Untitled Document
Sabtu, 18 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 19 April 2014 17:54
Panwaslu Rohul Rekomendasikan Rekapitulasi Suara Ulang di 3 Kecamatan

Sabtu, 19 April 2014 17:52
Mulai Pleno, KPU Rohil Dijata Ketat Aparat

Sabtu, 19 April 2014 17:50
Pleno PPK se-Inhil, Golka Loloskan Septina dan Sulastri ke DPRD Riau

Sabtu, 19 April 2014 17:45
Lolos ke DPRD Pelalawan, Said Mashudi Siap Majukan Kuala Kampar

Sabtu, 19 April 2014 16:39
Dugaan Manipulasi Suara, Mantan Wabup Rohul Lapor ke Panwaslu

Sabtu, 19 April 2014 16:24
Diprediksi, 16 ''Incumbent'' Bakal Duduk Kembali di DPRD Pekanbaru

Sabtu, 19 April 2014 16:06
Rumah Makan Ampera 99 Tembilahan Ludes Terbakar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 21 Maret 2011 18:01
Pemilukada Rohil,
Annas Meradang di Penyampaian Visi dan Misi


Proses penyampaian visi dan misi peserta Pemilukada Rohil di DPRD tak berjalan lancar. Incumbent Annas Maamun meradang pada rivalnya Herman Sani dipicu data pendidikan.

Riauterkini-PEKANBARU- Tahapan Pemilukada Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memasuki tahapan kampanye. Sebelum kampanye terbuka, digelar penyampaian visi dan misi tiga pasangan peserta Pemilukada dalam sidang paripurna khusus DPRD Rohil yang digelar di Gedung Serbaguna Bagansiapi-api, Senin (21/3/11). Sayangnya, jalan penyampaian visi dan misi tak berjalan selancar yang diharapkan.

Sesaat menjelang rampung ketiga pasangan menyampaikan visi dan misi, terjadi insiden incumbent Bupati Annas Maamun meradang karena merasa tersinggung pada materi visi dan misi yang disampaikan calon Bupati Herman Sani yang bernomor urut 3.

Materi Herman Sani yang membuat Annas tersinggung adalah data yang menyebutkan bahwa kualitas pendidikan Rohil rangking 12 atau paling buncit di Provinsi Riau.

Mendengar itu, Annas langsung bangkit seraya memprotes ucapan Herman Sani. "Ini penyampaian visi dan misi. Bukan mau berdebat!" teriaknya sambil bangkit.

Mendengar teriakan Annas, sejumlah pendukungnya langsung berdiri sambil berteriak-teriak. Sementara sebagian lainnya berusaha merangsek maju. Pimpinan sidang paripurna, Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan langsung berusaha menenangkan massa. Sejumlah tokoh, termasuk Kapolres Rohil AKBP Bambang Sudarmaji yang juga berusaha menenangkan Annas.

Kegaduhan tersebut sempat menyebabkan sidan paripurna terhenti hampir 10 menit. Annas baru mau tenang setelah penyampaian visi dan misi tidak lagi dilakukan Herman Sani, melainkan oleh wakilnya, Wahyudi.

Meskipun sempat terjadi kericuhan kecil, namun secara umum penyampaian visi dan misi ketiga pasangan perjalan lancar. Bahkan usai sidang paripurna, ketiga pasangan kembali akrab. Saling bersalaman, bahkan berpelukan satu sama lain.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
OKI
inilah bukti arogansi Incumbent annas makmun yang tidak mau mengakui kelemahannya, Kalau tidak betul kenapa marah wak...? udahlah wak hari udah senja eloklah beramal


Berita Politik lainnya..........
- Panwaslu Rohul Rekomendasikan Rekapitulasi Suara Ulang di 3 Kecamatan
- Mulai Pleno, KPU Rohil Dijata Ketat Aparat
- Pleno PPK se-Inhil, Golka Loloskan Septina dan Sulastri ke DPRD Riau
- Lolos ke DPRD Pelalawan, Said Mashudi Siap Majukan Kuala Kampar
- Dugaan Manipulasi Suara, Mantan Wabup Rohul Lapor ke Panwaslu
- Diprediksi, 16 ''Incumbent'' Bakal Duduk Kembali di DPRD Pekanbaru
- HMD Surati Panwaslu dan KPU Dumai untuk PSU


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.153.104
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com