Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Januari 2018 15:12
Pilgubri 2018, Airlangga Yakin Pasangan AYO Bisa Raup 40 Persen Suara

Ahad, 21 Januari 2018 15:00
Spesialis Curat Tower Operator Selular di Duri Tertangkap Warga

Ahad, 21 Januari 2018 14:43
Ditanya Dukung AYO, Haris: Ikuti Saja Perintah Partai

Ahad, 21 Januari 2018 14:22
Jual Sabu, Seorang Warga Reteh, Inhil Ditangkap Polisi

Ahad, 21 Januari 2018 14:18
Jadi Dewan Penasihat Timses Firdaus-Rusli, Syamsurizal Mundur dari PAN

Ahad, 21 Januari 2018 12:21
Dukung Pengamanan Pilkada, Bupati Inhil Himbau Masyarakat Hindari Isu SARA

Ahad, 21 Januari 2018 11:09
Orasi di Deklarasi, AYO Klaim Pondasi Ekonomi dan Insfrasruktur Membaik, Tinggal Melanjutkan

Ahad, 21 Januari 2018 10:21
Dideklarasikan Airlangga Sebut AYO Paling Layak Lanjutkan Pimpin Riau

Sabtu, 20 Januari 2018 20:34
Pengurus tak Hadir di Rakornis Golkar Riau Bakal Dievaluasi

Sabtu, 20 Januari 2018 20:27
Pemutakhiran Data Pemilih, PPDP Sambangi Bupati Inhil

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 26 April 2012 17:07
Dugaan Jual-beli Jabatan,
DPRD Agendakan Pemanggilan BKD Riau


Dewan menyikapi serius tudingan adanya praktek perdagangan jabatan di Pemprov Riau. Sudah diagendakan pemanggilan BKD Riau.

Riauterkini - PEKANBARU - Terkait maraknya dugaan jual beli jabaran saat mutasi eselon III dan IV, dan penempatan beberapa pejabat dalam satu kursi dilungkuan Pemprov Riau saat ini. Sehingga membuat dewan merasa perlu penjelasan dari Kepala Badan Kepewagaian Daerah Riau. Mengapa hal itu bisa terjadi, sehingga ada kesan baperjakat tidak bekerja secara profesional.

Hal ini diugkapkan anggota komisi A DPRD Riau, Riky Hariyansah kepada riauterkini, Kamis (26/4) di gedung DPRD Riau. Katanya, dewan juga sudah mendengar adanya kabar adanya jual beli jabatan dan beberapa pejabat dalam satu kursi dilingkungan Pemprov Riau, saat terjadi mutasi eselon III dan Iv beberapa waktu lalu.

"Sebenarnya, kita sudah mengagendakan untuk memanggil BKD Riau untuk minta penjelasan adanya isu jual beli jabatan dilingkungan Pemprov Riau. Apalagi, kita dengar ada beberapa pejabat yang menempati satu kursi, inikan ada indikasi Pemprov tidak hati-hari dalam menempatkan jabatan," kata politisi PKB ini.

Anggota dewan dapil Kabupaten Siak ini, mengatakan, bagi pejabat yang merasa tidak puas dengan pemenpatannya dan adanya jual beli jabatan. Dipersilakan melaporkan hal itu kepada dewan, untuk ditindak lanjuti asalkan dengan bukti yang kuat dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Tentunya kita mempersilakan para pejabat untuk melaporkan kepada dewan, kalau memang mereka merasa ada hal-hal yang janggal saat mutasi dan benar adanya jual beli jabatan. Walaupun pada dasarnya, PNS itu siap ditempatkan dimana saja, tapi pemerintah harus lihat juga latar belakang akademis PNS tersebut," ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapakan Sekretaris komisi A DPRD Riau, Syafruddin Saan. Katanya, walaupun pada dasarnya, PNS itu harus siap ditempatkan dimana saja. Tapi pemerintah juga jangan seenaknya menempatkannya pada tempat yang bukan bidang pejabat tersebut sama sekali. Sebab, itu akan membuat instansi yang dia tempati tidak akan menghasilkan kinerja yang bagus.

"Seharusnya pemerintah dalam melakukan mutasi jabatan, jangan hanya melihat dari aspek kalau PNS itu harus siap ditempatkan dimana saja. Agama Islam saja mengatakan, tempatkan seseorang itu pada tempatnya, kalau tidak tunggulah kehancuran," katanya.***(jor)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pilgubri 2018, Airlangga Yakin Pasangan AYO Bisa Raup 40 Persen Suara
-
- Ditanya Dukung AYO, Haris: Ikuti Saja Perintah Partai
- Jadi Dewan Penasihat Timses Firdaus-Rusli, Syamsurizal Mundur dari PAN
- Orasi di Deklarasi, AYO Klaim Pondasi Ekonomi dan Insfrasruktur Membaik, Tinggal Melanjutkan
- Dideklarasikan Airlangga Sebut AYO Paling Layak Lanjutkan Pimpin Riau
- Pengurus tak Hadir di Rakornis Golkar Riau Bakal Dievaluasi
- Gerindra-PKB Resmikan Posko Pemenangan LE-Hardianto
- Golkar Kalim Survey Tertinggi,
Andi Rachman Harapkan Tim Solid Menangkan Pasangan AYO

- Andi Rachman Candai Suyatno di Rakornis Golkar
- Tapak Suci Putra Muhammadiyah Kuansing Gelar Kejuarān se Riau
- Coklit, Gubri dan Istri Orang Pertama Didatangi KPU dan Bawaslu
- KPU Gelar Coklit Pilgubri, di Tampan Rumah Rektor UIN yang Pertama
- Pleno Bawaslu Riau Putuskan Sekdako Pekanbaru Langgar Netralitas ASN
- Tim Sukses Klaim Dukungan Syam-Edy Kian Meluas
- 2018, Anggota DPRD Bengkalis Tidak Lagi Diberikan Mobnas
- Wajib Berkaidah Islam, DPRD Bengkalis Bentuk Pansus Ranperda Zakat
- Sekdako Pekanbaru Kembali Abaikan Panggilan Bawaslu
- Suyatno ‘Termiskin’,
Kekayaan Andi Bertambah Rp17 Miliar dalam 5 Tahun

- Senin, Bawaslu Riau Gelar Sidang Temuan Panwas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.234.65.78
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com