Berita Terhangat.. |
Rabu, 22 Mei 2013 19:59 Perbaikan Barakhir, KPU Dumai Masih Temukan DCS Bermasalah
Rabu, 22 Mei 2013 19:57 Wabup Inhu Intruksikan BLH Pantau Aktifitas PETI
Rabu, 22 Mei 2013 19:32 Mogok Buruh TKBM Usai, KSOP Dumai Bentuk Tim Penyesuai Tarif
Rabu, 22 Mei 2013 19:29 Polres Rohul Diminta Maksimal Cegah Geng Motor
Rabu, 22 Mei 2013 19:17 Tahap II dari Polres, Kejari Siak Tahan Tersangka Korupsi Disparsenibudpora
Rabu, 22 Mei 2013 19:12 Rapat Evaluasi PAD Pekanbaru, Satu daru Tiga SKPD Belum Capai target
Rabu, 22 Mei 2013 19:04 Penutupan MTQ Ke-XII Pelalawan Bandar Seikijang Raih Juara Umum
|
|
|
|
Rabu, 23 Mei 2012 07:56 DPRD Konawe Sulteng Stuban Pengelolaan Pertanian ke Inhil
Menurut DPRD Konawe, Sulawesi Tenggara, sistem pengelolaan pertanian di Kabupaten Inhil patut dicontoh, untuk itulah rombongan wakil rakyat tersebut studi banding ke sana.
Riauterkini-TEMBILAHAN-Untuk mengetahui bagaimana Kabupaten Indragiri
Hilir melakukan perencanaan dan pengelolaan sentra pertanian,
perkebunan dan perikanan, maka Komisi II DPRD Kabupaten Konawe,
Provinsi Sulawesi Tenggara berkunjung ke Inhil kemarin.
Kedatangan rombongan Komisi II DPRD Konawe tersebut disambut Wakil
Ketua DPRD Inhil, Jubair Malomo didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris
Komisi II DPRD Inhil, Zulkifli dan Herwanissitas dan H Bakri H Anwar
(PBR), Zulkarnain (PKPB), Irwandi (Demokrat) dan Sulaiman (PSI).
Sedangkan dari legisaltif tampak hadir, Asisten II Setdakab Inhil,
Syafrinal Hedy dan perwakilan Dinas Perkebunan, Bappeda, Dinas
Pertanian dan Dinas Perikanan Inhil.
Sementara itu, rombongan Komisi II DPRD Konawe ini dipimpin langsung
Ketua Komisi, Hairuddin dengan anggota Abd Halid, Syahrun, Kuri
Admanja, Armalaka, Turisan Jaya, H Pata dan H Harun Makat, serta ikut
juga Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Konawe, Amran Aras.
Dalam pertemuan yang digelar di ruang Banggar DPRD Inhil tersebut,
DPRD Konawe memaparkan tentang potensi sumber daya alam yang mereka
miliki, seperti di bidang perkebunan sawit, tebu dan kakao. Demikian
pula dengan potensi di bidang pertanian dan perikanan.
“Kami melihat potensi yang dimiliki Kabupaten Indragiri Hilir hampir
sama dengan potensi yang kami miliki di Kabupaten Konawe, maka
mengadakan studi banding kesini, dalam rangka mengetahui perencanaan
dan pengelolaannya,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Konawe, Hairuddin.
Hairuddin melanjutkan, ada beberapa hal yang ingin mereka ketahui dan
pelajari dari Inhil, diantaranya perencanaan pengelolaan sentra
pertanian, perkebunan dan perikanan, termasuk mengenai pembangunan
infrastruktur. Mereka memandang perlu belajar mengenai hal ini dari
Inhil, karena sebagai kabupaten yang baru berusia 9 tahun, tentunya
harus belajar dari kabupaten yang telah lama berdiri dan dianggap
sukses mengelola bidang pertanian, perkebunan dan perikanan.
Dari total APBD Kabupaten Konawe mencapai Rp 1,3 triliun, Pemerintah
Kabupaten Konawe mampu menganggarkan dana bagi bidang kelautan dan
perikanan sebesar Rp 20 miliar. Sedangkan Kabupaten Inhil dari
anggaran APBD sekitar 1,2 triliun hanya dapat menganggarkan bidang
yang sama sebesar Rp 6 miliar.
Asisten II Sekdakab Inhil, Syafrinal Hedy menyambut baik kedatangan
rombongan Komisi II DPRD Konawe yang ingin belajar dan mengetahui
beberapa hal menyangkut perencanaan dan pengelolaan di bidang
pertanian, perkebunan dan perikanan.
“Mudah-mudahan kita dapat saling sharing informasi dan perkembangan di
bidang ini. Kegiatan ini sangat diharapkan sama-sama memberikan
manfaat bagi kita dan lebih mendekatkan hubungan silaturrahim antara
DPRD Konawe dan DPRD Inhil serta Pemkab Inhil,” sebutnya.
Pada kesempatan ini, Syafrinal Hedy memaparkan juga berbagai potensi
yang dimiliki Indragiri Hilir, baik di bidang pertanian, perkebunan
dan perkebunan. Serta bagaimana Pemerintah Kabupaten Inhil
memanajemen, merencanakan dan mengelolanya.***(mar)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|