Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Agustus 2017 08:36
Diawali Penyerahan Bantuan Program K3S, Bupati Inhil Buka MTQ Kecamatan Enok

Rabu, 23 Agustus 2017 08:33
Wens Manggut Terpilih Secara Aklamasi jadi Ketua Umum AMSI

Rabu, 23 Agustus 2017 07:29
Cabuli Gadis 13 Tahun, Warga Bengkalis Ditangkap Polisi

Rabu, 23 Agustus 2017 07:25
Bakal Dibuka Gubri, Sebanyak 193 Team Mulai Hari ini Adu Cepat di Pacu Jalur 2017

Selasa, 22 Agustus 2017 21:11
Pertengahan 2017, Peserta BPJS Kesehatan Pekanbaru Tembus Angka 1,7 Juta Jiwa

Selasa, 22 Agustus 2017 21:02
Diapresiasi Bupati,
Bakaroh, Cara Warga Sungai Intan, Inhil Jaga Ekosistem Sungai


Selasa, 22 Agustus 2017 19:52
Kemendikbud Sahkan 11 Warisan Budaya Tak Benda Riau

Selasa, 22 Agustus 2017 19:48
Smartfren Berikan Bonus Hingga 13 GB dengan Pembelian Kartu Perdana

Selasa, 22 Agustus 2017 19:16
Periode Kedua, Senator Riau Gafar Usman Kembali Pimpin BAP DPD RI

Selasa, 22 Agustus 2017 19:12
Harus Bijak Menggunakan Medsos,
Kemenko PMK Tanamkan Revolusi Mental kepada Puluhan Pelajar di Riau


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 15 Maret 2012 08:06
Dewan Minta Dishub Riau Stop Sementara Operasional Jembatan Timbang

Keberadaan jembatan timbang sejauh ini dinilai gagal membatasi tonase kendaraan. Dari pada jadi ajang pungutan liar, dewan minta Dishub Riau stop sementara operasionalnya.

Riauterkini - PEKANBARU - Komisi C DPRD Riau mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menghentikan sementara semua operasional jembatan timbang yang ada di Riau. Karena ini hasil kesepakatan komisi C dengan Kadishub sebelumnya, untuk mengganti jembatan timbang dengan memberikan peralatan Vorteble di empat pintu mata angin untuk mengukur kendaraan bermuatan lebih diperbatasan pintu masuk Riau dengan Provinsi tetangga.

Hal ini diungkapkan anggota komisi C DPRD Riau, M. Roem Zein kepada Riauterkini, Rabu (14/3) di gedung DPRD Riau. Katanya, dia minta segera Kadishub yang baru untuk menghentikan sementara jembatan timbang yang ada di Riau, karena selama ini fungsi jembatan timbang itu telah disalah gunakan oleh petugas di lapangan dengan mengambil keuntungan. Dimana kendaraan yang melebihi muatan atau tonase, lanjutnya tetap bebas masuk tanpa harus melalui jembatan timbang dan akibatnya semua jalan di Riau mengalami kerusakan parah.

"Kita desak Kadishub yang baru untuk secepatnya menghentikan sementara operasional jembatan timbang yang ada di Riau, karena ini berdasarkan hasil rapat kita dengan kadis yang lama. Dan saat itu kadishub setuju dengan penghentian tersebut, dengan mengganti peralatan Vorteble empat mata angin yang fungsinya untuk mengukur tonase kenderaan yang masuk ke Riau," kata anggota dewan dapil Kampar ini.

Politisi PPP ini menjelaskan, selama ini banyak kenderaan yang melebihi muatan atau tonase dengan bebas keluar masuk ke Riau, tanpa ada pengawasan dari pihak dishub sehingga semua jalan di Riau rusak parah. Sementara pemerintah tidak pernah melakukan perbaikan dan pemeliharaan jalan, sehingga yang menanggung akibatnya adalah warga masyarakat yang setiap hari melintasi jalan yang rusak tersebut.

"Untuk itulah sementara waktu operasional jembatan timbang ini kita hentikan, karena selama ini tidak difungsikan dengan benar sesuai dengan fungsi sebenarnya. Terbukti banyak kenderaan yang melebihi muatan atau tonase lalu lalang dengan bebas di jalan-jalan yang ada di Riau, dan kita tidak mendapatkan apa-apa selain menanggung kerusakan jalan yang begitu parah," ujarnya.

Lebih lanjut M. Roem Zein mengatakan, dengan adanya Vertable sebagai pengukur muatan atau tonase kenderaan diharapkan bisa menimalisasi kerusakan jalan. Karena menurutnya berdarkan kesepakatan komisi C dengan dishub, bagi kenderaan yang melebihi tonase, kenderaan tersebut akan disuruh pulang karena Riau tidak punya pemanpung muatan lebih.

"Berdasarkan kesepakatan kita dengan dishub saat rapat, semua kenderaan yang melebihi tonase yang masuk ke Riau akan disuruh pulang. Karena kita tidak punya tempat untuk menampung muatan lebih, dan ini kita lakukan untuk membatasi kenderaan yang melebihi tonase masuk ke Riau dengan tujuan agar jalan kita tidak rusak," jelasnya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
mantan dewan
hai teman qu di DPRD jangan lah kau hanya usul stop aja..tapi bubarkan dis hub tu.. tingkatkan kualitas jalan untuk daya tahan ribuan ton.. itu dah wacana lama..mas2 orde baru juga dah ribut tuh..dah lingkaran setan..lebarkan jalan bangun jalan yang

acwan
BETULLLLL PAK.. TIMBANGN UNTK CARI MAKAN KAMI PAK,, APALAH YG KAMI HARAPKAN DARI GAJIII DISHUB ,, ...


loading...

Berita Politik lainnya..........
- Periode Kedua, Senator Riau Gafar Usman Kembali Pimpin BAP DPD RI
- Harus Bijak Menggunakan Medsos,
Kemenko PMK Tanamkan Revolusi Mental kepada Puluhan Pelajar di Riau

- Fly Over di Simpang SKA Pekanbaru,
DPRD Riau Belum Mengetahui Ruas Jalan yang Dibangun

- DPRD Riau Minta Pusat Perhatikan Jalan Menuju Buton, Siak
- Ketika Gocekan Bola Balon Gubri M Harris Bikin Penonton Tertegun
- DPD Desak Pemerintah dan DPR Buka Moratorium Pemekaran Daerah
- Sempurnakan Draf RTRW Riau, Seluruh Fraksi Sepakati Waktu Sepekan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.32.80
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com