini akan memicu anggaran tersebut bisa “masuk angin”, maksudnya ada celah untuk melakukan perbuatan yang melanggar hukum,” terang Andi Yusran.

Sebagai contoh, menurut Andi Yusran, “dalam pertemuan tertutup dalam membahas penambahan anggaran untuk PON di rumah Wakil Ketua DPRD Riau beberapa bulan yang lalu dan ujung-ujungnya karena tertutup ini banyak anggota Dewan terkena kasus hukum,” kata Andi Yusran.

“Anggap saja itu sebagai dosa masa lalu sehingga jangan sampai terulang kembali dan hendaknya DPRD Riau ini harus tegas dalam menanggapi berbagai masalah yang ada, juga ke depannya anggota DPRD Riau lebih transparan dalam membahas anggaran ini,”ungkap Andi Yusran.

Menanggapi hal ini, Johar Firdaus, Ketua DPRD Riau kepada wartawan mengatakan, “sebuah hal yang wajar saja, kalau ada yang beropini seperti itu tapi perlu diketahui bahwa tidak semua pembahasan anggaran bersifat tertutup, sering juga kami sampaikan melalui berbagai media yang ada, misalnya saja dalam pelaksanaan PON saja, itu dana yang dikucurkan oleh Pusat sebesar Rp 140 Miliar, dari APBN itu ada Rp 460 Miliar yang belum bisa dicairkan, untuk Pembukaan PON itu senilai Rp 100 Miliar dan itu sudah berulang-ulang kali kami sampaikan ke media,”ungkap Johar Firdaus.

“Menurut kami melalui media, paling tidaknya masyarakat Riau menjadi tahu terkait anggaran ini, jadi tidak benar kalau kami dalam membahas anggaran ini bersifat tertutup,” tutup Politisi Golkar ini. *** (ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ARSYAD RAHIM
PEMBAHASAN APBD-P di DPRD pasti Ada kongkalingkong, seperti studi banding dulu, hearing dg SKPD Dan ujungnya ujungnya billing WANI PIRO untuk meloloskannya. Coba lag kalau mau dicekoki kembali oleh KPK

kusuma
kalau mebahas masalah duit selelu tertutup, krn takut ketahuan besaran fee dan komisi yg mereka terima dari satker. sprti kasus PON,fee buat Lukman Abbas 700 jt, fee buat rusli zainal gubri 500jt. enaknya jd pejabat,mereka selalu bilang dana PON kurang, ternyata buuat mereka korupsi, rasakan sekarang akibatnya, makanya kerja yg bagus,jabatan adalah amanah...


Berita Politik lainnya..........
- Tentukan Jago di Pilgubri,
DPP Demokrat Terbelah antara Mambang dan Achmad

- Anggaran Belum Cair, Bawaslu Riau Kelimpungan
- Verifikasi Tahap II, KPU Riau Coret Dua Balon DPD RI
- Wakil Rakyat Tuding Truk Sawit Sumut Pemicu Jalan Rusak di Rohil
- Tuntas Deklarasi, Annas-Andi Mendafkar ke KPU Riau
- Tuntas Deklarasi, Annas-Andi Mendafkar ke KPU Riau
- Tuntas Mendaftar, Herman Optimis Koalisi Pengusung Utuh


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.234.231.49
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com