Untitled Document
Selasa, 26 Zulhijjah 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 21 Oktober 2014 20:10
Ketua PN Lantik 4 Pimpinan DPRD Bengkalis

Selasa, 21 Oktober 2014 20:06
Harga TBS Kelapa Sawit Kembali Mengalami Penurunan

Selasa, 21 Oktober 2014 20:04
Terlibat Pencurian Motor, Oknum TNI Ditangkap Polresta Pekanbaru

Selasa, 21 Oktober 2014 20:02
Dapat Fasilitas Pemkab Inhu, Kejari Rengat Jamin tak Hambat Pemberatasan Korupsi

Selasa, 21 Oktober 2014 19:58
200 Ribu Lebih Warga Pekanbaru Belum Miliki e-KTP

Selasa, 21 Oktober 2014 19:57
Disebut Rugikan Negara,
Praktisi Hukum Minta KPK Selidiki Kridit Macet Bank BNI 46


Selasa, 21 Oktober 2014 19:55
Dewan Minta Hasil Perbaikan Diekspos Sebelum Uji Beban Jembatan Siak III



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 14 Pebruari 2012 17:28
DPRD Riau Sejutu Bahas 26 Ranperda Prolegda 2012

Sebanyak 26 Ranperda akan dibahas DPRD Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Legislatif daerah atau Prolegda 2012.

Riauterkini - PEKANBARU - Hasil rapat paripurna DPRD Provinsi Riau, Selasa (14/2) menyetujui pembahasan 26 Program legislasi daerah (Prolegda) untuk tahun 2012. Dimana dari 26 prolegda tersebut, 20 di antaranya berdasarkan usulan dari pemerintah Provinsi Riau, sedangkan enam prolegda lainya hasil inisiatif anggota DPRD Riau.

Prolegda yang disetujui oleh DPRD Riau hasil usulan pemerintah, antara lain adalah Ranperda tentang perubahan tahun jaman anggaan PON, perikatan anggaran tahuh jamak pada kegiaan PON, retribusi layanan kesejahteraan, perizinan tertentu, lahan perkebunan, pertanggung jawaban APBD tahun 2011, APBD tahu 2013 dan lain-lainnya.

Sedangkan prolegda inisiatif dari anggota DPRD Riau. Di antaranya, ranperda tentang jalan umum dan khusus hasil tambang dan perkebunan, sekretariat daerah penyiaran, penetapan dan perlindungan tenaga kerja, hak-hak anak, pelestarian cagar budaya daerah dan penanggulangan bencana.

Dalam sidang sempat terjadi adu argumentasi antara anggota dewan tentang proses dan tata cara pengajuan ranperda ke DPRD Riau. Sehingga membuat ketua Badan Legislasi (baleg) meninggalkan ruang karena sempat bersitegang dengan anggota dewan Arifin H Purba tentang salah satu ranperda yang diusulkan Pemerintah tentang anggaran jamak pembangunan PON yang dinilai sudah tidak layak diajukan kembali.

"Saya rasa ini sudah tidak relevan lagi diajukan karena perda ini sudah berakhir masa berlakunya pada tahun 2011 kemarin. Karena pembanguan sarana dan prasarana PON itu dikerjakan sejak tahun 2008 dan berkahir tahun 2011," kata anggota komisi A yang juga dosen di Universitas di Riau ini.

Sementara itu Arifin B Purba juga sependapat dengan Zulkarnain Nuerdi hanya saja, dia ingin persoalan diperpanjang melihat waktu pelaksanaan PON dan waktu rapat sudah mendekati jam 4 sore. Dan dia juga mengatakan, bahwa Zulkarnain merupakan seorang dosen tentunya dia lebih tahu tenang aturan hukumnya.

"Jadi untuk mempersingkat waktu sebaiknya hal ini dibahas dibadan legislasi aja, karena disini kita hanya meminta persetujuan anggota dewan untuk pembahasan ranperda tahun 2012 ini saja," ujarnya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Beasiswa Dua Tahun Tak Cair,
Hipemarohi Pekanbaru Mengadu ke Anggota Dewan Dapil Rohil

- Firdaus Harapkan Presiden Baru Berikan Perubahan dan Kesejahteraan
- Dewan Sebut Jembatan Siak III Gagal Konstruksi dan Harus Dibangun Ulang
- Peringati HUT ke 50,
Golkar Pelalawan Syukuran dan Tabligh Akbar

- Bahas APBD-P di Hotel, Pekanbaru,
Golkar Rohul Sayangkan Sikap DPRD Rohul

- Plt Gubri Tolak Komentari Saran tak Angkat Wagubri 'Orang Annas'
- Jelang Diumumkan,
Dewan Berharap Ada Menteri dari Riau di Kabinet Jokowi-JK



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.237.184.242
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com