Untitled Document
Kamis, 16 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 17 April 2014 08:11
Kue Semprong Selatpanjang,
Manisnya Bikin Warga Singapura Ketagihan


Kamis, 17 April 2014 08:07
Zulaikhah Wardan Lantik Pengurus TP PKK Tempuling

Kamis, 17 April 2014 08:04
PT Pulau Sambu Dinilai 'Anak-tirikan' Kebun Petani Plasma

Kamis, 17 April 2014 08:01
Pemkab Meranti Akan Bangun Pasar Lelang Pertanian di Desa Gogok

Kamis, 17 April 2014 07:59
Miliki Ganja Sekilo, Honorer Dishub Siak dan Rekannya Ditangkap

Kamis, 17 April 2014 07:57
Investasi 'Bodong', Laporkan ke OJK

Kamis, 17 April 2014 07:56
Menuju Bandara Embarkasi, SSK II Berbenah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 14 Pebruari 2012 17:28
DPRD Riau Sejutu Bahas 26 Ranperda Prolegda 2012

Sebanyak 26 Ranperda akan dibahas DPRD Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Legislatif daerah atau Prolegda 2012.

Riauterkini - PEKANBARU - Hasil rapat paripurna DPRD Provinsi Riau, Selasa (14/2) menyetujui pembahasan 26 Program legislasi daerah (Prolegda) untuk tahun 2012. Dimana dari 26 prolegda tersebut, 20 di antaranya berdasarkan usulan dari pemerintah Provinsi Riau, sedangkan enam prolegda lainya hasil inisiatif anggota DPRD Riau.

Prolegda yang disetujui oleh DPRD Riau hasil usulan pemerintah, antara lain adalah Ranperda tentang perubahan tahun jaman anggaan PON, perikatan anggaran tahuh jamak pada kegiaan PON, retribusi layanan kesejahteraan, perizinan tertentu, lahan perkebunan, pertanggung jawaban APBD tahun 2011, APBD tahu 2013 dan lain-lainnya.

Sedangkan prolegda inisiatif dari anggota DPRD Riau. Di antaranya, ranperda tentang jalan umum dan khusus hasil tambang dan perkebunan, sekretariat daerah penyiaran, penetapan dan perlindungan tenaga kerja, hak-hak anak, pelestarian cagar budaya daerah dan penanggulangan bencana.

Dalam sidang sempat terjadi adu argumentasi antara anggota dewan tentang proses dan tata cara pengajuan ranperda ke DPRD Riau. Sehingga membuat ketua Badan Legislasi (baleg) meninggalkan ruang karena sempat bersitegang dengan anggota dewan Arifin H Purba tentang salah satu ranperda yang diusulkan Pemerintah tentang anggaran jamak pembangunan PON yang dinilai sudah tidak layak diajukan kembali.

"Saya rasa ini sudah tidak relevan lagi diajukan karena perda ini sudah berakhir masa berlakunya pada tahun 2011 kemarin. Karena pembanguan sarana dan prasarana PON itu dikerjakan sejak tahun 2008 dan berkahir tahun 2011," kata anggota komisi A yang juga dosen di Universitas di Riau ini.

Sementara itu Arifin B Purba juga sependapat dengan Zulkarnain Nuerdi hanya saja, dia ingin persoalan diperpanjang melihat waktu pelaksanaan PON dan waktu rapat sudah mendekati jam 4 sore. Dan dia juga mengatakan, bahwa Zulkarnain merupakan seorang dosen tentunya dia lebih tahu tenang aturan hukumnya.

"Jadi untuk mempersingkat waktu sebaiknya hal ini dibahas dibadan legislasi aja, karena disini kita hanya meminta persetujuan anggota dewan untuk pembahasan ranperda tahun 2012 ini saja," ujarnya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Dugaan Penggelembungan Suara,
Perwakilan Caleg di Pelangiran Minta Panwaslu Serius Tindak Lanjuti

- Masyarakat Laporkan Penggelembungan Suara di Lembah Sari
- Gakkumdu Kuansing Batalkan Dugaan Tindak Pidana Pencoblosan di Guntung
- Pileg Usai, KPU Siapkan Tahapan Pilpres 9 Juli 2014 Mendatang
- Dicap Pengacau,
KPU Sedang Input Data Pileg, PLN Dumai Matikan Lampu

- Kursi Golkar di DPRD Riau Diprediksi Meningkat
- Sudah Kadaluarsa,
Panwascam Mandau Tak Bisa Tindak Lanjuti Laporan Money Politic



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.197.87.25
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com