Untitled Document
Ahad, 8 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 28 Maret 2015 21:54
Sakit Hati Diejek Ompong Jadi Pemicu Terbunuhnya Karyawan Angkringan

Sabtu, 28 Maret 2015 19:52
Musda XI KNPI Kabupaten Kampar Resmi Dibuka

Sabtu, 28 Maret 2015 19:49
Kubah Masjid Raya Rimba Melintang Rohil Mendadak Rubuh

Sabtu, 28 Maret 2015 19:39
Uang Rp23,5 Juta Raib,
Pelaku Pembunuhan Pasutri di Inhil Diduga Karyawan Korban


Sabtu, 28 Maret 2015 19:35
Pelaku Pembunuhan Sadis Karyawan Angkringan Ditembak Polisi

Sabtu, 28 Maret 2015 17:16
Diduga Korban Perampokan,
Pasutri di Teluk Pantaian, Inhil Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat Tali


Sabtu, 28 Maret 2015 16:36
Dukung Agung dengan Syarat, Sikap Andi Mengecewakan DPP Munas Ancol



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 14 Pebruari 2012 17:28
DPRD Riau Sejutu Bahas 26 Ranperda Prolegda 2012

Sebanyak 26 Ranperda akan dibahas DPRD Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Legislatif daerah atau Prolegda 2012.

Riauterkini - PEKANBARU - Hasil rapat paripurna DPRD Provinsi Riau, Selasa (14/2) menyetujui pembahasan 26 Program legislasi daerah (Prolegda) untuk tahun 2012. Dimana dari 26 prolegda tersebut, 20 di antaranya berdasarkan usulan dari pemerintah Provinsi Riau, sedangkan enam prolegda lainya hasil inisiatif anggota DPRD Riau.

Prolegda yang disetujui oleh DPRD Riau hasil usulan pemerintah, antara lain adalah Ranperda tentang perubahan tahun jaman anggaan PON, perikatan anggaran tahuh jamak pada kegiaan PON, retribusi layanan kesejahteraan, perizinan tertentu, lahan perkebunan, pertanggung jawaban APBD tahun 2011, APBD tahu 2013 dan lain-lainnya.

Sedangkan prolegda inisiatif dari anggota DPRD Riau. Di antaranya, ranperda tentang jalan umum dan khusus hasil tambang dan perkebunan, sekretariat daerah penyiaran, penetapan dan perlindungan tenaga kerja, hak-hak anak, pelestarian cagar budaya daerah dan penanggulangan bencana.

Dalam sidang sempat terjadi adu argumentasi antara anggota dewan tentang proses dan tata cara pengajuan ranperda ke DPRD Riau. Sehingga membuat ketua Badan Legislasi (baleg) meninggalkan ruang karena sempat bersitegang dengan anggota dewan Arifin H Purba tentang salah satu ranperda yang diusulkan Pemerintah tentang anggaran jamak pembangunan PON yang dinilai sudah tidak layak diajukan kembali.

"Saya rasa ini sudah tidak relevan lagi diajukan karena perda ini sudah berakhir masa berlakunya pada tahun 2011 kemarin. Karena pembanguan sarana dan prasarana PON itu dikerjakan sejak tahun 2008 dan berkahir tahun 2011," kata anggota komisi A yang juga dosen di Universitas di Riau ini.

Sementara itu Arifin B Purba juga sependapat dengan Zulkarnain Nuerdi hanya saja, dia ingin persoalan diperpanjang melihat waktu pelaksanaan PON dan waktu rapat sudah mendekati jam 4 sore. Dan dia juga mengatakan, bahwa Zulkarnain merupakan seorang dosen tentunya dia lebih tahu tenang aturan hukumnya.

"Jadi untuk mempersingkat waktu sebaiknya hal ini dibahas dibadan legislasi aja, karena disini kita hanya meminta persetujuan anggota dewan untuk pembahasan ranperda tahun 2012 ini saja," ujarnya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Dukung Agung dengan Syarat, Sikap Andi Mengecewakan DPP Munas Ancol
- Pilkada Rohil, 5 Balon Sudah Ambil Formulir di DPC PDI Perjuangan
- 8 Anggota Fraksi Golkar DPRD Riau Akui Keabsahan SK Kemenkum HAM
- Anggaran KPU Dumai Terendah se Riau
- Ketua SC Nuradlin: Musda XI KNPI Kampar Sangat Transparan dan Berintegritas
- Dinilai Tidak Berintegritas, Abu Nazar Tarik Diri dari Musda KNPI Kampar
- Baru 7 Pendaftar Ambil Berkas sebagai Calon Anggota Panwas Rohul


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.158.164.47
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com