Untitled Document
Kamis, 9 Sya'ban 1436 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 28 Mei 2015 08:19
24 Ribu Lebih CVD dan DVD Bajakan Disita Polda Riau

Kamis, 28 Mei 2015 07:44
Dubes RI di Kamboja Merasa Difitnah Bupati Meranti

Kamis, 28 Mei 2015 06:49
Diperlakukan tak Mengenakkan Saat di Kamboja, Bupati Meranti Minta Dubes Dievaluasi

Rabu, 27 Mei 2015 22:30
Jelang Ramadhan 1436 H,
Polres Kuansing Gelar Operasi Patuh Selama Dua Pekan


Rabu, 27 Mei 2015 21:33
Peringati Harkitnas, Kajati Riau Sampaikan Semangat Perjuangan

Rabu, 27 Mei 2015 21:27
Tolak Intervensi, Panitia Pastikan Musda KNPI Inhil Tetap 30 Mei

Rabu, 27 Mei 2015 21:22
Anggota Diduga Menipu,
Anggota DKP Terancam Sanksi Menengah dan Berat




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 18 Pebruari 2011 20:47
HasilReal Count Akhir KPU Rohul, Asri Tetap Unggul

KPU Rohul menuntaskan perhitungan dengan sistem real count. Hasilnya, pasangan Achmad-Hafith Syukri (Asri) mendulang dukungan mayoritas.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Hasil akhir penghitungan suara melalui Tim Teknis Real Count Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rokan Hulu, Jum’at (18/2/11), calon incumbent pasangan calon nomor urut 5, Achmad-Hafith Syukri (Asri) mendominasi kemenangan dengan perolehan 79.917 suara dengan persentase 35,14 persen.

Pasangan yang didukung lima partai politik parlemen, seperti PKS, PKNU, PBR, PPP dan PPRN, menang di 11 kecamatan dari 16 kecamatan yang ada di kecamatan Rokan Hulu.

Dikatakan Ketua Pokja Pencalonan, Ramzi Durin, kepada wartawan, hasil Real Count tidak merupakan menjadi acuan, namun hanya pembanding dan sebagai data awal. Dijadwalkan, 21 Februari 2011 mendatang akan dilakukan pleno rekapitulasi penghitungan suara secara manual.

“Dan pada 24 Februari 2011 mendatang, kita akan gelar pleno di Hotel Sapadia Pasirpangaraian, di situ lah baru penetapan kemenangan calon,” terangnya.

Hasil akhir Real Count KPU Rokan Hulu, total pemilih sebanyak 227.413 orang, dari jumlah Daftar Pemilih Tetap 318.061 pemilih, dari total 873 TPS.

Posisi dua ditempati pasangan nomor urut 4, Suparman-Hamulian (Supaham), yang didukung penuh Partai Golongan Karya (Golkar), memperoleh 50.011 suara dengan persentase suara 21,99 persen.

Disusul pasangan nomor urut 2, Sukiman-Arisman (Sukma), yang diusung dua partai, yaitu Partai Hanura dan Partai Demokrat, dengan memperoleh 39.463 suara, dengan persentase suara 17,35 persen.

Posisi ketiga ditempati adik kandung Septina Primawati Rusli, istri Gubernur Riau, Rusli Zainal, pasangan nomor urut 3, Jhoni Irwan-Daswanto (Jiwa), yang didukung 5 partai politik, yaitu PDIP, PPRN, PPPI (P3I), PBB, dan PAN. Pasangan ini memperoleh 31.269 suara dengan persentase suara 13,75 persen.

Kemudian menyusul pasangan nomor urut 1, Zulkifli Yusuf-Muzawir (ZM). Zulkifli sendiri merupakan mantan Kepala Dinas kehutanan Provinsi Riau ini, didukung 13 partai non parlemen, seperti PKPI, PDP, Partai Patriot, Gerindra, PPI, PMB, PKB, PDS, PKDI, Kedaulatan, Pakar Pangan, PPD, dan PKPB.

Pasangan ZM yang lebih banyak memberikan pendidikan demokrasi kepada masyarakat Rokan Hulu dalam kampanyenya ini, memperoleh 14.109 suara, dengan persentase suara 6,20 persen.

Sementara itu sebagai juru kunci, ditempati pasangan independen, nomor urut 6, Teddy Mirza Dal-Damsir Ali (Teddy M Dal), yang merupakan putra Ujungbatu. Pasangan ini memperoleh 12.644 suara, persentase suara 5,56 persen.

**Empat Tim Pemenangan Calon Minta Pemilu Ulang**.

Sementara itu, empat tim pemenangan pasangan calon Sukma, Supaham, Jiwa, dan Teddy M Dal. Dalam waktu dekat akan mengajukan kepada KPU Rokan Hulu, agar pelaksanaan Pemilukada Rokan Hulu, periode 2011-2016 mendatang diulang, sebab ditemukan banyak kecurangan.

Ungkap Tim Advodkasi pasangan Sukma, Bambang Rumnan SH, ditemukan ada beberapa poin kecurangan, seperti masalah DPT. Sebab, antara jumlah DPT yang sudah ditetapkan KPU dengan jumlah masyarakat ikut memilih tidak sesuai, diperkirakan mencapai 50 persen DPT tidak memberikan suaranya.

Diakui Bambang, penyebab sedikitnya jumlah pemilih, akibat banyak masyarakat yang tidak mendapatkan undangan untuk memilih. Begitu pun, di TPS ketika warga menunjukkan KTP sebagai bukti masyarakat Rokan Hulu, ditolak oleh sejumlah petugas TPS.

Pihaknya menduga banyak kecurangan dalam Pemilukada kali ini. Namun pihaknya masih menyusun bukti-bukti untuk segera dilaporkan ke KPU Rokan Hulu dalam waktu dekat.

Masalah penghitungan suara melalui Real Count juga dipermasalahkan, sebab banyak opini buruk di masyarakat, sebab data DPT dan pemilih tidak sesuai, sehingga meminta KPU menutupnya.

Selanjutnya empat tim pemenangan calon, kecuali pasangan Zulkifli Muzawir, meminta KPU Rokan Hulu mengulang pelaksanaan pemungutan suara, dengan digelar Pemilukada ulang.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
rohul
saya minta pada pihak kpu agar supaya tegas keras untuk pleno pnetapan calon pemenang krna, ini sangat brarti tu rakyat rohul . Satu hal lg , jalankan uud kpu dan kesepakatan yg mananya telah d musawarahkan sblum pilkada , biar nntnya pada tim pm

Muhammad
Cabup yang minta Pemilukada diulang coba bersihkan hati dari penyakit yg tidak mau menerima kekalahan, jgn karena egois, dana pemilikada ulang bisa dibuat untuk kepentingan pembangunan, dan infrastruktur yang masih jauh dari harapan, cabup yang gagal


Berita Politik lainnya..........
- Tolak Intervensi, Panitia Pastikan Musda KNPI Inhil Tetap 30 Mei
- Mansyur: Pekansikawan Positif Bagi Pekanbaru
- Jelang Pilkada 2015,
Dewan dari PKS Siap Amankan Segala Putusan Partai

- Pejabat Sekretariat Masih Kosong,
Dana Operasional Panwas Rohul untuk Pilkada Belum Cair

- Jelang Pilkada, DPP PKS keluarkan 4 SK untuk Calon Kepala Daerah
- Panitia Penjaringan Balon Bupati DPD II Partai Golkar Rohil Dibentuk
- Kembalikan Formulir ke Golkar, Wan Ahmad Saiful Serius Ikut Pilkada Rohil


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 174.129.127.214
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com