|
|
|
Rabu, 13 Juni 2012 21:18 LAM Riau Bersikap Netral pada Pilgubri 2013
LAM Riau tegaskan akan bersikap netral pada Pilgubri 2013. Sehingga posisi lembaga itu nanti bisa menjadi pihak penengah bila nanti terjadi gejolak nanti.
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Ketua Mejelis Kerapatan Adat, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Tenas Effendi mengaku akan bersikap netral pada bursa pemilihan calon Gubernur Riau 2013 mendatang.
Demikian dikatakan Tenas, pada sambutannya di Acara Musyawarah Kerja Daerah
(Muskerda) LAMR di Gedung Daerah Pasirpangaraian, Kabupaten Rokan Hulu,
Rabu (13/6/12).
Sikap netralitas pada bursa Pilgubri tahun depan, LAMR hanya bertindak
sebagai penengah jika terjadi gejolak, apalagi seluruh warga negara
Indonesia memiliki hak maju sebagai calon pada bursa Pilgubri.
“Secara organisasi, LAM Riau akan bersikap netral. Hanya bersifat sebagai
penengah jika terjadi gejolak. Fungsi LAM Riau, katanya hanya sebagai
lembaga pemberi nasehat bagi calon Gubri.
Tenas berharap, Pilgubri tahun depan, seluruh bakal calon bersikap arif,
bermartabat, dan tidak saling menghujat, untuk menjaga Provinsi Riau tetap
kondusif.***(zal)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
markus LAM ini hanya cari aman, jika mendukung salah satu cagub ternyata kalah, maka LAM akan mati suri tak dpt bantuan dari pemrov, tp jika netral maka LAM akan terus dpt bantuan dari pemrov, krn LAM selama ini enak di bawah ketiak RZ.... tdk ada ktirikan thdp pemrov. yg nyata2 telah salah....
takut..... takut ngah, karena bantuan keuangan yang diberikan selama ini diperiksa KPK......................... tobat...selama ini pro incumbent.....
LAM Riau NETRAL PILGUBRI KARENA TDK ADA INCUMBENT Sayo kiro LAM Riau bisa Netral di pilgubri karena sdh tdk ada incumbent Gubeenur. Tapi LAM Rohul/ Rohil/ Kuansing/ ..... belum tentu bisa netral kalo Bupatinya maju. Yg ada saat ini, LAM Provinsi maupun LAM Kabupaten Kota tunduk pada Gub/ Bupati/ Walikota yg sedang berkuasa. Mereka hanya berani beri nasehat ke masyarakat. Coba lihat, kapan LAM Riau berani beri kritik ke Rusli Zainal??
Tenas Efendi Husin Lam Riau jangan hanya memberi gelar kepada Kepala daerah (Gubernur,Walikota,Bupati) berikan juga gelar kepada masyarakat yg berempati memberantas korupsi bumi %@!* ini. kedua:bila kepala daerah tersebut telah mendapat gelar "Datok Setia amanah"masih juga suka Selingkuh dengan wanita-wanita centil alias "ToTil"atau memiliki beberapa orang Selir/istri simpanan maka gelar diganti dengan gelar Baru"Datok Rajo Pa-nenen. ketiga :Bila kepala Daerah itu masih juga suka Korupsi maka mendapat gelar baru"datok rajo"penyamun "uang negara.
Tenas Efendi Husin Lam Riau jangan hanya memberi gelar kepada Kepala daerah (Gubernur,Walikota,Bupati) berikan juga gelar kepada masyarakat yg berempati memberantas korupsi bumi %@!* ini. kedua:bila kepala daerah tersebut telah mendapat gelar "Datok Setia amanah"masih juga suka Selingkuh dengan wanita-wanita centil alias "ToTil" maka gelar diganti dengan gelar Baru"Datok Rajo Pa-nenen.
ketiga :Bila kepala Daerah itu masih juga suka Korupsi maka mendapat gelar baru"datok rajo"penyamun "uang negara.
Tenas Efendi Husin Lam Riau jangan hanya memberi gelar kepada Kepala daerah (Gubernur,Walikota,Bupati) berikan juga gelar kepada masyarakat yg berempati memberantas korupsi bumi %@!* ini. kedua:bila kepala daerah tersebut telah mendapat gelar "Datok Setia amanah"masih juga suka Selingkuh dengan wanita-wanita centil alias "ToTil" maka gelar diganti dengan gelar Baru"Datok Rajo Pa-nenen.
ketiga :Bila kepala Daerah itu masih juga suka Korupsi maka mendapat gelar baru"datok rajo"penyamun "uang negara.
Tim tot til Lam Riau jangan hanya memberi gelar kepada Kepala daerah (Gubernur,Walikota,Bupati) berikan juga gelar kepada masyarakat yg berempati memberantas korupsi bumi %@!* ini.
kedua:bila kepala daerah tersebut telah diberikan gelar Datok Setia amana"masih juga suka Selingkuh dengan wanita-wanita centil alias "ToTil" maka gelar diganti dengan gelar Baru"Datok Rajo Pa-nenen.
