Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 25 Mei 2018 07:43
Wasyarakat Kuantan Mudik, Kuansing Siap Menangkan Syamsuar-Edy

Jum’at, 25 Mei 2018 07:40
Hindari Korupsi, 50 Aparatur Desa di Bengkalis Digembleng Soal Hukum

Jum’at, 25 Mei 2018 07:37
Pembina SBAI Tim Garuda Jaya Yuyun Hidayat Buka Seleksi Pemain U-16

Jum’at, 25 Mei 2018 07:33
IMA Chapter Pekanbaru Gelar Goes to Campus di FEB Unri

Jum’at, 25 Mei 2018 07:27
Ibu-Ibu Pengajian Al Hidayah Perawang Tetap Solid Dukung Paslon Nomor 4

Kamis, 24 Mei 2018 21:55
Miliki Sabu-sabu dalam LP,
Baru Bebas, Napi LP Bangkinang Ini Kembali Ditangkap


Kamis, 24 Mei 2018 21:50
Uji 50 Jenis Bahan dan Produk Makanan,
BBPOM Pekanbaru Nihil Temukan Makanan Berbahaya di Bengkalis


Kamis, 24 Mei 2018 20:43
Tokoh Masyarakat Koto Baru Sebut Syamsuar Cagubri Terbaik

Kamis, 24 Mei 2018 20:19
Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Usai Sidang

Kamis, 24 Mei 2018 20:14
Loyalitas dan Militansi Kader Golkar Siak Modal Kemenangan Paslon Nomor 4

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 27 Agustus 2011 09:48
APBD-P Riau 2011 Rp 4,79 T Disahkan,
Sejumlah Proyek tak Pro Rakyat Tetap Disetujui


DPRD Riau akhirnya menyetujui pengesahan Perubahan APBD Riau Sejumlah proyek yang semula dinilai gagal dan tidak menyentuh langsung kepentingan rakyat, akhirnya setujui untuk dibiayai melalui APBD Perubahan.

Riauterkini-PEKANBARU- Rapat paripurna DPRD Riau yang membahas pengesahan Peraturan Perubahan APBD tahun anggaran 2011 berlangsung hingga pukul 00.00 WIB, Sabtu (27/8/11), berakhir dengan anti klimak dan happy ending.

Sejumlah proyek yang menjadi catatan di saat pandangan fraksi-fraksi di DPRD Riau karena dinilai sudah gagal dan tidak menyentuh langsung kepentingan rakyat, akhirnya disetujui untuk dibiayai.

Hal itu terungkap saat pembacaan hasil kerja Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Riau yang dibacakan jurubicara-nya, Bagus Santoso. Bagus memaparkan, perubahan APBD tahun anggaran 2011 menunjukkan perubahan peningkatan dari anggaran belanja APBD murni sebesar Rp4,468 triliun lebih, berubah menjadi Rp4,79 triliun lebih pada APBD Perubahan (APBD-P), atau bertambah sebesar Rp7,21 persen.

Bagus merincikan untuk Pendapatan Daerah, jika di APBD sebelum perubahan sebesar Rp4,275 triliun lebih, setelah perubahan meningkat menjadi Rp4,624 triliun lebih atau bertambah sebesar Rp348,616 miliar lebih (8,15%).

Sedangkan untuk alokasi Anggaran Belanja Daerah, jika di APBD sebelum perubahan mencapai Rp4,468 triliun lebih, setelah perubahan menjadi Rp4,79 triliun atau terjadi penambahan belanja sebesar Rp321,942 miliar lebih (7,21 persen).

Setelah memaparkan panjang lebar tentang APBD Perubahan itu, Banggar DPRD Riau menyimpulkan dapat menyetujui dan menerima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2011 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Dareah (Perda).

