Untitled Document
Rabu, 2 Syawwal 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 30 Juli 2014 01:19
Idul Fitri H+2, Istana Siak Dipadati Wisatawan

Selasa, 29 Juli 2014 19:08
Puluhan Lapak PKL di Jalan Agus Salim Dibongkar Eksavator

Selasa, 29 Juli 2014 18:22
Open Hose Hari Kedua di Rumdis Gubri,
Tanpa Tuan Rumah dan Tamu tak Disuguhi Makanan Sedikitpun


Selasa, 29 Juli 2014 17:40
Bank Mandiri Duri Himbau Nasabah Kebobolan Rekening Segera Melapor

Selasa, 29 Juli 2014 17:33
Satelit Terra dan Aqua Deteksi 143 Titik Hot Spot di Riau

Selasa, 29 Juli 2014 14:45
Lebaran Kedua,,
Open House di Kediaman Bupati InhilTetap Ramai Didatangi Warga


Selasa, 29 Juli 2014 14:42
a



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 22 Maret 2011 17:14
Komisi II DPRD Inhil Datangi Dua Perusahaan,
Cari Tahu Pemicu Kemerosotan Harga Kelapa


Harga kopra di Inhil belakangan merosot tajam. Untuk mencari tahu penyebabnya, Komisi II DPRD setempat mendatangi PT Sambu dan PT AEC.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Kembali merosotnya harga kelapa di Inhil membuat Komisi II DPRD Inhil turun ke lapangan memantau langsung fluktuatifnya harga komoditas ini di pasaran.

Rombongan Komisi II DPRD diketuai HM Yunus, Selasa (22/3/11) melakukan pengecekan harga kelapa di perusahaan kelapa PT Sambu dan PT AEC di Kecamatan Tanah Merah. Sebelumnya, Komisi II DPRD Inhil telah turun ke perusahaan kelapa di Kecamatan Pulau Burung.

Ketua Komisi II DPRD Inhil, HM Yunus menyatakan kunjungan mereka ini dalam rangka menindaklanjuti laporan petani kelapa mengenai merosotnya kembai harga kopra belakangan ini.

"Banyaknya laporan dari petani kelapa mengenai merosotnya harga kopra saat ini, maka dewan ingin mengetahui penyebab terjadinya turunnya harga kelapa ini," ujar HM Yunus di saat bertemu dengan manajemen PT Pulau Sambu disaksikan Kapolsek Tanah Merah, AKP Suprapto dan unsur Kecamatan Tanah Merah.

Menurut manajemen PT Pulau Sambu terjadinya fluktuatif harga kelapa di pasaran ini, karena mengacu kepada harga pasaran kelapa internasional di Rotterdam, Belanda.

"Fluktuasinya harga ini tergantung situasi pasar, kita mengacu kepada harga papan, yakni mengacu kepada harga beli para pengusaha pembeli kelapa lainnya,". ujar Taufik, Humas PT Pulau Sambu. Masuknya para pembeli kelapa dari Malaysia juga menjadi pemicu fluktuatifnya harga komoditas ini di pasaran.

Jawaban dari manajemen PT Pulau Sambu ini sempat disanggah Ketua Komisi II DPRD Inhil, HM Yunus, ujarnya kalau memang PT Pulau Sambu mengacu kepada harga kopra di Rotterdam, Belanda, kenapa para pengusaha dari Malaysia sanggup membeli kelapa di Inhil dengan harga yang tinggi.

"Kita turun langsung ke perusahaan ini ingin mengetahu secara pasti jawaban dari perusahaan kelapa di Inhil penyebab dari terjadinya fluktuatif harga kelapa. Dewan tidak ingin hal ini membuat resah kalangan petani kelapa dan seolah-olah sengaja ada permainan harga kelapa di nhil," ungkap Sekretaris Komisi II DPRD Inhil, Herwanissitas kepada riauterkini.com, Selasa (22/3/11) disela-sela kunjungan di PT Pulau Sambu dan PT AEC.

"Maka untuk menjaga stabilitas harga kelapa di Inhil, kita sangat mendukung dan terus mendorong Disperindag Inhil melakukan lobi ke Kemendag bagi terbentuknya Balai Lelang Kopra (BLK) di Inhil. Pada tahun ini kita telah menganggarkan bagi penyusunan Detail Engineering Design (DED) BLK tersebut," kata politisi PKB ini.

Sitas menambahkan, dengan keberadaan BLK ini, maka stabilitas harga kelapa di Inhil dapat terus terjaga. Sehingga pihak perusahaan dan pengusaha penampung kelapa harus mengacukan kepada standar harga yang telah ditentukan, tidak terjadi fluktuasi harga yang dapat merugikan petani kelapa.

Setelah bertemu dan mendengarkan penjelasan manajemen PT Pulau Sambu, rombongan Komisi II DPRD Inhil kemudian bertemu manajemen PT AEC, jawaban hampir sama dengan PT Pulau Sambu juga disampaikan perusahaan ini.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Politik lainnya..........
- 16 DPC Teken Mosi tak Percaya pada Kepemimpinan DPD Nasdem Inhil
- Berpasangan dengan Perwira TNI,
Wabup Harman Pastikan Maju di Pilkada Inhu 2015

- Pasca Pilpres, DKPP Segera Evaluasi Kinerja KPU dan Bawaslu
- Dewan Meminta PLN Tak Matikan Listrik Menjelang Lebaran
- Wako Pekanbaru Imbau Timses Capres Tidak Turun ke Jalan
- Pembahasan KUA PPAS Riau Setelah Lebaran
- DPRD Riau Sahkan Perda Tercepat, Perda DAS


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.73.218
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com