Home > Politik >>
Berita Terhangat..
  Sabtu, 27 Agustus 2016 19:27
Minta Warga Selalu Waspada,
Bupati Inhil Kunjungi Korban Puting Beliung di Mandah


Sabtu, 27 Agustus 2016 19:22
Angoota DPRD Riau Reses dengan Masyarakat Labuhan Tangga Besar, Rohil

Sabtu, 27 Agustus 2016 19:18
Kapolres Meranti Jalani Periksaan Propam

Sabtu, 27 Agustus 2016 18:47
Desak Penindakan Tegas,
KontraS Minta Polda Riau tak Rayu Keluarga Korban Tragedi Meranti


Sabtu, 27 Agustus 2016 18:20
Seoang lagi Ditangkap, Polres Pelalawan Telah Tetapkan 10 Tersangka Pembakar Lahan

Sabtu, 27 Agustus 2016 17:51
Perayaan HUT RI Ke-71,
Plt. Sekda Bengkalis Hadiri Pembukaan Lomba Memancing


Sabtu, 27 Agustus 2016 17:43
Nama Masih Dirahasiakan,
DPP PDIP Keluarkan Rekomendasi Untuk Balon Wako Pekanbaru


Sabtu, 27 Agustus 2016 17:32
Lahan Sawit Diserobot PT RPI,
Apkasindo Inhu Siap Dampingi Warga Secara Hukum


Sabtu, 27 Agustus 2016 15:12
Jalur Sang Ratu Helmina Masuk Hari Ketiga

Sabtu, 27 Agustus 2016 15:00
Bocor saat Bersandar di Pelabuhan,
KLM Citra Samudra Tenggelam di Sungai Siak




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 21 Maret 2011 18:01
Pemilukada Rohil,
Annas Meradang di Penyampaian Visi dan Misi


Proses penyampaian visi dan misi peserta Pemilukada Rohil di DPRD tak berjalan lancar. Incumbent Annas Maamun meradang pada rivalnya Herman Sani dipicu data pendidikan.

Riauterkini-PEKANBARU- Tahapan Pemilukada Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memasuki tahapan kampanye. Sebelum kampanye terbuka, digelar penyampaian visi dan misi tiga pasangan peserta Pemilukada dalam sidang paripurna khusus DPRD Rohil yang digelar di Gedung Serbaguna Bagansiapi-api, Senin (21/3/11). Sayangnya, jalan penyampaian visi dan misi tak berjalan selancar yang diharapkan.

Sesaat menjelang rampung ketiga pasangan menyampaikan visi dan misi, terjadi insiden incumbent Bupati Annas Maamun meradang karena merasa tersinggung pada materi visi dan misi yang disampaikan calon Bupati Herman Sani yang bernomor urut 3.

Materi Herman Sani yang membuat Annas tersinggung adalah data yang menyebutkan bahwa kualitas pendidikan Rohil rangking 12 atau paling buncit di Provinsi Riau.

Mendengar itu, Annas langsung bangkit seraya memprotes ucapan Herman Sani. "Ini penyampaian visi dan misi. Bukan mau berdebat!" teriaknya sambil bangkit.

Mendengar teriakan Annas, sejumlah pendukungnya langsung berdiri sambil berteriak-teriak. Sementara sebagian lainnya berusaha merangsek maju. Pimpinan sidang paripurna, Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan langsung berusaha menenangkan massa. Sejumlah tokoh, termasuk Kapolres Rohil AKBP Bambang Sudarmaji yang juga berusaha menenangkan Annas.

Kegaduhan tersebut sempat menyebabkan sidan paripurna terhenti hampir 10 menit. Annas baru mau tenang setelah penyampaian visi dan misi tidak lagi dilakukan Herman Sani, melainkan oleh wakilnya, Wahyudi.

Meskipun sempat terjadi kericuhan kecil, namun secara umum penyampaian visi dan misi ketiga pasangan perjalan lancar. Bahkan usai sidang paripurna, ketiga pasangan kembali akrab. Saling bersalaman, bahkan berpelukan satu sama lain.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
OKI
inilah bukti arogansi Incumbent annas makmun yang tidak mau mengakui kelemahannya, Kalau tidak betul kenapa marah wak...? udahlah wak hari udah senja eloklah beramal


Berita Politik lainnya..........
- Angoota DPRD Riau Reses dengan Masyarakat Labuhan Tangga Besar, Rohil
- Nama Masih Dirahasiakan,
DPP PDIP Keluarkan Rekomendasi Untuk Balon Wako Pekanbaru

- Partai NasDem Riau Mulai Bahas Strategi Hadapi Pileg 2019
- Kemendagri: Alokasi Dana Hibah Pilkada Terganjal Pengawas Pemilu
- Bentrok Antar Warga-Polisi,
DPRD Riau Minta Komnas HAM Turun ke Meranti

- Penerapan PP 18/2016, Pemkab Bengkalis ‘Buang’ dan Merger SKPD
- Terdiri dari Lima Unsur, Pansel Penerimaan Anggota KPID Riau Resmi Dibentuk


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.183.217
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com