Untitled Document
Jumat, 14 Rajab 1434 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Mei 2013 21:59
Galeri Coba

Kamis, 23 Mei 2013 20:59
Sidang Pemukulan Guru,
Said Nurjaya Bantah Mukul, Hanya Meraba Pipi


Kamis, 23 Mei 2013 19:38
Kemenag Kampar Taja Berbagai Lomba Sempena Hardiknas

Kamis, 23 Mei 2013 19:36
Penerimaan Siswa Baru,
Kemenag Inhu Himbau Calon Murid Pandau Baca Al-Qur'an Diprioritaskan


Kamis, 23 Mei 2013 19:35
1.892 Warga Riau Terinfeksi HIV/AIDS

Kamis, 23 Mei 2013 19:31
Nyaris 100 Persen Peserta UN SMA Sederajat di Riau Lulus

Kamis, 23 Mei 2013 18:06
58 Atlet Kampar Dilepas Istri Bupati Ikuti Kejurda Karate Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 14 Juni 2012 17:24
RUU Pilkada, Pusat Jadikan Riau Ajang Ujicoba

Ketua DPRD Riau Johar Firdaus melontarkan pandangan terkait polemik RUU Pilkada. Menurutnya, regulasi itu akan menjadikan Riau sebagai kelinci percobaan.

Riauterkini-PEKANBARU- Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus mengatakan bahwa ada kemungkinan untuk Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) tahun depan dipilih langsung oleh DPRD Riau bukan dipilih rakyat dan itu sesuai dengan Draf UU Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) yang diajukan Menteri Dalam Negri (Mendagri), Gamawan Fauzi ke DPR RI.

Hal ini dikatakan Johar Firdaus kepada wartawan di Ruang Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Riau pada Kamis (14/6/12).

Dikatakan Johar, hal ini lebih didasari oleh keinginan yang kuat dari Mendagri itu sendiri . “Mendagri saat ini tengah berusaha untuk disahkannya UU Pemilukada itu oleh DPR RI di tahun ini, begitu juga dengan penerapannya,” terang Johar.

Jika tahun ini sudah disahkan UU tersebut. Lanjut Johar, “besar kemungkinan Riau akan menjadi bahan percobaan kembali oleh Pemerintah Pusat, hal ini tidak ubahnya seperti Pemilukada 2008 kemarin, di mana Riau juga jadi bahan percobaan ketika itu, yakni ketika Pemilukada di pilih oleh masyarakat langsung,” ungkap Johar.

Selain itu, diterapkannya UU ini maka menurut Johar tugas DPRD Tingkat I akan bertambah. “Yakni, memilih Gubernur,” imbuh Johar.

Sambung Johar, bahwa saat ini DPRD Riau sendiri mengikuti apapun keputusan terkait Pilgubri mendatang. “Yang belum mendukung Draf UU Pemilukada yang diajukan Mendagri ini yakni dari Asosiasi Gubernur se Indonesia,” beber Politisi Golkar ini. *** (ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Riau Penuh dengan Koruptor
Kalau di tanah Lancang Kuning ini tak perlu ada pejabat, karena semuanya berwatak korupsi, apapun model pemilihannya, tetap saja korupsi jika yg memimpin dari suku %@!*, lihatlah, seluruh pejabat bersuku %@!* semuanya masuk BUI, dan dalam proses KPK,. MUlai dari RZ, Thamsir (raja korusi 116 Milyar), dan anggota DPRD, semua nya masuk pengadilan

andi meranti
Memang pemilihan vai dprd baik, tapi apa ada jaminan tdk terjadi pol.uang ? Mgkin cara2 yg dilakukan KPK dlm menyadap dan menangkap tangan utk transaksi suap venu pon bisa jd rujukan. Tapi caranya g mana ? Itu yg harus disikapi. Tapi kalau anggota dewan beragama. Dimana suap itu haram mungkin kah ???? hal smacam itu dpt dihindari ? Wallaahu a'lam

mimpi
saya percaya pemilihan gub, setelah pemilu 2014...adil kan........kita sudah cerdas pak johar....

ardi
hahaha......tenanglah otak anggota dewan dah terbayang ada modal tuk 2014

ardi
draf uu pilgub digesa gunawan agar disahkan dpr, jolehlah disahkan toh nantinya dpr jg yg memilih yg nota benenya orang pertai jd jelaslah sudah suara dewan mahal harganya n gunawan jg dpt fi dari dewan

GUBERNUR UJICOBA
kalau Gubernur di pilih DPRD dengan maksud ujicoba, berarti Gubernur yg di pilih DPRD tersebut adalah Gubernur Ujicoba, WOOiiii...ini pemerintahan kog Ujicoba berarti kata lain untuk KORUPSI dengan tujuan KORUPSI yg berlindung dari Ujicoba, silahkan saja Ujicoba Korupsi kan hanya ujicoba Korupsi, ndak kena HUKUM do, ujicoba...makanlah UJICOBA tu makanlah Korupsi tu...biar bertambah GAPUAK KARENA MAKAN UJICOBA KORUPSI

Rakyat jelata
Bagus la tuh daripada pilkada langsung yang banyak ngabisin uang Rakyat dan rakyat selalu di bohongi apabila Kepala Daerah itu udah menjabat nantinya,kalo pemilihan DPRD jika anggota Dewan yang menerima uang suap dari calon kepala Daerah itu maka mereka sendiri yang kena laknat Dari Allah Swt.....

Roymon
Menteri tebodah Negara ini akan ambruk, ditambah lagi pejabat - peJabat Negara nya tidak keredibel seperti gamawan pauzi, suka - suka kalian sajalah karna negarani bapak moyang kalian yang punye.pertangunmg %@!*bkan nanti di padang mahsar.


Berita Politik lainnya..........
- Anggaran Belum Cair, Bawaslu Riau Kelimpungan
- Verifikasi Tahap II, KPU Riau Coret Dua Balon DPD RI
- Wakil Rakyat Tuding Truk Sawit Sumut Pemicu Jalan Rusak di Rohil
- Tuntas Deklarasi, Annas-Andi Mendafkar ke KPU Riau
- Tuntas Deklarasi, Annas-Andi Mendafkar ke KPU Riau
- Tuntas Mendaftar, Herman Optimis Koalisi Pengusung Utuh
- Deklarasi, Annas-Andi Ditunggu Pendukung di MTQ


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.22.156.205
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com