Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 29 April 2017 07:40
Polres Kuansing Tangkap Penampung Emas Hasil Tambang Ilegal

Sabtu, 29 April 2017 07:37
Geyar Dirgantara di Lanud Roesmin Nurjadin,
Masyarakat Diajak Saksikan Beragam Atraksi dan Berkesempatan Naik Helikopter


Sabtu, 29 April 2017 07:28
DPRD Riau Telah Kirim Berkas Hasil Pemilihan Wagubri ke Mendagri

Sabtu, 29 April 2017 07:26
Sejumlah Perusahaan Asal Sumbar Rambah Hutan Lindung di Kuansing

Jum’at, 28 April 2017 21:50
Baznas Kuansing Gelar Tablik Akbar Sosialisasi Zakat

Jum’at, 28 April 2017 21:41
Kawasan Restorasi Gambut,
Dewan Minta Penentuan Lahan Diserahkan ke Pemerintah Setempat


Jum’at, 28 April 2017 21:19
APBD 2017 Kuansing Disahkan Pekan Depan

Jum’at, 28 April 2017 20:31
Stand Utama Bocor, EO Dumai Expo 2017 Disebut Lepas Tangan

Jum’at, 28 April 2017 19:27
Wabup Meranti Ikuti Diklatpim di Jakarta

Jum’at, 28 April 2017 18:55
KPU Meranti Launching Rumah Pintar Pemilu

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 26 Januari 2012 15:09
Demo, BEM Minta Walikota Baru Teken Kontrak Politik

Puluhan aktivis BEM se-Pekanbaru berdemo damai di lokasi pelantikan Walikota Pekanbaru Firdaus. Mereka menyodorkan kontrak politik.

Riauterkini-PEKANBARU- Baru dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru priode 2012-2017, Firdaus-Ayat Cahyadi sudah didemo mahasiswa, Kamis (26/1/12). Adalah 20-an aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Pekanbaru yang menggelar aksi damai di depan Hotel Ibis, lokasi pelantikan.

Meskipun aksi damai, namun polisi tidak mau mengambil resiko, para pendemo tidak diizinkan masuk ke dalam areal Hotel Ibis. Mereka dihadang pagar betis puluhan aparat tepat di depan pintu keluar hotel.

Dalam orasinya, aktivis BEM mengingatkan kepada Firdaus-Ayat sebagai pemimpin baru Kota Pekanbaru untuk tidak melupakan masyarakat yang mendukungnya. "Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru yang baru bisa dilantik karena amanah rakyat, karena itu, jangan sampai mereka berdua mengkhianati amanat rakyat," pesan salah seorang pendemo dalam orasinya.

Tujuan inti dari demo BEM se-Pekanbaru adalah untuk menyodorkan kontrak politik dengan dwi tunggal pimpinan Kota Pekanbaru. Ada lima butir kontrak politik yang diminta komitmennya oleh mahasiswa untuk menjadi program utama kepemimpinan Firdaus-Ayat.

Pertama bidang pendidikan, kedua ekonomi, kesehatan, keempat infrastruktur, tata kota dan pemerintahan serta kelima, mengenai pemberantasan penyakit masyarakat.

Sayangnya, mahasiswa gagal menyodorkan naskah kontak politik tersebut, karena padatnya agenda Firdaus-Ayat dalam menjalani prosesi pelantikan.

Sementara itu, Walikota Pekanbaru Firdaus dalam sesi wawancara dengan wartawan menyatakan siap meneken kontrak politik yang diminta mahasiwa. "Kalau memang adik-adik mahaisiswa meminta adanya kontrak politik, kita siap menandatanganinya," janji Firdaus.***(mad)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- DPRD Riau Telah Kirim Berkas Hasil Pemilihan Wagubri ke Mendagri
- Kawasan Restorasi Gambut,
Dewan Minta Penentuan Lahan Diserahkan ke Pemerintah Setempat

- APBD 2017 Kuansing Disahkan Pekan Depan
- KPU Meranti Launching Rumah Pintar Pemilu
- Pelantikan Kepala Daerah Pekanbaru dan Kampar Masih Tunggu Arahan Mendagri
- APBD Belum Juga Tuntas, Mendagri Bakal Beri Sanksi untuk Kuansing
- Audiensi Bawaslu Riau, Pemkab Rohul Siap Gelar Pilgubri 2018 dan Pileg 2019


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.54.2
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com