Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 7 Desember 2016 20:17
Reses Anggota DPRD Riau,
Lima Posyandu Bankeu Pemprov Riau Diserahkan Bertahap


Rabu, 7 Desember 2016 19:00
Kehadiran Presiden di Acara HAKI Belum Pasti

Rabu, 7 Desember 2016 18:11
Polair Amankan 2 Truk Berisi 15,3 Ton Bawang Merah Ilegal

Rabu, 7 Desember 2016 18:09
DPP Golkar Tunjuk Ruspan Aman dan Wan Thamrin Hasyim Calon Wagubri

Rabu, 7 Desember 2016 18:04
Mendagri Imbau Pemda Efisien Gunakan Anggaran

Rabu, 7 Desember 2016 18:02
Bupati Jefry Noer Hadiri Pelantikn Direktur Politeknik Kampar

Rabu, 7 Desember 2016 17:23
Plt Bupati Rohul Ajak Masyarakat Dukung Proyek Irigasi Osaka 9,6 Km

Rabu, 7 Desember 2016 17:18
Ketua TP PKK Kampar Buka Semnar Hari Ibu ke 88

Rabu, 7 Desember 2016 17:09
Pakai Mobdin Sedan Bekas,
Bupati Harris Tunjukkan Hidup Sederhana Didepan Ketua KPK


Rabu, 7 Desember 2016 17:03
Bandara SSK II Pekanbaru Amankan 70 Unit Handphone Selundupan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 14 Pebruari 2012 17:28
DPRD Riau Sejutu Bahas 26 Ranperda Prolegda 2012

Sebanyak 26 Ranperda akan dibahas DPRD Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Legislatif daerah atau Prolegda 2012.

Riauterkini - PEKANBARU - Hasil rapat paripurna DPRD Provinsi Riau, Selasa (14/2) menyetujui pembahasan 26 Program legislasi daerah (Prolegda) untuk tahun 2012. Dimana dari 26 prolegda tersebut, 20 di antaranya berdasarkan usulan dari pemerintah Provinsi Riau, sedangkan enam prolegda lainya hasil inisiatif anggota DPRD Riau.

Prolegda yang disetujui oleh DPRD Riau hasil usulan pemerintah, antara lain adalah Ranperda tentang perubahan tahun jaman anggaan PON, perikatan anggaran tahuh jamak pada kegiaan PON, retribusi layanan kesejahteraan, perizinan tertentu, lahan perkebunan, pertanggung jawaban APBD tahun 2011, APBD tahu 2013 dan lain-lainnya.

Sedangkan prolegda inisiatif dari anggota DPRD Riau. Di antaranya, ranperda tentang jalan umum dan khusus hasil tambang dan perkebunan, sekretariat daerah penyiaran, penetapan dan perlindungan tenaga kerja, hak-hak anak, pelestarian cagar budaya daerah dan penanggulangan bencana.

Dalam sidang sempat terjadi adu argumentasi antara anggota dewan tentang proses dan tata cara pengajuan ranperda ke DPRD Riau. Sehingga membuat ketua Badan Legislasi (baleg) meninggalkan ruang karena sempat bersitegang dengan anggota dewan Arifin H Purba tentang salah satu ranperda yang diusulkan Pemerintah tentang anggaran jamak pembangunan PON yang dinilai sudah tidak layak diajukan kembali.

"Saya rasa ini sudah tidak relevan lagi diajukan karena perda ini sudah berakhir masa berlakunya pada tahun 2011 kemarin. Karena pembanguan sarana dan prasarana PON itu dikerjakan sejak tahun 2008 dan berkahir tahun 2011," kata anggota komisi A yang juga dosen di Universitas di Riau ini.

Sementara itu Arifin B Purba juga sependapat dengan Zulkarnain Nuerdi hanya saja, dia ingin persoalan diperpanjang melihat waktu pelaksanaan PON dan waktu rapat sudah mendekati jam 4 sore. Dan dia juga mengatakan, bahwa Zulkarnain merupakan seorang dosen tentunya dia lebih tahu tenang aturan hukumnya.

"Jadi untuk mempersingkat waktu sebaiknya hal ini dibahas dibadan legislasi aja, karena disini kita hanya meminta persetujuan anggota dewan untuk pembahasan ranperda tahun 2012 ini saja," ujarnya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Kehadiran Presiden di Acara HAKI Belum Pasti
- DPP Golkar Tunjuk Ruspan Aman dan Wan Thamrin Hasyim Calon Wagubri
- Mendagri Imbau Pemda Efisien Gunakan Anggaran
- KPU Tetapkan 480.967 DPT Pilkada Kampar 2017
- Proses Dinilai Cacat Hukum,
Pilkades Koto Tinggi-Rohul Diminta Diulang

- Pj Bupati Kampar Akan Dilantik Hari Libur
- Dinilai Tidak Paham Mekanisme,
Wakil Rakyat Soroti Kinerja Ketua dan Tiga Wakil Ketua DPRD Riau



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.157.225.99
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com