Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 30 Agustus 2015 21:58
Wide School Fasilitasi Perguruan Tinggi Riau Diskusi Bersama KUIM Malaysia

Ahad, 30 Agustus 2015 21:25
Ledakan Tabung Gas Elpji 12 Kg Makan Dua Korban di Dumai

Ahad, 30 Agustus 2015 21:21
Besok Plt Gubri Lantik Pejabat Eselon III dan IV

Ahad, 30 Agustus 2015 21:19
Disaksikan Ratusan Bikers, Honda CDN Gelar Nonton Bareng MotoGP

Ahad, 30 Agustus 2015 19:43
Kapolres Meranti Remikan Objek Pariwisata Pantai Beting Beras

Ahad, 30 Agustus 2015 19:36


Ahad, 30 Agustus 2015 19:33
Kabut Asap,
Kualitas Udara di Rohul Belum Ganggu Kesehatan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 21 Maret 2011 18:01
Pemilukada Rohil,
Annas Meradang di Penyampaian Visi dan Misi


Proses penyampaian visi dan misi peserta Pemilukada Rohil di DPRD tak berjalan lancar. Incumbent Annas Maamun meradang pada rivalnya Herman Sani dipicu data pendidikan.

Riauterkini-PEKANBARU- Tahapan Pemilukada Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memasuki tahapan kampanye. Sebelum kampanye terbuka, digelar penyampaian visi dan misi tiga pasangan peserta Pemilukada dalam sidang paripurna khusus DPRD Rohil yang digelar di Gedung Serbaguna Bagansiapi-api, Senin (21/3/11). Sayangnya, jalan penyampaian visi dan misi tak berjalan selancar yang diharapkan.

Sesaat menjelang rampung ketiga pasangan menyampaikan visi dan misi, terjadi insiden incumbent Bupati Annas Maamun meradang karena merasa tersinggung pada materi visi dan misi yang disampaikan calon Bupati Herman Sani yang bernomor urut 3.

Materi Herman Sani yang membuat Annas tersinggung adalah data yang menyebutkan bahwa kualitas pendidikan Rohil rangking 12 atau paling buncit di Provinsi Riau.

Mendengar itu, Annas langsung bangkit seraya memprotes ucapan Herman Sani. "Ini penyampaian visi dan misi. Bukan mau berdebat!" teriaknya sambil bangkit.

Mendengar teriakan Annas, sejumlah pendukungnya langsung berdiri sambil berteriak-teriak. Sementara sebagian lainnya berusaha merangsek maju. Pimpinan sidang paripurna, Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan langsung berusaha menenangkan massa. Sejumlah tokoh, termasuk Kapolres Rohil AKBP Bambang Sudarmaji yang juga berusaha menenangkan Annas.

Kegaduhan tersebut sempat menyebabkan sidan paripurna terhenti hampir 10 menit. Annas baru mau tenang setelah penyampaian visi dan misi tidak lagi dilakukan Herman Sani, melainkan oleh wakilnya, Wahyudi.

Meskipun sempat terjadi kericuhan kecil, namun secara umum penyampaian visi dan misi ketiga pasangan perjalan lancar. Bahkan usai sidang paripurna, ketiga pasangan kembali akrab. Saling bersalaman, bahkan berpelukan satu sama lain.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
OKI
inilah bukti arogansi Incumbent annas makmun yang tidak mau mengakui kelemahannya, Kalau tidak betul kenapa marah wak...? udahlah wak hari udah senja eloklah beramal


Berita Politik lainnya..........
- Pilkada Rohul 2015,
Tujuh Parpol Koalisi Deklarasikan Siap Menangkan Suparman-Sukiman

- Pilkada Dumai, Abdul Kasim-Nuraini Dekati Masyarakat dengan Dialog
- Jelang Pilkada Kampar, Pengusaha Muda Amir Lutfi Siap Maju
- KASN Sebut Banyak PNS Dijanjikan Oleh Petahana yang Maju Pilkada
- Aksi Damai BEM SRI,
Tiga Paslon Bupati dan Wabup Rohul Siap Teken Kontrak Rakyat

- APBD Bukan Uang Haram, Satker Pemprov Dihimbau tak Takut Menggunakannya
- Lima Cakada di Rohul Sudah Serahkan Surat Pengunduran Diri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.93.213
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com