Berita Terhangat.. |
Ahad, 26 Mei 2013 13:07 Makan Badan Jalan, Parkir llegal Ramayana Duri Ganggu Lalin
Ahad, 26 Mei 2013 13:03 Informasi Bocor, Razia Geng Motor di Pinggir Tanpa Hasil
Ahad, 26 Mei 2013 13:02 Pilgubri, DPP Demokrat Akhirnya Rekom Achmad-Masrul
Ahad, 26 Mei 2013 06:56 Gelar Riding Test, Honda Verza 150 Cc Diperkenalkan di Duri
Sabtu, 25 Mei 2013 19:35 Kerjuda FORKI Riau ke-7 di Rohul Ditargetkan Tuntas Malam ini
Sabtu, 25 Mei 2013 19:32 Puluhan Ayam dan Pelaku Judi Diamankan Polsek Mandau
Sabtu, 25 Mei 2013 17:48 Pilkada, Ribuan Massa Antar CERDAS Mendaftar ke KPU Inhil
|
|
|
|
Selasa, 3 April 2012 08:04 Keluar dari Koalisi di DPRD Riau, Mambang Akui Partai Demokrat akan Temui Kesulitan
Partai Demokrat hampir pasti keluar dari koalisi di DPRD Riau karena tak kebagian posisi pimpinan komisi. Langkah ini diakui akan menimbulkan kesulitan.
Riauterkini - PEKANBARU - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Demokrat Provinsi
Riau, HR Mambang Mit mengakui bahwa pasti ada kesulitan di dewan kalau fraksi partai
Demokrat keluar dari kualisi pendukung pemerintah di DPRD Riau. Tapi Demokrat yakin
pasti ada jalan kelaur, demi menampung aspirasi dan berpihak kepada
masyarakat.
"Saya rasa kesulitan itu pasti ada kalau kita kelaur dari koalisi, tapi jalan
keluarnya pasti ada juga. Yang terpenting kerjanya untuk masyarakat, dan kita
melihat dari caranya. Apa pun cara dan kegiatannya kita pasti berpihak kepada
masyarakat dan rakyat," kata wagubri kepada wartawan, Senin (2/4) di kantor gubernur
Riau.
Wagub juga berpendapat bahwa lembaga DPRD itu merupakan sebuah sistem politik
kolegial bukan individual. Artinya, dewan itu merupakan wadah untuk menampung
aspirasi rakyat setelah mereka duduk menjadi anggota dewan dan mengutamakan
kepentingan rakyat daripada golongan. Walapun pada awalnya, lanjut wagub mereka
diusung dari partai politik masing-masing.
"Tentunya kita beharap semua anggot DPRD Riau melakukan sistem kerja berdasarkan
politik kolegal bukan individual, sebab mereka dibayar untuk menampung aspirasi
masyarakat. Walaupun pada awalnya mereka diusung oleh partai tapi setelah mereka
menjadi dewan mereka harus mengedepankan kepentingan dan menampung aspirasi
masyarakat," ujar politisi partai Demokrat ini.
Lebih lanjut HR Mambang Mit mengatakan, masuk atau tidak fraksi Demokrat di dalam
kualisi bukan menjadi suatu masalah, tapi yang terpenting adalah bagaimana fraksi
Demokrat bisa menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat sebagai wakilnya di
dewan dengan memperjuangkannya.
"Kita tidak ingin mempermasalahkan masuk atau tidaknya fraksi Demokrat di dalam
kualisi, yang paling penting adalah bagaimana fraksi Demokrat bisa menampung dan
menyalurkan aspirasi rakyat yang diwakilinya," ungkapnya.***(jor)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
Baja Ringan Murah.0821 74847987 lanjutkan pak
erna menurut kamus bhs Indonesia Mambang artinya HANTU, indo ku ondak milih hantu do, lebih baik pilih setan sekalian, joleh yo...
putra inhu Pengurus dan Kader Demokrat adalah kader karbitan ,tempat berkumpulnya buangan dari partai2 lain..contoh aja mambang mit jelas2 bukan kader partai kok bisa jadi ketua DPD ini menunjukkan ketidakmampuan mambang mit memimpin organisasi bagaimana mau jadi gubri kalau organisasi aja kacau balau...mundur aja mambang,gantikan saja sma basrizak koto...lebih maco..
Nasidof Tdk di ajaknya Partai Demokrat dlm koalisi dgn cara tdk menempatkan wakil demokrat di Pimpinan Komisi adalah PENGHIANAT DEMOKRASI yg dilakukan oleh Golkar CS. Sbagai pemenang ke- 2 di Riau sharusnya demokrat diberikan porsi terbesar dlm penunjukan personiul kelengkapan dewan. Penyebab semua ini cuma satu "KARENA PAK MAMBANG INGIN MAJU DLM PILGUB, LALU RZ TDK SETUJU".
Nasidof Tdk di ajaknya Partai Demokrat dlm koalisi dgn cara tdk menempatkan wakil demokrat di Pimpinan Komisi adalah PENGHIANAT DEMOKRASI yg dilakukan oleh Golkar CS. Sbagai pemenang ke- 2 di Riau sharusnya demokrat diberikan porsi terbesar dlm penunjukan personiul kelengkapan dewan. Penyebab semua ini cuma satu "KARENA PAK MAMBANG INGIN MAJU DLM PILGUB, LALU RZ TDK SETUJU".
jonson Jalani politik ini seperti air yang mengalir pak Mambang. Insya Allah, akan bermuara kepada keberhasilan.
dingdong partai mendong ongah ni memancinglah..hueheue..Perkenalkan saye perpanjangan tangan presiden jankcuker Sujiwotedjo..huehue..Asu
Atan Ongah Kok bisa PD mau keluar dari Koalisi pendukung pemerintahan?
Bukannya Gubernur adl perpanjang pemerintah pusat di daerah?
Akan ada inkonsistensi atau standard ganda kah?
Apa kata dunia?
dingdong partai mendong Akses dah kene sumbat dah... Pening lalat ehh pening langgau..
kader demokrat maklumlah ketua kami baru kali ini pegang politik jadi habis di%@!*i anak buahnya..jiwa bertarung kurang dan pelit lagi..
edy PD demokrta riau cemen...
ketua nya kacangan...
liat banyak kader demokrat yang tersandung masalah..thamsir,azuir..
pecat semua kader yg bermasalah...
biar demokrat riau maju...
|
|