Untitled Document
Sabtu, 5 Syawwal 1435 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 2 Agustus 2014 11:19
Akhir Agustus, Ranperda Penyertaan Modal Ditargetkan Selesai

Sabtu, 2 Agustus 2014 10:02
Arus Balik Membludak, Kendaraan Antri 12 Jam di Roro Bengkalis-Pakning

Sabtu, 2 Agustus 2014 10:00
Arus Balik Hingga H+5 Tewaskan Tiga Pengendara di Riau

Sabtu, 2 Agustus 2014 09:58
15 Kios di Pasar Lama Rawang Kao, Siak Ludes Terbakar

Sabtu, 2 Agustus 2014 09:56
Jajaran Polda Riau Tetapkan 74 Tersangka Pembakar dan Perambah Hutan

Sabtu, 2 Agustus 2014 08:05


Sabtu, 2 Agustus 2014 07:47
Diduga Sengaja Bakar Lahan di Bukitbatu,
Polres Bengkalis Ringkus Oknum Guru PNS




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 21 Maret 2011 18:01
Pemilukada Rohil,
Annas Meradang di Penyampaian Visi dan Misi


Proses penyampaian visi dan misi peserta Pemilukada Rohil di DPRD tak berjalan lancar. Incumbent Annas Maamun meradang pada rivalnya Herman Sani dipicu data pendidikan.

Riauterkini-PEKANBARU- Tahapan Pemilukada Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memasuki tahapan kampanye. Sebelum kampanye terbuka, digelar penyampaian visi dan misi tiga pasangan peserta Pemilukada dalam sidang paripurna khusus DPRD Rohil yang digelar di Gedung Serbaguna Bagansiapi-api, Senin (21/3/11). Sayangnya, jalan penyampaian visi dan misi tak berjalan selancar yang diharapkan.

Sesaat menjelang rampung ketiga pasangan menyampaikan visi dan misi, terjadi insiden incumbent Bupati Annas Maamun meradang karena merasa tersinggung pada materi visi dan misi yang disampaikan calon Bupati Herman Sani yang bernomor urut 3.

Materi Herman Sani yang membuat Annas tersinggung adalah data yang menyebutkan bahwa kualitas pendidikan Rohil rangking 12 atau paling buncit di Provinsi Riau.

Mendengar itu, Annas langsung bangkit seraya memprotes ucapan Herman Sani. "Ini penyampaian visi dan misi. Bukan mau berdebat!" teriaknya sambil bangkit.

Mendengar teriakan Annas, sejumlah pendukungnya langsung berdiri sambil berteriak-teriak. Sementara sebagian lainnya berusaha merangsek maju. Pimpinan sidang paripurna, Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan langsung berusaha menenangkan massa. Sejumlah tokoh, termasuk Kapolres Rohil AKBP Bambang Sudarmaji yang juga berusaha menenangkan Annas.

Kegaduhan tersebut sempat menyebabkan sidan paripurna terhenti hampir 10 menit. Annas baru mau tenang setelah penyampaian visi dan misi tidak lagi dilakukan Herman Sani, melainkan oleh wakilnya, Wahyudi.

Meskipun sempat terjadi kericuhan kecil, namun secara umum penyampaian visi dan misi ketiga pasangan perjalan lancar. Bahkan usai sidang paripurna, ketiga pasangan kembali akrab. Saling bersalaman, bahkan berpelukan satu sama lain.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
OKI
inilah bukti arogansi Incumbent annas makmun yang tidak mau mengakui kelemahannya, Kalau tidak betul kenapa marah wak...? udahlah wak hari udah senja eloklah beramal


Berita Politik lainnya..........
- Akhir Agustus, Ranperda Penyertaan Modal Ditargetkan Selesai
- Pecat Dua PK Bikin Posisi Ketua DPD Partai Golkar Dumai Terancam
- 16 DPC Teken Mosi tak Percaya pada Kepemimpinan DPD Nasdem Inhil
- Berpasangan dengan Perwira TNI,
Wabup Harman Pastikan Maju di Pilkada Inhu 2015

- Pasca Pilpres, DKPP Segera Evaluasi Kinerja KPU dan Bawaslu
- Dewan Meminta PLN Tak Matikan Listrik Menjelang Lebaran
- Wako Pekanbaru Imbau Timses Capres Tidak Turun ke Jalan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.243.119
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com