Untitled Document
Sabtu, 26 Syawwal 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 22 Agustus 2014 22:57
Jelang Akhir Jabatan,
Dalam Sehari DPRD Inhu Lakukan 4 Paripurna


Jum’at, 22 Agustus 2014 22:12
Pembukaan MTQ ke-47 Pekanbaru Sukses dan Meriah

Jum’at, 22 Agustus 2014 22:01
Bertambah Rp 229 Miliar,
APBD-Perubahan Inhu Rp 1,9 Triliun Disahkan


Jum’at, 22 Agustus 2014 20:37
Diduga Karena 'Ketahuan', Gubri Batalkan Pelantikan Puluhan Pejabat

Jum’at, 22 Agustus 2014 20:35
Dispenda Riau Prediksi PAD di KUA-PPAS RAPBD Murni 2015 Sebesar Rp3,6 Triliun

Jum’at, 22 Agustus 2014 20:30
Pengelolaan Dinilai Berhasil,
Pemkab Lingga Stuban ke UED-SP dan Bumdes di Rohul


Jum’at, 22 Agustus 2014 19:09
Pacu Jalur 2014,
Jalur Rohil Kandas di Hari Kedua




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 26 Januari 2012 15:09
Demo, BEM Minta Walikota Baru Teken Kontrak Politik

Puluhan aktivis BEM se-Pekanbaru berdemo damai di lokasi pelantikan Walikota Pekanbaru Firdaus. Mereka menyodorkan kontrak politik.

Riauterkini-PEKANBARU- Baru dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru priode 2012-2017, Firdaus-Ayat Cahyadi sudah didemo mahasiswa, Kamis (26/1/12). Adalah 20-an aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Pekanbaru yang menggelar aksi damai di depan Hotel Ibis, lokasi pelantikan.

Meskipun aksi damai, namun polisi tidak mau mengambil resiko, para pendemo tidak diizinkan masuk ke dalam areal Hotel Ibis. Mereka dihadang pagar betis puluhan aparat tepat di depan pintu keluar hotel.

Dalam orasinya, aktivis BEM mengingatkan kepada Firdaus-Ayat sebagai pemimpin baru Kota Pekanbaru untuk tidak melupakan masyarakat yang mendukungnya. "Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru yang baru bisa dilantik karena amanah rakyat, karena itu, jangan sampai mereka berdua mengkhianati amanat rakyat," pesan salah seorang pendemo dalam orasinya.

Tujuan inti dari demo BEM se-Pekanbaru adalah untuk menyodorkan kontrak politik dengan dwi tunggal pimpinan Kota Pekanbaru. Ada lima butir kontrak politik yang diminta komitmennya oleh mahasiswa untuk menjadi program utama kepemimpinan Firdaus-Ayat.

Pertama bidang pendidikan, kedua ekonomi, kesehatan, keempat infrastruktur, tata kota dan pemerintahan serta kelima, mengenai pemberantasan penyakit masyarakat.

Sayangnya, mahasiswa gagal menyodorkan naskah kontak politik tersebut, karena padatnya agenda Firdaus-Ayat dalam menjalani prosesi pelantikan.

Sementara itu, Walikota Pekanbaru Firdaus dalam sesi wawancara dengan wartawan menyatakan siap meneken kontrak politik yang diminta mahasiwa. "Kalau memang adik-adik mahaisiswa meminta adanya kontrak politik, kita siap menandatanganinya," janji Firdaus.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Jelang Akhir Jabatan,
Dalam Sehari DPRD Inhu Lakukan 4 Paripurna

- Bertambah Rp 229 Miliar,
APBD-Perubahan Inhu Rp 1,9 Triliun Disahkan

- Rp9 Miliar untuk Bangun Kubah dan Pembenahan Kantor Gubri
- PDIP Buka Pendaftaran Calon Bupati Inhu
- Pekanbaru Sampaikan RAPBD 2015 Rp 3,34 Triliun
- APBD Perubahan 2014 Riau,
Pembangunan Jembatan Siak IV Dianggarkan Rp42 Miliar

- SK Pelantikan Anggota DPRD Pelalawan Baru Sudah Diteken Gubri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.178.218
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com