Untitled Document
Ahad, 28 Safar 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 20 Desember 2014 20:16
Hasil Uji Beban Aman,
Jembatan Siak III Kembali Dibuka Minggu Depan


Sabtu, 20 Desember 2014 18:44
590 Peserta Meriahkan Tapak Tilas HKSN di Bengkalis

Sabtu, 20 Desember 2014 17:54
Tokoh Inovatif dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat,
Walikota Pekanbaru Terima Anugrah Satya Lencana dari Presiden RI


Sabtu, 20 Desember 2014 17:47
Pertamina Dumai Dinilai Mulai Usik Ketenangan Warga Bunga Tanjung

Sabtu, 20 Desember 2014 17:44
Paling Banyak Pakai Produk Toyota, 4 Perusahaan Dapat Reward Platinum

Sabtu, 20 Desember 2014 16:33
‎Bupati Bengkalis Serahkan 1.400 Ha Lahan HTR ke Petani Siakkecil

Sabtu, 20 Desember 2014 15:31
Kerja Sama PWI dan PT CPI,
20 Wartawan Rohil Ikuti Semarak Pers di Dumai




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 26 April 2012 17:07
Dugaan Jual-beli Jabatan,
DPRD Agendakan Pemanggilan BKD Riau


Dewan menyikapi serius tudingan adanya praktek perdagangan jabatan di Pemprov Riau. Sudah diagendakan pemanggilan BKD Riau.

Riauterkini - PEKANBARU - Terkait maraknya dugaan jual beli jabaran saat mutasi eselon III dan IV, dan penempatan beberapa pejabat dalam satu kursi dilungkuan Pemprov Riau saat ini. Sehingga membuat dewan merasa perlu penjelasan dari Kepala Badan Kepewagaian Daerah Riau. Mengapa hal itu bisa terjadi, sehingga ada kesan baperjakat tidak bekerja secara profesional.

Hal ini diugkapkan anggota komisi A DPRD Riau, Riky Hariyansah kepada riauterkini, Kamis (26/4) di gedung DPRD Riau. Katanya, dewan juga sudah mendengar adanya kabar adanya jual beli jabatan dan beberapa pejabat dalam satu kursi dilingkungan Pemprov Riau, saat terjadi mutasi eselon III dan Iv beberapa waktu lalu.

"Sebenarnya, kita sudah mengagendakan untuk memanggil BKD Riau untuk minta penjelasan adanya isu jual beli jabatan dilingkungan Pemprov Riau. Apalagi, kita dengar ada beberapa pejabat yang menempati satu kursi, inikan ada indikasi Pemprov tidak hati-hari dalam menempatkan jabatan," kata politisi PKB ini.

Anggota dewan dapil Kabupaten Siak ini, mengatakan, bagi pejabat yang merasa tidak puas dengan pemenpatannya dan adanya jual beli jabatan. Dipersilakan melaporkan hal itu kepada dewan, untuk ditindak lanjuti asalkan dengan bukti yang kuat dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Tentunya kita mempersilakan para pejabat untuk melaporkan kepada dewan, kalau memang mereka merasa ada hal-hal yang janggal saat mutasi dan benar adanya jual beli jabatan. Walaupun pada dasarnya, PNS itu siap ditempatkan dimana saja, tapi pemerintah harus lihat juga latar belakang akademis PNS tersebut," ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapakan Sekretaris komisi A DPRD Riau, Syafruddin Saan. Katanya, walaupun pada dasarnya, PNS itu harus siap ditempatkan dimana saja. Tapi pemerintah juga jangan seenaknya menempatkannya pada tempat yang bukan bidang pejabat tersebut sama sekali. Sebab, itu akan membuat instansi yang dia tempati tidak akan menghasilkan kinerja yang bagus.

"Seharusnya pemerintah dalam melakukan mutasi jabatan, jangan hanya melihat dari aspek kalau PNS itu harus siap ditempatkan dimana saja. Agama Islam saja mengatakan, tempatkan seseorang itu pada tempatnya, kalau tidak tunggulah kehancuran," katanya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pekapekapeka
Siapa bilang....?RZ tidak bisa ditangkap?...kemaren saja dah nyanyi lukman abas waktu diperiksa KPK,dicabutin kuku masing masing yg ditahan sekarang semua pasti nyanyi koor mereka. kita lihat saja,sampai pembukaan PON RZ kau tu dah di kandang situmb

zaini beserta kroni
anggota dewan terhormat, jangan hanya mnghabiskan energi dan waktu aja sebab tidak akan ada hasilnnya, ada gak anggota dewan yg berani dgn rz

ATAN MIANG
Bak kato org dulu, SAID SAQLUL DAN ZAINI ISMAIL, SETALI TIGA UANG.....

