Untitled Document
Rabu, 3 Safar 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 26 Nopember 2014 16:41
Polres Kampar Gelar Apel Operasi Zebra Dibawah Guyuran Hujan

Rabu, 26 Nopember 2014 16:34
Tolak Kehadiran Presiden Jokowi, Mahasiswa UIR Blokir Jalan

Rabu, 26 Nopember 2014 16:27
Presiden Menginap dan Besok ke Meranti

Rabu, 26 Nopember 2014 16:20
SKPD Dilarang Buat Acara Diluar Kantor,
PHRI Dumai Keluhkan Kebijakan Menpan RB


Rabu, 26 Nopember 2014 16:17
Banjir Rendam Desa Kopah dan Desa Pangean Kuansing

Rabu, 26 Nopember 2014 16:14
Banjir di Rohul Telan Korban,
Jasad Pemuda Asal Nias yang Tenggelam Sudah Ditemukan


Rabu, 26 Nopember 2014 16:12
Tuan Rumah Porprov Riau 2017, Tim Nilai Rohul Penuhi Syarat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 26 Januari 2012 15:09
Demo, BEM Minta Walikota Baru Teken Kontrak Politik

Puluhan aktivis BEM se-Pekanbaru berdemo damai di lokasi pelantikan Walikota Pekanbaru Firdaus. Mereka menyodorkan kontrak politik.

Riauterkini-PEKANBARU- Baru dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru priode 2012-2017, Firdaus-Ayat Cahyadi sudah didemo mahasiswa, Kamis (26/1/12). Adalah 20-an aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Pekanbaru yang menggelar aksi damai di depan Hotel Ibis, lokasi pelantikan.

Meskipun aksi damai, namun polisi tidak mau mengambil resiko, para pendemo tidak diizinkan masuk ke dalam areal Hotel Ibis. Mereka dihadang pagar betis puluhan aparat tepat di depan pintu keluar hotel.

Dalam orasinya, aktivis BEM mengingatkan kepada Firdaus-Ayat sebagai pemimpin baru Kota Pekanbaru untuk tidak melupakan masyarakat yang mendukungnya. "Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru yang baru bisa dilantik karena amanah rakyat, karena itu, jangan sampai mereka berdua mengkhianati amanat rakyat," pesan salah seorang pendemo dalam orasinya.

Tujuan inti dari demo BEM se-Pekanbaru adalah untuk menyodorkan kontrak politik dengan dwi tunggal pimpinan Kota Pekanbaru. Ada lima butir kontrak politik yang diminta komitmennya oleh mahasiswa untuk menjadi program utama kepemimpinan Firdaus-Ayat.

Pertama bidang pendidikan, kedua ekonomi, kesehatan, keempat infrastruktur, tata kota dan pemerintahan serta kelima, mengenai pemberantasan penyakit masyarakat.

Sayangnya, mahasiswa gagal menyodorkan naskah kontak politik tersebut, karena padatnya agenda Firdaus-Ayat dalam menjalani prosesi pelantikan.

Sementara itu, Walikota Pekanbaru Firdaus dalam sesi wawancara dengan wartawan menyatakan siap meneken kontrak politik yang diminta mahasiwa. "Kalau memang adik-adik mahaisiswa meminta adanya kontrak politik, kita siap menandatanganinya," janji Firdaus.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Golkar Riau Bakal Rapat Bahas Dualisme Munas
- Tiba Pukul 11.30 WIB, Berikut ini Agenda Presiden Jokowi di Riau
- ABM Desak DPRD Tolak LPj Bupati Bengkalis 2014 dan Bentuk Pansus BLJ
- DPRD Dumai Gelar Sosialisasi Fungsi dan Kewenangan
- Sibuk dengan Jokowi, Rapat Terpenting DPRD Riau Terpaksa Ditunda
- Tolak Kenaikan Harga BBM, GPPI Kampar Demo di Gedung DPRD Kampar
- Pemprov Diminta Percepat Proses SK Waka DPRD Riau dari Demokrat


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.16.49
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com