Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


Sabtu, 18 Nopember 2017 12:39
Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:41
Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:38
Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:48
Bupati Inhil Buka Perkemahan Karya di Kecamatan Keritang

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:45
Meriahkan Milad Ke-108, Muhammadiyah Pekanbaru Taja Pawai Ta'aruf

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:10
Jatuh ke Sungai Saat Merawai,
Penderita Epilepsi di Concong, Inhil Tewas Tenggelam


Jum’at, 17 Nopember 2017 22:10
Kisah Novia, Nyaris Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu ke Lapas Bengkalis

Jum’at, 17 Nopember 2017 20:41
Bertabrakan dengan Mobil Terano, Warga Kuansing Ini Meninggal Dunia

Jum’at, 17 Nopember 2017 19:41
Razia di Jalan Raya,
Polres Siak Amankan 260 Hp Diduga Ilegal dan 3 Pria


 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 26 April 2012 17:07
Dugaan Jual-beli Jabatan,
DPRD Agendakan Pemanggilan BKD Riau


Dewan menyikapi serius tudingan adanya praktek perdagangan jabatan di Pemprov Riau. Sudah diagendakan pemanggilan BKD Riau.

Riauterkini - PEKANBARU - Terkait maraknya dugaan jual beli jabaran saat mutasi eselon III dan IV, dan penempatan beberapa pejabat dalam satu kursi dilungkuan Pemprov Riau saat ini. Sehingga membuat dewan merasa perlu penjelasan dari Kepala Badan Kepewagaian Daerah Riau. Mengapa hal itu bisa terjadi, sehingga ada kesan baperjakat tidak bekerja secara profesional.

Hal ini diugkapkan anggota komisi A DPRD Riau, Riky Hariyansah kepada riauterkini, Kamis (26/4) di gedung DPRD Riau. Katanya, dewan juga sudah mendengar adanya kabar adanya jual beli jabatan dan beberapa pejabat dalam satu kursi dilingkungan Pemprov Riau, saat terjadi mutasi eselon III dan Iv beberapa waktu lalu.

"Sebenarnya, kita sudah mengagendakan untuk memanggil BKD Riau untuk minta penjelasan adanya isu jual beli jabatan dilingkungan Pemprov Riau. Apalagi, kita dengar ada beberapa pejabat yang menempati satu kursi, inikan ada indikasi Pemprov tidak hati-hari dalam menempatkan jabatan," kata politisi PKB ini.

Anggota dewan dapil Kabupaten Siak ini, mengatakan, bagi pejabat yang merasa tidak puas dengan pemenpatannya dan adanya jual beli jabatan. Dipersilakan melaporkan hal itu kepada dewan, untuk ditindak lanjuti asalkan dengan bukti yang kuat dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Tentunya kita mempersilakan para pejabat untuk melaporkan kepada dewan, kalau memang mereka merasa ada hal-hal yang janggal saat mutasi dan benar adanya jual beli jabatan. Walaupun pada dasarnya, PNS itu siap ditempatkan dimana saja, tapi pemerintah harus lihat juga latar belakang akademis PNS tersebut," ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapakan Sekretaris komisi A DPRD Riau, Syafruddin Saan. Katanya, walaupun pada dasarnya, PNS itu harus siap ditempatkan dimana saja. Tapi pemerintah juga jangan seenaknya menempatkannya pada tempat yang bukan bidang pejabat tersebut sama sekali. Sebab, itu akan membuat instansi yang dia tempati tidak akan menghasilkan kinerja yang bagus.

"Seharusnya pemerintah dalam melakukan mutasi jabatan, jangan hanya melihat dari aspek kalau PNS itu harus siap ditempatkan dimana saja. Agama Islam saja mengatakan, tempatkan seseorang itu pada tempatnya, kalau tidak tunggulah kehancuran," katanya.***(jor)



loading...

Berita Politik lainnya..........
- Sukseskan UMBK, Disdik Riau Ajukan Rp125 Miliar ke Komisi V DPRD Riau
- Anggota DPR RI Idris Laena Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Pelalawan
- Bawaslu RI Gelar Sosialisasi Pilgubri
- Dua Desa di Inhu Terancam Tak Ikut Pilkades Serentak
- Mendagri Sebut Penyerapan Anggaran Daerah Banyak yang tak Fokus
- Razia KTP, Tim Yustisi Pekanbaru Berhasil Jaring 69 Warga 
- Syarat Embarkasi Haji Antara, DPRD Riau Gesa Pengerjaan Ranperda Transportasi Haji Daerah
- 2018, Pemprov Ajukan Rp170 Miliar Bangun Gedung Mapolda Riau
- Cak Imin Terharu Disebut "Next" Wapres
- Sebut Program RAPBD 2018 Tidak Punya Gebrakan,
Masnur Sesalkan Pernyataan Koleganya Muhammad Adil

- Komisi I DPRD Riau Lakukan Observasi ke Balai Besar Rehabilitasi Milik BNN
- Wakil Rakyat Sebut Banyak Program di RAPBD Riau 2018 Tak Punya Gebrakan
- Tindaklanjuti Aspirasi Pekerja RAPP, Dua Waka DPRD Riau Datangi Kementerian LHK
- Cak Imin Nobatkan LE-Asri Auzar "Next" Gubernur dan Wagub Riau"
- Dewan Kuansing Menilai Pemerintah MH Tidak Serius Kelola Pariwisata
- Harus Menunggu Berjam-jam, Sejumlah Tamu Bupati Kuansing Mengeluh ke Dewan
- Hadapi 4 Event Pesta Demokrasi, DPW PKB Riau Gelar Mukerwill
- 2018, Belanja Pemkab Bengkalis Bakal Sentuh Rp3,62 T
- 28 Pejabat di Dinas PUPR Ingin Mundur,
Dewan Ingatkan Bekerja Tetap dalam Koridor Hukum

- Pilgubri 2018, PKS dan Gerindra Riau Sepakat Berkoalisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.121.67
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com