Tim tot til Lam Riau jangan hanya memberi gelar kepada Kepala daerah (Gubernur,Walikota,Bupati) berikan juga gelar kepada masyarakat yg berempati memberantas korupsi bumi %@!* ini.
kedua:bila kepala daerah tersebut telah diberikan gelar Datok Setia amana"masih juga suka Selingkuh dengan wanita-wanita centil alias "ToTil" maka gelar diganti dengan gelar Baru"Datok Rajo Pa-nenen.
Ocu HAji jefri "Hukum Adat" jangan Hanya bahasa %@!* sy jadi muatan lokal didunia pendidikan Riau.Pembelajaran Pemberantasan korupsi juga perlu.survey membuktikan oknum Koruptor paling rame berasal dari Propinsi Riau.(Birokrat,kepala daerh,Anggota Dewan) dll.
Apakah perlu digalakan "Hukum Adat"siapa yg korupsi usir saja dari propinsi riau ini.memalukan orang %@!* riau yg agamis dan berilijius.memalukan.
kesimpulan bagi oknum Petinggi Riau yg sudah mendapatkan gelar Datok setia amanah.masih juga suka selingkuh dengan wanita wajar gelar diganti oleh masyarakat "Datuk Rajo pa-nenen"
Ocu HAji jefri "Hukum Adat" jangan Hanya bahasa %@!* sy jadi muatan lokal didunia pendidikan Riau.Pembelajaran Pemberantasan korupsi juga perlu.survey membuktikan oknum Koruptor paling rame berasal dari Propinsi Riau.(Birokrat,kepala daerh,Anggota Dewan) dll.
Apakah perlu digalakan "Hukum Adat"siapa yg korupsi usir saja dari propinsi riau ini.memalukan orang %@!* riau yg agamis dan berilijius.memalukan.
kesimpulan bagi oknum Petinggi Riau yg sudah mendapatkan gelar Datok setia amanah.masih juga suka selingkuh dengan wanita wajar gelar diganti oleh masyarakat "Datuk Rajo pa-nenen"
Ocu HAji jefri "Hukum Adat" jangan Hanya bahasa %@!* sy jadi muatan lokal didunia pendidikan Riau.Pembelajaran Pemberantasan korupsi juga perlu.survey membuktikan oknum Koruptor paling rame berasal dari Propinsi Riau.(Birokrat,kepala daerh,Anggota Dewan) dll.
Apakah perlu digalakan "Hukum Adat"siapa yg korupsi usir saja dari propinsi riau ini.memalukan orang %@!* riau yg agamis dan berilijius.memalukan.
Ocu HAji jefri "Hukum Adat" jangan Hanya bahasa %@!* sy jadi muatan lokal didunia pendidikan Riau.Pembelajaran Pemberantasan korupsi juga perlu.survey membuktikan oknum Koruptor paling rame berasal dari Propinsi Riau.(Birokrat,kepala daerh,Anggota Dewan) dll.
Apakah perlu digalakan "Hukum Adat"siapa yg korupsi usir saja dari propinsi riau ini.memalukan orang %@!* riau yg agamis dan berilijius.memalukan.
m. Fariz coba riau seperti jogja daerah yang benar2 meng hargai perbedaan. masyarakatnya santun dan menerima siapapun yang datang kejogja tidak melihat suku, agama, bahkan warga negara... tetapi saya salut kalau LAM biso netral dalam pilgub 2012... saya putra daerah riau, tetapi saya selalu merindukan jogja..
Antek Malaysia sayo mau mengaku sebagai orang malaysia agar riau merdeka dan segera bergabung dengan negara malaysia kah kah kah...
Anak %@!* Pesisir Kami tak yakin do dengan Alazahar - ketua LAM Riau...
dah dikunci mulut dio oleh penguasa...karena sekampung dgn Septina...
sy ingat dulu zaman sebelum RZ jadi gubri..alazhar adalah sosok kritis..tp sejak RZ jadi gubri..dio diam semiliar bahasa takberani banyak cakap..omong kosong kalau LAM netral
orang %@!* Pak Tenas dan Bung alAzhar,
Kalau perlu dengan niat yang bersih, buat forum penyaringan dan penjaringan balon gub secara informal oleh LAMR. Betul tu, buat dulu kriteria balon yg kita harapkan lalu adakan forum uji tokoh yang dianggap patut dan sudah memenuhi kriteria tu. Lalu diujungnya kalau dianggap layak, bijak, dan sesuai syariat, rekomlah 2-3 orang yang terbaik untuk dipilih masyarakat. Ini sebagai tanda kepedulian dan membangun wibawa LAMR pada para politisi dan masyarakat. juga supaya calon2 yg layak tak saling mematikan atau malah tumbang oleh yg tak layak karena terlalu banyak balon/calon yang ditawarkan ke masyarakat sehingga jadi bingung milih yg mana. elain buat LAMR berwibawa, tak sebarang orang pula maju dalam pemilukada2 di Provinsi Riau.
|
|