Untitled Document
Kamis, 23 Zulqaidah 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 18 September 2014 00:16
Meski Bebas Hot Spot, Rohil Tetap Diselimuti Asap

Kamis, 18 September 2014 00:10
SK sudah Diteken Gubri,
Besok, 4 Pimpinan DPRD Rohul Definitif Dilantik


Kamis, 18 September 2014 00:08
Kasus DBD Sempat Turun,
Petugas Diskes Bengkalis Tetap Maksimalkan Pencegahan


Kamis, 18 September 2014 00:06
Menhut Berharap Gambut Semanjung Kampar Jangan Tinggal Kenangan

Kamis, 18 September 2014 00:03
Juara Grup Liganus Putaran II, Persikalis Melaju ke Semifinal

Rabu, 17 September 2014 23:59
Jika UU Pemda Disahkan,
Kepala Daerah Rangkap Ketua Parpol Terancam Diberhentikan


Rabu, 17 September 2014 23:16
Tanpa Demokrat, Pimpinan Defenitif DPRD Riau Diumumkan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 21 Maret 2011 18:01
Pemilukada Rohil,
Annas Meradang di Penyampaian Visi dan Misi


Proses penyampaian visi dan misi peserta Pemilukada Rohil di DPRD tak berjalan lancar. Incumbent Annas Maamun meradang pada rivalnya Herman Sani dipicu data pendidikan.

Riauterkini-PEKANBARU- Tahapan Pemilukada Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memasuki tahapan kampanye. Sebelum kampanye terbuka, digelar penyampaian visi dan misi tiga pasangan peserta Pemilukada dalam sidang paripurna khusus DPRD Rohil yang digelar di Gedung Serbaguna Bagansiapi-api, Senin (21/3/11). Sayangnya, jalan penyampaian visi dan misi tak berjalan selancar yang diharapkan.

Sesaat menjelang rampung ketiga pasangan menyampaikan visi dan misi, terjadi insiden incumbent Bupati Annas Maamun meradang karena merasa tersinggung pada materi visi dan misi yang disampaikan calon Bupati Herman Sani yang bernomor urut 3.

Materi Herman Sani yang membuat Annas tersinggung adalah data yang menyebutkan bahwa kualitas pendidikan Rohil rangking 12 atau paling buncit di Provinsi Riau.

Mendengar itu, Annas langsung bangkit seraya memprotes ucapan Herman Sani. "Ini penyampaian visi dan misi. Bukan mau berdebat!" teriaknya sambil bangkit.

Mendengar teriakan Annas, sejumlah pendukungnya langsung berdiri sambil berteriak-teriak. Sementara sebagian lainnya berusaha merangsek maju. Pimpinan sidang paripurna, Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan langsung berusaha menenangkan massa. Sejumlah tokoh, termasuk Kapolres Rohil AKBP Bambang Sudarmaji yang juga berusaha menenangkan Annas.

Kegaduhan tersebut sempat menyebabkan sidan paripurna terhenti hampir 10 menit. Annas baru mau tenang setelah penyampaian visi dan misi tidak lagi dilakukan Herman Sani, melainkan oleh wakilnya, Wahyudi.

Meskipun sempat terjadi kericuhan kecil, namun secara umum penyampaian visi dan misi ketiga pasangan perjalan lancar. Bahkan usai sidang paripurna, ketiga pasangan kembali akrab. Saling bersalaman, bahkan berpelukan satu sama lain.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
OKI
inilah bukti arogansi Incumbent annas makmun yang tidak mau mengakui kelemahannya, Kalau tidak betul kenapa marah wak...? udahlah wak hari udah senja eloklah beramal


Berita Politik lainnya..........
- SK sudah Diteken Gubri,
Besok, 4 Pimpinan DPRD Rohul Definitif Dilantik

- Jika UU Pemda Disahkan,
Kepala Daerah Rangkap Ketua Parpol Terancam Diberhentikan

- Tanpa Demokrat, Pimpinan Defenitif DPRD Riau Diumumkan
- Anggota DPRD Riau yang Baru Merasa Haknya Dikebiri Seniornya
- Serapan APBD Buruk,
Legislator PKS Sarankan Proyek Fisik di Disdik Dialihkan ke PU

- MD Rizal Nyatakan tak Maju Pemilukada Pelalawan
- DPRD Riau Sahkan Tatib Dewan Periode 2014-2019


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.254.108
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com