Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Sabtu, 28 Mei 2016 22:02
Sambut Ramadhan, Bupati Harris Hadiri Tabligh Akbar di Langgam

Sabtu, 28 Mei 2016 21:59
Kejagung Rombak Pejabat,
Uung Abdul Syukur Gantikan Susdiyarto Agung Jadi Kajati Riau


Sabtu, 28 Mei 2016 21:56
Diprakarsai Binmas Polres,
HUT ke-70 Bhayangkara di Taman Kreatif Pelalawan Berjalan Sukses


Sabtu, 28 Mei 2016 21:52
Peduli Lingkungan,
Himpunan Mahasiswa Biologi Riau Aksi Damai di Pasirpangaraian


Sabtu, 28 Mei 2016 21:25
Setelah 'Puasa' 5 Bulan, Akhirnya Guru Bantu Wailayah Meranti Terima Gaji

Sabtu, 28 Mei 2016 19:39
Dialog Wanus Digelar di Pesisir Kepulauan Meranti

Sabtu, 28 Mei 2016 19:36
Kerugian Diperkirakan Rp100 Juta,
Perampok Bersenpi Gasak Harta Warga Jake, Kuansing


Sabtu, 28 Mei 2016 18:14
231 Peserta Ramaikan Serunya Honda Modif Contest 2016 di Pekanbaru

Sabtu, 28 Mei 2016 18:09
Employee Voluntering RAPP, Asah Tenggang Rasa Sebelum Puasa

Sabtu, 28 Mei 2016 15:47
Di Wilayah Kopertis X,
UIR Jadi Perguruan Tinggi dengan Akreditasi C Paling Sedikit




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 21 Maret 2011 18:01
Pemilukada Rohil,
Annas Meradang di Penyampaian Visi dan Misi


Proses penyampaian visi dan misi peserta Pemilukada Rohil di DPRD tak berjalan lancar. Incumbent Annas Maamun meradang pada rivalnya Herman Sani dipicu data pendidikan.

Riauterkini-PEKANBARU- Tahapan Pemilukada Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memasuki tahapan kampanye. Sebelum kampanye terbuka, digelar penyampaian visi dan misi tiga pasangan peserta Pemilukada dalam sidang paripurna khusus DPRD Rohil yang digelar di Gedung Serbaguna Bagansiapi-api, Senin (21/3/11). Sayangnya, jalan penyampaian visi dan misi tak berjalan selancar yang diharapkan.

Sesaat menjelang rampung ketiga pasangan menyampaikan visi dan misi, terjadi insiden incumbent Bupati Annas Maamun meradang karena merasa tersinggung pada materi visi dan misi yang disampaikan calon Bupati Herman Sani yang bernomor urut 3.

Materi Herman Sani yang membuat Annas tersinggung adalah data yang menyebutkan bahwa kualitas pendidikan Rohil rangking 12 atau paling buncit di Provinsi Riau.

Mendengar itu, Annas langsung bangkit seraya memprotes ucapan Herman Sani. "Ini penyampaian visi dan misi. Bukan mau berdebat!" teriaknya sambil bangkit.

Mendengar teriakan Annas, sejumlah pendukungnya langsung berdiri sambil berteriak-teriak. Sementara sebagian lainnya berusaha merangsek maju. Pimpinan sidang paripurna, Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan langsung berusaha menenangkan massa. Sejumlah tokoh, termasuk Kapolres Rohil AKBP Bambang Sudarmaji yang juga berusaha menenangkan Annas.

Kegaduhan tersebut sempat menyebabkan sidan paripurna terhenti hampir 10 menit. Annas baru mau tenang setelah penyampaian visi dan misi tidak lagi dilakukan Herman Sani, melainkan oleh wakilnya, Wahyudi.

Meskipun sempat terjadi kericuhan kecil, namun secara umum penyampaian visi dan misi ketiga pasangan perjalan lancar. Bahkan usai sidang paripurna, ketiga pasangan kembali akrab. Saling bersalaman, bahkan berpelukan satu sama lain.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
OKI
inilah bukti arogansi Incumbent annas makmun yang tidak mau mengakui kelemahannya, Kalau tidak betul kenapa marah wak...? udahlah wak hari udah senja eloklah beramal


Berita Politik lainnya..........
- Dialog Wanus Digelar di Pesisir Kepulauan Meranti
- Wabup Said Hasyim Optimis Masakan Tradisional Bisa Dipromosikan
- Pembagian 8.000 Kain Sarung Pemko Pekanbaru,
Dewan Sebut Bisa Bermuatan Politis

- Ratusan Pelajar SMA Jakarta Mendapat 'Edukasi' Tentang Lingkungan dari RAPP
- Riau Mencari Wakil Gubernur,
Kalangan Dewan Sarankan Gubri Pilihan Birokrat

- Ninik Mamak Kenegerian Kuntu, Kampar Semangat Sambut Zulfan Hamid
- Kembali Pimpin PKB Riau, Abdul Wahid Targetkan Raih Suara Maksimal dalam Pemilu 2019


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.158.4.182
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com