Untitled Document
Ahad, 16 Rajab 1434 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 25 Mei 2013 19:35
Kerjuda FORKI Riau ke-7 di Rohul Ditargetkan Tuntas Malam ini

Sabtu, 25 Mei 2013 19:32
Puluhan Ayam dan Pelaku Judi Diamankan Polsek Mandau

Sabtu, 25 Mei 2013 17:48
Pilkada, Ribuan Massa Antar CERDAS Mendaftar ke KPU Inhil

Sabtu, 25 Mei 2013 17:45
Mazda VX-1, Cara Mudah dan Nyaman Berkendaraan

Sabtu, 25 Mei 2013 17:43
Usai Daftar, Herman Abdullah Bertemu Warga Simpang Baru

Sabtu, 25 Mei 2013 17:35
Gagal Rebut Demokrat, tak Membuat Zainal Abidin Surut Ikut Pilkada Inhil

Sabtu, 25 Mei 2013 17:33
Pilkada, Pasangan SUMBAWA Pertama Daftar ke KPU Inhil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 24 Mei 2012 20:35
Tolak Kabupaten Rodas, LAMR Rohul Datangi Gedung DPRD

LAMR Rohul mendatangi gedung DPRD setempat untuk menolak wacana pembentukan Kabupaten Rodas.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Lembaga Ada Melayu Riau (LAMR) Perwakilan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus melakukan penolakan terhadap wacana pemekaran Kabupaten Rokan Darussalam (Rodas). Rabu (23/5/12) kemarin, dokumen penolakan pemekaran telah diserahkan ke Pemkab Rohul, dan Kamis (24/5) sore, kembali LAMR datangi gedung DPRD Rohul menyampaikan aspirasi penolakan.

Rombongan dipimpin Ketua LAMR Rohul Tengku Rafli Armein, disambut Ketua DPRD Rohul Hasanuddin. Dalam dialog keduanya, sekitar 15 Lembaga Kerapatan Adat (LKA) diakui telah menandatangani isi pernyataan penolakan pembentukan kabupaten Rodas.

Satu LKA lagi, yakni LKA Rokan IV Koto, belum tandatangani pernyataan sikap. Sedangkan LKA Ujungbatu, yang sebelumnya tidak hadir, telah mendatangani pernyataan sikap, Kamis (24/5/12) pagi.

“Kehadiran kita ke gedung DPRD adalah untuk menyampaikan pernyataan sikap terkait penolakaan pemekaran Kabupaten Rodas. Kami menilai, pemekaran belum saatnya, sebab masih banyak pembangunan yang perlu dilaksanakan,” ungkap Tengku Rafli.

Tengku Rafli, bergelar Datuk Majolelo, menjelaskan, usulan pemekaran Kabupaten Rodas yang disampaikan tidak menyalahi aturan dan Undang-Undang berlaku. Selaku Ketua LAMR Rohul, dia menilai masih terlalu dini Rodas terbentuk, sebab masih banyak tugas yang mesti diselesaikan, seperti pembangunan Kantor Dinas dan Badan, Kantor DPRD Rohul yang belum berjalan sampai sekarang.

Tengku mengaku bukan ingin menghalangi pemekaran Kabupaten Rodas, tapi hanya merasa prihatin dengan usia Kabupaten Rohul 12 tahu, dinilai belum saatnya dimekarkan. Dia memperkirakan, Kabupaten Rodas baru bias dibentuk antara 5-10 tahun kedepan.

“Sekarang ini kantor pemerintahan saja masih ada yang menumpang di perumahan Pemda. Intinya kita mendukung pemekaran Rodas, tapi tidak untuk sekarang. Mengapa pembangunan dikonsentrasikan di Kecamatan Rambah? Itu karena Rambah berada di Ibukota Kabupaten Rohul,” jelasnya.

Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Rohul Hasanuddin, mengaku sebagai ketua dewan dia bukan anti kepada pemekaran dan tidak juga anti penolakan. Setiap aspirasi masyarakat selalu ditanggapi, sebab hal itu merupakan bagian dari tugas wakil rakyat.

“Jika mengacu beberapa daerah pemekaran di Provisni Sumatera Barat, sebenarnya Rodas sudah layak dimekarkan. Kendati pun, kita tetap mengacu aturan dan UU berlaku. Untuk aspirasi ini akan kita bicarakan bersama anggota DPRD Rohul lainnya. Sebab setiap pemekaran mesti ada proses,” katanya.

Hasanuddin mengaku wacana pemekaran bias terjadi karena dipicu tidak merata nya pembangunan. ”Menurut hemat saya, jika pembangunan merata, besar kemungkinan pemekaran tidak akan pernah terjadi. Untuk dapat dipahami bersama, pemekaran hanya administrasi saja, tapi persaudaraan tetap terjalin baik,” ujarnya.

Dia sarankan kepada LAMR Rohul agar bisa membentuk tim penasehat untuk memberikan masukan kepada Pemkab Rohul dengan tujuan agar pembangunan merata.

