Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Rabu, 4 Mei 2016 19:55
Suparman Laporkan Zukri, Tony dan Gumpita ke Polda Riau

Rabu, 4 Mei 2016 19:50
Selama Jadi Buron, Caca Gurning Sempat Kabur ke Pulau Jawa

Rabu, 4 Mei 2016 18:30


Rabu, 4 Mei 2016 18:25
Suaminya Ditangkap Polisi,
Istri Caca Gurning Datangi RS Bhayangkara Polda Riau


Rabu, 4 Mei 2016 18:22
Perkara Korupsi Dana Bansos,
Empat Mantan dan Anggota DPRD Bengkalis Dituntut Berbeda


Rabu, 4 Mei 2016 17:40
Melawan, Caca Gurning Tumbang Disambar Timah Panas Polisi

Rabu, 4 Mei 2016 17:28


Rabu, 4 Mei 2016 17:26
Saling Klaim Lahan Reboisasi, Dua Koptan di Rohul Nyaris Bentrok

Rabu, 4 Mei 2016 17:26
Sebelumnya Bermasalah, Rekanan Ganti Bibit Kedelai Bantuan APBN 2016 ke Petani Rohul

Rabu, 4 Mei 2016 17:20
Di Pelalawan, Ada SMP yang Kondisinya Tinggal Kerangka dan Beratap Langit



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 21 Maret 2011 18:01
Pemilukada Rohil,
Annas Meradang di Penyampaian Visi dan Misi


Proses penyampaian visi dan misi peserta Pemilukada Rohil di DPRD tak berjalan lancar. Incumbent Annas Maamun meradang pada rivalnya Herman Sani dipicu data pendidikan.

Riauterkini-PEKANBARU- Tahapan Pemilukada Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memasuki tahapan kampanye. Sebelum kampanye terbuka, digelar penyampaian visi dan misi tiga pasangan peserta Pemilukada dalam sidang paripurna khusus DPRD Rohil yang digelar di Gedung Serbaguna Bagansiapi-api, Senin (21/3/11). Sayangnya, jalan penyampaian visi dan misi tak berjalan selancar yang diharapkan.

Sesaat menjelang rampung ketiga pasangan menyampaikan visi dan misi, terjadi insiden incumbent Bupati Annas Maamun meradang karena merasa tersinggung pada materi visi dan misi yang disampaikan calon Bupati Herman Sani yang bernomor urut 3.

Materi Herman Sani yang membuat Annas tersinggung adalah data yang menyebutkan bahwa kualitas pendidikan Rohil rangking 12 atau paling buncit di Provinsi Riau.

Mendengar itu, Annas langsung bangkit seraya memprotes ucapan Herman Sani. "Ini penyampaian visi dan misi. Bukan mau berdebat!" teriaknya sambil bangkit.

Mendengar teriakan Annas, sejumlah pendukungnya langsung berdiri sambil berteriak-teriak. Sementara sebagian lainnya berusaha merangsek maju. Pimpinan sidang paripurna, Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan langsung berusaha menenangkan massa. Sejumlah tokoh, termasuk Kapolres Rohil AKBP Bambang Sudarmaji yang juga berusaha menenangkan Annas.

Kegaduhan tersebut sempat menyebabkan sidan paripurna terhenti hampir 10 menit. Annas baru mau tenang setelah penyampaian visi dan misi tidak lagi dilakukan Herman Sani, melainkan oleh wakilnya, Wahyudi.

Meskipun sempat terjadi kericuhan kecil, namun secara umum penyampaian visi dan misi ketiga pasangan perjalan lancar. Bahkan usai sidang paripurna, ketiga pasangan kembali akrab. Saling bersalaman, bahkan berpelukan satu sama lain.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
OKI
inilah bukti arogansi Incumbent annas makmun yang tidak mau mengakui kelemahannya, Kalau tidak betul kenapa marah wak...? udahlah wak hari udah senja eloklah beramal


Berita Politik lainnya..........
- Pansus Lahan DPRD Bengkalis Pelajari Pemicu Sengketa Masyarakat dan Perusahaan
- Versi Pebri, Ini Penyebab Kisruh KNPI Kuansing
- Gaduh Eskalasi, Anggota Minta Pimpinan Dewan Segera Paripurnakan Draf Hak Angket
- Serapan Anggaran Dinas Bina Marga Riau Belum 1 Persen
- Andi Rachman Siap Kapan Saja Dilantik Jadi Gubri Definitif
- Alasan Mendagri Mengapa RUU Pilkada tak Kunjung Rampung
- Hanya Dihadiri Wabup Zardewan,
Dua Agenda Paripurna DPRD Pelalawan Minim Kehadiran Pejabat



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.165.206
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com