Untitled Document
Jumat, 26 Safar 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 19 Desember 2014 16:58
Kesbangpol Riau Nilai Imigran Gelap Sudah Jadi Keresahan Sosial

Jum’at, 19 Desember 2014 16:55
Akmal JS Pendiri Kabupaten Wafat, Kuansing Berduka

Jum’at, 19 Desember 2014 16:25
Sasar Pasar Fashion, Enam Tenant Baru Hadir di Mal SKA

Jum’at, 19 Desember 2014 16:14
RAPP Taja Sunat Massal Gratis di Muara Lembu, Kuansing

Jum’at, 19 Desember 2014 16:13
Sempena Hari Juang Kartika dan Bela Negara,
Kodim 0314 Inhil Laksanakan Donor Darah


Jum’at, 19 Desember 2014 15:10
Datangi KPK, Tjahjo Konsultasi Terkait Rekening Gendut Kepala Daerah

Jum’at, 19 Desember 2014 15:04
Dua Kasus Dugaan Korupsi Bengkalis Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 14 Pebruari 2012 17:28
DPRD Riau Sejutu Bahas 26 Ranperda Prolegda 2012

Sebanyak 26 Ranperda akan dibahas DPRD Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Legislatif daerah atau Prolegda 2012.

Riauterkini - PEKANBARU - Hasil rapat paripurna DPRD Provinsi Riau, Selasa (14/2) menyetujui pembahasan 26 Program legislasi daerah (Prolegda) untuk tahun 2012. Dimana dari 26 prolegda tersebut, 20 di antaranya berdasarkan usulan dari pemerintah Provinsi Riau, sedangkan enam prolegda lainya hasil inisiatif anggota DPRD Riau.

Prolegda yang disetujui oleh DPRD Riau hasil usulan pemerintah, antara lain adalah Ranperda tentang perubahan tahun jaman anggaan PON, perikatan anggaran tahuh jamak pada kegiaan PON, retribusi layanan kesejahteraan, perizinan tertentu, lahan perkebunan, pertanggung jawaban APBD tahun 2011, APBD tahu 2013 dan lain-lainnya.

Sedangkan prolegda inisiatif dari anggota DPRD Riau. Di antaranya, ranperda tentang jalan umum dan khusus hasil tambang dan perkebunan, sekretariat daerah penyiaran, penetapan dan perlindungan tenaga kerja, hak-hak anak, pelestarian cagar budaya daerah dan penanggulangan bencana.

Dalam sidang sempat terjadi adu argumentasi antara anggota dewan tentang proses dan tata cara pengajuan ranperda ke DPRD Riau. Sehingga membuat ketua Badan Legislasi (baleg) meninggalkan ruang karena sempat bersitegang dengan anggota dewan Arifin H Purba tentang salah satu ranperda yang diusulkan Pemerintah tentang anggaran jamak pembangunan PON yang dinilai sudah tidak layak diajukan kembali.

"Saya rasa ini sudah tidak relevan lagi diajukan karena perda ini sudah berakhir masa berlakunya pada tahun 2011 kemarin. Karena pembanguan sarana dan prasarana PON itu dikerjakan sejak tahun 2008 dan berkahir tahun 2011," kata anggota komisi A yang juga dosen di Universitas di Riau ini.

Sementara itu Arifin B Purba juga sependapat dengan Zulkarnain Nuerdi hanya saja, dia ingin persoalan diperpanjang melihat waktu pelaksanaan PON dan waktu rapat sudah mendekati jam 4 sore. Dan dia juga mengatakan, bahwa Zulkarnain merupakan seorang dosen tentunya dia lebih tahu tenang aturan hukumnya.

"Jadi untuk mempersingkat waktu sebaiknya hal ini dibahas dibadan legislasi aja, karena disini kita hanya meminta persetujuan anggota dewan untuk pembahasan ranperda tahun 2012 ini saja," ujarnya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- DPRD Inhu Priode Baru Gelar Reses Perdana
- Pemrov Riau Akhirnya Serahkan Draf Verifikasi APBD 2015 ke DPRD
- Jelang Musda KNPI Bengkalis,
Sejumlah Kalangan Berharap Calon Ketua Bukan Politikus

- Kemendagri Beri Sinyal Pilkada Serentak Mundur di 2016
- Pemko Desak DPRD Pekanbaru Segera Bahas Ranperda Pemekaran
- Dewan Prediksi Serapan APBD 2014 RiauTak Sampai 50 Persen
- Laporan Pajak PT Pertamina ke Dispenda Riau Tak Optimal


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.25.210
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com