Dengan disahkannya Ranpenda itu, berakhir pula polemik sejumlah proyek pada pandangan fraksi-fraksi menjadi sorotan dan catatan, karena terdapat beberapa proyek yang dinilai gagal dan tidak menyentuk kepentingan masyarakat langsung atau tidak pro rakyat.

Proyek yang dinilai gagal oleh Fraksi PAN tetapi tetapi disetujui untuk dibiayai oleh APBD-P adalah program kebun sawit K2I. Menurut pandangan Fraksi PAN sebelumnya, sejak program ini dicanangkan belum ada sedikitpun manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Begitu juga soal penyertaan modal untuk maskapai Riau Air (dulu bernama Riau Airlines, RAL) sebesar Rp30 miliar juga menjadi polemik. Dua fraksi di DPRD Riau, yakni Demokrat dan PAN, sebelumnya berpendapat suntikan dana untuk maskapai kebanggaan Riau itu ditunda dulu perlu dikaji ulang. Sebab masih banyak program-program lain yang menyentuh langsung kepentingan rakyat perlu dibiayai.

Rencana pembangunan kantor Dinas Pekerjaan Umum yang akan menelan anggaran ratusan miliar lebih, juga disetejui untuk dibiayai oleh APBD-P sekaligus dijadikan proyek tahun jamak (multiyears).

Terlepas soal itu, Wakil Ketua DPRD Riau Taufan Andoso Yakin sebelum mengakhir rapat paripurna, bersama-sama dengan Sekdaprov Wan Syamsir Yus yang mewakili Gubernur Riau menandatangani pengesahan Perda Perubahan APBD 2011 tersebut.*** (son)

Teks Foto : Sekdaprov Riau Wan Syamsir Yus (kiri) mewakili gubernur dan Wakil Ketua DPRD Taufan Andoso Yakin menandatangani pengesahan Ranperda Perubahan APBD 2011 menjadi Perda.

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Wasyarakat Kuantan Mudik, Kuansing Siap Menangkan Syamsuar-Edy
- Ibu-Ibu Pengajian Al Hidayah Perawang Tetap Solid Dukung Paslon Nomor 4
- Tokoh Masyarakat Koto Baru Sebut Syamsuar Cagubri Terbaik
- Loyalitas dan Militansi Kader Golkar Siak Modal Kemenangan Paslon Nomor 4
- Kampanye di 'Negeri Seribu Kubah',
Rusli Effendi Tawarkan Perbaikan Jalan Lintas Menggala-Rantau Kopar

- Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Usai Sidang
- Selama Ramadan, Proses Ganti Rugi Jalan Soebrantas Ujung Dipending
- Blusukan Cawagubri Disambut Antusias Pedagang Pasar Sungai Apit
- Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Kampar Buka Pendaftaran Jadi Pengawas TPS Pilgubri 2018
- Legislator Riau Dapil Rohul Sukses Yakinkan Kemen PUPR Tunda Proyek PLTA Lompatan Harimau
- Cagubri Lukman Edy: Bibit Radikalisme Tumbuh karena Adanya Pembiaraan
- Buka Akses Jalan Lintas Bono Teluk Meranti,
Warga: Dihati Kami Cuma Andi Rachman Jadi Pilihan

- Ini Program Kesehatan Unggul yang Ditawarkan DR.Firdaus-Rusli Effendi
- Wardan Targetkan Terhubungnya Akses Jalan Antar Kecamatan di Inhil
- Minim Realisasi Fisik, DPRD Riau Sotori Lambannya Kinerja Kontraktor dan Dinas Terkait
- 6 Juni, Logistik Pilgubri Mulai Didistribusikan
- Lusa, KPU Riau Mulai Cetak Surat Suara
- 8 Kecamatan di Rokan Hulu Bersatu Siap Menangkan Syamsuar-Edy Nasution
- Cawagubri Suyatno Blusukan ke Pasar Raya Sungai Apit, Siak
- Legislator Dapil Kuansing-Inhu Kecam SMAN Peranap Larang Murid Ujian


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com