Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Rabu, 1 Juni 2016 09:47
Rangkul Sukarmis, Mursini-Halim Dilantik jadi Bupati dan Wakil Bupati Kuansing

Rabu, 1 Juni 2016 07:09
ATKP Medan Buka Peluang Pemuda Riau Belajar Keselamatan Penerbangan

Rabu, 1 Juni 2016 07:06
Kecamatan Kampar Juara Umum MTQ ke-47 Kabupaten Kampar

Rabu, 1 Juni 2016 07:03
Asisten III Rohil Pimpin Rapat Persiapan Bakar Tongkang 2016

Rabu, 1 Juni 2016 06:59
Sukseskan Sadar Zakat Nasional, Bupati Kampar Himbau ANS Sisihkan 2,5 Persen Gaji

Selasa, 31 Mei 2016 23:11
Gubri Kunjungi Bupati Inhil di RS Awal Bros

Selasa, 31 Mei 2016 22:37
Hadiri Pelantikan Lira Riau,
Gubri: Jangan Hanya Mengawasi tapi Berikan Sumbangsih Pemikiran


Selasa, 31 Mei 2016 22:04
Serapan APBD Rendah,
Bupati Bengkalis Deadline SKPD Dua Bulan Tuntaskan Lelang


Selasa, 31 Mei 2016 21:27
Diiringi Kader Berseragam Biru,
Noviwaldy Jusman Daftarkan Diri ke Demokrat sebagai Bakal Calon Walikota Pekanbaru


Selasa, 31 Mei 2016 21:19
BPBD Rohul Dukung Wacana Restorasi Lahan Gambut



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 9 Mei 2012 13:09
DPRD Inhil Kritik Ketidak-optimalan Program Desa Mandiri

Pelaksanaan program Desa Mandiri di Kabupaten Inhil tak berjalan optimal. Dewan menyebut contoh banyaknya infrastruktur desa yang terbengkalai pengerjaannya.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan menyatakan masih banyak infrastruktur di pedesaan yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Inhil. Dana pembangunan desa dari Program Desa Mandiri, ternyata belum maksimal bagi pembangunan infrastuktur di pedesaan di Inhil.

Pernyataan ini dikemukakan Sekretaris Komisi II DPRD Inhil, Herwanissitas, politisi PKB ini menyatakan bahwa saat reses beberapa waktu lalu fakta di lapangan ditemukan, masih banyak infrastruktur di pedesaan yang perlu diperhatikan dan dibenahi.

“Saat mengadakan reses beberapa waktu lalu, kita temukan masih banyak infrastruktur di desa yang masih sangat kurang,” sebut Herwanissitas, Rabu (9/5/12).

Diterangkan, di lapangan ditemukan infrastruktur desa yang perlu dibenahi seperti jalan, ketersediaan listrik, jembatan desa, irigasi desa, sarana air bersih, saluran air minum dan pasar desa.

“Program Desa Mandiri dirasakan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrasturuktur yang ada di desa-desa,” imbuhnya. Dikarenakan, dana DM juga dialokasikan bagi keperluan lainnya, jadi bukan hanya untuk pembangunan fisik di desa, sehingga dana yang ada tidak maksimal bagi pembangunan infrastruktur.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Orang %@!* Ladang Koruptor,
Macam mana mau berhasil? Wong Riau itu tempatnya koruptor kok?? Semua bupatinya saja masuk bui, mereka umumnya kaum bangsawan, terlihat sekali, budaya %@!* adalah budaya korupsi.

Rosihan Anuar
Tas.....Sitas.....mike jangan banyak cakap lah.... mike mau jadi Bupati.... masih lama gi tas tas....2 periode lagi... baru mike boleh jadi...kumpul duit banyak2 dulu....salam dari sobatmu yg terlupakan...

edi tambok
Desa mandiri?itu program akal2an si edi tambok si perantau.Skrg saya tanya,berapa sebenarnya desa bersih menerima dana DM???berapa dana yg diambil edi tambok?skrg LPM disuruh kampanye dg membuat Baleho yg gambarnya ada bersama si edi tambok!benar2 ja

Dari Desa
KPK Tolong usut Program Desa Mandiri Kab.Inhil karena sarat dengan Konspirasi dan Korupsi

haiman arza
satu sisi desa mandiri ada baiknya,tp sekarang pdm sarat dengan misi untuk kampanye salah satu kandidat cabup,padahal dia bukan pencetusnya...kesalahan yg terjadi juga akibat penggunaan dana desa mandiri tdk mengunakan sekala prioritas masing2 desa m

daeng matondang
macamana mau optimal kepala Bapemadesnya sibuk kampanye aja..duet habis utk sosialisasi...habislah uang desa tu edy syafwannur

konstituen
Jangan hanya ngomong, apa langkah kongkrit untuk menjawab persoalan ini, itu yang kami butuhkan cukup lah dikampanye saudara banyak bicara, sekarang saatnya sedikit bicara banyak kerja


Berita Politik lainnya..........
- Rangkul Sukarmis, Mursini-Halim Dilantik jadi Bupati dan Wakil Bupati Kuansing
- Diiringi Kader Berseragam Biru,
Noviwaldy Jusman Daftarkan Diri ke Demokrat sebagai Bakal Calon Walikota Pekanbaru

- DPR Setujui Anggota Dewan Mundur dari Jabatan Bila Ikut Pilkada
- Tak Ada yang Spesial, Fraksi PKB Ragukan Rekam Jejak Tiga Calon Sekdaprov Riau
- Tak Ada Kepastian dari Firdaus,
PKS Riau Siapkan Ayat Cahyadi Sebagai Calon Walikota Pekanbaru

- Gaduh Eskalasi,
DPRD Riau Sepakat Hak Angket Dibawa dalam Paripurna

- Revisi UU Pilkada Jadi Kekahawatiran dan Penentu Nasib Sejumlah Politisi di DPRD Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.239.204
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com