PEGAWAI BKD
KAN SDH DIBALANG ZAINI TU DIDUDUKAN SEBAGAI KEPALA BKD, YAITU UNTUK MEMBALIKKAN DUIT RUSLI ZAINAL YANG HABIS DIPAKAI BUAT ISTERINYA SEPTINA PILKADA WALIKOTA KEMAREN YANG KALAH. KARENA BANYAK NGASI UANG KEPADA TIM SUKSES YANG TAK JELAS... MAJANYA ZAIN

DAHLAN
Menyikapi persoalan jual jabatan, kolusi, nepotisme ade dimane-mane, lihat saje Departemen Agama, UIN SUSKA, padahal lembaga agama islam itu, tapi ape terjadi di UIN sepanjang zaman posisi atau jabatan-jabatan penting terus diisi oleh orang ocu deyen

atan belilas
omongan pak dewan benar,tp yg ngomong salah org...krn jeruk minum jeruk atau maling teriak maling...hahahay

filosofi
sy mau tanya sama tuan wan sysmsir yus dimana dalam komentar anda mengatakan mutasi eselon 3 dan 4 kemaren sdh sesusai dg prosedur sdh melaluhi baperjakat. sy kasih contoh sama anda di dinas pu ada kabid dan ka upt tdk pernah menduduki kasi dalam pel

pns kere
sy tak punya uang makanya sy dibuang oleh zaini ismail ketempat yg tdk sesuai dg disiplin ilmu sy. sy kok jd heran dah ribut pns pem prov riau kok rusli zainal anteng aja diam2 ada apa ya. kata bisik2 tetangga rusli zainal dapat kue dari zaini ismail

pns kere
sy tak punya uang makanya sy dibuang oleh zaini ismail ketempat yg tdk sesuai dg disiplin ilmu sy. sy kok jd heran dah ribut pns pem prov riau kok rusli zainal anteng aja diam2 ada apa ya. kata bisik2 tetangga rusli zainal dapat kue dari zaini ismail

pns kere
sy tak punya uang makanya sy dibuang oleh zaini ismail ketempat yg tdk sesuai dg disiplin ilmu sy. sy kok jd heran dah ribut pns pem prov riau kok rusli zainal anteng aja diam2 ada apa ya. kata bisik2 tetangga rusli zainal dapat kue dari zaini ismail

Pemerhati Reformasi Birokrasi
Anggota Dewan yang terhormat, memang betul untuk membuktikan korupsi sdr. zaini adalah sulit. Yang bisa dilakukan adalah mintakan usulan Kepala SKPD (termasuk pangkat/golongan), mintakan juga SK mutasi pejabat eselon IV dan III tgl 12 April kemaren.

dt sunguik malintang
rz dan zaini tiada bedanya. ....sikat aja yang penting uang haram

nob job
di kabupaten ROHUL juga BKD menempatkan orang-orang dekat ACHMAD dan Keluarga ACHMAD pada SKPPD2 ,masaalah pangkat bisa disuntik dan dinaikkan achmad sampai beberapa tingkat, masaalah skill dan keahliannya tidak dibutuhkan utk penempatan seseorang pa

Ajo
Bagi awak yg tak punyo duit walaupun pangkat sudah Mentok tak bisa naik karena tak punya jabatan yaaah Hanya pasrah aja.

pns yg terzholim
kenapa susah2 mencari data zaini dalam jual beli jabatan. mutasi yg 400 pns kemaren kembalikan lg ke asalnya biar yg ngasih uang ke zaini pasti akan menyanyi. karena uang blm kembali dah digeser lg. baperjakat tak ada ada pangkat kabid lebih rendah d

pns yg terzholim
kenapa susah2 mencari data zaini dalam jual beli jabatan. mutasi yg 400 pns kemaren kembalikan lg ke asalnya biar yg ngasih uang ke zaini pasti akan menyanyi. karena uang blm kembali dah digeser lg. baperjakat tak ada ada pangkat kabid lebih rendah d

Org kampung
TERIMALAH NASIB TUUU....MEMANG DAH DITAKDIRKAN KACAU BALAU OLEH ORANG ORANGNYA SENDIRI... NASIIIBB NASIIIBBB...

pns yg terzholim
kenapa susah2 mencari data zaini dalam jual beli jabatan. mutasi yg 400 pns kemaren kembalikan lg ke asalnya biar yg ngasih uang ke zaini pasti akan menyanyi. karena uang blm kembali dah digeser lg. baperjakat tak ada ada pangkat kabid lebih rendah d

bukan pegawai bkd
kalau tumpang tindih jabatan dan tak sesuai pos dengan pejabatnya yg artinya ada salah urus, boleh lah ditanyakan. kalau soal jual beli jabatan itu mana mungkin dia ngaku. Pakai cara apa anggota dewan mengoreknya? tu juga keahlian penyidik. jadi jang

ATAN SENGAT
Kepale BKD yang ditunjuk Gubri difokuskan untuk mengumpulkan uang dengan jual beli jabatan, era sebelumnya zaini juge pernah kepale BKD dan saat itupun heboh jual beli jabatan, Pejabat yg duduk di jabatan basahpun kebagian harus menyiram ladangnya kl

arief
praktek jual beli jabatan sdh lama dilakukan. ini sdh menjadi rahasia umum.pihak terkait yg ingin menjalankan prosedur dg benar coba turun kelapangan lihat cv mereka yg sdh lama bekerja.kualified namun tdk mampu bayar ke bkd akan mentok sampai menun


Berita Politik lainnya..........
- Pagu Diatas Rp15 M, Dewan Bengkalis Sarankan Menjadi Proyek MY
- 12 Parpol Terima Dana Bantuan dari Kesbangpol Riau
- Indra Muchlis Segera Gelar Musda Golkar Riau
- DPRD Inhu Priode Baru Gelar Reses Perdana
- Pemrov Riau Akhirnya Serahkan Draf Verifikasi APBD 2015 ke DPRD
- Jelang Musda KNPI Bengkalis,
Sejumlah Kalangan Berharap Calon Ketua Bukan Politikus

- Kemendagri Beri Sinyal Pilkada Serentak Mundur di 2016


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.134.127
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com