Untitled Document
Kamis, 12 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 2 April 2015 06:50
Bupati Wardan Lantik Tim Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Inhil

Kamis, 2 April 2015 06:45
Komisi II Minta KPU Tunda Tahapan Pilkada Serentak

Rabu, 1 April 2015 21:20
Pensiun Dini Dari TNI,
Taim Ingin Jadi Bupati Rohil


Rabu, 1 April 2015 21:15
Korupsi Pembibitan Atlet,
Satu Lagi PNS Dispora Siak Disidangkan


Rabu, 1 April 2015 21:07
Kadisdik Riau Buka OSN Tingkat SD/MI se Riau

Rabu, 1 April 2015 21:03
Komisi A DPRD Meranti Pantau Pesiapan Pilkades

Rabu, 1 April 2015 21:00
Penunjukan Plt DPD II Golkar,
Suparman Tak Gentar Rencana Indra Muchlis Adnan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 21 Maret 2011 18:01
Pemilukada Rohil,
Annas Meradang di Penyampaian Visi dan Misi


Proses penyampaian visi dan misi peserta Pemilukada Rohil di DPRD tak berjalan lancar. Incumbent Annas Maamun meradang pada rivalnya Herman Sani dipicu data pendidikan.

Riauterkini-PEKANBARU- Tahapan Pemilukada Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memasuki tahapan kampanye. Sebelum kampanye terbuka, digelar penyampaian visi dan misi tiga pasangan peserta Pemilukada dalam sidang paripurna khusus DPRD Rohil yang digelar di Gedung Serbaguna Bagansiapi-api, Senin (21/3/11). Sayangnya, jalan penyampaian visi dan misi tak berjalan selancar yang diharapkan.

Sesaat menjelang rampung ketiga pasangan menyampaikan visi dan misi, terjadi insiden incumbent Bupati Annas Maamun meradang karena merasa tersinggung pada materi visi dan misi yang disampaikan calon Bupati Herman Sani yang bernomor urut 3.

Materi Herman Sani yang membuat Annas tersinggung adalah data yang menyebutkan bahwa kualitas pendidikan Rohil rangking 12 atau paling buncit di Provinsi Riau.

Mendengar itu, Annas langsung bangkit seraya memprotes ucapan Herman Sani. "Ini penyampaian visi dan misi. Bukan mau berdebat!" teriaknya sambil bangkit.

Mendengar teriakan Annas, sejumlah pendukungnya langsung berdiri sambil berteriak-teriak. Sementara sebagian lainnya berusaha merangsek maju. Pimpinan sidang paripurna, Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan langsung berusaha menenangkan massa. Sejumlah tokoh, termasuk Kapolres Rohil AKBP Bambang Sudarmaji yang juga berusaha menenangkan Annas.

Kegaduhan tersebut sempat menyebabkan sidan paripurna terhenti hampir 10 menit. Annas baru mau tenang setelah penyampaian visi dan misi tidak lagi dilakukan Herman Sani, melainkan oleh wakilnya, Wahyudi.

Meskipun sempat terjadi kericuhan kecil, namun secara umum penyampaian visi dan misi ketiga pasangan perjalan lancar. Bahkan usai sidang paripurna, ketiga pasangan kembali akrab. Saling bersalaman, bahkan berpelukan satu sama lain.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
OKI
inilah bukti arogansi Incumbent annas makmun yang tidak mau mengakui kelemahannya, Kalau tidak betul kenapa marah wak...? udahlah wak hari udah senja eloklah beramal


Berita Politik lainnya..........
- Komisi II Minta KPU Tunda Tahapan Pilkada Serentak
- Pensiun Dini Dari TNI,
Taim Ingin Jadi Bupati Rohil

- Komisi A DPRD Meranti Pantau Pesiapan Pilkades
- Penunjukan Plt DPD II Golkar,
Suparman Tak Gentar Rencana Indra Muchlis Adnan

- HUT ke 49,
Bank Riaukepri Diharapkan Lebih Mandiri

- Hari Terakhir, 18 Calon Panwas Rohul Sudah Kembalikan Berkas
- Termasuk Bupati dan Wabup Incumbent,
Empat Balon Bupati Meranti Melamar Perahu Grindra



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.179.206
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com