Untitled Document
Kamis, 26 Ramadhan 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 24 Juli 2014 19:48
Usai Sidang di PN Pekanbaru, Tahanan Narkoba Kejari Melarikan Diri

Kamis, 24 Juli 2014 19:37
Perda DAS Riau Pertama di Sumatera

Kamis, 24 Juli 2014 18:03
PWI Rohul Berbagi dengan Anak Yatim dan Kurang Mampu

Kamis, 24 Juli 2014 17:52
Capella Honda Bantu Al Qur'An ke Ponpes, Masjid dan Lembaga Pendidikan Islam di Riau

Kamis, 24 Juli 2014 17:39
THR Belum Dibayar, 12 Buruh PT WI Datangi Disnakertranduk Riau

Kamis, 24 Juli 2014 17:36
Jelang Lebaran,
Arus Penyeberangan Kempang Mekong-Semukut, Meranti Diperketat


Kamis, 24 Juli 2014 17:31
Gubri tak Besafari Ramadhan, tapi Gelar Open House Idul Fitri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 26 Januari 2012 15:09
Demo, BEM Minta Walikota Baru Teken Kontrak Politik

Puluhan aktivis BEM se-Pekanbaru berdemo damai di lokasi pelantikan Walikota Pekanbaru Firdaus. Mereka menyodorkan kontrak politik.

Riauterkini-PEKANBARU- Baru dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru priode 2012-2017, Firdaus-Ayat Cahyadi sudah didemo mahasiswa, Kamis (26/1/12). Adalah 20-an aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Pekanbaru yang menggelar aksi damai di depan Hotel Ibis, lokasi pelantikan.

Meskipun aksi damai, namun polisi tidak mau mengambil resiko, para pendemo tidak diizinkan masuk ke dalam areal Hotel Ibis. Mereka dihadang pagar betis puluhan aparat tepat di depan pintu keluar hotel.

Dalam orasinya, aktivis BEM mengingatkan kepada Firdaus-Ayat sebagai pemimpin baru Kota Pekanbaru untuk tidak melupakan masyarakat yang mendukungnya. "Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru yang baru bisa dilantik karena amanah rakyat, karena itu, jangan sampai mereka berdua mengkhianati amanat rakyat," pesan salah seorang pendemo dalam orasinya.

Tujuan inti dari demo BEM se-Pekanbaru adalah untuk menyodorkan kontrak politik dengan dwi tunggal pimpinan Kota Pekanbaru. Ada lima butir kontrak politik yang diminta komitmennya oleh mahasiswa untuk menjadi program utama kepemimpinan Firdaus-Ayat.

Pertama bidang pendidikan, kedua ekonomi, kesehatan, keempat infrastruktur, tata kota dan pemerintahan serta kelima, mengenai pemberantasan penyakit masyarakat.

Sayangnya, mahasiswa gagal menyodorkan naskah kontak politik tersebut, karena padatnya agenda Firdaus-Ayat dalam menjalani prosesi pelantikan.

Sementara itu, Walikota Pekanbaru Firdaus dalam sesi wawancara dengan wartawan menyatakan siap meneken kontrak politik yang diminta mahasiwa. "Kalau memang adik-adik mahaisiswa meminta adanya kontrak politik, kita siap menandatanganinya," janji Firdaus.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- Berpasangan dengan Perwira TNI,
Wabup Harman Pastikan Maju di Pilkada Inhu 2015

- Pasca Pilpres, DKPP Segera Evaluasi Kinerja KPU dan Bawaslu
- Dewan Meminta PLN Tak Matikan Listrik Menjelang Lebaran
- Wako Pekanbaru Imbau Timses Capres Tidak Turun ke Jalan
- Pembahasan KUA PPAS Riau Setelah Lebaran
- DPRD Riau Sahkan Perda Tercepat, Perda DAS
- Komisi A DPRD NAD Kunjungi Koleganya di DPRD Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.180.223
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com