“Yang paling penting, LAMR Rohul minta bupati agar bersikap adil dan bijaksana. Yang sudah ya sudahlah, mari kita bangun Rohul menjadi sebuah kabupaten baik dan maju,” saran sehatnya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
cucu kepenakan Suku %@!*
LAMR ROHUL@brpandangn lah kdpan ke yg lbih baik,,cucu kepenakan masih bnyak yg menganggur,,,msih byak tenaga guru honorer komite yg blum diangkat PNS, cucu kpenakan mu blum layak hidupny,..bagaimn pndidkn bisa maju kdpan,..RODAS trbntuk byak lpangan krj trbuka,.di ujungbatu tlah byak dbgun rmah sakit swasta,,,d kota kab bgaimana?kmi lbih cndrung bkrja sama dg pihak swasta

pemantau adat
LKA >..??? para petinggi adat di Rohul seharusnya lebih mementingkan kepentingan anak keponakannya,jangan mengutamakan kepentingan Bupati ACHMAD karena dapat jatah kain sarung, apa para induk suku dan mamak adat tidak berfikir, dengan adanya pemekaran akan terbuka lapangan kerja baru maka anak keponakan kita akan berkurang kemiskinan,atau mamak adat sengaja agar anak ponakan kita tetap miskin dan banyak yang menganggur,,,,, berfikir langlah dengan penolakan pembentukan kabupaten RODAS,,, kami anak keponakan dari pasirpengarayan mendukung terbentuknya kabupaten RODAS

paguyuban maespathi
sya wrga pndatng baiknya ya di mkarkan krna toh untngnya tuk wrga pribumi yg pnya ksemptan tuk lbih maju..jgn alsan ujung btu bnyak pndtang jdi tdak dimekarkan..kmi hnya nmpang hdup di rntau orng..amin smoga sucses RODAS..

Angkatan Muda
Kok lucu ya alasannya, karena msh banyak kantor yg belum dibangun. Bagusnya tu cari alasan yg logis dan kuatlah. Dengan adanya pemekaran lapangan kerja terbuka lebar, sistem pemerintahan semakin lebih sedikit krn lingkungan sedikit sehingga tingkat pelayanan terhadap masyarakat lebih terasa.

nasution
janganlah mekar dulu.......nanti bunganya tak sempurna

marwah rohul
Barang siapa di antara kamu ada yg mengingin kan kehancuran,saling sikut menyikut dan berpecah belah,,maka tunggulah,,arwah tuanku tambusai dan para leluhur rokan hulu pasti murka.... ALLAHU AKBAR

marwah rohul
Barang siapa di antara kamu ada yg mengingin kan kehancuran,saling sikut menyikut dan berpecah belah,,maka tunggulah,,arwah tuanku tambusai dan para leluhur rokan hulu pasti murka....

anti politik sarat kepentingan
Soal politik lain lagi. Tapi LEMBAGA ADAT mbok ya mengurus hal yg lebih penting untuk kaum kerabat, sanak famili, dan anak kemenakan di suak, sungai, danau, pematang dan bukit yg ada di Riau ni. Bagaimana LAM tu berani menegor sapa para pemimpin dan politisi yang tidak etis dan tidak membela kepentingan masyarakat. LAM mestinya risau bagaimana penduduk desa banyak yg tersingkir oleh buldozer eknomi kapitalis yg menguasai lahan dan hutan, bagamana pendidikan belum baik untuk memajukan generasi muda, dan bagaimana pula masjid dan adat belum dapat membentengi kerusakan moral dan akhlak generasi penerus. Tak risaukah tuan2 di LEMBAGA ADAT %@!* RIAU (PROVINSI dan KABUPATEN) melihat keadaan generasi muda kita tak mengenal dan faham adat %@!*, terjadi degradasi akhlak, dan melemahnya etos belajar dan bekerja sehingga meimnggirkan mereka secara perlahan tapi pasti. Kalau tak ada kerisauan tuan-tuan yang diikuti dengan aksi nyata yg konsepsional dan efektif, memang lah tak perlu tuan2 duduk di situ. Tunggulah kutukan generasi penerus itu nantinya dan kelak di akhirat tuan2 akan dituntut tanggung%@!*b (selain atas amal ibadah dan dosa pribadi masing2) sehingga bisa tertahan ke surga yg dijanjikan Allah Ta'ala. Wallahualam.

LSM
KEPADA LEMBAGA SURVEY, KIRANYA DAPAT MELAKUKAN SURVEY TENTANG BERAPA PARSENKAH MASYARAKAT KOTA PASIR PENGARAYAN YANG MENGETAHUI KALAU BUPATI ACHMAD ADALAH SEORANG %@!* ? DARI HASIL ITU DAPAT DISIMPULKAN APAKAH BUPATI LEBIH HINA DARI KERBAU, KARNA KERBAU TAK KAN MAU SESAMA JENIS.

banyak kabupaten makin maju
Di lihat infratruktur jalan dan jembatan yg bagus-bagus adalah prov yg banyak kabupatennya. Utk sumatera adalah sumbar, p %@!* juga sangat banyak kabupatenya. Yn ingin pemekaran = ingin kemajuan.


Berita Politik lainnya..........
- Pilkada, Ribuan Massa Antar CERDAS Mendaftar ke KPU Inhil
- Usai Daftar, Herman Abdullah Bertemu Warga Simpang Baru
- Gagal Rebut Demokrat, tak Membuat Zainal Abidin Surut Ikut Pilkada Inhil
- Pilkada, Pasangan SUMBAWA Pertama Daftar ke KPU Inhil
- Prihatin, KPU tak Diundang Paripurna Pelantikan 5 PAW DPRD Riau
- Didukung 4 Parpol,
Zainal Abidin Optimis Maju di Pilkada Inhil

- Jago Demokrat di Pilgubri Diharap Tuntas Awal Pekan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.21.186.38
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com