Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Selasa, 3 Mei 2016 22:25
Ratusan Anggota Koptan Reboisasi di Rohul Nyaris Bentrok dengan Torganda

Selasa, 3 Mei 2016 22:18
Gaduh Eskalasi, Anggota Minta Pimpinan Dewan Segera Paripurnakan Draf Hak Angket

Selasa, 3 Mei 2016 22:10
Ditabrak Mobil, "Bule" Perancis Terkapar Dijalan Lintas Timur Inhu

Selasa, 3 Mei 2016 21:52
Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Bantan dan Bengkalis oleh Bupati

Selasa, 3 Mei 2016 20:22
Rutan Dumai Pindahkan Terpidana Mati Narkoba ke Lapas Pekanbaru

Selasa, 3 Mei 2016 20:11
Pemko Akan Benahi Penyelanggaraan Dumai Expo

Selasa, 3 Mei 2016 20:07


Selasa, 3 Mei 2016 20:07
Kejari Dumai Terima Berkas Tersangka Pembunuhan Dalena

Selasa, 3 Mei 2016 20:03
Bupati Jefry Hadiri Pengukuhan PD Muahammadiyah Kampar

Selasa, 3 Mei 2016 19:59
Polres Dumai Berhasil Tangkap Pembunuh Pekerja Cars Wasd Uluna



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 26 Januari 2012 15:09
Demo, BEM Minta Walikota Baru Teken Kontrak Politik

Puluhan aktivis BEM se-Pekanbaru berdemo damai di lokasi pelantikan Walikota Pekanbaru Firdaus. Mereka menyodorkan kontrak politik.

Riauterkini-PEKANBARU- Baru dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru priode 2012-2017, Firdaus-Ayat Cahyadi sudah didemo mahasiswa, Kamis (26/1/12). Adalah 20-an aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Pekanbaru yang menggelar aksi damai di depan Hotel Ibis, lokasi pelantikan.

Meskipun aksi damai, namun polisi tidak mau mengambil resiko, para pendemo tidak diizinkan masuk ke dalam areal Hotel Ibis. Mereka dihadang pagar betis puluhan aparat tepat di depan pintu keluar hotel.

Dalam orasinya, aktivis BEM mengingatkan kepada Firdaus-Ayat sebagai pemimpin baru Kota Pekanbaru untuk tidak melupakan masyarakat yang mendukungnya. "Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru yang baru bisa dilantik karena amanah rakyat, karena itu, jangan sampai mereka berdua mengkhianati amanat rakyat," pesan salah seorang pendemo dalam orasinya.

Tujuan inti dari demo BEM se-Pekanbaru adalah untuk menyodorkan kontrak politik dengan dwi tunggal pimpinan Kota Pekanbaru. Ada lima butir kontrak politik yang diminta komitmennya oleh mahasiswa untuk menjadi program utama kepemimpinan Firdaus-Ayat.

Pertama bidang pendidikan, kedua ekonomi, kesehatan, keempat infrastruktur, tata kota dan pemerintahan serta kelima, mengenai pemberantasan penyakit masyarakat.

Sayangnya, mahasiswa gagal menyodorkan naskah kontak politik tersebut, karena padatnya agenda Firdaus-Ayat dalam menjalani prosesi pelantikan.

Sementara itu, Walikota Pekanbaru Firdaus dalam sesi wawancara dengan wartawan menyatakan siap meneken kontrak politik yang diminta mahasiwa. "Kalau memang adik-adik mahaisiswa meminta adanya kontrak politik, kita siap menandatanganinya," janji Firdaus.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Gaduh Eskalasi, Anggota Minta Pimpinan Dewan Segera Paripurnakan Draf Hak Angket
- Serapan Anggaran Dinas Bina Marga Riau Belum 1 Persen
- Andi Rachman Siap Kapan Saja Dilantik Jadi Gubri Definitif
- Alasan Mendagri Mengapa RUU Pilkada tak Kunjung Rampung
- Hanya Dihadiri Wabup Zardewan,
Dua Agenda Paripurna DPRD Pelalawan Minim Kehadiran Pejabat

- Posisi Wagubri Mulai Jadi Incaran,
Erizal Muluk Nyatakan Siap Dampingi Arsyadjuliandi Rachman

- Diiringi Ratusan Masyarakat,
Firdaus Kembalikan Formulir Pendaftaran Balon Walikota ke Demokrat



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.242.206.44
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com