Berita Terhangat.. |
Kamis, 23 Mei 2013 21:59 Galeri Coba
Kamis, 23 Mei 2013 20:59 Sidang Pemukulan Guru, Said Nurjaya Bantah Mukul, Hanya Meraba Pipi
Kamis, 23 Mei 2013 19:38 Kemenag Kampar Taja Berbagai Lomba Sempena Hardiknas
Kamis, 23 Mei 2013 19:36 Penerimaan Siswa Baru, Kemenag Inhu Himbau Calon Murid Pandau Baca Al-Qur'an Diprioritaskan
Kamis, 23 Mei 2013 19:35 1.892 Warga Riau Terinfeksi HIV/AIDS
Kamis, 23 Mei 2013 19:31 Nyaris 100 Persen Peserta UN SMA Sederajat di Riau Lulus
Kamis, 23 Mei 2013 18:06 58 Atlet Kampar Dilepas Istri Bupati Ikuti Kejurda Karate Riau
|
|
|
|
Rabu, 9 Mei 2012 13:09 DPRD Inhil Kritik Ketidak-optimalan Program Desa Mandiri
Pelaksanaan program Desa Mandiri di Kabupaten Inhil tak berjalan optimal. Dewan menyebut contoh banyaknya infrastruktur desa yang terbengkalai pengerjaannya.
Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan menyatakan masih banyak infrastruktur di pedesaan yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Inhil. Dana pembangunan desa dari Program Desa Mandiri, ternyata belum maksimal bagi pembangunan infrastuktur di pedesaan di Inhil.
Pernyataan ini dikemukakan Sekretaris Komisi II DPRD Inhil, Herwanissitas, politisi PKB ini menyatakan bahwa saat reses beberapa waktu lalu fakta di lapangan ditemukan, masih banyak infrastruktur di pedesaan yang perlu diperhatikan dan dibenahi.
“Saat mengadakan reses beberapa waktu lalu, kita temukan masih banyak infrastruktur di desa yang masih sangat kurang,” sebut Herwanissitas, Rabu (9/5/12).
Diterangkan, di lapangan ditemukan infrastruktur desa yang perlu dibenahi seperti jalan, ketersediaan listrik, jembatan desa, irigasi desa, sarana air bersih, saluran air minum dan pasar desa.
“Program Desa Mandiri dirasakan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrasturuktur yang ada di desa-desa,” imbuhnya. Dikarenakan, dana DM juga dialokasikan bagi keperluan lainnya, jadi bukan hanya untuk pembangunan fisik di desa, sehingga dana yang ada tidak maksimal bagi pembangunan infrastruktur.***(mar)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
Orang %@!* Ladang Koruptor, Macam mana mau berhasil? Wong Riau itu tempatnya koruptor kok?? Semua bupatinya saja masuk bui, mereka umumnya kaum bangsawan, terlihat sekali, budaya %@!* adalah budaya korupsi.
Rosihan Anuar Tas.....Sitas.....mike jangan banyak cakap lah....
mike mau jadi Bupati.... masih lama gi tas tas....2 periode lagi... baru mike boleh jadi...kumpul duit banyak2 dulu....salam dari sobatmu yg terlupakan...
edi tambok Desa mandiri?itu program akal2an si edi tambok si perantau.Skrg saya tanya,berapa sebenarnya desa bersih menerima dana DM???berapa dana yg diambil edi tambok?skrg LPM disuruh kampanye dg membuat Baleho yg gambarnya ada bersama si edi tambok!benar2 jadi tambok kita masyarakat inhil yg hanya diam saja ditamboki oleh si edi tambok!!!
Dari Desa KPK Tolong usut Program Desa Mandiri Kab.Inhil karena sarat dengan Konspirasi dan Korupsi
haiman arza satu sisi desa mandiri ada baiknya,tp sekarang pdm sarat dengan misi untuk kampanye salah satu kandidat cabup,padahal dia bukan pencetusnya...kesalahan yg terjadi juga akibat penggunaan dana desa mandiri tdk mengunakan sekala prioritas masing2 desa melalui musbangdes,akibat dari lemahnya sdm lembaga2 yg ada hampir di beberapa desa.pengawasan yg kurang baik masyarakat desa sengaja dibuat tidak mengerti tentang program desa mandiri karna sistimnya setiap tahun dirubah2 supaya bingung,dan jangan sampai bisa...sehingga menjadikan desa mandiri itu supaya tidak akan pernah tercapai.klo masyarakat desa pintar proyek pendampingan ,bisa hilang...maka ada yg hilang mata pencaharian kawan.jangan kan desa orang kecamatan aja tak ngerti tentang program desa mandiri itu.yg tau hanya bpmd dan pendamping (consultan)yg menang tender...he...he...ia apa ia
dodol Hanya untuk sosialisasi Edy Syafwanur saja...! lihat betapa Inhil penuh degan baleho Edy Syafwanur saja yang di pasang oleh LPM dan di koordinir oleh perangkat desa/lurah, hampir semua kantor desa/kelurahan ada sticker/gambar edy syafwanur...!
daeng matondang macamana mau optimal kepala Bapemadesnya sibuk kampanye aja..duet habis utk sosialisasi...habislah uang desa tu edy syafwannur
konstituen Jangan hanya ngomong, apa langkah kongkrit untuk men%@!*b persoalan ini, itu yang kami butuhkan cukup lah dikampanye saudara banyak bicara, sekarang saatnya sedikit bicara banyak kerja
|
|