Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 Januari 2017 16:07
‎April, Pemprov Riau Gunakan Data Base Kepegawaian Berbasis IT

Selasa, 24 Januari 2017 16:04
Polsek Payung Sekaki, Pekanbaru Musnahkan 8 Ekstasi

Selasa, 24 Januari 2017 15:46
Cegah Anak Ngelem, Satpol PP Inhil Patroli di Titik-titik Rawan

Selasa, 24 Januari 2017 15:20
Tim Labfor Polri Selidiki Kebakaran SPBB Sungai Perak, Inil

Selasa, 24 Januari 2017 14:58
Aktifkan Paket XL Home Gratis Router Wi-Fi

Selasa, 24 Januari 2017 14:54
Warga Sungai Buluh, Inhil Tewas Over Dosis Obat Batuk

Selasa, 24 Januari 2017 14:40
DPRD Riau Uji Kelayakan 21 Calon Anggota KPID

Selasa, 24 Januari 2017 13:59
Pembangunan Underpass di Pekanbaru,
Dewan Minta Pemprov Riau Mengkaji Ulang


Selasa, 24 Januari 2017 13:54
Camat Putra Tempatan,
Warga Hulu Kuantan, Kuansing Mengaku Bersukur


Selasa, 24 Januari 2017 13:24
Wakil Bupati Kuansing Lantik 270 Pejabat Esleon III dan IV



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 21 Maret 2011 18:01
Pemilukada Rohil,
Annas Meradang di Penyampaian Visi dan Misi


Proses penyampaian visi dan misi peserta Pemilukada Rohil di DPRD tak berjalan lancar. Incumbent Annas Maamun meradang pada rivalnya Herman Sani dipicu data pendidikan.

Riauterkini-PEKANBARU- Tahapan Pemilukada Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memasuki tahapan kampanye. Sebelum kampanye terbuka, digelar penyampaian visi dan misi tiga pasangan peserta Pemilukada dalam sidang paripurna khusus DPRD Rohil yang digelar di Gedung Serbaguna Bagansiapi-api, Senin (21/3/11). Sayangnya, jalan penyampaian visi dan misi tak berjalan selancar yang diharapkan.

Sesaat menjelang rampung ketiga pasangan menyampaikan visi dan misi, terjadi insiden incumbent Bupati Annas Maamun meradang karena merasa tersinggung pada materi visi dan misi yang disampaikan calon Bupati Herman Sani yang bernomor urut 3.

Materi Herman Sani yang membuat Annas tersinggung adalah data yang menyebutkan bahwa kualitas pendidikan Rohil rangking 12 atau paling buncit di Provinsi Riau.

Mendengar itu, Annas langsung bangkit seraya memprotes ucapan Herman Sani. "Ini penyampaian visi dan misi. Bukan mau berdebat!" teriaknya sambil bangkit.

Mendengar teriakan Annas, sejumlah pendukungnya langsung berdiri sambil berteriak-teriak. Sementara sebagian lainnya berusaha merangsek maju. Pimpinan sidang paripurna, Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan langsung berusaha menenangkan massa. Sejumlah tokoh, termasuk Kapolres Rohil AKBP Bambang Sudarmaji yang juga berusaha menenangkan Annas.

Kegaduhan tersebut sempat menyebabkan sidan paripurna terhenti hampir 10 menit. Annas baru mau tenang setelah penyampaian visi dan misi tidak lagi dilakukan Herman Sani, melainkan oleh wakilnya, Wahyudi.

Meskipun sempat terjadi kericuhan kecil, namun secara umum penyampaian visi dan misi ketiga pasangan perjalan lancar. Bahkan usai sidang paripurna, ketiga pasangan kembali akrab. Saling bersalaman, bahkan berpelukan satu sama lain.***(dok)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
OKI
inilah bukti arogansi Incumbent annas makmun yang tidak mau mengakui kelemahannya, Kalau tidak betul kenapa marah wak...? udahlah wak hari udah senja eloklah beramal


Berita Politik lainnya..........
- DPRD Riau Uji Kelayakan 21 Calon Anggota KPID
- Pembangunan Underpass di Pekanbaru,
Dewan Minta Pemprov Riau Mengkaji Ulang

- Camat Putra Tempatan,
Warga Hulu Kuantan, Kuansing Mengaku Bersukur

- Legislatif Inhil Sosialisasikan Bahaya Ngelem di SDN 1 Kempas Jaya
- Komisi A DPRD Riau Umumkan 5 Komisioner KI Terpilih
- Diduga Langgar Zona Kampanye,
Acara Silaturrahmi Cawako Firdaus Dibubarkan Panwas

- Wako Dumai Laporkan Tiga Nama Calon Sekda ke Gubri dan Komisi ASN


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.205.153.63
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com